Mencintai Sugar Dadyku

Mencintai Sugar Dadyku
Aku Tidak Suka


__ADS_3

Flas Back On.


Dua minggu yang lalu Kian mendapat kabar dari detektiv yang ia sewa jika ada Panti asuhan yang tahu tentang foto Kyra saat kecil.


Kian langsung mendatangi panti asuhan Kasih ibu.


Bu Rani nampak terkejut setekah mendengar alasan Kian datang kePanti.Kian menceritakan tentang kecelakaan yang menimpa orang tuanya dan usahanya selama 8 tahun mencari Kyra kepenjuru tempat.


"Jadi Kyra itu adik tuan Kian?"


"Benar bu,Apa bisa saya mendapat Rambut Kyra,Saya akan melakukan Tes DNA untuk memastikan jika Kyra benar adik saya"


Bu Rani nampak berfikir sesaat.


"Kebetulan ada sisir yang sering Kyra gunakan dulu dan disitu masih ada beberapa helai rambut Kyra,Saya ambilkan dulu"


Tak lama Bu Rani kembali sambil membawa sisir yang sering dipakai Kyra lalu menyerahkannya pada Kian.


"Lalu dimana Kyra sekarang Bu?"Tanya Kian sambil menyimpan helaian rambut Kyra.


"Kyra bekerja diBR group tuan Kian."


Kian nampak terkejut karena ternyata adiknya bekerja diperusahaan milik Rivalnya.


Belum sempat Bu Rani bercerita tentang siapa yang menyelamatkan Kyra dulu,Kian sudah berpamitan untuk segera pergi.


Flach Back Off...


Kian masih memeluk hangat Kyra,Kerinduannya pada sang adik kini terobati sudah.


"Kyra kakak mohon kamu tinggal bersama Kakak ya" Pinta Kian.


"Iya Ky,,Kak Kian itu kan abang kamu Ky,Jadi seharusnya kau tinggal bersamanya"Ujar Mita.


Kyra nampak berfikir dan akhirnya terseyum simpul.


"Kyra mau Kak asal Kak icha juga ikut tinggal bersama kita''


"Okey tidak masalah.Jadi kapan kalian bisa pindah kerumah Kakak?"


Kyra menatap Icha .


"Gimana kalau Lusa Ky,Kita kan libur weekend" Saran Icha.


"ide bagus Kak,Kita pindah lusa saja." Ujar Kyra.


"Yah aku kok gak diajak sich Ky" goda Mita...


"Lah....nanti gimana mama kamu Mit,Kasihan beliau sendiri jika kamu pergi"


"Hehe bercanda kok Ky...." Kekeh Mita,Sebenarnya dari awal melihat Kian,Mita sudah tertarik,seakan pesona Kian begitu menguar.


Sementara Icha nampak sesekali melirik kearah Gio,Padahal pria itu selalu memandang Kyra.


"Kyra, kakak sebenarnya ingin kau keluar dari Perusahaan BR Group dan berharap kau bekerja diWin Group saja" Ujar Kian yang memang tidak suka adiknya berkerja pada Marvin.


Kyra terkejut dengan permintaan Kian kali ini,Mana mungkin Kyra keluar dari BR group,Ia belum sanggup jika harus berjauhan dengan Marvin.

__ADS_1


"Maaf Kak,Kyra tidak bisa.Kyra senang kok bekerja diperusahaan BR group." Tolak halus Kyra.


"Kakak hanya tidak suka kau memiliki bos seperti Marvin" Ujar Jujur Kian yang memang dari dulu tidak pernah akur dengan Marvin.


Kyra nampak terkejut dengan ucapan Kian,Kyra menatap Mita dan Icha bergantian seakan memberi kode untuk jangan memberitahukan tentang hubungannya dengan Marvin pada kakaknya itu''


Icha dan Mita pun langsung memahami apa yang dimaksud oleh Kyra.Sedangkan Gio hanya diam sambil memperhatikan interaksi ketiga gadis yang berada didepannya itu.


Setelah selesai makan,Ketiganya segera kembali kekantor BR group.


"Aku tak menyangka,Adikmu sangat Cantik" Ujar Gio.


Kian terseyum simpul.


"Kenapa,Apa kau menyukai adikku??" Ujar Kian datar.


",Sepertinya begitu...." Ujar Gio santai.


"Kau harus mengambil hatiku dulu sebelum mendapatkan adikku hahaha" Ujar Kian dengan tawa Kecil.


"cih......Kau Jangan jadi Kakak yang over protektif"


"Aku harus melakukan itu,Apalagi adikku itu sangat cantik." ujar Kian dengan wajah dingin.


Gio hanya menggelengkan kepalanya mendengar ucapan sahahatnya.


