
Erick menghela nafasnya pelan sesaat sebelum pintu rumah Cleo terbuka.
Kedua mata Cleo membulat saat menyadari sosok yang sudah berada dihadapannya itu.ia begitu terkejut.
Dengan cepat gadis itu ingin menutup pintu namun tangan Kekar Erick lebih cepat bergerak untuk menahannya.
"Pergi kau pria breng...k mau apa lagi kau kemari?"pekik Cleo yang sangat membenci Erick.
Hanya Cleo satu satu nya wanita yang tidak terpesona dengan ketampanan seorang Erick Artama.
"Biarkan aku masuk dulu,ada hal yang ingin aku katakan"ujar Erick masih menahan daun pintu dengan tangannya agar tetap terbuka.tatapanjya
"Tidak ada yang perlu kita bicarakan,pergi kau dari sini....aku menyesal menolong mu kemarin"ujar Cleo dengan nada emosi.
Erick Dengan sekali dorong membuat pintu terbuka lebar,membuat tubuh Cleo terpundur dua langkah.
Erick dengan cepat menarik tangan Cleo masuk kedalam dan duduk disofa sementara Roy memilih berdiri didekat pintu.
"Lepaskan tanganku!"teriak Cleo yang mencoba berontak .
"Tidak akan,sebelum kita bicara"ujar Erick dengan tatapan tajamnya.
"Jika kau tidak melepas tanganku,aku akan meninjumu"ujar Cleo keras dengan mengepalkan satu tangannya.
Erick terseyum tipis melihat keberanian Cleo yang tidak takut padanya.
"Lakukan lah jika kau bisa nona Cleora Gamila...."ujar Erick tenang.
Mata Cleo membulat mendengar Erick memanggil nama lengkapnya.
"Sepertinya kau ingin benar benar ku hajar ya..."ujar Cleo yang sudah mengarahkan kepalan tangannya pada wajah Erick namun dengan cepat ditangkis oleh Tangan Erick dan pria itu mengunci pergerakan gadis cantik itu.
"Lepas......."Teriak Cleo.
"Diam....atau aku akan memakanmu lagi seperti semalam!"ujar Erick yang membuat Cleo diam seketika.
Cleo menatap kesal kearah Erick yang menatapnya datar penuh aura wibawa yang begitu menguar.
"Namaku Erick Artama,,Aku kesini untuk meminta maaf padamu nona Cleo,Sungguh aku menyesal.,Semalam itu diluar kendaliku.Aku dijebak oleh rekan bisnis ku..Aku juga sangat terkejut setelah bangun pagi tadi"Ujar Erick dengan wajah seriusnya.
Cleo terseyum sinis"Maaf kau bilang!!semudah itu...setelah kau mengambil apa yang paling berharga dihidupku...Apa semua orang kaya seperti itu!"ujar Cleo tajam.
"Aku tahu kesalahanku begitu fatal padamu,oleh karena itu aku datang untuk mempertanggung jawabkan perbuatanku..."
Cleo menoleh menatap Erick tajam"Katakan bagaimana kau akan mempertanggung jawabkan perbuatanmu?"
"Aku akan menikahimu"ujar tegas Erick.
Cleo terseyum kecut"Menikah......Aku tidak mau menikah dengan pria breng...k sepertimu!"
"Berhenti mengatakan aku pria breng...k..Lalu harus dengan cara apa aku menebus kesalahanku!"
"Jangan pernah temui aku lagi,Atau menganggu hidup ku...aku sangat membencimu...Sekarang aku minta pergi lah dari rumahku"lantang Cleo.
"Bagaimana jika kau hamil??"tanya Erick spontan.
Cleo tercekat menatap Erick lekat"Aku tidak akan hamil.....Jadi kau tidak perlu khawatir,aku juga tidak butuh uangmu dan pertanggungjawaban mu....Baiklah seperti pembicaraan kita sudah selesai, sebaik nya kau pergi"
Erick mencoba untuk mengalah dulu karena melihat emosi Cleo yang masih belum stabil.
