Mencintai Sugar Dadyku

Mencintai Sugar Dadyku
Dua kartu ajaib.


__ADS_3

Kyra sudah menyiapkan bekal yang akan ia bawa kekantor Kakaknya.


Sebelum jam makan siang tiba Kyra sudah datang keruangan Marvin.Dan itu sudah dapat dimaklumi BuLina sang mananger dan Dika.


Tanpa mengetuk pintu seperti biasanya Kyra langsung masuk begitu saja.Dilihatnya Marvin sedang fokus dengan berkas berkasnya.Dan dimata Kyra,Hari itu Marvin terlihat lebih tampan dengan stelan jas merah marron nya.


"Duh tampan sekali kekasih ku hari ini dengan jas marron itu" Puji Kyra yang sontak membuat Marvin menoleh.


"Kenapa sudah kesini,Ini kan belum jam makan siang" Tanya Marvin yang merasa heran.


Kyra terseyum manis lalu mendekat kearah Marvin dan berdiri disamping Marvin.


"" Emm sebenarnya aku ingin memberi tahu,Jika aku tidak bisa menemanimu makan siang.Aku ingin pergi bersama Mamy Jia"Ujar Bohong Kyra.


Marvin mengerutkan keningnya.


"Tumben kamu pergi sama Mamy dihari kerja seperti ini,Biasanya weekend'',Curiga Marvin.


Kyra bingung harus menjawab apa.


" Emm Mungkin Mamy sedang ingin bersamaku siang ini"jawab Asal Kyra.


"Kalian ingin belanja?" Tanya Marvin.


"Mungkin..."jawab Kyra.


Marvin lalu mengeluarkan dompet dari saku jasnya.Marvin mencabut satu kartu ajaibnya lalu diberikan pada Kyra.


" Gunakan ini"Ujar Marvin sambil memberikan Kartu Black kard ketangan Kyra.


Kyra yang tahu itu Kartu apa merasa sangat terkejut.


"Kenapa kau memberi aku kartu ini?Aku tidak memerlukannya" tanya Polos Kyra.


Marvin semakin kagum dengan Sosok Kyra yang sederhana berbeda jauh dengan wanita diluar sana yang hanya mengejar uangnya.


"Aku ini Kekasihmu jadi sudah sepantasnya aku memberi ini.Seharusnya sudah dari kemarin aku memberikan kartu itu padamu".


" Tapi ini berlebihan"tolak Kyra lagi.


"Aku tidak suka dibantah.Gunakan itu untuk belanja bersama Mamy"


"Tidak apa apa aku memakai kartu ini?" Tanya Kyra yang masih ragu.


"Iya gunakan semaumu,Kau bisa membeli apa saja dengan kartu itu"jawab Marvin cepat.


"Ha........." Kyra tertegun.


Marvin yang gemas dengan ekspresi wajah Kyra berdiri dan menarik pinggang Kyra hingga tubuh mereka terhimpit.


Cup......satu kecupan di bibir Kyra.


Blussss pipi Kyra merona.


"Lepaskan aku,Tidak enak jika ada yang melihat" Ujar Kyra yang berusaha melepaskan tangan besar Marvin dipinggangnya.


"Biarkan saja,Ini kan kantorku.Jadi tidak ada yang akan melarangku"


"Sudah lepaskan....Aku ingin kembali keruanganku"

__ADS_1


"Apa kau tidak merindukanku?"


Kyra menatap lekat kedua bola mata Marvin dihadapannya.Ia seakan terbius dengan pesona marvin.Hingga tanpa sadar Bibir Marvin sudah menempel kebibirnya.


Marvin mencium lembut Bibir Kyra,Menyalurkan kerinduannya sejak tadi malam..


Tanpa aba aba Marvin mengangkat tubuh Kyra kedalam kamar pribadinya diruangan itu.


Masih mencium Kyra,Marvin meletakkan tubuh Kyra diatas ranjang dengan perlahan.


Kyra masih terbuai dengan ciuman lembut Marvin.


Bibir Marvin semakin turun,Kini ia sudah memberi stempel merah dibalik kemeja Kyra dibagian dadanya.


Saat Kyra sadar,Ia segera mendorong tubuh Marvin."Marvin Stopp......Aku kan ingin pergi tapi kau membuatku berantakan."Kesal Kyra.


Marvin langsung bangun dari atas tubuh Kyra dan duduk ditepi ranjang..


Marvin terseyum puas kearah Kyra.


"Itu hukumanmu karena sudah membuat aku rindu semalam"


Kyra merasa bahagia mendengar ucapan Marvin."Benarkah kau rindu padaku?Ah.....bahagia sekali aku mendengarnya. ."Ucap Kyra dengan sikap absurb nya yang mengoyangkan tubuhnya seperti ulat.


"Jangan lebay rubah Kecil" ujar Marvin yang heran dengan sikap konyol Kyra yang membuatnya gemas.


"Yasudah,Aku pergi dulu ya kekasihku yang tampan" Cup.....Satu kecupan dipipi Marvin.Lalu Kyra segera melangkah keluar dari kamar itu sambil membawa black kard pemberian Marvin.


Marvin hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakuan Kekasih kecilnya.


"Sepertinya Rubah kecil itu sudah membuatku tergila gila" gumamnya lirih.


