Mencintai Sugar Dadyku

Mencintai Sugar Dadyku
Pengakuannya...


__ADS_3

Tak terasa sudah satu bulan kedekatan Kyra dengan Marvin,Mereka pun sering terlihat berdua,Dikantor atau diluar.


Marvinpun mulai terbiasa dengan kehadiran Kyra dengan segala tingkah polahnya.Dia tidak menolak atau menghindari Kyra lagi meskipun saat berada didepan karyawan atau Cliennya.


Gosip tentang mereka berdua pun sudah merebak luas keseluruh Devisi diperusahaan BR Group.Para karyawan merasa penasaran dengan hubungan keduanya yang nampak begitu dekat,Bahkan Marvin yang terkenal dingin dan angkuh bisa terlihat patuh dan tak bisa marah pada Kyra.Banyak karyawan wanita yang merasa ikut senang dan ada yang kecewa karena CEO tampan mereka bisa dekat dengan Kyra,Dan membuat mereka iri serta membenci Kyra.


Kyra masih bersikap biasa dan berusaha untuk tidak menghiraukan perkataan orang luar dan terus memberi Marvin kasih sayang yang tulus.Sementara Marvin sendiri sudah sangat merasa nyaman bila didekat Kyra meski hatinya sendiri belum yakin sepenuhnya jika dia juga mencintai Kyra.


Siang ini Kyra ikut dengan Mita dikantin,Karena Marvin ada meeting diluar sejak pagi,Jadi mereka tak bisa makan siang bersama.


Kyra berjalan bersama dengan Myta kekantin,Banyak pasang mata yang memperhatikan mereka.Ada yang memandang dengan tatapan tak suka dan benci kearah Kyra dan kebanyakan adalah karyawan wanita.


Mita yang melihat itu merasa risi sedang kan Kyra justru masih bersikap cuek.


Kyra dan Mita duduk setelah memesan makanan.


**Eh lihat deh itu kan cewek yang sedang dekat dengan bos besar kita**


**Eh lihat gadis itu,Kok dia bisa ya deketin Pak.Marvin,Apa dia jual dirinya...**


**Padahal dulu mantan mantan kekasih Pak Marvin itu kan sexi dan dari kalangan atas kok sekarang pak Marvin mau ya sama karyawan biasa seperti dia**


**Wajah sich lumayan tapi Body masih bagusan aku,Dasar tidak tahu diri**


Bisikan bisikan itu terdengar jelas ditelinga Kyra dan Mita.


Sungguh sebenarnya Kyra merasa sangat sedih dan terluka mendengarnya tapi ia mencoba untuk tetap tenang,Sementara Mita yang merasa tidak terima langsung mendekat kearah 2 meja yang berisi beberapa karyawan wanita yang sedang membicarakan Kyra.


Dengan wajah emosi Myta menggebrak meja itu hingga membuat minuman minuman diatasnya tumpah.


Sontak semua terkejut apalagi Kyra yang melihat amarah Mita yang mulai tak terkontrol.


"Kalian bilang apa tadi?Kalian sudah berani menghina sahabatku ya?" ujar Myta dengan nada tinggi.


Satu orang berdiri menghadap Mita.


"Kenapa kau yang marah,Apa kau ingin membela temanmu yang memang murahan itu?" Ujar Karyawan bernama Tari.


"Jaga ucapanmu ya,Kau yang murahan!" Balas Mita.

__ADS_1


Satu teman Tari bernama Desi ikut berdiri.


"Memang Dia gadis murahan dan tak tahu diri,Kenapa bisa Seorang CEO tampan dan kaya seperti Pak Marvin bisa dekat denganya,Pasti dia sudah menjual tubuhnya."


"Benar,Apa kau lupa Pak Marvin itu kan seorang Casanova pasti dia hanya akan bermain main dengan sahabatmu itu" Timpal Rina yang ikut berdiri bersama Tari dan Desi.


"Jika kalian tidak mengetahui yang sebenarnya sebaiknya kalian diam saja,Atau mulut kalian ingin aku robek ha......" Pekik Mita yang semakin emosi.


Kyra langsung mendekati Myta dan menarik lengannya.


"Udah Mit,Jangan meladeni mereka"


"Gak bisa Ky, Mulut mereka ini memang harua diberi pelajaran biar gak asal ngomong."Jawab Mita dengan sorot mata tajam kearah Tari.


"Memang apa yang mau kau lakukan pada Kami ha...jangan membela temanmu ini karena dia memang tidak pantas untuk bersanding dengan Pak Marvin." Ujar Tari.


Mita yang emosi dengan cepat mengambil gelas berisi air lalu menumpahkannya keatas kepala Tari.


"Kurang ajar ya Kamu Mitta" Ujar Tari Geram.


Plakkkkkk.....


