Mencintai Sugar Dadyku

Mencintai Sugar Dadyku
Sosok Kian yang sebenarnya..


__ADS_3

**Maaf ya yang merasa kecewa dengan alurnya...Author hanya ingin menghibur kalian saja....Author masih berharap Like dan komen positif kalian ya biar Author tambah semangat nulisnya....Maklum sekali nulis bisa sampai dua jam lebih.....@@@@


Hapy Readyng.....


DiGedung WIN Group**.


Diruangannya,Kian terlihat berdiri disamping dinding kaca.Dengan satu tangannya yang ia masukkan disaku celananya,Pandangannya menerawang kedepan tertuju pada langit siang yang terlihat cerah.


Gin masuk dengan menundukkan hormat.


"Saya sudah membawa informasi yang anda minta Bos" Ujar Gin yang sudah mendekat dan memberikan sebuah map."Saya harap anda tidak terkejut Bos setelah membacanya"Ujar Gin yang membuat Kian mengerutkan keningnya.


"Aku lebih suka mendengarnya darimu Gin,dari pada membaca map ini" Ujar Kian datar.


"Pria itu ternyata adalah kakak dari wanita yang dulu mengejar Bos dan wanita itu mengalami depresi sekarang.Jadi bisa dipastikan Bos,Pria itu ingin balas dendam pada Bos"


Kerutan dikening Kian semakin dalam ada rasa penasaran yang dalam.


"Wanita??"


"Dila Bos......."


Deg.........Kian mematung seketika.


Dila adalah wanita yang dulu sangat mencintai Kian saat pria itu baru merintis karir diindonesia setelah kedatangannya dari Inggris.


Sosok Dila terus memperlihatkan perasaanya hingga membuat Kian merasa kasihan.Kian yang tidak memiliki perasaan apapun pada wanita itu berusaha bersikap baik pada Dila.


Namun Dila menyalah artikan kebaikan Kian.


Hingga suatu malam yang tak pernah Kian duga,Dila menjebakknya hingga mereka melakukan hubungan yang seharusnya tidak Kian lakukan.


Kian begitu menyesali kebodohannya dan segera menjauhi Dila karena tak ingin membuat wanita itu semakin menggila.


Tapi lain halnya dengan Dila Wanita itu semakin dalam mencintai Kian. Dan karena perubahan sikap Kian yang drastis padanya ditambah lagi Kian yang tidak mau lagi menemuinya membuat Dila terpuruk.Dan kini Kian baru mengetahui jika wanita itu depresi.


Jujur ada rasa bersalah dibenak Kian tapi dulu memang bukan salahnya.Dila yang terlalu berobsesi padanya.


Kian menatap tajam Gin"Kau tahu apa yang harus kau lakukan pada Pria itu Gin...aku tidak ingin membuang waktukku..."


Tanpa menjawab Gin yang sudah tahu maksud Bosnya itu segera undur diri.


Kini Kian menyadari jika masalalunya yang buruk dulu mulai menganggu hidupnya dan sekarang Kian bertekad untuk mengungkapkan semua cerita kelamnya dimasa lalu pada Adik nya orang terdekatnya.Karena hanya Gio yang selama ini tahu bagaimana masalalu Kian Karena mereka sudah bersahabat sejak berkuliah diInggris dulu.


Dan Hanya Gio yang tahu Jika dulu saat Di Inggris,Kian sempat mencicipi kerasnya dunia gelap mafia.Dan Kian dulu cukup disegani disana.Itu yang membuat Kian menjadi sosok yang keras dan kejam.


Tapi setelah memutuskan kembali keIndonesia,Kian menutup rapat cerita kelamnya,juga soal anak yang dikandung oleh kekasihnya.Apalagi setelah mendengar berita kematian orang tuanya dan hilangnya Kyra membuat Kian berubah drastis.Ia lebih memilih menjadi sosok yang baru dan fokus mencari sang adik dan menjalankan perusahaan sang papa.