Erick lalu berdiri"Baiklah aku pergi Dulu,, Tapi ingat Nona Cleo mulai sekarang kau adalah tanggung jawabku,Aku serius dengan niat baikku..Jika kau perlu apa apa hubungi aku,ini kartu namaku,,Selamat sore"ujar Erick sambil meletakkan kartu namanya diatas meja,
Cleo masih membuang muka nya hingga Erick benar benar pergi dari rumahnya.
Cleo lalu dengan keras menutup pintu rumahnya,Tubuhnya merosot ketanah dengan derai air mata yang terus mengalir diwajahnya.
"Dasar pria breng..kkk.....aku tidak akan pernah memaafkanmu,aku sangat membencimu!"ujar Cleo disela tangisannya.
Erick terlihat kesal memasuki mobilnya.
"Mulai sekarang tempat kan orang untuk mengawasinya Roy,,Laporkan setiap kegiatan Cleo padaku"ujar Tegas Erick.
"Baik Tuan,akan saya tempatkan dua orang untuk mengawasi Nona Cleo."jawab Roy.
Mobil Erick pun memilih untuk menuju kediaman Wiratama,ia ingin menemui Kian lagi,Erick rasanya bingung harus bagaimana.Ia juga butuh teman bicara.
Dikediaman Wiratama.
Kian kebetulan sedang bersama Fabian dan Clara yang memang sering datang untuk sekedar berkumpul.Mereka juga mengajak Leo yang juga sedang dekat dengan Kiral.
Fabian sudah menceritakan tentang masalah Gio dan Icha pada semuanya.Jujur Kian yang sudah tahu lebih awal merasa Prihatin,apalagi sosok Icha yang sudah ia anggap sebagai adiknya sendiri adalah tipe gadis yang pendiam,ia hanya tidak ingin Icha kecewa terlalu dalam.
__ADS_1
Mereka terseyum Melihat kedatangan Erick.
"Bagaimana sudah kau temui wanita itu?"tanya Kian saat Erick sudah duduk disofa,Sementara Roy lebih memilih bergabung dengan Gin,dan Beny yang duduk diruang belakang.
"Dia begitu membenciku,Sepertinya ini akan sulit untuk menebus kesalahanku"ujar Erick yang terlihat kacau.
Fabian dan Clara yang melihat ekspresi Erick merasa kasihan,mereka tak menyangka Erick bisa tidak sengaja menyakiti seorang gadis.
Kian tergelak"Baru kali ini seorang Erick dibuat pusing ya...."
Mita yang datang membawa cemilan dan Minuman mendengus kesal pada sang suami yang justru meledek Erick.
Mita sendiri juga sudah tahu masalah yang menimpa Erick dan Gio dari sang suami.
"Kak Erick yang sabar ya,semua butuh waktu kak.Mungkin dengan berjalannya waktu,Gadis itu akan menerima kakak"Ujar Mita.
"Mita benar Rick, Tunjukan keseriusan mu pada gadis itu untuk menebus kesalahanmu.Perlakukan dia dengan lembut dan penuh perhatian.Aku tahu mungkin ini juga akan sulit untukmu apalagi kau tidak memiliki perasaan apapun pada nya.Tapi aku yakin ,waktu kebersamaan kalian akan membuat cinta hadir diantara kalian."timpal Clara.
Erick menghela nafasnya pelan"Aku akan melakukan sesuai saran kalian."ujar Erick.
Lalu kedatangan Gio dan Icha membuat perhatian mereka teralihkan.
Kian terseyum penuh arti kearah Gio,seakan meledek.Membuat Gio memicingkan matanya.
"Hey Ki,kenapa kau menatap ku seperti itu?"sarkas Gio.
Kian tergelak sedangkan Fabian terseyum simpul.
"Sepertinya Kau dan Erick sama Gi"Ledek Kian
"Maksudmu apa?"tanya Gio Bingung.Mereka sudah duduk bergabung dengan yang lain diruang tengah itu.
"Kau dan Erick sama sama sedang mengalami masalah besar saat ini"Jawab Kian lagi.
Gio mengerutkan kening nya,Fabian yang melihat kebingungan Gio segera menceritakan semua nya pada Gio.
