
Hari ini Kyra berjalan menuju kantor dengan semangat yang besar.
Saat sampai ditaman terdengar suara panggilan untuknya.
"Kyra"
Kyra menoleh kearah suara
"Tante Jia,Apa kabar tante?"
"Kabar tante baik cantik.,"
"Ada apa tante memanggil saya?" Tanya Kyra.
"Apa boleh Tante minta nomer ponsel kamu"
Tanpa ragu Kyra menyerahkan ponselnya pada Tante Jia.
"Besok hari minggu,apa kau sibuk Kyra?"
"Tidak tante,Ada apa ya?"
",Hmm besok temani tante belanja ya.pukul 10 Tante tunggu disini.Tante mohon jangan nolak ya"Pinta Tante Jia penuh harapan.
Kyra pun tak bisa menolak permintaan tante Jia yang terlihat tulus.
Keesokan harinya.
Kyra yang sudah rapi dengan kaos pendek putih,celana levis panjang biru dan sepatu cats putih.Juga dengan tas slempang kecil merah dan rambut yang ia kucir kuda.Sudah terlihat duduk menunggu tante Jia dikursi taman.
Tak lama tante Jia datang dengan membawa mobil mewahnya.Kyra nampak canggung naik mobil itu.
Tante Jia mengajak Kyra kesebuah Mall besar yang berada dipusat kota.
Kyra dengan sabar menemani Tante Jia memilih milih Baju,Sepatu dan Tas.
" Kyra coba pakai ini"Pinta tante Jia sambil memberikan satu dres simple berwarna pink.
Kyra pun menurut dan langsung mencoba dres itu.
Tante Jia nampak kagum dengan kecantikan alami Kyra setelah memakai dres itu.
Tanpa pikir lagi,Tante menyuruh pelayan membungkus dres manis itu.
"Ini untukmu Cantik." Ucap Tante Jia sambil memberikan satu paperbag berisi dres manis tadi pada Kyra.
Kyra yang jelas tahu berapa harga dres itu nampak terkejut dan merasa sungkan.
"Tante dres ini sangat mahal,Kyra tidak bisa menerimanya.Kyra Tulus kok menemani Tante hari ini" tolak Kyra lembut.
"Tante juga tulus memberikannya untukmu Kyra.Terimalah dan pakai saat nanti kau datang kerumah Tante.Ok.Tante tidak mau ada penolakan"
__ADS_1
Dengan terpaksa Kyra menerima pemberian tante Jia itu.
Setelah puas berbelanja,Tante Jia mengajak Kyra kesebuah resto untuk makan siang.
"Kyra tante sangat senang kamu bisa menemani tante hari ini.Dari dulu tante pengen punya anak perempuan."ucap Tante Jia setelah memesan beberapa makanan.
"Apa anak tante laki laki?''Tanya Kyra penasaran.
" Iya Tante hanya punya satu putra.Kyra Apa bisa kamu memanggil tante dengan sebutan Mamy?"pinta tante Jia tulus.
Kyra awalnya terkejut dengan permintaan Wanita paruh baya yang masih terlihat cantik itu.Tapi Kyra yang juga merasa nyaman berada didekat tante Jia merasa tidak keberatan melakukan itu.
"Dengan senang hati Mamy....Karena Kyra juga seorang yatim piatu.Kehadiran Mamy membuat hati Kyra tenang"
Kini giliran Jia yang terkejut mengetahui jika ternyata Kyra seorang yatim piatu.
"Tante tidak menyangka jika kamu yatim piatu Sayang,Lalu dimana orang tuamu?"
"Entahkah Mamy,Kyra mengalami amnesia setengah.Dulu Kyra diselamatkan seseorang dipinggir danau saat berusia 5 tahun lalu orang itu membawa Kyra kepanti Asuhan milik kekuarganya.Kata ibu Panti,Kyra mungkin mengalami kejadian tragis saat kecil.Bu Panti juga bilang pria yang sudah menyelamatkan Kyra adalah orang yang membiayai sekolah Kyra dari kecil."
Jia begitu terharu mendengar cerita Kyra,dia tak menyangka Kyra memiliki kisah yang pilu.
"Lalu dimana sekarang Pria yang menolong kamu itu?
Kyra terseyum simpul kearah Tante Jia.
" Dia ada dikota ini Mamy,dan dia adalah satu satunya orang yang spesial dihati Kyra.