Dua jam kemudian.


Gin sudah kembali langsung menghadap sang Bos.


"Dia sudah diamankan bos"


"Bagus,Ayo kita kesana" Ujar Kian langsung berdiri dan pergi dari ruangannya.


Kian berjalan dengan angkuhnya diikuti Gin memuju mobil mewahnya yang sudah siap didepan loby.


Tak lama Kian dan rombongannya sampai disebuah gedung tua yang nampak sepi.


Kian masuk kedalamnya dan dilihatnya Sosok Tio yang sudah babak belur terikat dikursi.

__ADS_1


Seringai tipis muncul diwajah Kian melihat keadaan Tio.


"Dasar bre....k kau Kian.......Beraninya kau bermain kotor seperti ini" Umpat Tio kasar saat melihat Kian mendekat.


Kian berjongkok mendekat kewajah Tio dengan tatapan sinisnya.


"Siapa yang breg....k aku atau dirimu?????Hahahahaha........" Tawa Kian menggelegar..


"Kau salah Tio jika ingin bermain main denganku.....Kau belum tahu siapa aku yang sebenarnya..."


Hawa mencekam begitu terasa diruangan itu,Gin seakan melihat Kian yang dulu kembali lagi.


"Aku bisa saja membunuhmu sekarang.......tapi aku masih kasihan padamu......Aku sudah tahu siapa kau termasuk adikmu Dilla" ujar Kian..


Deg........


Tio tercekat.....identitas yang ia sembuyikan serapat mungkin sudah terbongkar.


Melihat ekspresi Tio membuat Kian tergelak...


"Kenapa Kau terkejut........Dengar Tio,kau salah jika ingin balas dendam padaku....


Dari dulu aku tidak pernah memiliki perasaan apapun pada Dila,Jutru dia yang menjebakku malam itu dan karena obsesinya itu dia menjadi depresi" jelas Kian yang membuat Tio terkejut dan tak percaya.


"Kau bohong Kian.....Kau yang sudah memanfaatkan adikku" sanggah Tio.


"Kau tidak percaya??....baik,...aku akan menunjukkan sesuatu padamu" Ujar Kian lalu memberi kode pada Gin.


Gin segera mendekati Tio dengan membawa sebuah lap top dan menunjukkan sebuah rekaman dimana terlihat Dilla sedang bersiap untuk menggoda Kian diluar pintu hotel dan sengaja membawa minuman yang sudah ia masuki pil perangsang untuk Kian.


Mata Tio membulat sempurna,Ia tak menyangka jika adiknya yang sengaja menggoda Kian dulu.


Tio yang tak terima mengepal kuat"Tapi tetap saja karena kau adikku gila sekarang"Pekik Tio.


"Lalu aku harus bagaimana Tio.....Aku tidak bisa melarangnya untuk menyukaiku...", Ujar Santai Kian.


Jujur Tio memang merasa malu tapi ia juga tidak terima adiknya menjadi gila karena Kian.


Kian mengeluarkan pistolnya dan memainkannya membuat keringat dingin Tio bercucuran.


"Sekarang kau harus mengatakan yang sebenarnya pada bu Manda dan batalkan pernikahanmu dengan Mita.Jika tidak aku akan membuat hidupmu dan adikmu menderita" Ujar Kian dengan duduk menyilangkan kakinya.


"Kau mengancamku??" Pekik Tio.


Kian terseyum tipis"Kau tidak ada pilihan lain Tio....Tenang saja aku akan tetap memberikan dana untuk perawatan Dila yang terbaik agar dia cepat sembuh.Aku masih berbaik hati Tio....bagaimana?"Tanya Kian menaikkan satu alisnya.


Tidak ada pilihan lain untuk Tio,Karena memang adiknya yang salah dan percuma saja jika ia melawan Kian yang ternyata sangat mengerikan.


