Mencintai Sugar Dadyku

Mencintai Sugar Dadyku
Bersama.


__ADS_3

Kyra masih berlari kecil menghindari Marvin.Lalu ia kembali berkumpul bercanda dengan anak anak panti yang lain.


Kyra melihat Mita ya sudah nampak akrab dengan adik adik pantinya meskipun wajah Mita terlihat berbeda hari ini tidak secerah biasanya.Dan itu dengan jelas dapat dilihat oleh Kyra.


Setelah puas ketiganya ikut berhabung dengan Marvin,Kian dan Gio duduk bersama Bu Rani.


Marvin dan Kyra pun menyampaikan maksud mereka pada BuRani.


"Bu saya dan Kyra sudah memutuskan setelah menikah nanti,kami akan mengadopsi Leo.Apa ibu mengizinkan?" tanya Marvin yang membuat mereka semua terkejut.


"Tuan Marvin yakin?" Tanya Bu Rani balik.


"Sangat Yakin bu,Melihat calon istri saya sangat dekat dengan anak lucu itu."


"iya Bu,Boleh ya,Kyra pngen deket leo trus" Timpal Kyra.


"Kalau itu sudah keputusan kalian ibu akan mengizinkan.Tapi ibu minta sayangi Leo seperti putra kandung kalian ya''nasehat bu Rani.


" Pasti Bu"Jawab Marvin mantab.


Kian memberi kode Marvin untuk segera pamit.


"Bu Kami pulang dulu ya.Kapan kapan kami kemari lagi" ujar Marvin..


"Iya Bu Rani,Kami akan lebih sering mengunjungi anak anak ini.Dan ini tolong diterima ya bu,Ada sedikit uang dari kami untuk mereka" Ujar Kian lalu menyodorkan sebuah amplop coklat berisi uang.


",Terima kasih tuan tuan.semoga kebaikan kalian dibalas tuhan" ujar Bu Rani.


Kyra dan Icha segera berpamitan dengan adik adik mereka.


"Jaga diri Kakak baik baik ya Sering kesini" ujar Dio.


"Iya Dio,Kamu.sekolah yang pintar ya.Nanti kalau udah lulus kamu bisa kerja diperusahaan Suami Kakak,Atau kakaknya Kakak"


"Iya Kak Kyra,Dio juga ingin menjadi pengawal Kakak"


"Kamu bisa aja" Jawab Kyra sambil mengusap kepala remaja itu.


Setelah berpamitan dengan Bu Rani,Mereka kembali kemobil,Tapi langkah mereka terhenti karen tangisan Leo yang terdengar.Kyra segera menggendong anak tampan itu.


Memberi kehangatan dan ketenangan.


"Sudah ya tampan jangan menangis...Kakak Janji kok,Gak lama Kak Kyra kesini lagi jemput Leo."


"Benelan Kak hiks hiks hiks"jawab Cedal Leo.


" Iya Sayang.Leo janji ya jangan nakal,Jangan nyusahin bu Rani"


Anak kecil itu mengangguk lucu,Kyra lalu mencium pipi cuby anak itu lalu menurunkan dari gendongannya.


Lagi lagi semua terharu.


Mobil rombongan Kyra pun berlalu,Kyra sempat melambaikan tangannya pada Leo dan yang lainnya.


Hati Kyta merasa sangat sedih harus berpisah dengan mereka.


Marvin segera memeluk erat gadisnya itu.


Sesuai kesepakatan Marvin,Kian dan Gio sebelum berangkat tadi.Kini mobil mereka berhenti dipinggir sebuah danau yang sangat indah.


Kyra,Icha dan Mita merasa heran.


Semuanya lalu turun dan lebih mendekat ketepi danau yang airnya begitu jernih.


Pemandangan Danau itu begitu indah dan masih alami.

__ADS_1


"Yank,kenapa mengajak ku kemari?" Tanya Kyra heran.


",Apa kau lupa tempat ini Kyra?" Tanya Kian.


Kyra menatap Sang Kakak lekat ia merasa bingung dengan ucapan Kian.


