Mencintai Sugar Dadyku

Mencintai Sugar Dadyku
Keras..


__ADS_3

Jangan lupa Like dan Komen nya ya....."


@@


Kian menarik paksa tangan Kyta diikuti Gio dibelakangnya keluar dari gedung BR group.


Gio duduk didepan sedangkan Kian dan Kyra duduk dibangku belakang.


Suasana terasa hening dalam perjalanan.


Kian yang merasa marah mencoba menahan emosinya,sedangkan Kyra hanya bisa terdiam sambil menatap kearah luar jendela.


Kyra sedang berfikir untuk merangkai kata menjelaskan hubungannya dengan Marvin pada sang Kakak.


Tak lama mobil sampai didepan sebuah rumah mewah berlantai tiga.


Kian lagi lagi menarik tangan Kyra untuk masuk kedalam rumah.


Banyak pengawal dan pelayan yang menyambut kedatangan mereka.Mata Kyra mengamati kesekeliling rumah yang nampak mewah dan rapi itu.


Kian menyuruh Kyra duduk disofa disampingnya dan Gio berada didepan mereka.


"Sekarang kau bisa jelaskan hubunganmu dengan Marvin,Kyra!Kenapa kau membohongi Kakak?" Tanya Kian yang berusaha bersikap tenang.ia tak ingin sang adik takut padanya.


Kyra menarik dan menghembuskan nafasnya pelan.ia menatap manik mata Kian lekat.


"Aku bukan bermaksud membohongi Kakak,Aku hanya belum siap mengatakannya.Kyra tahu,Marvin adalah pesaing bisnis kakak kan?Jadi Kyra takut Kakak akan marah dan menghalangi hubungan Kami." Ujar Kyra Jujur.


"Dari mana kau tahu Kalau Marvin rival kakak?bagaimana bisa kau menjalin hubungan dengan pria breng....k. itu Kyra?"


"Kak icha yang memberitahuku.Marvin bukan pria buruk Kak,Kyra tulus mencintainya"


Gio yang sedari tadi diam dan mengamati keduanya merasa takut jika Kian semakin emosi,jika mendengar perkataan Kyra.Karena Gio hafal betul bagaimana Kian membenci Marvin.


Kian mengusap wajahnya Kasar,Kepalanya serasa ingin pecah.Mana mungkin Adik yang sangat ia sayangi mencintai pria brengsek yang merupakan musuh terbesarnya.


"Kyra kau belum tahu siapa Marvin.Dia pria yang suka bermain dengan banyak wanita diluar sana,Marvin itu tidak pantas untuk gadis sepolos dirimu"ujar Kian tegas.


" Kyra tahu semuanya Kak,Itu masa lalu Marvin.Tapi setelah mengenal Kyra,Marvin sudah berubah Kak.Kyra mohon Kak jangan lagi membenci atau bermusuhan lagi dengannya.Kyra ingin kalian rukun Kak"


Kian tertawa reyah.

__ADS_1


"Rukun????Itu tidak akan mungkin Kyra.Kau tahu kenapa Kakak begitu membencinya?Itu karena Papanya Marvin yang dulu sahabat papa kita menghianati persahabatan mereka.Papa Marvin sengaja membuat perusahaan papa hampir bangkrut dan Papa saat itu ingin membawa kau dan Mama agar terhindar dari masalah perusahaan Papa tapi apa kalian justru kecelakaan."


Kyra yang sudah pernah mendengar itu dari mamy Jia tidak merasa terkejut.


"Kak ini semua salah paham.Bukan karena Papa nya Marvin yang membuat perusahaan Papa hampir bangkrut tapi ada pihak lain yang sengaja mengadu domba persahabatan mereka." Jelas Kyra yang membuat Kian dan Gio terkejut.


"Dari mana kau bisa tahu itu Kyra?" Tanya Gio yang penasaran.


"Dari mamy Jia Kak,Mamanya Marvin.Setelah Kyra mengatakah jika Kyra adalah adik Kak Kian,Mamy Jia merasa terkejut.Ia lalu menceritakan tentang semua masa lalu antara hubungan Papa dan Papa Marvin.Kakak tahu setelah mengetahui perusahaan papa hampir bangkrut dan papa mengira kalau semua adalah ulah Papa marvin yang sudah menghianatinya,Papa Marvin terkena serangan jantung Kak.Dan beliau langsung meninggal.Mamy Jia yakin ada orang yang sengaja membuat hubungan persahabatan dan hubungan kerja sama mereka hancur Kak.Mamy Jia Yakin orang itu adalah orang yang paling merasa diuntungkan dengan meninggalnya Papa dan Papa Marvin."


Kian tertegun mendengar penjelasan Kyra.Ia seakan tak percaya dengan apa yang ia dengar.