",Baik aku akan menjelaskan pada tante Manda tapi dengan satu syarat,Kau harus tetap memenuhi janjimu untuk menyembuhkan Dila"


"Okey itu tidak masalah" Jawab ringan Kian.


Mereka pun segera menuju rumah Mita.


Sementara dirumah Mita sudah ada Kyra dan Icha yang ditemani Marvin menemui dan berusaha membujuk Ibu Mita.


Mita yang berada disitu lebih memilih untuk diam menunduk.


"Kyra mohon tante mau merubah keputusan tante,Karena Mita sudah tidak memiliki perasaan pada Kak Tio,Apa tante tidak kasihan pada putri tante?" Ujar pelan Kyra.


"Maaf Nak Kyra,Keputusan tante sudah bulat....Hanya Tio yang wajib menikahi Mita,dan Nak kian terlalu sempurna untuk putri tante."

__ADS_1


"Tante jangan berkata seperti itu,Kak kian hanya pria biasa,dia juga punya banyak kekurangan Tante.Dan Kak Kian benar benar tulus pada Mita" ujar Kyra menyakinkan.


"Maaf Nak,Keputusan Tante tidak akan...." Ujar Bu Manda menggantung saat melihat Kian datang bersama Tio yang sudah babak belur.


"Kak Tio...." Lirih Mita yang terkejut melihat kondisi Tio apalagi datang bersama Kian.


Begitu juga dengan Kyra,Icha dan Marvin.


Kian terseyum tipis kearah Mita yang nampak bingung.


"Ada apa ini?kenapa kau bisa babak belur seperti ini nak?" Tanya bu Manda.


"Cepat kau jelaskan!!" Titah Kian tegas.


Perlalahan Tio pun menceritakan maksud dan tujuan ingin menikahi Mita,Tio juga mengatakan alasan nya putus dengan Mita lebih memilih wanita lain.


Semua merasa terkejut dengan pengakuan Tio.


Plakkkkkkk........


satu tamparan kepipi Tio dari tante Manda yang merasa sangat geram.


"Tante tidak menyangka kau orang yang sangat jahat Tio.bahkan setelah kau merusak Mita kau masih ingin membuatnya menderita..tante menyesal percaya padamu...Sekarang Pergiiii dari rumah ini" Usir Bu Manda keras.


"Maafin Tio Tante" lirihnya.


"Gin suruh anak buahmu mengantarnya pulang" ujar Kian.


Gin mengangguk lalu segera menyuru seorang pengawal mengantar Tio pulang.


Mita merasa sangat lega,ia tak menyangka jika Kian bisa membuka niat buruk Tio padanya.


"Maaf kan Tante,Nak Kian.Yang sudah percaya padanya"Ujar Bu Manda penuh penyesalan.


Kian mengangguk",Jadi semua sudah jelas ya Tante dan sekarang saya juga ingin mengatakan sesuatu hal penting pada Tante" Ujar Kian serius.


Bu Manda nampak menunggu ucapan Kian.


"Saya serius dengan Mita tante dan Saya secepatnya ingin menikahi Mita" ujar Kian mantab.


Kedua bola mata Mita membulat,ia tak percaya Kian melamarnya pada sang ibu.


Sementara Kyra dan Icha terseyum bahagia,Mereka merasa sangat lega.


",Apa nak Kian serius,,?Tapi Mita sudah..."


"Saya menerima semua kekurangannya Tante karena saya juga bukan pria sempurna" Jawab Kian cepat.


Bu Manda merasa sangat bahagia.


"Tante merestui hubungan kalian nak..."


Kian terseyum lega"Terima kasih Tante"


Mita masih terdiam menatap Kian.


"Kalau begitu apa boleh saya mengajak Mita kerumah saya tante,ada hal yang harus kami selesaikan" Ujar Kian memimta Ijin.


"Tentu Nak"


Para anak muda itu pun berpamitan pada Bu Manda dan segera menuju rumah Kian.

__ADS_1


__ADS_2