
Terima untuk readers yang masih setia dengan novelku...duhhh baca komen kalian yang pedes bikin author gak mood....ini kan cuma novel..dan niat author cuma ingin menghibur kalian...maaf jika alurnya tidak sesuai dengan harapan kalian...
Terus dukung dengan like dan komen positif kalian ya dan tolong hargai karya author yang sudah aku buat dengan menghabiskan waktu yang lumayan.....
Happy reading..
@@@
Hari berlalu.
Kyra begitu menikmati peran nya sebagai seorang istri,menantu dan Ibu untuk seorang putra tampan berusia 4 tahun.
Semakin hari,Kian,Gio,Icha dan Mita yang sering berkumpul semakin sayang pada Leo yang tampan lucu dan menggemaskan.
Waktu sudah malam,Kyra terlihat sedang menemani Leo tidur,sedangkan sang suami sedang berada diruang kerjanya untuk menyelesaikan beberapa pekerjaannya.
Semenjak Marvin menikah,Marvin selalu berusaha untuk pulang sore,ia ingin menikmati momen momen kebersamaan nya dengan keluarga kecilnya.
Baru beberapa saat Leo tertidur dipelukan Kyra,Terdengar bunyi dering ponsel milik Kyra.
Ia segera mengangkatnya setelah tahu siapa yang menghubunginya.
*Hallo Kyra....Selamat malam,Apa aku mengganggumu?**Sapa Clara yang menelfon Kyra.
**Hallo kak Clara,Kakak tidak menganggu kok...ada apa Kak?"**
**Dimana Leo,Apa dia sudah tidur?**tanya Clara.
Marvin yang baru masuk kekamar Leo,merasa penasaran dengan siapa istrinya berbicara,Tanpa bertanya,Marvin segera naik keatas ranjang dan langsung memeluk Kyra dari belakang sambil mendengar percakapan sang istri.
Kyra terus melanjutkan obrolannya sambil menikmati pelukan sang suami.
**Leo baru saja tertidur Kak,Ini dia masih berada dipelukanku**
**Ohhh..mmmhhh Kyra aku ingin mengajak jalan jalan Leo besok,Aku sangat gemas padanya dan ingin makan Ice Cream dengannya...apa boleh?**
Kyra terdiam sesaat**Tentu Kak....Kakak bisa mengajaknya,Leo pasti senang,,Hmm bagaimana kalau kita bertemu di kantor suamiku Kak besok siang,aku akan mengajak Leo kesana?**Ujar Kyra sambil melirik kearah Marvin yang masih diam mendengarnya.
**Okey,Kebetulan besok aku ada meeting dengan suamimu Ky.**Ujar Clara senang.
**Yasudah,Kita bertemu besok ya Kyra..Terima kasih ya Ky"
"Okey kak,Sama sama"Ujar Kyra lalu menutup panggilan itu.
Kyra merentangkan tubuhnya yang sedari tadi miring lalu menatap Marvin.
"Clara yang menelfon?'"Tebak Marvin.
Kyra mengangguk"Iya..."
Marvin mengerutkan keningnya"Ada apa dia menelfon malam malam begini Sayang?"
"Dia meminta ijin padaku untuk mengajak Leo jalan jalan besok"Jawab Kyra.
"Kau mengijinkan?"Marvin merasa aneh dengan.sikap Clara.
"Kenapa tidak, Sepertinya Kak Clara juga sangat menyayangi Leo,,Hmm besok saat Jam makan siang aku akan kekantor dengan Leo dan bertemu Kak Clara disana"
"Terserah kau saja,Sayang,Aku lihat Clara suka dengan Leo...Emma jangan lupa masakan aku makanan yang enak ya besok"Pinta Marvin.
__ADS_1
"Okey suamiku..Tapi aku penasaran..Kak Clara itu kan sangat cantik dan kau sudah lama mengenalnya...Dari dulu Apa kau sama sekali tidak tertarik padanya Sayang??"Ujar Kyra penasaran sambil mengusap rahang tegas sang suami.
Marvin menggenggam tangan Kyra yang berada dirahangnya lalu mengecupnya lembut.
Marvin terlihat tersenyum sambil menatap dua manik mata hitam sang Istri.
"Aku akui,Dia menang cantik,tapi dari dulu aku hanya menganggapnya sebagai sahabat saja"
Kyra menatap lekat Marvin.
"Benarkah....lalu sejak kapan kau mengenalnya?"
"Dulu saat Aku hampir menyelesaikan kuliahku diInggris,aku mengenal Clara sebagai juniorku di kampus.Kami semakin akrab setelah tahu kami sama sama berasal dari Indonesia..Lalu aku kembali Ke Indonesia sebelum papa meninggal.Tapi aku masih sering berhubungan dengan Clara dan sering mengobrol jarak jauh...tiga tahun kemudian Clara kembali dan saat itu ia mengenal Kian dan aku dengar Clara sempat mengejarnya.Tapi sekitar 4 tahunan yang lalu tiba tiba Clara menghilang dan memberi kabar padaku jika ia tinggal di Jerman atas perintah papanya,Dan baru kembali lagi Ke Indonesia sebulan yang lalu"Jelas Marvin.
Kening Kyra mengerut"Menghilang...??apa ada yang terjadi dengannya?"Tanya Kyra penasaran.
