
Maaf ya readers lama Up-nya....Author agak sulit membagi waktu karena banyak kerjaan... Terimakasih untuk yang masih setia.
Terus beri Like dan Komen ya....
Matur Swun...
☘️☘️☘️☘️
Sebulan berlalu.
Erick masih memantau kegiatan Cleo selama sebulan ini dari jauh lewat beberapa anak buahnya yang mengawasi.Ia begitu menyesali perbuatannya..Karena dirinya bukan pria jahat yang akan lepas tanggung jawab begitu saja.
Sementara hubungan Gio dan Icha masih adem ayem berjalan seperti biasa.Gio dan Icha sama sama menikmati waktu kebersamaan mereka dan hal hal romantis yang mereka lalui berdua.
Sore hari,Gio yang sehabis mengantar Icha pulang kembali ke kediaman nya.
Kediaman Dimika yang mewah,namun terlihat sepi karena kesibukan penghuninya masing masing,Apalagi Gio adalah putra tunggal dikeluarga berada itu.
Gio adalah putra dari pasangan pengusaha senior Geraldy Dimika dan mantan model Siska Utomo.
Dari Lima CEO hebat itu,Marvin,Kian,Gio,Fabian dan Erick hanya Gio yang masih memiliki orang tua lengkap.
Kebetulan Tuan Gerald dan Mama Siska juga mengenal semua orang tuan sahabat Gio,namun mereka paling dekat dengan orang tua Marvin yaitu mamyJia dan mendiang suaminya,Tuan Mario.
Meski dulu sebelum orang tuan Kian meninggal,Orang tua Gio juga mengenal mereka akrab.
Terlihat sepasang orang tua itu sedang duduk bersantai diruang tamu.mereka menoleh saat melihat kedatangan Sang Putra.
"Gio....."Panggil Mama Siska yang membuat Gio mendengus kesal.
ia yakin mamanya akan memaksakan kehendak nya lagi.
Gio perlahan mendekat dan duduk didepan kedua orang tuanya.
"Dari mana saja kamu?Habis mengantar gadis kampung itu lagi"Tanya Mama Siska dingin.
Gio menyerngitkan,ia terkejut mamanya tahu tentang Icha.
Karena tanpa sepengetahuan Gio,Mama Siska menyuruh orang untuk mengawasi Gio.
"Dari mana Mama tahu Soal Icha?"ujar Gio tak kalah dingin.
Mama Siska tertawa kecil"Itu hal mudah untuk mama,Gio"
"Mama membuntutiku??"tanya Gio kesal.
"Cepat tinggal kan gadis itu Gio,,,Dan segera berkencan dengan Laura....Jangan buat Mama malu"Ujar lugas wanita paruh baya yang
masih ramping itu.
Geral memilih diam mendengar percakapan istri dan anaknya.
Gio mengusap wajahnya kasar"Sudah berulang kali Gio katakan Ma...Gio tidak ada perasaan apapun pada Laura...Hanya Icha yang Gio sayangi ma....Tolong jangan paksa Gio."
"Gio....."pekik Mama Siska"Kau sadar apa yang kau katakan...Kau tahu betul gadis itu hanya gadis biasa, yatim piatu pula...dimana jalan pikiranmu...buka mata mu,,Apa hebatnya gadis itu dibanding Laura yang lulusan luar negri dan dari keluarga berada"ujar Mama Siska kesal.
"Mama harus mengerti, Cinta itu tidak mengenal kasta dan harta ma...Icha itu wanita baik,Lembut, sederhana dan mandiri.Gio tulus mencintainya.Kenapa Mama begitu egois!"ujar Gio mulai dengan nada tinggi.
"Apa kau mau mengikuti jejak sahabatmu Kian yang menikahi gadis biasa,Kalau Marvin mama bisa menerima karena istrinya Kyra ternyata putri dari keluarga Wiratama,Adik Kian...tapi Icha mu itu apa?? sama seperti Istri Kian"ujar Sarkas Mama Siska yang begitu angkuh.
Gio menggeleng melihat sikap angkuh sang Mama yang tak pernah berubah.
__ADS_1
"Sudahlah ma,Gio capek"ujar Gio berdiri.