"Iya tante,Kyra bahkan rela mengabdikan hidup Kyra untuk membalas kebaikannya." jawab Kyra dengan tenang.
Deg........
Jia ingat sesuatu.
"Jangan bilang sugar dady mu itu adakah orang yang setiap hari kamu bawakan bekal makanan itu?" Tanya Tante Jia dengan jantung yang berdetak cepat.
"Iya Mamy,Dia orang nya"
Seketika Jia merasa shock....
Ada rasa terharu,bahagia dan Heran dalam benak Jia.
Terharu dengan perasaan tulus Kyra,Bahagia karena ternyata pilihannya tentang jodoh untuk anaknya tidak salah dan Heran dengan rahasia yang selama ini Marvin tutupi darinya.Jia tak mengetahui jika Marvin dulu menyelamatkan seorang gadis.Dan sering berkunjung kepanti asuhan yang didirikan mendiang suaminya.
Pernyataan Kyra membuat Jia mengetahui semuanya.Kini ia semakin mantap menjadikan Kyra menantunya apapun caranya.
"Lalu Kyra,Sejak kapan kamu menyukai pria itu?" Tanya Jia yang masih penasaran.
"Sejak Kyra berusia 13 tahun Mamy,Sejak saat itu Kyra tidak pernah lagi melihatnya datang kepanti.Dan itu membuat Kyra semakin bersemangat untuk belajar.Agar bisa diterima bekerja di perusahaan BR"
Sungguh Jia semakin kagum dengan sosok Kyra yang ternyata sangat ulet,rajin dan berpendirian kuat.Kyra juga sangat sederhana dimata Jia.
__ADS_1
"Mamy mendukung mu nak,Kejarlah cintamu"
Dukung Tante Jia.
Seketika wajah Kyra nampak sendu.
"Sepertinya dia tidak tertarik pada Kyra my.Dia bilang Kyra masih kecil dan bukan tipenya.Dia juga bilang dia itu play boy yang hanya akan membuat Kyra sakit hati"
Kening Jia seketika mengerut.
**Dasar anak nakal,Awas saja kamu**,Gumam Jia dalam hati merutuki kenakalan Marvin putranya.
"Jangan menyerah Sayang,Kau ini sangat cantik dan lembut,Mamy yakin suatu saat nanti dia akan luluh juga"
"Tapi bagaimana jika ia malah membenci Kyra?''
Jia mengusap lembut tangan Kyra.
" Tenanglah,Itu tidak akan terjadi Nak,Cintamu yang tulus akan menyadarkannya.Jadi Mamy minta terus berusahalah dan terus kejar dia."Ujar kembut Jia memberi dukungan pada Kyra.
"Terima Kasih ya Mamy,Kyra beruntung sekali mengenal Mamy." Ujar Kyra yang sudah menangis.
Jia mengusap lembut air mata dipipi Kyra.
"Mamy akan berdoa untuk kebahagiaanmu Nak,Dan mulai sekarang jika kau butuh sesuatu atau jika kau sedang ada masalah jangan sungkan menghubungi Mamy,Anggap Mamy seperti ibu kandungmu sendiri.Ok"
Kyra mengangguk lembut.
Tak lama keduanya pulang.Jia mengantar Kyra sampai depan rumah kontrakan Kyra.
Jia langsung kembali kerumahnya.
Saat berjalan menuju kamarnya Jia melihat sang putra sedang duduk bersantai diruang tengah karena ini adalah hari minggu.
Marvin melihat raut wajah yang berbeda pada Mamynya.
Awalnya Jia terseyum lebar lalu seketika dia terdiam menatap lekat Marvin yang sudah duduk disebelahnya
"Marvin...."
"Iya My" jawab Marvin yang merasa heran dengan sikap aneh mamynya.
"Hentikan perilaku bodohmu yang sering bergonta ganti wanita Marvin.Dan mulailah melihat dengan jeli siapa wanita yang benar benar tulus memcintaimu" Ujar Jia serius.
Kening Marvin seketika mengerut.
"Maksud Mamy?"
"Tanyakan pada hati kecilmu sayang.Dan dengar ,,Mamy ingin cepat memiliki cucu darimu tentunya dari wanita baik baik bukan dari wanita yang selama ini kau kencani" Ujar Tegas Jia lalu beranjak dari duduknya.
Marvin nampak tertegun dengan ucapan maminya yang seakan mengandung banyak arti.
__ADS_1