Seketika Gio dan Icha terkejut,mereka tak menyangka seorang Erick bisa dijebak dan berakhir menyakiti seorang perawan.
Gio menatap tak percaya pada Erick yang hanya diam sedari tadi"Benar Rick?"
Erick hanya mengangguk pelan dengan wajah lesu.
"Kalian sama saja"Ujar telak Fabian yang membuat Gio bungkam.
Kian semakin tergelak mendengarnya.Mantan mafia itu memang paling suka meledek sahabat sahabatnya.Dibalik kekejamannya Kian memiliki sikap Bar Bar yang mengesalkan.
Tak lama Muncul Marvin dan Kyra yang datang untuk menemui Leo yang sedang dekat dekatnya dengan Kiral.Tadi Kyra sudah janjian dengan Clara untuk bertemu dirumah sang Kakak.
"Hey Hey Hey....Sedang ada apa ini,kenapa kalian semua berkumpul?" Lantang Marvin yang merasa heran setelah melihat semua sahabatnya berkumpul padahal tidak ada rencana sebelumnya.
Kyra sudah tahu masalah Gio dengan Icha dari sang suami lalu memaksa untuk segera kerumah sang Kakak,ia ingin memberi semangat pada Icha.
Kian semakin senang,baginya ini akan semakin seru.Apalagi mengetahui sifat Marvin,adik iparnya itu yang tak kalah tengil dari dirinya pasti ia akan sangat terkejut mendengar masalah Erick.
Kyra segera duduk disofa menjadi perhatian semua orang.
"Hay Bumil,gimana kabarnya?"Sapa Gio dengan senyum ramahnya.
"Iya bagaimana kehamilanmu Ky?"Tanya Erick yang membuat Marvin kesal.
Kyra terseyum,ia bahagia karena banyak yang sayang pada kehamilan nya.
"Sehat kak....masih sering ngidam.Dan sekarang Ngidamku ini adalah ingin sering sering dipeluk Kak Kian"ujar Kyra yang membuat Marvin kesal.
Pasalnya sang Istri lebih ingin dipeluk kakaknya dari pada dirinya.
Kian terkekeh"Kemarilah adikku Sayang!"pinta Kian dengan senyum lebarnya.Membuat Kyra segera mendekati sang Kakak.
Mita yang mengerti kedekatan sang suami dengan adiknya yang tak lain sahabatnya itu segera menggeser duduknya membiarkan Kyra masuk kedalam pelukan sang suami.Kian langsung memeluk erat sang adik.
Bagi Kyra pelukan sang Kakak begitu menenangkannya.
"Jangan Kesal Marvin,itu keinginan anakmu.ingat itu!"Ujar Clara.
Marvin berdecak,iya Cla aku mengerti,,Tapi katakan ada apa ini?apa yang sedang kalian bahas?"tanya Marvin penasaran.
Gio pun menjelaskan apa yang menimpa Erick,membuat Marvin terkejut dan Kyra yang seketika menutup mulutnya karena begitu kaget.
Kian sudah bisa menebak bagaimana ekspresi Sang Adik ipar yang terlihat begitu kaget.
"Wah.....ini berita gila..... Seperti nya Kau dan Gio sedang diuji sekarang hahaha"ledek.Marvin menatap Erick yang sudah kesal karena Marvin menertawakannya.
__ADS_1
"Tutup mulutmu Vin"Sarkas Erick yang kesal"
Gio yang kesal juga melempar bantal sofa kearah Marvin"Kau senang melihat kami kesusahan ya?"Sarkas Gio juga.
"Sory Sory,bukan begitu maksudku,hanya saja aku tidak menyangka masalah kalian begitu rumit.Lalu siapa yang berani ingin menjebakmu Rick?"Tanya Marvin.
"Luky Wijaya,Putra Andrey Wijaya,pesaing Bisnisku"jawab Erick tenang.
Deg.......semua terkejut.Apalagi Gio,yang dijodohkan dengan adik dari Luky Wijaya .
"Kenapa kalian diam?"tanya Erick heran.
"Gio dijodohkan dengan adik Luky Wijaya Rick,Namanya Laura Wijaya"jawab Fabian.
Kini giliran Erick yang terkejut.