"Jika kau terus menghiraukan Laura,Mama akan bertindak"ancam Mama Siska.
Gio menatap mamanya tajam"Ingat Ma,Jangan pernah menganggu Icha,Dia hanya gadis polos dan berhati lembut ma...Jika Mama masih sayang pada Gio,jangan campuri Urusan pribadi Gio Ma..."Ujar Gio pergi meninggalkan orang tuanya begitu saja.
"Gio..mama belum selesai bicara...."Teriak Mama Siska yang dibuat jengkel.
Gio terus melangkah tanpa menghiraukan panggilan Mamanya.
Tuan Gerald yang muak dengan sikap istrinya segera menengguk kopinya.
"Sampai kapan mama memaksakan kehendak Mama??ingat Ma...Gio putra kita satu satunya ...Bagi Papa, Kebahagiaan Gio adalah yang utama.Papa percaya dengan pilihan Gio."ujar Tuan Gerald tegas.
Mama Siska menatap suaminya Lekat"jadi Papa mendukung Gio bersama Gadis kampung itu?"
"Asal dia baik,tidak matre dan bisa membahagiakan Gio,papa tidak masalah"Ujar Tuan Gerald lalu pergi dari ruangan itu.
Mama Siska meremas kedua tangannya,Ia sungguh kesal dengan sikap suami dan anaknya yang seakan sama menentangnya.
🌺🌺🌺
Malam harinya pukul 22.00,Erick baru pulang dari pertemuan dengan clien penting dari luar negri.
Mobilnya melewati jalanan yang nampak cukup sepi ditemani Roy yang selalu setia menemaninya.
Saat melihat keluar jendela,Kening Erick mengerut dalam saat melihat dua motor yang sedang melaju kencang,seperti sedang balapan.
Erick melebarkan matanya saat mengenali salah satu dari motor besar itu.
"Roy cepat kejar motor motor itu"titah Tegas,membuat Roy merasa heran namun setelah beberapa saat matanya membulat,,ia jelas tahu siapa pemotor yang mengebut itu.Ia sangat hafal jika itu motor Cleo.
Dan Cleo berhasil mengelabui para penjaga yang disuruh oleh Erick.
Dalam sebulan Cleo bisa mengikuti lomba balap liar dua sampai Empat kali.
Roy yang mahir mengemudi segera mengejar Motor itu hingga sampai diujung jalan yang berbelok dan ternyata disana sudah ada banyak orang yang berkumpul untuk menyaksikan balapan itu.
Rahang Erick mengeras dengan tatapan yang tajam saat melihat tangan Cleo menerima uang dari lawannya karena ia memenangkan balapan liar itu.
Erick segera turun dari mobil dengan amarah yang memuncak.Ia berjalan cepat menghampiri Cleo yang sedang tertawa bersama teman teman prianya hingga tak menyadari sosok pria tampan tinggi tegap berpakaian formal mendekati nya.
Semua nampak heran dengan kehadiran Erick ditempat itu,apalagi Raka yang setia menemani Cleo.
Erik dengan kuat menarik lengan Cleo membuat tubuh gadis itu menabrak tubuh kekarnya,mata gadis itu seketika membulat karena saking terkejutnya.
"Apa yang kau lakukan disini Cleo!"Ujar Tegas Erick.
Cleo segera berusaha berontak tapi tenaga Erick sungguh kuat.
"Lepaskan tanganku.....apa urusanmu?".
Erick menyeringai tajam"Apa urusanku kau bilang.....Apa kau lupa,, kau ini sudah menjadi tanggung jawabku.."
"Sudah aku bilang,Aku tidak butuh pertanggungjawaban mu Tuan Erick yang terhormat."pekik Cleo marah.
Cleo bahkan berani menatap tajam mata Erick.
Dalam hati Erick suka gadis bar bar ini yang seakan tidak takut atau terpesona padanya.
Erick yang melihat uang dalam genggaman Cleo segera merebutnya lalu menyerahkan kembali pada lawan tanding Cleo lagi,membuat Cleo terkejut.