Dikantor BR group.


"Ky gak nyangka ya kau punya kakak setampan itu.Dia juga hebat dan sangat sukses" Ujar Mita dengan santainya.


Kyra memicingkan matanya kearah Mita.


Mita terseyum lebar.


" He he habisnya Kakak kamu ganteng banget bikin jiwaku meronta ronta Ky"Ucap Mita dengan tingkah absurb nya.


"Isssss lalu Kak Tio mau kau kemanakan ha???" Tanya Kyra yang merasa kesal dengan sikap Play girl Sahabatnya itu.


"Kak Tio udah berubah sama Aku Ky...kayaknya dia udah punya wanita lain selain aku" Ujar Mita yang terlihat tenang.


Kyra nampak terkejut mendengar ucapan Myta.Dia kira hubungan Mita dan Tio baik baik saja tapi ternyata ia salah.Melihat Mita begitu antusias tertarik pada Kakaknya.Kyra pun mencoba untuk mendukung Mita.


"Dengarkan Aku Mit,Aku tidak akan menghalangi kebahagian Kakakku,Jika memang Kakakku nyaman bersamamu aku akan ikut mendukungmu"ujar Kyra sambil mengusap lembut tangan Mita.


" Beberan Ky?maksihnya...."


",Sama sama Mit,Kalau kamu bahagia aku juga ikut bahagia" ujar Kyra lalu memeluk Mita erat.


Waktu pulang kerja Kyra dan Mitta berjalan bersama.Namun saat sampai Loby Kantor Dika menghampirinya..


"Maaf Nona Kyra,Pak Marvin sudah menunggu anda dimobil"


Mitta yang tau itu segera mengerti.


"Udah sana....aku bisa pulang sendiri Ky"


"Maaf ya Mit,"Ujar Kyra yang diangguki Mita.

__ADS_1


Kyra diantar Dika menuju mobil.


Wajah dingin Marvin terlihat saat Kyra masuk kedalam mobil.


Marvin melirik Kyra sekilas dengan sorot matanya yang tajam.


" Kau ini kenapa?"Tanya Kyra bingung.


"Kamu itu katanya kekasihku,tapi kenapa kamu makan siang dengan pria lain.?Ujar sinis Marvin.


Kyra mengerutkan keningnya.


"Pria lain?ohh dia itu.....


Belum sempat Kyra melanjutkan ucapannya,Marvin menyelanya.


"Aku tidak perduli dia siapa,Yang jelas aku tidak suka kamu dekat dekat dengan pria lain" ujar tegas Marvin..


"Cie.....sekarang cemburu nich......" goda Kyra.


Marvin menatap datar kearah Kirey.


"Aku tidak cemburu..Aku hanya tidak suka jika ada karyawanku ada yang melihatmu."


Kyra tertawa reyah lalu mendekatkan wajahnya pada wajah Marvin yang seakan menghindari kontak mata dengannya.


"Kalau cemburu bilang saja tidak usah beralasan......ahhhh senangnya seorang Marvin cemburu padaku hihihi......"


Kyra semakin menggoda Marvin dengan memeluk lengan berotot pria bertatto itu.


Sementara Marvin berusaha menyembunyikan seyumnya dari Kyra.Seketika hatinya yang tadi kesal menjadi senang kembali dengan tingkah Kyra.


"Aku rindu Mamy,,Ayo kita pulang kerumahmu..jangan keapartemen.Mau ya?" tanya Kyra yang masih bergelayut manja dilengan Marvin.


"Hmm" jawab Marvin.


"Kau mau nanti aku masakkan ?" tanya Kyra.


"Hmm"


"Kalau begitu kita mampir kesupermatket dulu kita beli bahan makanan ya"


"Hmm''


Kyra merasa kesal dengan jawaban Marvin.


"Kau ini masih marah ya?" Yaampun jadi kelihatan tua lho kalau marah."ujar spontan Kyra.


Marvin melotot kearah Kyra yang sedang terseyum lebar.


"Aku belum tua" jawab Sinis Marvin.


"Makanya jangan suka marah.Udah tua kok gak mau dibilang tua hihihi" celoteh Kyra yang kembali membuat Marvin kesal lagi.


"Diammmm Rubah kecil....."


"Hihihi maaf....biar Tua tapi masih ganteng banget kok,Masih keren begini bikin aku klepek klepek....." Goda Kyra sambil memeluk lengan Marvin lagi.

__ADS_1


Marvin hanya menggeleng gelengkan kepalanya sambil menahan seyumnya.


Entah kenapa dia tidak bisa marah pada Kyra dan selalu merasa senang jika Kyra menggodanya.


__ADS_2