Mereka juga tak menyangka masalah Gio dan Erick saling bersangkutan.
"Seperti nya ini akan seru,Kalian memiliki musuh yang sama kedepannya"Ujar Kian.
"Kian benar,Kalian harus lebih berhati hati kedepannya,Dan kau Gio,,Jangan sampai membuat Pak Andrey marah karena kau menolak putrinya.Dan Kau Rick,pakailah cara Halus untuk menghadapi Luky,Karena Aku sudah lama mengenal Pak Andre,dia cukup tempramen jika menyangkut putra putrinya"ujar Marvin mengingatkan.
"Ucapan Marvin memang benar,, Meskipun aku hanya kerabat mereka,tapi aku sangat mengenal Om Wijaya,Kuharap kalian lebih berhati hati"kali ini Clara yang angkat bicara.Karena ia adalah sepupu jauh Luky dan Laura.
"Semangat ya kak Gio,Kak Erick,ini saatnya kalian berjuang...Ingat ada kami yang akan selalu membantu kalian..."Ujar Kyra menyemangati.
"Doakan saja Ky"ujar Gio.
"Pasti Kak...Oh ya Kak Erick,kapan kapan ajak wanita itu menemui kami ya,Aku ingin mengenalnya!Pinta Kyra.
Erick menganguk"Akan aku usahakan ky"
"Momy Kyra....."Pekik Leo yang berlari mendekati Kyra.
Bumil itu sempat melupakan tujuan ia datang kerumah sang Kakak tadi.
"Ohhh Leo....maaf Momy sampai lupa dengan dirimu.....bagaimana kabarmu?"Ujar Kyra yang memeluk Leo yang berdiri dihadapan nya.
"Baik Mom,Gimana dedek bayi diperut Momy?"ujar Leo lucu membuat semua terseyum.
Kyra Terseyum sambil mengusap kepala Leo lembut."Sehat Sayang..."
"Sini Boy"Pinta Marvin.
Leo Segera mendekati sang Dady.
"Leo ingin main Game dengan Dady?"Tanya Marvin yang diangguki Leo cepat.
"aku juga ingin mengajak Uncle Gio.dan Ucle Erick juga"Ujar Kiral.
Kian terkekeh melihat sikap konyol sang putra.
Gio terseyum lebar"Okey siapa takut..Ayo Rick ...lupakan sejenak masalah Kita baru besok kita berjuang lagi"
Erik yang terbiasa bersikap dingin dan datar seakan menjadi lebih lunak dan bisa berbaur dengan tingkah Absurb Gio dan Kian.
"Okey..ayo,sudah lama juga aku tidak main Game"Ujar Erick yang membuat Marvin tertawa kecil.
"Aku juga ingin ikut"Seru Fabian yang tak mau kalah"
Melihat Sang Putra melirik nya tajam membuat Kian terseyum"Okey Okey Son,,Dady ikut juga"
"Yessssss..... Akhirnya Dady ikut"ujar senang Kiral.
Keempat wanita yang melihat itu hanya menggeleng kecil.
"Jika seperti itu,Aku tidak percaya jika mereka itu adalah CeO CEo hebat....Ck Ck Ck....tingkah mereka seperti bocil saja"Gerutu Kyra yang masih bisa didengar Mereka.
"Hey Hey Bumil...jangan suka menggerutu ya ....nanti anakmu ikut ikutan suka menggerutu"Ujar Gio yang langsung ditimpuk pelan oleh Marvin disampingnya.Karena saat ini Lima pria tampan nan penuh pesona itu sedang duduk bersama diatas Karpet.
Puk......satu pukulan dibahu Gio dari Marvin.
"Kau bilang apa tadi?"ujar Marvin kesal.
"Hey Bos BR Group jangan mudah marah bro..ingat usiamu..!" ledek Gio membuat semua tertawa kecil.
Suasana menjadi semakin hangat.Hubungan mereka pun semakin. hari semakin dekat layak nya keluarga sendiri.
🌹🌹🌹
Uhhh panjang banget ini sampai 1900 kata Lho....,Jangan lupa Like dan Komen ya...... vote nya juga..... Sarangeo...
__ADS_1