"Coba kau ingat ingar Ra,Apa kau pernah ketempat ini?Tanya Icha yang sudah paham tempat ini.


Kyra menggeleng cepat."Aku tidak ingat Kak"


Marvin menggenggam erat jemari Kyra.


",Didanau ini aku pertama kali bertemu denganmu.Didanau ini aku menemukan gadis kecil berusia lima tahun yang sedang menangis dan terluka.Saat itu usiaku baru 20 tahun.Dan sekarang gadis itu sudah tumbuh besar dan cantik" Ujar Marvin dengan tatapan lekatnya.


Kyra merasa terkejut,Ia lalu mengitari pandangannya kesetiap sudut Danau yang indah itu."Jadi ini,danau itu?Aku hanya bisa mengingat sekilas tapi aku baru tahu jika danau diingatanku itu adalah danau ini.Ternyata danau ini begitu indah."


"Apa kau senang berada disini?" Tanya Marvin.


"Iya aku suka disini.Pemandangannya begitu indah"


"Benar Ky,Disini memang masih alami" timpal Icha.


"Kalau begitu kapan kapan kita akan kembali lagi kesini,bersama sama lagi tentunya" Ujar Kian.


Seketika Mita yang sedari tadi diam menoleh kearah Kian.Tatapan mata Mita pada Kian sungguh tak bisa diartikan..


Setelah puas mereka kembali kekota.


Dalam perjalanan Kyra yang lelah,tertidur didekapan hangat Marvin.."Tidurlah Sayang,Hari ini kau terlihat begitu bahagia dan aku ikut merasakannya."Gumam Marvin lirih.


Tak hentinya Marvin mencium pucuk kepala Kyra yang berada didada bidangnya.


Dimobil lain,Gio juga sudah mulai akrab dengan Icha yang sudah mau lebih terbuka.


Mita masih diam sambil melihat kearah luar jendela.


Kian yang sudah tidak tahan akhirnya menyentuh kepala Mita,Membuat gadis itu menoleh dan menatapnya lekat.


"Kamu kenapa Mit?Lelah atau kamu sedang sakit?" Tanya Kian.


Mita menggeleng pelan"Mita gak papa Kak"


"Kamu ada masalah?Hari ini kamu terlihat lebih banyak diam.Katakan padaku,Siapa tahu aku bisa membantumu Mit."


Mita masih diam sambil menggelengkan kepalanya.


**Bagaimana Mita bisa cerita Kak,jika ini menyangkut Kakak**Gumam Mita dalam Hati.


Kian semakin merasa penasaran pada Mita yang tidak mau jujur padanya.


Rombongan mobil itu mampir dulu disebuah rumah makan yang tempatnya seakan dibuat menyatu dengan alam.


Marvin membangunkan Kyra pelan.


Mereka lalu masuk bersama dan duduk ditempat yang menyajikan pemandangan pegunungan secara langsung.Kyra sengaja mengatur duduk untuk saling berpasangan.Mita awalnya sedikit menolak karena merasa sangat canggung berada didekat Kian.


Kyra berniat menjalankan misinya kembali.


Tak lama setelah memesan makanan.Pesanan merekapun datang.


Dengan lembut Kyra yang makan dengan Tangan menyuapi Marvin.Dengan senang hati pria bertatto itu menerimanya.


"Mit,ayo cob kamu suapin Kak Kian pasti terasa lebih Lezat.Kak icha juga ya suapi tuh Kak Gio.Anggap aja kalian itu sedang pacaran" Goda Kyra.


Mita dan Icha membulatkan matanya pada Kyra yang sudah terseyum lebar.

__ADS_1


"Ayo Cha,Coba suapi aku.Kata Kyra makanannya bisa terasa lebih lezat" ucap Gio dengab santainya.


Jantung Icha seakan berpompa sangat cepat.ia seketika gugup.Namun dengan perlahan Icha mau menyuapi Gio,Pria berambut coklat itu terseyum simpul setelah menerima suapan dari icha.Bagi Gio wajah gugup Ich begitu terlihat lucu.


Sementara Kian masih menatap Mita yang terdiam.


