
Seyum tak lepas dari wajah cantik Kyra sedari tadi.Saat ini ia sedang didalam mobil bersama Marvin dan Dika sebagai drivernya.
Dibelakang ada mobil yang berisi Mita dan Kian,Juga mobil satunya ada Gio dan Icha.Tak lupa satu mobil lagi yang berisi para bodyguard dan Satu mobil box.
Mereka dalam perjalanan menuju Panti Asuhan.Tempat dimana Kyra dan Icha dibesarkan.
Mobil box yang berada dibelakang berisi hadiah yang sudah Kyra persiapkan untuk adik adik panti,Seperti Tas,Buku,sepatu,Baju,Obat obatan dan tak lupa mainan,Susu serta makanan bergizi.Kyra membelinya dalam jumlah yang cukup banyak.
Marvin ikut merasa senang melihat seyum Kyra,Sedangkan dimobil lain Gio juga merasa ikut senang melihat Icha yang selalu terseyum dan terlihat berantusias.Tidak seperti biasanya yang pendiam dan kalem.
Lain halnya di mobil lain,Mita sedari tadi hanya terdiam menatap kearah luar Kaca,Gadis itu terlihat berbeda tidak seperti biasanya yang cerewet dan suka menggoda.Entah apa yang ada dipikirannya.
Kian yang merasa bingung hanya melirik sekilas kearah Mita tanpa mau bertanya apapun.
Setelah Hampir 3 jam perjalanan.Rombongan mobil mewah itu sampai dan langsung masuk kehalaman panti yang luas.
Kyra dan Icha Menatap lekat kearah Panti yang sudah lama mereka rindukan.
Kyra dan Icha turun dari mobil masing masing.
Penghuni panti yang kebanyakan anak anak dan sedang bermain dihalaman,Dikejutkan dengan kedatangan mobil mobil mewah itu.
"Kak Kyra......."
"Kak Icha......"
Pekik anak anak panti lalu berhamburan berlari mendekati Kyra dan Icha lalu memeluk mereka.Ada rasa kerinduan diri mereka pada sosok yang sudah mereka anggap kakak itu.
Icha dan Kyra sudah tidak bisa membendung perasaan mereka,Air mata sudah mengalir deras dipipi mereka.
Icha dan Kyra memeluk anak anak malang itu satu persatu.
Sementara itu Mita,Kian,Gio dan Marvin juga Dika yang masih berada didepan mobil ikut merasa terharu hanya bisa terseyum simpul.
"Hallo adik adik Kakak Sayanng bagaimana kabar kalian??" tanya Kyra.
"Baikkkk kak",, Jawab serempak mereka.
"Kak Kyra,Kak Icha kami merindukan kalian...Kenapa lama tidak kesini?Tanya seorang gadis berusia 16 tahun.
"Maaf ya Sita,Kak Icha dan Kak Kyra lama tidak pulang,Kami kan bekerja sayang.Jadi Kakak tidak bisa sering pulang" Jelas Icha sambil mengusap lembut kepala Sita.
Kyra memberi kode untuk Mita mendekat.
"Adik adik sayang,Kenalin nich,Kakak manis ini namanya Kak Mita ayo sapa dulu" Perintah Kyra.
"Hallo Kak Mita" Ujar mereka serempak.
",Hallo juga semuanya....Kakak senang bisa bertemu dengan kalian" Sapa ramah Mitta.
Seorang anak laki laki berusia 15 tahun melirik kearah Marvin,Kian dan Gio yang berdiri dibelakang.
"Kak siapa Kakak kakak Tampan itu?" Tanya Dio.
Kyra terseyum lalu menggandeng Marvin untuk mendekat.
"Kenalin ya ini tuh Calon suami Kakak,Kak Marvin namamya.Kalau yang berjas Hitam itu Kakaknya kak Kyra namanya Kak Kian.Trus yang pake jas merah itu Kak Gio namanya.Dio" Ujar Kyra memperkenalkan.
Dio menatap lekat Marvin.membuat semua heran.
"Haalo Kak Marvin.Tolong jaga Kak Kyra.Aku sangat menyanyanginya.Jika Kakak menyakitinya,Aku akan memberi Kakak palajaran.", Ujar Dio yang masih remaja itu dengan tegas.