Kyra yang sudah merapikah diri bergegas naik kedalam mobil dengan membawa bekal makanan untuk sang Kakak..


Tak lama Mobil sampai didepan gedung pencakar langit yang tak kalah mewah dari perusahaan Marvin.


Kyra takjub melihat gedung Perusahaan WIN Group milik Kakaknya ini.Ini adalah pertama kalinya Kyra datang kekantor Kakaknya.


Gedung mewah dengan 40 lantai dengan fasilitas canggih.


Kyra yang sudah nampak rapi dan cantik melangkah masuk dengan anggun.


"Selamat Siang Nona,Ada yang bisa saya bantu?" Tanya seorang resepsionis pada Kyra yang sudah berdiri didepan mejanya.


",Saya ingin bertemu dengan Tuan Keano Sultan Wiratama."ujar Kyra dengan seyum indahnya.


"Maaf apa anda sudah ada janji dengan CeO kami?"


Kyra nampak Bingung harus menjawab apa Dan disaat itu muncul seorang pria tampan berjas rapi mendekat.


"Selamat siang Nona Kyra,Perkenalkan saya Gin asisten pribadi Tuan Kiano,Tuan sudah menunggu anda,mari ikut saya" Ucap pria bernama Gin itu.


Sebelum Gin melangkah,ia menatap kedua resepsionis itu dengan tajam.


"Dengarkan aku baik baik,Dia ini Nona Kyra.Adik kesayangan Tuan Kian,Jadi jangan pernah menghalanginya masuk jika ia datang kemari" Ucap Tegas Gin..


"Baik Pak" Kedua resepsionis itu nampak ketakutan.


Gin mengantar Kyra sampai keruangan Kean dilantai 35.Semua mata karyawan tertuju pada Sosok Kyra yang berjalan bersama Gin.Mereka merasa kagum dengan kecantikan Kyra dan juga merasa Penasaran siapa sosok Kyra yang baru pertama mereka lihat.Hingga banyak yang mengira Kyra adalah kekasih Kian.

__ADS_1


"Kakak......", Sapa Kyra saat sudah masuk kedalam ruangan Kian yang luas dan mewah.


Kiano yang sedang fokus dengan layar laptopnya langsung menoleh dan berdiri memeluk Kyra.


''Akhirnya kau datang juga keKantor kakak"


"Wah ternyata Kantor Kakak tidak kalah besar dan mewahnya dengan BR Group.." Ujar Kyra polos.


Kian terseyum simpul.


"Makanya Kakak menyuruhmu keluar dari BR Group.Kenapa kau harus bekerja disana,Sementara Kakakmu memiliki perusahaan besar seperti ini.Kau kan bisa bekerja disini membantu Kakak.Ini kan juga perusahaanmu Kyra.Atau kau tidak perlu bekerja,Kau kuliah saja ya?" ujar Serius Kiano.


"Maaf ya Kak,Kyra belum ingin keluar dari BR Group.Tapi untuk soal Kuliah Kyra sudah memikirkannya.Kyra mau kak Kuliah tapi tahun depan ya"


Kean menghembuskan nafasnya pelan.


"Kamu ini benar benar keras kepala ya,,,"


"Udah jangan mikirin itu,Kita langsung makan ya Kak,Aku juga sudah lapar" ujar Kyra lalu membuka kotak bekal makanan yang ia bawa.


Keduanya makan dengan diselingi canda gurau,Sesekali mereka saling menyuapi.


Sungguh Kean sangat bahagia bersama Kyra saat ini.


Setelah makan Kean berdiri mengambil sesuatu dari laci meja kerjanya.


"Pakai ini Kyra,Untuk membeli segala keperluanmu!" Ujar Kean sambil memberikan Kyra satu keping Kartu ajaib berwarna Hitam.


Kyra terkejut,Lagi lagi ada yang memberinya Black kard.


"Ini tidak perlu Kak,Selama ini Kakak sudah mememuhi kebutuhanku,bahkan Kakak sudah sering memberiku uang" tolak halus Kyra.


"Ini khusus untukmu adikku sayang.Kau kan juga memiliki saham sebesar 20%diperusahaan ini.Jadi wajar jika kau memiliki kartu ini"


Kyra nampak terkejut dengan pernyataan Kakaknya.


"Hahhh aku punya saham Kak?"


"Iya Sayang,Ini kan perusahaan keluarga Kita,Mama memberikan sahamnya atas namamu dulu" jelas Kean.


Kyra semakin melongo mendengarnya.


"Jadi gunakan Kartu itu semaumu...Kau bisa berbelanja sepuasmu Kyra"


Kyra menggeleng pelan.


"Kyra akan menyimpannya,Kyra akan menggunakannya jika Kyra perlu saja"


Kean semakin kagum dan bahagia memiliki adik perempuan seperti Kyra.


Kyra memeluk hangat Kean.


"Terima kasih ya Kakakku sayang yang super tampan"


"Sama sama adikku yang cantik dan centil" ujar Kean sambil mencubit gemas pipi Kyra.


**Mimpi apa ya aku semalam?dalam sehari bisa mendapatkan dua kartu ajaib...hehehe**Gumam Kyra terseyum simpul dalam pelukan sang kakak.


Author juga mau......kwkwkw...

__ADS_1


__ADS_2