__ADS_1
"Aku kembalikan uang Sialan ini....Ingat perkataan ku,,,Jangan pernah mengajak Cleo untuk balapan lagi.Jika kau atau siapa pun masih berani mengajaknya bertanding maka kalian berurusan dengan ku.."Ujar Erick tegas dengan sorot mata tajam
Cleo dibuat tertegun dengan ucapan Erick.
Hingga seseorang membisikkan sesuatu pada pria yang diajak Bicara oleh Erick,dan seketika pria itu membulatkan matanya.Ia baru tahu Jika seorang Erick Artama pemilik Artama Corp yang sedang berbicara padanya.
Wajah Pria bernama anton itu seketika gugup"Baik Tuan Erick ...saya akan mematuhi perkataan anda"
Cleo semakin terperangah,melihat muka ketakutan diwajah Anton,lawan tandingnya yang terkenal bringas dijalanan.
Tak lama Muncul orang orang Erick bertubuh tinggi tegap berjas hitam atas panggilan Roy membuat semua orang disitu merasa takut dengan sosok Erick.Sementara Cleo semakin penasaran siapa sebenarnya Erick itu.
"Bawa motor Cleo,dan segera bubarkan mereka,jangan biarkan ada balapan lagi ditempat ini!"ujar tegas Erick.
"Baik Tuan"Jawab Mereka serempak.
Cleo semakin berontak saat tangan Erick menariknya sangat kuat dan langkah kakinya yang terseret.
"Tunggu"Teriak Raka yang membuat Erick menoleh sambil mengerutkan keningnya.
Roy yang ingin menghadang Raka namun ditahan oleh Erick.
"Mau apa Kau?"tanya Erick angkuh.
"Lepaskan Cleo.....siapa anda? beraninya memaksa Cleo...dia sahabat saya,Jadi saya tidak akan membiarkan dia ikut dengan anda"ujar berani Raka.
Erick terseyum sinis sedangkan Cleo menggeleng kan kepalanya,ia tak ingin. Raka terluka jika melawan Erick.
"Kau tanya siapa aku??..Erick mendekat kearah Raka."Aku Erick Artama,Calon suami dari sahabatmu Cleora Gamila...Paham?" ujar telak Erick yang membuat Raka sangat terkejut sedang kan Cleo mematung,ia seakan tak percaya apa yang baru saja Erick katakan.
Erik yang melihat wajah terkejut Raka merasa puas,lalu segera menarik kembali tangan Cleo hingga masuk mobilnya.
"Sebaiknya anda tidak mendekati nona Cleo lagi,karena Tuan saya akan sangat marah,Dia benar benar calon suami nona Cleo"ujar Roy memperingatkan Raka lalu segera masuk mobil.
Raka mematung ditempatnya,ia hanya bisa membiarkan Cleo berlalu begitu saja.
Didalam mobil Cleo begitu marah"Siapa yang mau menikah dengan pria arogant sepertimu?"pekik Cleo.
Erick menatap Cleo dengan wajah datarnya"Diam dan menurutlah padaku,atau aku akan memakanmu lagi Cleo"ujar dingin Erick lalu memejamkan matanya bersandar di jok mobil.
Cleo yang kesal hanya bisa diam menoleh ke samping.
Cleo lalu tampak bingung,Melihat jalanan yang ia lalui bukan menuju Club' atau rumanhnya.
"Mau kemana kita?"tanya Cleo bingung.
"Ke Apartemen ku"jawab Erick.
"Apaa??..aku tidak mau"pekik Cleo yang mencoba membuka pintu mobil itu.
"Diam gadis bar bar dan mulai sekarang kau harus patuh padaku...Dan kau harus tinggal diApartemen ku..tidak ada bantahan......"Ujar Erick tegas.
"Kau pria breng...k...pria paling mengesalkan dan pria yang paling kejam yang pernah aku temui.....aku membencimu......!"teriak Cleo.
Namun Erick lebih memilih memejamkan matanya kembali karena ia sudah sangat lelah.
"Maaf kan aku gadis Bar bar.....ini adalah yang terbaik yang bisa aku lakukan untuk menjaga dan melindungimu,aku ingin menebus kesalahanku padamu"gumam Erick dalam hati.
🌹🌹🌹
Duh........kasihan ...Bang Erick dan Bang Gio lagi berjuang nich gaessss......
__ADS_1