Dio memang sangat dekat dengan Kyra dan sangat menyanyangi Kyra seperti kakak kandungnya sendiri.
__ADS_1
Sontak Marvin dan semua terkejut mendengar ucapan Dio,sementara Kyra terseyum lalu memeluk erat Dio.
"Terima Kasih ya Dio,Kamu selalu mengkhawatirkan Kakak.kak Kyra bahagia kok sama Kak Marvin.Dia pria yang baik."
"Yasudah kita masuk Dulu ya...Kakak membawa hadiah untuk kalian semua" ujar Kyra lagi setelah melepas pelukannya pada Dio.
Semua anak anak langsung masuk kedalam panti diikuti orang orang dewasa itu.
Namun langkah Kyra terhenti saat melihat seorang anak laki laki yang berusia 4 tahun yang sedari tadi hanya diam dipojok dinding dan terlihat takut.
Kyra terseyum lalu menggendong anak kecl tampan itu.Lalu menciumi pipi dan hidung anak itu.
"Hai Leo...apa Kabar?Apa kau tidak merindukan Kak Kyra,Hmmm????"
Anak itu tiba tiba menangis sesegukan.
" Kak kyra kenapa lama pelginya?"Ucap sang anak yang masih cedal.
",Maaf ya Leo Sayang....."
",Jangan pergi lagi Kak..hiks hiks hiks" Ucap Leo yang semakin menangis.
Kyra memeluk hangat lalu mengusap lembut punggung Leo.
Lagi lagi semua ikut terharu,Apalagi Marvin yang tidak mengira hubungan Kyra begitu dalam pada anak anak panti.Kyra juga terlihat keibuan membuat Marvin semakin kagum dengan calon istrinya itu.
"Jangan nangis lagi ya...Kakak kan udah disini.Tuh Lihat Kakak bawa Kakak kakak cantik dan Ganteng kesini.juga ada hadiah buat Leo,okey Tampan berhenti dulu nangisnya" ujar Kyra menenangkan.
Leo pun diam,Sambil masih menggendong Leo,Kyra masuk kedalam diikuti yang lain.
"Alkhirnya Kalian pulang juga,Mereka sudah sangat merindukan kalian" Sapa Bu Rani yang menyambut mereka didepan pintu.
Kyra dan Icha langsung memeluk BuRani erat.
"Tidak apa apa nak,Ibu mengerti keadaan kalian,Ayo kalian masuk.Selamat datang dipanti Pak Marvin,Pak Kian dan Pak Gio" Sapa BuRani dengan ramah.
Ketiga pria tampan itu hanya mengangguk dan terseyum membalas sapaan Bu Rani.
BuRani lalu mempersilahkan ketiganya duduk dikursi tamu.
Sedangkan.Kyra,Icha dan Mita sudah berbaur dengan anak anak duduk bersama dilantai.
Marvin segera menyuruh Dika dan para pengawalnya untuk segera menurunkan barang barang yang berada didalam mobil Box.
"Nah ini semua adalah hadiah untuk Kalian,Kakak akan membaginya rata untuk kalian ya...." Ujar Kyra.
Semua anak merasa senang.
Ketiga gadis itu mulai membagikan hadiah untuk anak anak panti itu.Leo yang sangat dekat dengan Kyra masih tetap menempel ditubuh Kyra sedari tadi.
Setelah Selesai membagikan hadianya,Ketiga gadis itu masih asyik bercanda dan bercengkerama dengan anak anak panti itu sambil makan bersama.
Marvin,Kian dan Gio hanya mengamati mereka.Perhatian dan kasih sayang serta kelembutan ketiga gadis itu seakan membuat Kagum tiga pria yang sedari tadi mengamati mereka.
Marvin yang penasaran dengan sosok Anak kecil bernama Leo pun bertanya pada Bu Rani.
"Maaf Bu,Sepertinya Kyra sangat dekat dengan Anak kecil itu?" Tanya Marvin pada BuRani yang menghampiri mereka.