"Mungkin yang dikatakan Mamanya Marvin benar Kian,Dia adalah saksi dimana orang tua kalian bersahabat dulu.Dia yang lebih tahu tentang masa lalu orang tua kalian"


"Aku seakan tidak percaya Gio,Lalu siapa yang mengadu domba mereka.Kenapa selama Ini Marvin hanya diam saja dan tidak menjelaskan padaku.Apa jangan jangan ini hanya cerita bualan Marvin dan Mamanya?" sanggah Kian.


"Kak....Marvin sudah mencoba menjelaskannya pada Kakak,Tapi Kakak sudah terlanjur benci padanya dan selama ini Marvin mencoba mencari bukti tentang siapa pelakunya tapi belum ada titik terang Kak"


Kian nampak berfikir keras.


"Meskipun cerita itu memang benar,Kakak tetap tidak akan membiarkan mu bersama dengan Marvin,Kyra.Dia bukanlah pria yang baik untukmu"


"Tapi Kak ...."


" Kak Kyra mohon jangan seperti ini"


"Kyra ini semua untuk kebaikanmu.Satu lagi,Kakak akan menempatkan beberapa pengawal untukmu agar dia tidak bisa menemuimu.Sekarang Kakak minta ponselmu"Pinta Kian sambil menengadah tangannya pada Kyra.


Dengan berat hati Kyra memberikan ponselnya pada Kian..


" Mulai sekarang mulailah melupakannya Kyra.Jika kau masih keras kepala,Kakak akan mengirimmu keJerman"Tegas Kian.


Kyra hanya bisa menarap Kian dengan mata nanarnya.


"Pergilah kekamarmu.Kakak sudah menyiapkan semuanya disana.Nanti sore Icha juga akan mulai tinggal disini agar kau tak kesepian."


"Toni...."Panggil Kian pada pria yang merupakan tangan kanannya jika berada dirumahnya.


Seorang pria muda tegap berpakaian jas rapi mendekat.


" Iya Tuan"

__ADS_1


"Antar Adikku kekamarnya.Dan ingat jaga dia baik baik,jangan biarkan Marvin bisa menemuinya"Perintah Tegas Kian.


"Baik Tuan Kian,Mari Nona Kyra" jawab Toni sambil menundukkan kepalanya.


Kyra pun mengikuti langkah Tony dengan wajah sendunya.Ia tak menyangka jika Kakaknya akan sulit untuk dibujuk.


"Jangan terlalu Keras pada adikmu,Kian" Ujar Gio.


"Aku hanya ingin yang terbaik untuk adikku Gio."


"Lalu apa langkahmu selanjutnya?"


"Aku akan menyelidiki semua nya lebih dalam.Mungkin ini akan sulit karena itu semua sudah terjadi 13 tahun yang lalu.Tapi aku tidak akan menyerah,Aku harus tahu apa yang sebenarnya terjadi dulu.Jika memang ada orang yang sengaja mengadu domba,bisa dipastikan orang itu masih hidup dan sekarang sedang menikmati kecurangannya.Dan aku khawatir orang itu akan mengganggu hidup Kyra."


"Hmm aku mengerti maksudmu.Aku akan membantu sebisaku" ujar Gio.


Sementara Marvin terlihat acak acak kan duduk disofa rumahnya.


Jia yang sudah mendengar semuanya dari Dika mencoba menenangkan putranya.


"Apa kau sekarang merasa takut kehilangan Kyra?"


Marvin tertegun dengan pertanyaan mamanya.Memang benar dirinya sekarang sudah menyadari jika ia merasa begitu takut kehilangan sosok Kyra.


"Kenapa jadi serumit ini My,,,Marvin tak menyangka jika Kyra putri dari paman Kendra"


**Bahkan kau akan lebih terkejut lagi nak setelah tahu jika Kyra adakah gadis kecil yang kau tolong 13 tahun yang lalu**Gumam.Jia dalam hati.


Jia terseyum simpul lalu mengusap lembut bahu putranya.


"Datang dan temui Kian.Jelaskan semua kesalah pahaman yang terjadi diantara kalian selama ini.Buat Kian agar tidak membencimu lagi Marvin.Jangan sampai Kyra menjadi korban permusuhan kalian."


Nasehat Mamy Jia.


"Ini akan sulit My"ucap Marvin.


" Mamy yakin kau bisa menghadapinya.Jika kau benar benar mencintai Kyra,perjuangkan dia apapun rintangannya sayang.Mamy akan selalu mendukung dan mendoakanmu"


"Makasih My"


Marvin mulai menyiapkan mentalnya untuk lebih mantap menghadapi Kian yang sangat dikenalinya karena dimatanya sosok Kian memang tak kalah keras dan tegas dibanding dirinya.

__ADS_1


Kini Marvin merasakan ketakutan, jika tidak bisa menemui Kyra lagi.Wajah Kyra kini benar benar memenuhi pikiran dan hatinya.


__ADS_2