
**Author sebelum nya mau mengucapkan terimakasih dulu ya buat semua yang udah mendukung author...Maaf jika jalan cerita dan Visual tidak sesuai keinginan kalian...Ini cuma novel, sekedar untuk menghibur saja...🌹🌹🌹
🌺🌺🌺
Senyum mengembang terlihat dibibir Kyra dan Cleo setelah mereka saling bicara dan kembali berkumpul dengan yang lain.
Aura kedua ibu hamil itu sungguh terlihat berbeda.
Kyra duduk disamping Marvin dan Cleo dengan ragu duduk disebelah Erick.
Mereka berbaur menyatu menikmati suasana kehangatan keluarga.
Sampai semuanya pulang satu persatu dan sebelum pulang,Erick mengundang semuanya untuk hadir di acara pernikahan sederhana nya dua hari lagi.
Kyra yang sudah terasa lelah segera beristirahat dikamar nya.Lalu Marvin dengan sigap membuatkan segelas susu ibu hamil untuk Kyra dan membawanya ke kamar.
Kyra terseyum melihat sang suami mengulurkan segelas susu hangat padanya dan ia segera meminumnya.
" Kau lega sekarang sayang?"Tanya Marvin lalu memeluk Kyra yang duduk disisi ranjang sedangkan ia berjongkok.
Kyra jelas sangat tahu arah pembicaraan sang Suami.
Kyra terseyum"Sangat lega, Akhirnya Kak Erick menemukan pasangan nya meski diawali dengan kejadian yang menyakitkan tapi aku yakin mereka akan bahagia"jawab Kyra sambil mengusap rahang tegas milik sang suami.
"Yasudah,Sekarang waktunya kau dan Dede tidur,aku pijiti"Ujar Marvin lalu mengangkat kedua kaki Kyra keatas ranjang lalu memijatnya pelan.
Semakin hari perhatian Marvin semakin besar pada Kyra,apalagi Marvin begitu bahagia ada buah cintanya diperut sang Istri.
"Harusnya aku yang memijatmu Sayang"Ujar Kyra sambil menikmati pijatan lembut sang suami.
"Tidak apa apa,,Aku lebih suka memijatmu.Aku tahu kau begitu lelah."
Setelah beberapa saat menikmati pijatan itu Kyra menepuk pahanya.Meminta sang suami tidur diatas pahanya dan dengan senang hati Marvin melakukannya.
Posisi yang Pria bertato itu sukai karena ia bisa menciumi perut sang Istri sepuas hatinya.
Kyra membelai lembut kepala Marvin yang terus menciumi perutnya Yang sudah mulai buncit.
"Aku sudah tidak sabar ingin mengetahui jenis kelaminnya"ujar Marvin.
"Sabar Sebentar lagi Sayang,Apa saja yang penting sehat kan?"
"Kau betul Sayang,,Ayo kita tidur!ajak Marvin bangun lalu tidur memeluk erat tubuh Sang Isteri.
Cup.....satu kecupan dikening Kyra.
"Selamat tidur Sayang"ucap Marvin.
Kebiasaan Kyra sekarang adalah sebelum tidur ia selalu menciumi tatto tatto didada Marvin sebelum benar benar terlelap.Sungguh ngidam yang aneh membuat Marvin terseyum kecil dan merasa senang.
☘️☘️
Sedangkan Gio mengantar Icha sampai rumah Kian.
Keduanya berada dalam satu mobil.
"Tinggal kita Cha....Kuharap kau mau bersabar"Ujar Gio sambil menoleh sesaat lalu fokus menyetir kembali.
Gadis kalem itu tersenyum simpul,tahu maksud ucapan sang kekasih"Iya kak...Icha akan bersabar..Kita nikmati dulu saja kebersamaan kita"
__ADS_1
Gio merasa sedikit tenang dengan ucapan sang pacar.
Sampai depan rumah Kian,Gio mengecup kening Icha cukup lama membuat gadis itu merona.Icha masih canggung dengan perlakuan manis Gio padanya.
"Cepat tidur Ya Pacar...."ujar Gio.
"Kakak hati hati ya,Jangan ngebut.Sampai rumah langsung tidur"pesan Icha.
Gio yang gemas mencubit pipi Cuby Icha"Iya Sayangku yang manis"
Icha mengaduh.
"Selamat malam ...Miss you pacar"
"Miss you to"Jawab Icha lalu membuka pintu mobil.
Icha melambaikan tangan sampai mobil Gio benar benar hilang dari pandangan nya.
"Semoga kita selalu bersama ya Kak"Gumam gadis berusia 21 tahun itu lalu masuk kedalam rumah.
☘️☘️☘️
Sampai diApartemennya,Erick tidak menanyakan apa yang dibicarakan antara Kyra dan Cleo tadi.Ia cukup yakin dengan Kyra yang pasti berniat membantunya.
Cleo yang sudah membersihkan diri dan berganti kaos dan celana tidur dengan ragu membaringkan tubuhnya diatas ranjang yang sama dengan Erick.
Tak lama Erick ikut naik keatas ranjang membuat Cleo merasa gugup.Tapi ia ingat ucapan dan permintaan Kyra tadi membuatnya untuk mencoba perlahan menerima Erick disisinya.
"Kau mau apa?"Ujar Cleo yang membulatkan matanya saat melihat tangan Erick terangkat.
"Aku kan sudah bilang,Aku akan mengusap perutmu sebelum tidur,Apa kau lupa...ingat tidak ada bantahan"ujar Erick yang menatap lekat Cleo.
