
Terus dukung dengan Like dan komen kalian ya.......klo ada saran akan author terima dengan senang hati......Hapy readyng...!
Tiga hari berlalu.
Setelah sehari semalam Mita dirawat,kini dia sudah sehat kembali,meskipun ada sedikit bekas luka dikeningnya.
Kian masih merasa bersalah pada Mita dan semakin memberi perhatian pada Mitta.
Sesuai rencana Kyra,Malam ini adalah perayaan Ulang tahun Mitta yang ke 19 diClub favorit Mita dulu.
Dengan bujuk rayu yang terus menerus akhinya Kian mengijinkan dan mengikuti rencana Kyra.Meskipun Kian sendiri sudah lama tidak pergi ketempat seperti itu.
Kyra dan Mita menyiapkan kue dan semua pernik peniknya sedangkan Marvin dan Gio menyiapkan tempatnya yang mereka boking ditempat VVIP.
Hubungan Kian dengan Marvin memang masih datar tapi Kini Kian tidak ingin bersikap emosi lagi dan lebih memilih mengamati Kyra dan Marvin dari jarak jauh.Meskipun sebenarnya Kian masih membenci Marvin.Tapi demi janjinya pada Mita,Kian berusaha bersikap biasa.Saat keduanya bertemu pun hanya sama sama saling terdiam.
Pukul 8 Malam,Kyra dan Icha datang kerumah Mita ditemani Marvin.Mereka meminta ijin ibu Mita dulu untuk pergi kesuatu tempat.Mitta yang tidak merasa curiga akhirnya mau ikut.
Mita merasa heran kenapa Icha dan Kyra mengajaknya keClub.Saat mereka berjalan menuju ruang VVIP,Mita tak sengaja bertemu dengan Mantan kekasih nya Tio.Tio menatap Mita dengan pandangan yang tak bisa diartikan.
Saat masuk keruangan Privet itu.
Kian yang membawa kue dan Gio yang membawa terompet muncul mengejutkan Mita.
"Kejutan............." Teriak mereka bersamaan.
"Selamat ulang tahun Mita" Ujar lembut Kian.
Kedua mata Mitta membulat dan tak lama air mata Mita jatuh membasahi pipinya.Ia sangat terkejut sekaligus terharu.Mitta tak menyangka akan mendapatkan kejutan semanis ini.
Kyra dan Icha segera memeluk Mitta.
"Selamat ulang tahun ya Mit,aku menyanyangimu" Ujar Kyra.
"Selamat ulang tahun Mitta,Kakak berdoa semoga semua yang kau impikan terkabul"
"Udah ya jangan nangis,,,kau harus bahagia,Ok"Ujar Kyra sambil mengusap air mata diwajah Mitta.
Kian lalu mendekat", Selamat ulang tahun ya Mit,,Ini sebagai ucapan permohonan maafku karena sudah melukaimu" ujar Kian pelan.
"Terima kasih ya Kak,Tanpa Kakak melakukan ini aku sudah memaafkan kakak." jawab Mita dengan seyum manisnya.
Marvin dan Gio pun juga tak lupa memberi ucapan.
Mita lalu memanjatkan doanya sebelum meniup lilin nya.
Mita kemudian memotong kue nya perlahan.
Potongan Pertama ia berikan pada Kyra.
"Makasih ya Ky,Udah jadi sahabat terbaikku"
Kyra teseyum lebar sambil menerima kue dari Mita.
"Iya Mit,Semoga persahabatan kita awet sampai kapanpun.Kita lalui suka duka bersama"Keduanya berpelukan erat,lalu menarik Icha kedalam pelukan mereka.
Marvin,Kian dan Gio hanya terseyum melihat kedekatan Mereka bertiga.
" Apa aku boleh meminta satu permintaan?"Kata Mita setelah pelukan mereka terlepas.
__ADS_1
"Apa Mit?" Tanya Icha.
"Siapa diantara kita bertiga yang menikah duluan,Maka dia harus memberi hadiah bagi yang belum menikah." ujar Mita.
"Bagaimana kalau kita menikah bersama" Celetuk Kyra yang langsung mendapat sentilan oleh Icha dikeningnya
"Kamu ngomong apa Ky,Kan kamu sendiri yang udah punya kekasih." ucap Icha.
"Loh itu kan ada Kak Gio sama Kak Kian Kan,Kalian cocok jadi kekasih" Ucap sontan Kyra.
Seketika Kian dan Gio berdehem menghilangkan kecanggungan diwajah mereka.
Icha dan Mita merasa sangat malu mendengar ucapan Kyra.
",Gimana kalian sepakat ya?Tanya Mita.
"Iya"Jawab Kyra dan Icha bersamaan.
"Aku juga merasa ini seperti mimpi.Aku bisa meranyakan Ulang tahunku bersama Tiga CEO yang hebat dan keren,Mimpi apa ya aku semalam.Terima kasih ya untuk Kak kian,Kak Gio dan Pak Marvin." ujar jujur Mita.
"Kau berlebihan Mit" Ujar Kian yang merasa Sikap Mita sangat apa adanya.
",Hihihi....iya Kau harus bersyukur Mit....disaat kita bisa barengan mereka begini.Diluar sana banyak wanita yang mengantri buat kencan sama mereka.Oh senangnya....hahaha" Ujar Kyra sambil menggoyangkan tubuhnya.
Membuat para pria terseyum dengan tingkah absurb nya.
