Mencintai Sugar Dadyku

Mencintai Sugar Dadyku
Dilema


__ADS_3

Maaf ya...baru Up...Author lagi gak enak badan ditambah lagi pekerjaan yang menumpuk....@@@


Kesokan harinya.


Sore Hari Icha dan Mita yang sudah selesai bekerja DiBR group hendak kerumah Kyra untuk membantu sang sahabat mengurus keperluan pernikahannya.


Namun langkah mereka terhenti saat seorang pria muncul dan lagi lagi mengejutkan Mita.


"Kak Tio...." Lirih Mita.


Icha tau betul siapa pria dewasa itu dan ia bisa melihat ekspresi ketakutan dan kegugupan diwajah Mita.


Perlahan pria bertubuh tinggi itu mendekat membuat Mita menegang.


"Kak Tio mau apa lagi?" Gugup Mita.


Seyum tipis Tio terlihat"Hallo Mita,Kita perlu bicara?"


"Tidak Kak,Mita Gak mau...Kita tidak ada urusan apa apa lagi.Mita mohon jangan ganggu hidup Mita lagi Kak"Pinta Mita dengan wajah memohon.


" Kau yakin kita tidak ada urusan lagi...Jika aku bilang aku punya sesuatu yang akan membuatmu terkejut bagaimana?"Ujar Tio yang sontak membuat wajah Mita tercengang.


Icha masih diam sambil menggenggam tangan Mita.


"Maksud Kakak apa??" mita.


"Jika kau ingin tahu kau harus ikut aku...Jangan sampai kau menyesal Mit"ancam Tio.


Kedua mata Mita mulai nanar."Sebenarnya Mau Kakak itu apa?"


"Maaf Sebelumnya,Apa Kakak tidak menghiraukan peringatan Kak Kian tempo hari?" Ujar Icha menyela.


Tio terseyum tipis"Aku tidak takut padanya Nona dan ini urusanku dengan Mita,Jadi orang lain tidak berhak ikut campur.,Ayo Mita ikut aku"


Tio langsung menarik tangan mita keras hingga gadis itu tak bisa melawan.


"Menurutlah padaku Mit atau kau akan menyesal"


Mita dengan berat hati mengikuti langkah pria itu meninggalkan Icha.


Icha yang merasa khawatir segera menghubungi Kian.


Kiano yang masih berada diWIN group seketika merasa geram mendapat pesan dari Icha dan ia segera pergi mencari Mita diikuti Gin.


Sementara Tio segera melajukan mobilnya menuju rumah Mita.


Mita merasa bingung kenapa mantan kekasihnya itu mengajak kerumahnya.


"Ken....kenapa kita kerumah Mita Kak?" tanya Mita saat masih didalam mobil.


"Ayo turun,Kau akan mengerti nanti!" Ujar Tio lalu menarik tangan Mita keluar dari dalam mobil.


Seketika perasaan Mita menjadi tidak enak.


Sesaat setelah memasuki rumahnya Mita tercekat melihat sang ibu duduk menangis.


Mita yang masih bingung perlahan mendekat kearah sang Ibu.

__ADS_1


"Ibu...." Lirihnya.


Plakkkkkkk....Satu tamparan keras dipipi Mita oleh sang Ibu.


Tio tak menyangka ibu Mita akan menampar putrinya.


Mita menegang dan mematung dengan menyentuh pipinya yang terasa panas.


Tatapan nanar dan sendu dilayangkan oleh sang Ibu.


"Kau membuat malu ibu,Mit......Dimana harga dirimu sebagai seorang wanita Ha........"Pekik ibu Manda.


"Mak...sud ibu Apa???" Lirih Mita yang sudah menangis.


"Nak Tio sudah menceritakan semua pada Ibu...Dan dia akan segera menikahimu!!!" ucap Tegas sang Ibu.


Cetarrr......Jadi ini Alasan sang ibu menamparnya.


"Kau sudah kotor Mit....Ibu Malu...Kau harus segera menikah..Nak Tio sangat mencintaimu" Ujar Bu Manda sambil menangis.


Mita menggeleng pelan"Maaf Kan Mita Bu....tapi Mita sudah tidak ada perasaan apa apa lagi pada Kak Tio"lirih Mita.


"Tapi dia yang sudah menyentuh mu Mit,dan dia ingin segera menikahimu.Jangan kau siakan niat baik Nak Tio padamu Mit" Ujar Bu Manda.


Mita menangis semakin dalam.,Ia sadar betul akan kebodohannya dulu.Dan sekarang seakan ia berada diujung tanduk.


"Bu,Mita sadar betul kesalahan Mita Bu...tapi.sungguh Mita tidak ada perasaan lagi pada Kak Tio.Mita mencintai orang lain bu...."Lirih Mita.


" Tidak ada bantahan Mit...keputusan ibu sudah bulat.Sepekan lagi kau akan menikah dengan Nak Tio"


Deg.......


Tio terseyum lega,tujuannya sudah hampir tercapai.


