
Terimakasih ya untuk semua readers yg masih setia membaca novel author ini.....Author sudah benar"mengatur waktu untuk tetap bisa menulis disela kesibukan didunia nyata yang begitu padat.Semoga kalian tidak bosan.Dan terus memberi dukungan untuk Author...
Hamsahamida❤️❤️
🌹🌹🌹
Mendengar Kyra sedang sakit dan berada dirumah sakit,Ibu Rani begitu khawatir dan bergegas menuju kota untuk menjenguk Kyra.
Bu Rani ditemani dua anak remaja panti yang juga begitu dekat dengan Kyra.
Dio yg berusia 16thn dan Sita yang berusia 17 thn.Mereka sangat menyanyangi Kyra dan Icha seperti kakak kandung mereka sendiri.
Mereka menuju ke kota menaiki mobil Travel yang sudah mereka sewa.
Sore hari,Hampir tiga jam dalam perjalanan mereka sampai juga Kerumah sakit mewah itu.
BuRani sudah menyiapkan makanan kesukaan Kyra dan buah tangan untuk anak asuhnya itu.
BuRani,Dio dan Sita berjalan beriringan menuju kamar Kyra yang berada dilantai lima.Sita yang membawa sekantong buah tidak memperhatikan jika lantai sedang dalam keadaan basah sehabis dipel,hampir saja terpeleset jika saja sosok berjas hitam itu tidak menahan tubuh langsingnya.
Deg.......
Sosok tampan dengan wajah tegas dengan tubuh atletis dan harum parfum maskulinnya yang membuat Sita terpana tanpa bisa berkedip untuk beberapa saat.
"Kau tidak apa apa nona?"ujar Pria dengan suara bariton nya yang membuat Sita tersadar.
Ibu Rani dan Dio juga terkejut dengan kehadiran pria yang tak lain Gin itu.
Dengan gugup nya Sita perlahan menegakkan tubuhnya yang tadi sempat terhuyung.
"Saya baik baik saja Kak,Terima kasih atas pertolongan nya"ujar Sita yang menatap Gin.
Sungguh bagi Sita,Gin adalah pria tertampan yang pernah ia temui.
Gin mengangguk"Lain kali hati hati kalau berjalan"ujarnya lalu pergi berlalu meninggalkan Sita yang masih mematung menatap kepergian Gin kearah lain.
"Udah jangan dilihatin terus Sit"ujar Dio yang heran pada Teman pantinya itu.
"Yaampun Di,Tuh orang ganteng banget ya....bodoh banget sih tadi aku gak tanya namanya"Ujar Sita yang terlihat begitu mengagumi sosok Gin yang terlihat dingin.
"Jadi cewek tuh jual mahal dikit dong!"ledek Dio.
"Biarin aja....Sekarang tuh jamannya Cewek yang ngejar ngejar cowok!"
BuRani hanya menggeleng mendengar percakapan keduanya juga sifat Sita yang begitu berani.
"Sudah sudah ayo kita naik lift itu!"ajak BuRani melerai keduanya.
Setelah menaiki Lift mereka sampai dilantai tempat Kyra dirawat.
__ADS_1
Mamy Jia yang baru datang dari minimarket terkejut melihat BuRani datang.
"Bu Rani.....Kenapa harus repot repot datang kesini bu?"ujar Mamy Jia yang berada didepan pintu kamar Kyra.
"Saya sangat mengkhawatirkan Kyra Bu...!"jawab BuRani.
Mamy Jia terseyum"Mari masuk bu!"ajak Mamy Jia masuk kedalam kamar Kyra.
Kyra yang sedang berbincang dengan Mita,Cleo dan Kiral didalam terkejut dengan kedatangan BuRani dengan Dio dan Sita.
Kyra Terseyum lebar ia merasa bahagia melihat BuRani yang sudah merawatnya dari kecil datang bersama dua adik pantinya .
"Bagaimana keadaanmu Kyra?"tanya Bu Rani memeluk Kyra.
"Kyra sudah lebih baik Bu,Terima kasih ya Bu,ibu menyempatkan datang kemari"
"Ibu begitu mengkhawatirkanmu Nak,lain kali kau harus lebih berhati hati ya menjaga kandunganmu!"
Kyra mengangguk sambil tersenyum lalu menatap kearah Sita dan Dio yang perlahan mendekat.
"Kalian apa kabar?"tanya Kyra memeluk keduanya bergantian.
"Kami baik Kak,Kakak bagaimana?"jawab Dio.
"Kau lihat kan,Kakak sudah baikan kok!"Kyra.
"Cepat pulih ya kak,,Biar kita masak bareng lagi!"canda Sita.
"Kebetulan kami sedang libur semester kak"jawab Sita.
