Mencintai Sugar Dadyku

Mencintai Sugar Dadyku
Menyakinkan


__ADS_3

Mita terlihat termenung dikubikel meja kerjanya.Keraguan semakin besar ia rasakan meski berulang kali Kian mencoba menyakinkannya.


Merasa tubuhnya terasa tidak enak,Mita memutuskan untuk ijin pada Bu Lina untuk segera pulang.Ia ingin menenangkan pikirannya lebih dulu dengan menyendiri.


Mita sengaja mematikan ponselnya Lalu ia terpikirkan untuk pergi Ke Panti tempat Kyra sahabatnya tumbuh.


Mita merasa jika ia berkumpul dengan anak anak malang itu mungkin hatinya akan terasa lebih tenang.


Mita pun segera pergi setelah berpamitan pada sang ibu.


Sementara Kian yang sudah selesai makan bersama Marvin,Kyra dan Clara nampak tidak tenang pasalnya Sejak tadi ia mencoba menghubungi Mita tapi no Mita tidak aktif.


"Kakak kenapa?Tanya Kyra yang mengamati sikap sang kakak.


" Kakak tidak bisa menghubungi.Mita Ky.Nomernya tidak aktif."Jawab Kian sambil terus menelfon.


",Siapa Mita Itu Ki?'Tanya Clara yang penasaran.


Kian menatap Clara lalu menghela nafasnya pelan." Maaf seharusnya aku bercerita padaku sejak tadi Cla,Bahwa aku sudah memiliki calon istri dan Namanya Mita"


Deg.....


Clara terkejut mendengarnya,Hatinya terasa sakit mendengar kenyataan itu,Tapi sekuat tenaga Clara bersikap tenang,walau bagaimananpun Clara harus menjaga hubungan persahabatannya dengan Kian.


Clara mencoba terseyum"Wah selamat ya...kenapa kau tadi tidak mengajaknya,aku kan bisa kenalan dengan dia"


"Maat tadi aku lupa,Setelah ingat aku mencoba menghubunginya tapi nomernya dari tadi tidak aktif" Ujar Kian.


"Coba Kakak hubungi Kak ICha" Saran Kyra.


Kian pun menghubungi Icha menayakan keberadaan Mita.


"Cha dimana Mita,Kenapa nomernya tidak aktif?" Tanya Kian saat panggilannya terhubung.


Icha pun menjelaskan kejadian saat diloby tadi pada Kian.


"Shittttttt..........Kenapa tadi aku bisa tidak melihatnya" Umpat Kasar Kian membuat semua merasa heran.


Kian lalu menyuruh Icha untuk melihat Mita diruangannya.


Kian semakin kesal saat mendengar jika Mita sudah ijin pulang dari Icha.


"Ada apa Kak?" tanya Kyra saat Kian menutup panggilannya.


"Sepertinya Mita salah paham" Kian melirik sekilas kearah Clara"Dan dia sudah ijin pulang sekarang..Coba Marvin tolong kau tanyakan pada ketua Devisi Mita kenapa dia pulang"Suruh Kian pada Marvin.


Marvin lalu menghubungi.Bu Lina selaku manager Devisi keuangan.


"Dia ijin karena sakit" ujar Marvin setelah selesai menghubungi Bu Lina.


Kening Kian mengerut"Sakit??"


"Maaf karena aku kekasihmu salah paham,mungkin karena itu dia sakit"Ujar Clara yang merasa tidak enak.


" Tidak.apa apa Cla,Ini bukan salahmu,Yasudah ayo kita pulang"


Keempatnya kembali KeBR gruop.


Dalam perjalanan Kian mencoba menghubungi Bu Manda,Ibunya Mita.


Beliau bilang jika Mita baru saja pergi dan tidak mengatakan kemana...Mita hanya bilang ingin mencari udara saja dan akan menginap disebuah tempat.

__ADS_1


Hal itu membuat Kian merasa khawatir dan kesal dengan dirinya sendiri,kenapa dia tadi bisa lupa pada Mita.


"Mita pergi Ki,Tadi aku sudah menghubungi Tante Manda'' Kian duduk bersama Marvin dan Kyra,sementara Clara sudah pergi karena ada urusan.


"Sepertinya dia mulai ragu lagi Kak dan memilih untuk menyendiri dulu" Kyra.


"Tapi Kakak khawatir Ky,Kakak juga harus menjelaskan padanya siapa Clara.,Kira kira Mita kemana ya Ky?"


"Tenang Kak...Aku yakin Mita bisa menjaga dirinya dengan baik.Kita cari dia pelan Pelan." ujar Kyra.


Dua jam kemudian.


Dipanti BuRani merasa terkejut dengan kedatangan Mita.wanita itu bilang jika ia hanya ingin bertemu anak anak panti saja karena ia merindukan mereka Tapi


Bu Rani bisa melihat ada kesedihan dimata Mita.Tanpa sepengetahuan Mita,BuRani menghubungi Kyra.


Kyra yang masih berada DiBR group bersama Kian juga dikejutkan dengan panggilan dari Bu panti.Kian dan Marvin juga merasa heran.


"Hallo Kyra apa ibu mengganggumu?"Tanya Bu Rani saat Kyra menerima panggilannya.


" Tidak bu,Ada apa bu..kok tumben telfon jam seperti ini?"Kyra.