Tio perlahan mendekat pada Mita"Maaf Mit jika aku harus memaksamu menikah denganku...Aku sungguh mencintaimu.Aku akan berusaha menbahagiankanmu"


Mita diam membisu menatap nanar Tio.Tubuhnya seakan lemas tapi ia berusaha kuat.


"Ibu ingin terbaik untukmu Mit,Jadi persiapkan dirimu untuk hari pernikahanmu dengan Nak Tio..," ujar Bu Manda Sambil mengusap lembut pipi sang putri.


Deg.......


Disaat bersamaan Kian yang berdiri dipintu bersama Icha mematung seketika.


Ia seakan tak percaya dengan apa yang ia dengar.


Tio yang melihat kedatangan Kian terseyum tipis lalu menghampirinya.


"Kau dengar Tuan Kian,Mita sekarang calon istriku dan sebentar lagi kami akan menikah.Jadi menjauhlah darinya" Ujar Ponggah Tio yang sudah berdiri didepan Kian.


Kian yang merasa emosi seketika mencengkeram kuat kerah baju Tio,"Brengsek..apa yang kau katakan pada Ibu Mita Ha......."


"Aku hanya mengatakan yang seharusnya aku katakan dari dulu...Jadi mulai sekarang Jauhi Mita..." Sinis Tio.


Bu Manda yang sudah dua kali melihat Kian pun mendekat.


"Maafkan putri ibu Nak Kian,Dia tidak pantas untukmu dan seharusnya dia menikah dengan nak Tio..."

__ADS_1


Kian melepas cengkraman tangannya pada kerah baju Tio lalu berdiri didepan Ibu Manda.


"Bu saya menerima semua kekurangan Mita....Saya tulus menyanyanginya.Saya mohon pertimbangkan keputusan ibu" Pinta Kian.


"Dasar bodoh.Kau kan seorang CEO,Kau bisa dengan mudah mendapatkan wanita diluar sana...kenapa kau mau menerima bekasku" Ujar Tio spontan.


Bughhhh......


Kian yang emosi spontan memukul Tio hingga tersungkur.


"Brengsek...Beraninya kau berkata seperti itu....Aku akan meleyapkanmu''Sarkas Kian.


Gin dan Icha yang melihat Kian semakin emosi segera mendekat dan menahan tubuh Kian.


", Kak Kian,tenangkan dirimu....." Ujar Icha.


Mita semakin menangis sesegukan dan ia segera mendekati Kian.


"Kak....sudah......sebaiknya Kakak pulang ya...."lirih Mita dengan tatapan lekatnya.


"Tidak Mit...Kau mencintaiku kan??Kau harus menolak pernikahan ini Mit" Ujar Kian.


Mita menggeleng pelan"Ibu benar Kak...Mita tidak pantas untuk Kakak.Kak Kian terlalu sempurna untuk Mita..Mita harus menanggung kebodohan Mita dimasa lalu Kak...Jadi Mita mohon Kakak Pulang ya..."Ujar Nanar Mita dengan hati yang sudah terasa hancur...


"Tapi Mit...."Ujar Kian Terpotong.


"Kak Icha sebaiknya bawa Kak Kian pulang ya..Mita tidak ingin ada keributan lagi" Pinta Mita pada Icha.


Icha mengangguk pelan.


"Ayo sebaiknya kita pulang dulu Kak,Tenangkan diri kakak dulu"nasehat Icha.


Kian menatap dalam Mita yang terseyum sendu padanya lalu pergi dari rumah sederhana itu.


Sesak yang Mita rasakan saat melihat Kian berlalu.


"Maafkan ibu Mit....tapi ini keputusan yang terbaik untukmu" Lirih Bu Manda.


Mita menatap sang Ibu dengan pandangan Lekat lalu pergi kekamarnya.


"Maafkan putri ibu,Nak Tio"Ujar Bu Manda pada Tio.


"Saya mengerti bu.....Ini mungkin sulit untuk Mita,tapi saya akan terus mencoba meluluhkan hati Mita kembali." Tio.


"Terima kasih ya Nak"


Awalnya bu Manda sangat marah dengan Tio karena sudah merenggut kesucian sang putri tapi melihat keseriusan dan usaha Tio membuat Bu Manda menyetujui lamaran Tio.


Sementara setelah sampai rumah,Kian segera menuju ruang kerjanya.Amarahnya tak bisa dibendung lagi.Ia memecahkan kaca dan melemparkan barang barang yang ada didekatnya.


Gin yang sudah hafal sikap bosnya itu hanya terdiam.


Sedangkan Kyra yang tak sengaja melihat amarah Kian mencoba bertanya pada Icha.


"Apa lagi ini......Kenapa bisa jadi serumit ini Kak?" Ujar Kyra yang merasa terkejut dengan penjelan Icha.


Kyra tak bisa membiarkan Kakaknya seperti itu apalagi sebentar lagi adalah hari bahagianya.Kyra mulai memikirkan jalan keluarnya.

__ADS_1


__ADS_2