"Sayang jangan berlebihan..Aku tidak perduli dengan wanita diluar sana.Yang paling penting adalah dirimu", Lugas Marvin.
" Cie cie cie.....Romantisnya....jadi pengen punya pacar...",Celetuk Mita yang juga memiliki sikap absurb.
Kian menggeleng pelan."Kalian itu sama ya.....sama sama absurb"
Canda tawa mereka berlanjut,Kyra dan Mita yang memiliki sikap yang sama sama konyol bisa membuat suasana menjadi ramai.
Mereka lalu menikmati hidangan yang sudah siapkan.
"Aku ketoilet dulu,Kalian lanjutkan obrolannya"ujar Marvin.
"Aku ikut bro" Ujar Gio.
Kedua pergi menuju toilet.
Namun saat hendak kembali keruangan VVIP.
Seorang pria menghadang langkah Marvin,Pria itu membawa beberapa banyak buah.
"Kita bertemu lagi breng....sk" ujar Pria bernama Jack itu.
Marvin langsung mengenali pria dihadapannya itu.Seyum smrik nya muncul.
"Siapa dia?" Bisik Gio yang merasa tidak paham.
"Dia pria brengs..k yang dulu hampir memperkosa Kyra diClub ini dan aku menghajarnya sampai babak belur" Ujar Marvin dengan sorot tajamnya.
Gio seketika langsung paham duduk permasalahannya.
"Mau apa kau mendatangiku,Apa kau mau babak belur lagi??" Ucap Sarkas Marvin.
"Sombong sekali kau Marvin kali ini aku akan menghabisimu!" ujar Jack lalu memberi kode pada anak buahnya untuk langsung menyerang Marvin.
__ADS_1
Marvin merenggangkan tubuhnya,Baginya ini tidak lah sulit karena ia pandai dalam bela diri.
Perkelahian sengit pun terjadi,Marvin langsung melawan tiga orang sekaligus.
Gio tidak tinggal diam dia juga ikut membantu Marvin,Gio yang juga sering melakukan olahraga Taekondow bisa dengan luwez bertarung.
Javk hanya melihat anak buahnya dulu berkelahi.Sedangkan suasana sudah menjadi riuh ramai,Semua merasa terkejut dengan perkelahian itu.Banyak yang hanya menjadi penonton disisi ruangan.Banyak juga yang berhamburan keluar dari Club itu.Mereka tentu tahu siapa Sosok Marvin,Gio dan Jack yang bukanlah orang sembarangan.
Sementara diruangan VVIP,Kian,Kyra,Icha dan Mita dikejutkan dengan kedatangan Mananger Club.
Pria paruh baya itu langsung memberitahu apa yang terjadi diluar.
Seketika semuanya terkejut dan langsung beranjak pergi melihat perkelahian itu.
Saat berjalan Kian segera menghubungi anak buanya untuk segera masuk kedalam Club lewat aerphone yang terpasang ditelinganya.
Mata Kyra membulat melihat Marvin menghadapi beberapa orang sekaligus.Juga dengan Gio yang tak kalah sengit berkelahi.
Mita dan Icha juga merasa cemas dan takut melihat adegan perkelahian itu.
Jack yang melihat kedatangan Kian langsung mengeluarkan pistolnya dan ia arahkan pada Marvin sebelum sempat Kian mengeluarkan pistolnya juga.
Sebenarnya Marvin dan Gio juga membawa Pistol tapi mereka ingin bertarung secara sehat dulu.
Kyra yang melihat Jack mengarahkan pistolnya pada Marvin spontan berlari menghampiri Marvin tanpa sepengatahuan Kian yang sedang fokus melihat jack dan tanpa bisa dicegah Icha dan Mita.
Dorrrrrrrrr..........
Semua mata tertuju pada Kyra yang jatuh bersimbah darah.
Kyra yang melindungi Marvin tertembak dibagian perutnya.
Semua membola melihatnya.
Seketika Marvin menoleh melihat Kyra jatuh disampingnya.
"Kyraaaaaaaa"Pekik Marvin yang langsung menghampiri Kyra.
Gio juga reflek mendekat,Icha dan Mita yang merasa shock juga ikut mendekat.
Dorrrrr........
Spontan Kian menembak Bahu Jack lalu berlari mendekati Kyra.
"Arkkkkkkkkk" Pekik Jack.
"Kalian urus dia.......pastikan dia masuk penjara" Ujar Kian penuh amarah pada para anak buahnya yang sudah datang.
Tanpa aba aba,Marvin segera mengangkat tubuh Kyra menuju mobil.
Gio mengemudikan mobil yang ditumpangi Kyra,Marvin dan Icha.
Marvin memangku tubuh Kyra dibangku belakang sambil memeluknya erat.Mata Marvin sudah berkaca.Ia tak memperdulikan lagi luka lukanya.Pikiran nya benar benar kacau saat ini.
"Bertahanlah Sayang.......bertahanlah" Ujar Marvin yang melihat Kyra sudah tak sadarkan diri dengan wajah yang sangat pucat.
Icha sudah menangis merasa sangat takut dengan keadaan Kyra yang sudah seperti adiknya.Gio yang fokus menyetir juga sangat takut.
Sementara mobil belakang dikemudikan oleh anak buah Kian.Didalamnya Kian yang merasa sangat cemas dengan keadaan Kyra terus mengumpat kasar,Mita yang sudah menangis mencoba untuk menenangkan Kian yang terlihat masih emosi.
__ADS_1