"Apa sahabatmu sedang ada masalah?"


Kening kyra mengerut"Maksud ibu apa?"


"Mita ada diPanti sekarang,Dia bilang dia datang dan ingin menginap disini karena ia merindukan anak anak Ky"


Kyra merasa terkejut membuat Kian dan Marvin semakin penasaran.


"Jadi Mita Disitu Bu??Yaudah makasih ya bu,Kita bakal segera nyusul dia"


Kian ikut terkejut sekaligus lega mendengarnya.


"Apa sebaiknya kita ke Panti sekarang Ki?" Tawar Marvin pada Kian.


Kian langsung berdiri"Oke kita kepanti sekarang...Tapi aku pulang dulu ganti baju"Ujar Kian.


"Iya Kak kita juga mau bilang dulu sama mamy Jia,Oh ya jangan lupa ajak.Kak Kak Gio klo dia sedang tidak sibuk Kak,Aku akan memanggil Kak Icha"Ujar Kyra yang ingat Icha dan Gio.


Kian mengangguk lalu segera menghubungi Gio.


Sementara Marvin menghubungi kepala bagian devisi Icha untuk menyuruh icha segera keruangannya.


Tak lama setelah Icha datang gadis itu langsung pulang bersama Kian sedangkan Kyra pulang bersama Marvin.


Satu Jam kemudian mereka ber enampun sudah berangkat kePanti.


Dipanti Mita terlihat duduk terseyum sambil mengamati anak anak yang sedang bermain,Ada rasa bahagia saat melihat anak anak itu terseyum dan tertawa lepas.


"Apa kau sedang ada masalah Nak Mita?" Tanya Bu Rani yang duduk disamping Mita.


Mita terseyum simpul,ia merasa agak malu untuk bercerita pada Bu Rani.


"Jangan kamu pendam sendiri masalahmu,Cerita pada Ibu nak,Siapa tahu ibu bisa membantu"


Mita menghela nafasnya kasar


"Mita merasa ragu Bu menikah dengan Kak Kian" Lirih Mita dengan tatapan kedepan.


BuRani menautkan alisnya."Kenapa begitu?"

__ADS_1


"Mita kotor buk...Mita merasa gak pantes buat Pria sebaik dan semapan dia.Meski Kak Kian sudah jujur tentang semua keburukannya dimasa lalu tapi tetap saja bu,Mita merasa minder"


BuRani terseyum lalu mengusap kepala mita lembut.


"Apa kau sangat mencintainya?''


Mita mengangguk" Sangat bu....."


"Lalu apa dia juga mencintai kamu dan mau menerima kekurangan kamu?" Tanya Bu Rani lagi.


Mita mengangguk pelan"Sepertinya iya bu"


"Lalu apa yang membuatmu Ragu nak....Dia sudah tahu semua kekuranganmu dan mau menerimamu apa adanya begitu pula dengan dirimu..Nak...sebuah pernikahan itu dilakukan bukan karena saling cinta saja,tapi bagaimana pasangan itu menerima dan melengkapi kekurangan masing masing..Saling tulus menyanyangi meski tahu pasangan kita tidak sempurna...Satu yang harus kau ingat,Landasan nya hanya saling percaya dan terbuka nak.Jadi untuk apa lagi kamu meragukan cinta kalian..Jika Pak Kian sudah sangat terbuka dan percaya padamu.Kini tinggal kau tanyakan pada hati kecilmu sendiri Nak,Apa kau percaya padanya setelah semua hal yang ia katakan padamu..Ibu tinggal dulu,Semoga kau paham maksud ibu." Jelas Bu Rani panjang lebar lalu pergi meninggalkan Mita agar mita bisa berfikir jernih.


Tak terasa Mita meneteskan air matanya membuat Leo yang melihatnya menangis mendekat.


Anak kecil berwajah campuran bule itu perlahan menghapus air mata dipipi Mita membuat wanita itu tertegun


"kakak kok Nangis.......Jangan nangis lagi Kak,Udah ada Leo disini"


Mita terseyum lalu mengangkat Leo kepangkuannya.


"Makasih ya Sayang..kamu udah menghibur kakak.Kak Mita bahagia banget ada disini.apalagi bisa lihat kamu yang tampan."


Mita mencium gemas anak berusia 4 tahun itu.


"Kok Kak kyra gak kesini Kak?" Tanya Leo polos.


Mita agak bingung menjawabnya.


"hmmm Sebentar lagi Kak Kyra pasti kesini,Sabar ya Sayang....Mungkin Kak Kyra masih sibuk"


Leo mengangguk pelan,Mita semakin gemas dengan anak berkulit putih itu.


"Ayo kak kita mainan Pasir" Ajak .Leo.


"Okey...siapa takut" Mita segera menurunkan tubuh Leo yang langsung berdiri dan berlari mengajaknya bermain.


Tawa bahagia terlihat diwajah Mita saat bercanda dengan Leo seakan anak itu bisa membuatnya lupa akan masalahnya.


@@Visual mereka yang datang kepanti dengan baju casual.


@Marfin yang maco



@Kyra yang Cantik



@Kian yang Cool



@ Mita yang lagi sedih tapi imut



@Icha yang kalem


__ADS_1


@Gio.yang Keren



__ADS_2