"Kayaknya Mita gak mau nyuapin aku,lebih baik aku makan sendiri saja" pancing Kian yang sudah sangat gemas dengan sikap mita hari ini.


"Ayo dong Mit,Apa gak.kasihan sama Abang aku"ujar Kyra.


Mita menatap Kian yang sudah hendak menyendok makanannya.


"Buka mulut Kakak" Ujar Mita yang akhirnya mau menyuapi Kian.


Perlahan Kian membuka mulutnya dan menerima suapan dari tangan mungil mita.pandangan mereka bertemu untuk sesaat membuat Hati keduanya seakan menghangat."Kamu.juga makan Mit" Perintah Kian.


Kyra terseyum melihat Mita yang mau menyuapi kakaknya,dan Icha yang juga sudah terlihat tenang saat menyuapi Gio.


"Semoga lain waktu kita bisa kesini lagi bersama sama ya.Aku akan mengingat momen indah ini"Ujar Kyra semangat.


Dalam hati Kian,Gio,Icha dan Mita merasa senang dan berharap ucapan Kyra bisa terkabul.Tanpa disadari hubungan mereka sudah terjalin erat.


Setelah selesai makan,mereka melanjutkan perjalanan mereka.


"Ayang makasih untuk hari ini ya?" ujar Kyra yang sudah berada dipelukan Marvin.


",Iya Sayang sama sama.Tidurlah lagi.Kau past sangat lelah"


Pelukan Marvin semakin erat ditubuh Kyra,Membuat gadis itu semakin nyaman.


Sementara dimobil lain.


"Makasih ya Mit udah mau nyuapin aku.'',Ujar Kian.


Mita menoleh dengan seyum manisnya.'',Iya Kak sama sama."


"Tidurlah disini,Jika kau mau" Perintah Kian sambil menunjuk kebahunya.


Mita yang terkejut hanya diam.


Kian yang sudah gemas segera menarik tubuh dan kepala Mita untuk bersandar kebahunya.


"Begini lebih nyamankan?Sekarang tudurlah"


Jantung Mita seakan berdetak cepat,saat ini posisinya sangat dekat dengan Kian.


Saking senangnya Mita sampai meneteskan air matanya.Dan Kian bisa merasakannya...


Kian dengan cepat mendongakkan kepala Mita dan Menatap dua manik mata Mita yang berair....


Cup.....satu kecupan dibibir Mita berubah jadi ciuman lembut.Entah apa yang ada dipikiran Kian hingga ia ingin mencium mita.Mita membulatkan kedua matanya menerima ciuman Kian dan seketika tubuhya menegang.


Pagutan itu pun tak lama terlepas,Kian menatap kedua mata Mita yang membulat.


"Entap apa masalahmu..Aku tidak tahu.Tapi saat kau bersamaku,Aku ingin kau merasa bahagia.Jangan menangis lagi ya Mit.Tidurlah" titah Kian.


Bukan nya Diam,Mita justru memeluk erat tubuh kekar Kian sambil menangis tersedu sedu.Kian yang merasa terkejut dan bingung hanya bisa terdiam lalu mengusap lembut punggung Mita.Lalu Kian reflek mencium kening Mita...


**Aku sangat mencintaimu Kak,tapi apa bisa kita selalu bersama?apa Kakak bisa menerima kekuranganku??**gumam mita dalam hati..


Lama kelamaan mita yang lelah akhirnya tertidur dipelukan Kian.


Kian memang belum menyadari perasaannya pada Mita,Tapi ia merindukan saat bisa memeluk mita seperti itu.Ada perasaan hangat dihati Kian saat berdekatan dengan Mita.


*Entah Apa masalahmu,Hingga membuatmu menangis seperti itu.Dan Hatiku seakan tercubit melihatmu menangis Mita.Untuk saat ini hanya ini yang bisa aku lakukan untukmu.Biarkan perasaan dan hatiku yang menuntunku..Jika kita berjodoh kita pasti akan semakin mendekat**Gumam Kian sambil menarap wajah mita yang sudah tertidur tenang lalu semakin mengeratkan pelukannya ditubuh Mita.

__ADS_1


__ADS_2