Mencintai Sugar Dadyku

Mencintai Sugar Dadyku
SS2-46..Keputusan besar.


__ADS_3

Uftttt akhir nya lulus review juga episode yang tadi.....setelah satu hari satu malam direview dan banyak yang harus author revisi.......Tapi terima kasih ya untuk semua dukungan Kalian...


Hamsahamida ❤️❤️


🌺🌺🌺


Keesokan harinya.


Gio masih setia menemani Icha sampai ia rela tak tidur demi menjaga sang kekasih yang sesekali masih mengigau.


Gio benar benar sedih melihat keadaan Icha.Rasa penyesalannyapun semakin besar.


Icha perlahan bangun dan menatap dalam Gio yang terseyum padanya."Sudah bangun hmmm"


Cup.....satu kecupan lembut di kening Icha."Selamat pagi sayangku!"


"Pagi Kak,kakak tidak tidur?"lirih Icha.


"Tidur kok,Aku bangun lebih awal..Hmm kau ingin makan sesuatu?"tawar Gio.


Icha menggeleng pelan"Icha cuma butuh Kakak"jawaban Icha membuat Gio terseyum.


"Aku tidak akan kemana mana sayang sampai kau sembuh"


Icha sedikit terseyum mendengar hal itu"Boleh aku minta pelukan kakak?"


Tanpa menjawab Gio langsung memeluk tubuh Icha dengan erat"Tanpa kau minta aku dengan senang hati memelukmu sayang,,Kau begitu manja ya rupanya.!"ujar Gio menatap Icha lekat dari jarak yang begitu dekat .Icha semakin. terseyum,entah kenapa ia begitu suka dengan aroma tubuh Gio yang bisa menenangkan nya.


"Kak aku ingin cepat pulang!"pinta Icha.


Gio menatap Icha lekat"Kau benar benar sudah pulih?"


Icha mengangguk"aku baik baik saja kak,Aku hanya masih merasa takut dan gemetar jika mengingat hal kemarin.Aku hanya ingin berada didekat Kakak!"


Sontak jawaban Icha membuat Gio lega sekaligus memikirkan sesuatu yang selama ini ia tunda.


"Nanti aku akan bilang pada dokter ya Sayang,"Jawab Gio.


Saat itulah Kian,Kyra,Marvin,Mita,Sita dan Dio muncul.


"Selamat pagi Kak Icha,Aku senang kak Icha sudah pulih kembali"Sapa Kyra .


"Pagi,Terimakasih ya untuk semuanya,maaf jika aku membuat kalian khawatir"jawab Icha yang merasa terharu dengan dukungan keluarga nya.


"Kakak jangan bicara seperti itu ya..kita kan keluarga.Aku berharap kakak bisa kembali pulih seperti kemarin dan menjalani hari hari kakak dengan penuh semangat!"ujar Mita mencoba menghibur Icha.


"Aku ingin cepat pulang Mit!"


"Apa kakak sudah merasa benar benar membaik?"Tanya Mita yang diangguki Icha.


"Yasudah nanti biar Kak Gio yang meminta izin ada dokter, sekarang kakak makan ya,Aku sudah membawakan makanan kesukaan kakak"ujar Kyra.

__ADS_1


Akhirnya Icha pun mau makan.


Tak lama Kian dan Marvin muncul,melihat kedua sahabatnya muncul Gio memberi syarat untuk berbicara diluar.


"Bagaimana keadaan Icha?"Tanya Kian saat mereka bertiga ada diluar kamar inap Icha.


"Dia sudah lebih baik Ki dan dia sudah ingin pulang"jawab Gio.


"Syukurlah,Icha memang lebih baik berada dirumah"Jawab Marvin.


"Bagaimana dengan preman itu,apa dia sudah mengaku?"tanya Gio penasaran.


Dengan istirahat matanya Kian dan Marvin sudah sepakat untuk menyembunyikan hal yang sebenarnya dulu dari Gio.


"Belum,Dia masih diam"bohong Kian.


"Wah hebat juga preman itu ,Masih bertahan setelah kau siksa,Lalu apa kau ingin mencari tahu dari orang lain?"tanya Gio lagi.


"Tentu,aku sudah menyuruh anak buahku untuk mencari bos preman itu,jika dia masih bebas diluar itu akan sangat berbahaya untuk keluarga kita!"jawab Kian.


Gio paham dengan ucapan sang sahabat.


"Sebenarnya ada hal penting yang ingin aku sampaikan pada kalian"


Kian dan Marvin mengerutkan kening menatap Gio yang terlihat begitu serius.


"Aku akan menikahi Icha besok!"ujar Gio mantap membuat kedua sahabatnya terkejut.


Gio mengangguk"Sangat Yakin ,aku tidak mau menundanya lagi Vin.!"


"Bukankah Keadaan Icha belum sepenuhnya pulih?"tanya Kian heran.


"Justru itu yang membuatku mantap untuk segera menikahi Icha,Ki.Saat ini yang dibutuhkan Icha hanya aku.Perlindungan dan kasih sayangku yang akan membuat troumanya hilang.Saat ini Aku ingin selalu bersama nya,Jadi lebih baik aku segera menikahi nya."jelas Gio membuat semua yakin.