Dengan perasaan campur aduk,Cleo merasakan sentuhan tangan besar Erick diperut datarnya.
"Tidurlah,aku akan terus mengusap perutmu"Ujar Erick membuat Cleo melebar kan matanya.
"Aku tidak bisa tidur,Jika kau mengusap perut ku terus"Sungut Cleo.
"Maka mulai malam ini biasakan"
Cleo berdecak kesal"Menyebalkan"
"Sudah tutup matamu"Titah Erick.
"Awas jangan macam macam"peringat Cleo.
"Iya tenanglah.....cepat tidur"
Cleo pun perlahan menutup matanya,Seyum Erick muncul saat merasa nafas Cleo mulai teratur.
Wajah cantik Cleo terpampang jelas dihadapan nya sedang tertidur tenang.
Cup...kecupan ringan dikening Cleo dari Erick yang mulai menyanyangi Cleo.
"Semoga pilihanku tidak salah,Kau pantas menjadi ibu dari anak anakku"Ujar Erick lirih sesaat sebelum. matanya ikut terlelap.
Dua hari kemudian.
Semua terseyum melihat Kyra menggandeng Tangan mempelai wanita yang terlihat cantik mengenakan kebaya putih yang terlihat indah mendekati pengantin pria untuk melakukan proses saklar pernikahan.Kyra sejak awal selalu memberikan semangat dan dukungan untuk Cleo.Membuat Cleo semakin yakin untuk menerima takdirnya.
__ADS_1
Erick melihat Cleo yang terlihat cantik dan anggun disampingnya.
Mata Cleo membulat tajam seakan memberi isyarat padanya untuk tidak menatapnya terus membuat pria tampan itu terseyum tipis.
Tak lama, Mereka sudah Sah menjadi suami Istri Dimata agama dan Negara.
Mata Cleo sesaat terpejam dengan air mata yang sudah menetes,Ia sungguh tak percaya dirinya sekarang sudah berstatus istri.Meski ia belum tahu sepenuhnya siapa sebenarnya seorang Erick.
Rasa bercampur dibenaknya,Apalagi melihat orang tuanya ikut hadir menyaksikan pernikahan.Mereka terlihat bahagia meski awalnya mereka sangat terkejut mendengar kabar tentang putrinya.
Didepan semuanya Erick mencium kening Cleo membuat gadis itu mematung"Maafkan aku karena sudah memaksamu menikah denganku,,, Semoga kau bahagia dengan pernikahan kita dan selamat datang di dunia ku"bisik Erick tepat Ditelinga Cleo.
Cleo menatap Erik dengan wajah yang tak bisa diartikan.
Satu persatu bergantian memberikan ucapan selamat pada sepasang pengantin baru itu.
Erick yang sudah menerima Cleo sepenuh hatinya selalu tersenyum saat menerima ucapan dan doa dari para sahabatnya.
Kyra memeluk erat Cleo setelah mengalami Erick.
"Berbahagialah Cle....."bisik Kyra lalu melepas pelukannya dan terseyum manis kepada Cleo.
Acara dilanjutkan makan bersama dan bercengkrama.
Sore harinya semua sudah kembali kerumah masing masing.
"Kau mau apa ?"pekik Cleo saat melihat Erick membuka jas lalu kemeja didepan matanya saat didalam kamar.
"Mandi"jawab santai Erick.
"Apa tidak bisa membuka baju dikamar mandi"Sungut Cleo yang masih canggung.
Erick yang sudah bertelanjang dada menyeringai lalu perlahan mendekat kearah Cleo.
Spontan Cleo menutupi mata dengan kedua tangannya."Jangan mendekat"
"Kenapa Hmmm..Apa kau malu .. bukankah kau sudah pernah melihat yang lebih dari ini"goda Erick nakal.
Cleo benar benar malu,karena ini pertama kalinya ia melihat dengan jelas tubuh Atletis Pria yang beberapa jam menjadi suaminya itu.
"Minggir atau aku akan meninjumu"pekik Cleo kesal.
"Coba saja,,aku ingin merasakan tinju istriku ini"Ujar Erick menggoda.
Cleo memalingkan wajahnya saat Berhadapan dengan Erick yang bertelanjang dada, membuat pria kekar itu gemas dan mengacak rambut Cleo begitu saja lalu masuk kekamar mandi.
"Tunggu"ucap Cleo menghentikan Erick yang sudah didepan pintu kamar mandi.
"Hmmm...Aku ingin makan seblak....apa kau bisa membelikan nya?"ucap Cleo ragu ragu plus malu.
Erick mengangkat satu alisnya lalu mendekat lagi"Seblak??makanan apa itu?"
"Pokoknya enak.....kalau tidak mau ya sudah"sungut Cleo.
Erick terseyum tipis"Istriku sudah mulai ngidam ya....okey aku pesankan,Apapun untuk anakku aku belikan"ujar Erick lalu mengambil ponsel pintar nya untuk menghubungi Roy,meminta bantuan asisten pribadinya itu untuk membeli makanan yang ia belum pernah tau rupa nya.
"Sudah, Sebentar lagi makananmu datang!"
Cleo menganguk"Terima kasih"ujarnya datar tanpa senyuman dan memilih keluar kamar membuat Erick menggeleng kan kepalanya pelan dan terseyum samar,Ia tahu Cleo butuh waktu untuk memaafkan nya dan menerimanya.
__ADS_1