",Iya Pak.Leo ditemukan didepan pintu Panti saat masih bayi,Dan Sejak saat itu,Kyra lah yang merawat Leo sampai tumbuh besar.itu sebabnya mereka sangat dekat,Leo sudah menganggap Kyra seperti ibunya sendiri"
Seketika Hati Marvin,Kian dan Gio menghangat dan kagum mendengar penjelasan bu Rani.
Sungguh Marvin begitu beruntung bisa mendapatkan wanita seperti Kyra.
__ADS_1
Kelamaan Leo sudah lelah,tertidur pulas dipangkuan Kyra.
Gadis itu segera membawa Leo kekamarnya,Marvin yang penasaran ikut mengekor.
Dengan pelan dan lembut,Kyra meletakkan tubuh mungil Leo diranjang.Kyra lalu mencium kening bocah tampan itu.
"Apa kau sangat menyanyanginya Sayang?"Tanya Marvin yang sudah berdiri dibelakang Kyra sambil memeluk pinggang gadisnya itu.
" Iya,,Aku sangat dekat dengannya.Dulu saat pertama kali melihat Leo ditemukan didepan pintu Panti saat Bayi,Aku langsung jatuh hati padanya.Wajah imut dan polosnya membuat aku senang saat melihatnya,Dan sejak itu aku yang merawatnya sampai tumbuh sebesar ini",Ujar Kyra.
Marvin mencium tengkuk Kyra lalu lembut.
"Aku kagum padamu,Ternyata calon istriku ini sangat keibuan dan menyukai anak kecil."
"Tentu....Mereka semua adalah bagian dari hidupku.Dan aku juga merasakan apa yang mereka rasakan.Jika boleh aku akan terus membuat mereka bahagia."
Marvin terseyum,Dagunya sudah ia letakkan dibahu Kyra.
"Tentu boleh Sayang........Ehmmm...bagaimana setelah kita menikah nanti,Kita Adopsi Leo.Kita jadikan dia putra angkat kita.Jadi dengan begitu kau akan selalu dekat dengannya." Ujar Marvin serius.
Kyra seketika membalikkan tubuhnya,Rona bahagia terpancar dari sorot matanya yang menatap Marvin.
"Apa kau serius Marvin?Kau ikhlas dan tidak keberatan mau merawat Leo dan menganggapnya sebagai anakmu sendiri?"
"Iya Sayang aku tidak keberatan"
"Tapi Mamy Jia?'' Tanya Kyra.
" Mamy pasti juga tidak akan keberatan"
"Benarkah....Makasih ya calon suamiku,Kau begitu baik."
Cupppp .....satu kecupan kilat dibibir Marvin lalu Kyra memeluk tubuh tegap berotot itu dengan erat.
"Mulai sekarang jangan panggil aku Marvin lagi,Aku ini kan Calon Suamimu,Emmm panggil aku Hubie,Sayang atau Honey ya" Titah Marvin.
Kyra melepas pelukannya lalu memandang lekat Marvin.
"Yank aja gimana?"
"Itu juga Boleh" Jawab Marvin dengan seyumannya.
",Oke Ayangku...Terima kasih ya...."
Cup....Cup.....Cup......
Lagi lagi Kyra mencium kening,pipi dan bibir Marvin kilat.
"Jangan menggodaku Sayang,ini dipanti"
"kenapa memang,Kau kan calon suamiku.Itu adalah ungkapan terima kasih ku padamu.Emmm mau lihat kamarku Yank??"goda Kyra.
Seyum nakal muncul diwajah Marvin.
",Boleh kalau kau ingin mengajakku ke kamarmu!" Goda Marvin.
"Eh tidak jadi......Aku lupa,Kamarku kan sudah dipakai adik panti Yank...hihihi" Ujar Kyra yang sukses membuat Marvin kesal.Lalu terkikik geli dan langsung berlari meninggalkan Marvin.
"Ayang Sabar dong.....hahaha" ledek Kyra sambil berlari.Kyra tau betul otak mesum Marvin mulai bangkit.
"Sayanggg awas ya........Hehhhh jangan lari kamu....."Ujar Marvin yang merasa dikerjai Kyra lalu segera mengejar Kyra.
Kedua sejoli itu nampak seperti anak kecil.
__ADS_1