"Lalu surat suratnya?"tanya Marvin lagi"Paling tidak butuh waktu dua hari kau menyelesaikan semua persyaratannya Gi"


"Aku akan menikahi Icha secara agama dulu,Dan setelah Icha benar benar pulih baru kami menikah secara negara,Bagaimana menurut kalian?"tanya Gio.


Kian mengangguk"Itu ide yang bagus,Lagi pula saat ini kondisinya sedang kurang baik,Lebih baik pernikahan mu dirahasiakan dulu.Aku akan membantu mu mengurus semuanya dan mempersiapkan acaranya besok dirumahku"


"Benar,Aku hanya ingin keluarga yang menyaksikan pernikahan ku ini Ki."Ujar Gio.


"Lalu bagaimana dengan mamamu Gi?"tanya Marvin membuat Gio menata nya lekat.


Gio menghela nafasnya pelan"Aku tidak akan memberi tahu Mama ku tentang hal penting ini,cukup papaku saja.Dan papaku pasti akan merestui pernikahan ini!"


"Aku harap kau sudah memikirkan dengan matang keputusan besar ini Gi.Aku berharap kau bisa selalu membahagiakan Icha yang sudah kuanggap seperti adikku sendiri"ujar Kian menasehati.


"Tentu...Aku sudah sangat mantap.Aku juga akan selalu membahagiakan Icha disisa umurku"


Marvin dan Kian terseyum mendengar ucapan tegas Gio.

__ADS_1


"Kalau begitu kami pergi dulu kekantor,Jaga Icha baik baik.Tapi sebelum nya aku harus bicara dulu dengan istriku!"ujar Kian.


"Aku juga ingin memberi tahukan ini pada istriku!"timpal Marvin.


Kian dan Marvin pun sama sama berbicara dengan istri mereka masing masing-masing,Awalnya Kyra dan Mita yang terkejut mendengar hal itu merasa ikut bahagia dengan keputusan besar yang sudah diambil oleh Gio meskipun ini terlihat begitu mendadak.


Mita dan Kyra pun meminta bantuan yang lain untuk menyiapkan pernikahan besok dikediaman Wiratama.


Sita yang mendengar ini merasa senang sekaligus ikut bersedih,Ia tak mau melihat Gin murung setelah mendengar kabar ini.


Sedang kan Icha yang belum tau hal penting itu merasa begitu terkejut saat Gio menyampaikan niatnya itu,Air matanya tak terasa menetes menatap lekat Gio yang begitu tulus mencintai nya.


Ia tak menyangka cinta Gin begitu besar padanya dan memilih untuk secepat mungkin menikahinya.


"Terimakasih kak,Mau menerima gadis biasa seperti ku!lirih Icha dipelukan Gio.


Gio terseyum"Bagiku kau gadis yang spesial Cha,Cintaku padamu sangat besar jadi jangan pernah ragukan hal itu.Kita mulai kehidupan baru kita dengan penuh cinta dan kasih sayang.Saling terbuka,jujur dan menghargai.Kau mau kan menua bersamaku?"


Icha semakin menangis sambil mengangguk"Aku mau Kak....Aku juga sangat mencintai kakak"


Gio mengusap lembut kepala Icha"aku minta lupakan hal buruk kemarin dan persiapkan dirimu untuk pernikahan kita besok !"pinta Gio lembut.


"Icha akan mencobanya kak!"


"Sekarang lebih baik kau tidur,Baru nanti siang kita bisa pulang "


Icha pun menurut i permintaan sang kekasih untuk beristirahat.


Sementara didalam mobil Kian nampak terdiam membuat Marvin merasa heran.Keduanya sepakat untuk berangkat satu mobil menuju BR grup karena ada projek yang harus mereka bahas.


"Kenapa kau diam?"heran Marvin.


Kian yang sedari tadi melihat keluar jendela menoleh sekilas kearah adik iparnya itu.


"Aku sedang memikirkan Gin,Aku bingung bagaimana aku menyampakan kabar ini padanya!"


Marvin menghela nafas nya pelan"Aku tahu Gin itu sudah seperti adikmu sendirian,Kau pasti khawatir dengannya.Tapi Gin harus tahu ini secepatnya.Meskipun ini berat untuknya tapi aku yakin Gin bisa mengikhlaskan Icha bahagia bersama Gio."


"Aku harap begitu,Selama 7 tahun aku mengenal nya,sejak aku kembali dari Inggris dulu.Baru kali ini aku melihat Gin mencintai seseorang tapi sayangnya Sahabatku juga mencintai wanita itu.Jujur aku merasa dilema dengan ini,Aku tak bisa memilih satu diantara mereka.Kau taukan Gin dan Gio itu begitu dekat denganku.Tapi Icha sudah menetapkan pilihannya jadi Gin harus bisa belajar menerima semua ini."


Marvin sangat memahami perasaan Kian yang begitu mengkhawatirkan perasaan Gin.


"Percayalah dengan berjalan nya waktu luka dihati Gin akan sembuh.Kita doakan saja agar dia mendapatkan wanita yang tulus mencintai nya!"


Dilubuk hati Kian,Ia mendoakan dan berharap yang terbaik untuk Gin.


Pemuda hebat yang ia temukan dipinggir jalan tujuh tahun lalu yang pernah menyelematkan hidup Kian dulu.


🌺🌺🌺


Duhhhh gimana ya perasaan Gin.....?

__ADS_1


__ADS_2