"Baguslah kalian tinggal disini dulu ya..Temani Kakak,Kalian mau kan?Kakak masih merindukan kalian"pinta Kyra sepenuh hati.
"Iya ya Nak Dio dan Nak Sita disini dulu saja,Hibur dan temani Kak Kyra agar cepat pulih.Tante senang jika kalian tinggal disini dulu"timpal Mamy Jia yang membuat Dio dan Sita mau tak mau menuruti permintaan Kyra setelah mendapat ijin dari Bu Rani.
"Baik Tante Kami akan tinggal dua Minggu disini,Semoga kami tidak merepotkan Tante dan keluarga"ujar Dio yang terlihat dewasa dari usianya.
"Tante gak repot kok,justru Tante senang..."ujar Mamy Jia.
"Iya Kalian tinggal disini dulu saja ya,Kak Mita juga senang kalian disini,Nanti kalian bisa berada dirumah Kak Kyra atau dirumah Kak Mita"timpal Mita yang juga sudah mengenal dua remaja itu
Dio dan Sita pun segera bisa akrab dengan Cleo dan Kiral yang juga senang dengan keberadaan mereka.
Ceklek...pintu terbuka.
Muncul Marvin,Kian dan Gin.Lalu disusul Gio dan Icha yang pulang bersama dari BR group.
Mata Sita membulat melihat kemunculan Gin didepan matanya.Seakan doanya terkabul Sita begitu senang.
Gin yang belum menyadari keberadaan Sita masih setia berdiri disamping pintu ruangan mewah yang begitu luas itu.
__ADS_1
Sampai akhirnya BuRani menyapa mereka yang baru datang barulah tatapan keduanya bertemu.
Gin yang sempat terkejut bisa menetralkan raut wajahnya.
Ia tak mengira,gadis yang ia tolong tadi ternyata saudara Kyra dipanti asuhan.
"Terimakasih Bu Rani,sudah berkenan datang menjenguk Istri saya!"ujar Marvin yang begitu menghormati BuRani.
"Sama sama pak Marvin,Kyra sudah seperti putri saya sendiri,saya begitu mengkhawatirkan keadaannya"
Bu Rani pun berbincang dengan Marvin,Kian dan Mamy Jian.Sementara Gio dan Icha lebih suka berdekatan menyaksikan percakapan itu saja.
Sita yang tak bisa mengalihkan pandangannya dari Gin yang sibuk dengan ponselnya membuat Kyra mengerutkan keningnya.
"Kamu lihat siapa Sit,Sampai segitunya!ujar Lirih Kyra pada Sita yang berdiri disampingnya.
"Itu Kak,Makhluk ganteng tapi dingin berjas hitam!"bisik Sita,Kyra yang mengikuti pandangan Sita terseyum setelah mengetahui siapa sosok yang dimaksud oleh adik pantinya itu.
"Owww itu Kak Gin,Asisten pribadi Kak Kian..Kenapa memangnya?"heran Kyra.
"Owww namanya Kak Gin ya Kak...!ucap lirih Sita.
"Sita naksir tuh kak sama Kak Gin!"ujar Dio yang langsung mulutnya ditutup oleh tangan Sita yang merasa malu.
Ucapan Dio tadi bisa didengar oleh Mita,Cleo dan Kiral.
Kyra dan yang lain terseyum dan merasa lucu dengan ulah keduanya.
"Owww jadi kamu suka sama kak Gin?Dia masih single kok,tapi ya gitu orangnya pendiam dan dingin.!"ujar Kyra yang membuat Sita mengerucutkan bibirnya.
"Kak Sita mau aku bantu buat deketin Kak Gin!"tawar Kiral yang lagi lagi punya ide jahil.
Mata Sita berbinar"Makasih ya Kiral"
"Ok kak...tenang ada aku ...Kakak sering sering saja main kerumahku!"ujar Kiral yang membuat Mita menggelengkan kepalanya.
Merekapun terseyum bersama, sepertinya Sita akan menerima banyak bantuan untuk mendekati Gin.
"Sepertinya dia itu duplikat kamu ya Ky!"ledek Mita yang diangguki Cleo.
Kyra tertawa mendengarnya"Dia kan memang adikku Mit!"
Tawa mereka membuat para Pria menatap kearah mereka.Marvin dan Kian cukup lega kehadiran Dio dan Sita membuat Kyra terlihat lebih baik lagi.
Sampai akhirnya Gin keluar kamar dan pergi karena tugas yang diberikan Kian,membuat Sita menatapnya sedih.
"Jangan manyun gitu dong,Nanti dia juga kembali!"ujar Mita menghibur Sita.
Dio hanya bisa menghela nafasnya melihat kelakuan Sita.
__ADS_1
Dan benar saja Sita dan Dio dengan penuh perhatian juga ikut menjaga dan merawat Kyra yang masih harus beberapa hari lagi berada dirumah sakit.