Tangan Tari ingin menampar Wajah Mita tapi dengan cepat Kyra melindungi Mita hingga membuat wajah Kyra yang justru terkena tamparan Tari hingga ujung bibir Kyra lebam.


Plakkkk.....Dengan cepat Mita membalas tamparan Tari.


Dita dan Rina menolong Tari yang terluka.


"Kalian juga mau aku tampar haaaaa???" Pekik Mita.


"Udah Mit kita pergi saja dari sini,Percuma ngomong sama mereka.Dihati mereka hanya ada iri dan dengki" ujar Kyra dengan satu tangan memegang bibirnya yang luka dan satu tangan menarik lengan Mita.


"Apa kau takut Gadis murahan?" Pancing Rina.


Kyra yang sudah menahan amarahnya dari tadi langsung menatap tajam kearah Rina.Rasanya Kyra ingin mencakar wajah Rina saat itu juga.


"Apa kalian ingin dipecat.........????" Suara bariton dan tegas Marvin menggema keseluruh ruangan kantin,Membuat semua orang terkejut bukan main,Apalagi Tari,Desi dan Rina yang sudah nampak ketakutan.


Tadi saat Marvin baru tiba dikantor,ia mendapat laporan dari anak buahnya tentang Kyra yang sedang terlibat keributan dikantin kantor,Ia pun segera berjalan cepat untuk mememui Kyra.

__ADS_1


Marvin mendekat dan melihat dengan jelss bibir Kyra yang lebam.Pandangan tajam Marvin beralih pada Tari ,Desi dan Rina.


"Dari devisi apa kalian?''Tanya Marvin yang sudah terlihat sangat marah.


Semua yang berada ditempat itu merasa aura pekat pada sang CeO.


" Da....dari De..visi..Pelaksanaan Pak"jawab Tari terbata dengan wajah menunduk.


"Kalian sudah berani menghina dan melukainya.......Dengarkan aku baik baik,Ini juga untuk kalian semua......Dia adalah kekasihku Dan calon istri pilihan Mamyku,,Jadi jika aku mendengar lagi ada yang menghinanya aku pastikan kalian akan mendapat hukuman dariku" Ucap Tegas Marvin,


Sontak pernyataan Marvin yang seakan menegaskan hubungannya dengan Kyra membuat semua karyawannya merasa sangat terkejut,Tidak terkecuali Mita dan juga Kyra yang merasa ini hanya mimpi untuknya.


Seorang Marvin mengakui Kyra sebagai Kekasihnya,Itu akan menjadi tranding topik berita didalam dan diluar perusahaan.


Tari,Desi dan Rina semakin merasa takut dan gemetaran.


"Cepat minta maaf padanya!" Perintah Marvin.


Ketinganya pun segera meminta maaf pada Kyra.


"Kalian dipecat!" Ujar Marvin tegas membuat ketigannya terkejut bukan main.


Kyra yang merasa tak tega segera menatap dan memegang lengan Marvin.


"Jangan pecat mereka Marvin,Kau bisa memberi mereka hukuman tapi jangan pecat mereka" Ucap Lembut Kyra.


Lagi lagi Marvin seakan terbius dengan kebaikan dan kelembutan Kyra,Sementara yang lain merasa kaget pasalnya Kyra memanggil Marvin tanpa sebutan pak atau tuan.


Marvin mengusap pipi Kyra lembut,Lagi lagi semua terkejut dengan perlakuan manis Marviin pada Kyra.


" Demi dirimu aku tidak akan memecat mereka,Tapi memberi mereka sangsi"


Marvin segera menyuruh Dika mendekat.


"Dyka urus mereka,Awasi mereka dan sangsi mereka adalah selama tiga bulan mereka tidak akan menerima uang intensif atau uang bonus dan suruh mereka lembur"


"Baik Tuan" Jawab Dyka.


"Ayo kita pergi" Ajak Marvin sambil menarik tangan Kyra meninggalkan tempat itu.Semua menatap tidak percaya sikap manis Marvin untuk Kyra.

__ADS_1


"Rasakan.....sudah kubilang tadi,jika kalian tidak tahu kebenarannya sebaiknya kalian diam saja....Aku beri tahu ya,,Kyra itu sangat dekat dan sangat disayangi tante Jia,mamynya pak Marvin.Dan Kyra itu calon menantu pilihan tante Jia" Ucap.Mita dengan pandangan sinis pada Tari,Dita dan Desi lalu pergi meninggalkan tempat itu.


Semuanya semakin terperanga mendengar ucapan Myta,Sementara Dika yang sudah bisa menebaknya bersikap biasa.Meski dididalam hatinya ada rasa penasaran mengapa Nyonya besar Jia memilih Kyra sebagai calon menantunya.


__ADS_2