"Entahlah tapi terakhir kali aku bertemu dengannya sebelum ia menghilang untuk tinggal Di Jerman aku melihat tubuhnya berbeda. dia terlihat lebih berisi waktu itu"
Kyra nampak mendengarkan dengan baik cerita sang suami.
"Jadi.Kak.Clara itu suka sama Kak Kian sebelum tinggal di Jerman ya?"
Marvin mengangguk"Kau benar Sayang....Tapi Kian setahuku tidak pernah membalas perasaan Clara....karena Clara sendiri yang cerita padaku,padahal saat itu banyak yang ingin menaruh hati pada Clara dan ada yang sampai mengejar ngejarnya,,,Sudah lah...ini sudah malam,Ayo kita kekamar"
Kyra terseyum lalu mencium kening Leo"Selamat malam jagoan Momy"
Marvin juga ikut mengecup kening Leo"Mimpi indah Boy.."
"Ingin jalan apa aku gendong?"goda Marvin.
Kyra tersipu malu"Gendong boleh.."
Keesokan harinya
Siang hari Kyra sudah bersiap berangkat kekantor BR group bersama Leo yang terlihat tampan dengan membawa bekal makanan yang ia masak.
Ini adalah pertama kalinya Leo datang kekantor sang Dady.
Setibanya Di loby Kantor,Banyak pasang mata karyawan yang melihat kedatangan Istri bos besar mereka itu,Mereka seakan penasaraan dan merasa gemas dengan bocah kecil yang sedang digandeng itu.
Semua menunduk,terseyum dan Menyapa Kyra dan dibalas dengan senyum Kyra yang ramah.
Banyak yang sudah mengetahui jika Marvin dan Kyra sudah mengadopsi seorang anak dan mereka tidak.ada yang berani berkomentar.
"Selamat pagi Nyonya Kyra....wah Leo terlihat begitu tampan..."Sapa salah satu manager dikantor itu.
"Selamat pagi juga Pak,Terima kasih pujiannya... Saya keruangan suami saya dulu"Ujar Kyra yang masih bersikap rendah diri dan itu sangat dikagumi oleh semua karyawan BR group.
"Silahkan Nyonya..."
Leo terlihat kagum melihat gedung kantor milik sang Dady"Mom apa gedung besal ini milik Dady?"
Kyra terseyum sambil terus menggandeng Leo menuju Lift"Iya Sayang....kau suka?"
"Yess mom aku suka...ini sangat besal dan megah"
Ting....Suara Lift terbuka.
Kyra dan Leo langsung menuju ruangan Marvin.
__ADS_1
Ceklek...
"Dady...."Pekik Leo berlari dan langsung memeluk Marvin yang sedang meeting bersama Clara dan Dika.
Marvin mencium kening Leo"Kau sudah datang boy...."ujar Marvin lalu mencium kening Kyra yang sudah mendekat padanya.
"Hay Tampan...apa kabar...Hay Kyra?"Sapa Clara.
Kyra terseyum pada Clara lalu menyuruh Leo untuk mendekat pada Clara dengan isyarat matanya.
"Leo baik Tante Clala"Cedal Leo.
Clara memeluk tubuh mungil itu untuk sesaat,entah kenapa ada rasa hangat yang menjalar dihatinya.
"Apa Leo mau jalan jalan dengan Tante,kita nnti beli ice Cream...?"ajak Clara lembut.
Leo menatap lekat Clara lalu berpindah kepada Kyra dan Marvin.
Melihat sang Momy menganggukkan kepalanya dengan terseyum,Membuat Leo spontan mengangguk"Iya Tante ,Cleo mau..."
Clara terseyum senang
"Apa Kak Clara tidak ingin ikut makan siang bersama kami dulu,aku sudah memasak banyak Kak"tawar Kyra.
"Tidak terima kasih Kyra,,aku langsung saja keluar dengan Leo,kalian makan lah..."ujar Clara.
Kalau begitu biar Dika yang menemani kalian Cla...dia juga pintar bela diri dan cukup tangguh melindungi kalian jika ada yang mengganggu"ujar lugas Marvin yang merasa khawatir.
Clara terseyum"Rupanya kau begitu protektif pada putramu Marvin...yasudah aku pergi dulu,, tidak sampai sore aku sudah kembali"ujar Clara lalu berdiri menggandeng Leo.
"Leo Pelgi dulu ya Momy,Dady..."pamit Leo lalu mencium pipi Kyra dan Marvin bergantian.
"Jangan nakal dan menyusahkan Tante Clara ya Sayang"ujar Kyra.
"okey Mom...bye Momy bye Dady"
Clara segera keluar bersama Leo.
"Jaga baik-baik putraku Dik....bawa dua pengawal dibelakangmu"ujar Marvin. pada Dika.
"Baik tuan....saya permisi dulu"pamit Dika sopan lalu keluar ruangan itu.
"Terima kasih ya Sayang kau sudah begitu khawatir pada Leo"ujar Kyra sambil membuka bekal lalu menatanya diatasi meja.
"Tentu dia kan putraku...dan aku tahu jika Leo adalah sumber kebahagiaan istriku tercinta ini"Marvin mulai bermanja-manja dengan istrinya dengan merengkuh pinggangnya dan menyandarkan kepalanya dibahu sang istri.
Kyra terseyum"Kau juga sumber terbesar kebahaagiaanku sayang...."
Marvin terseyum simpul....."kalau begitu suapi suamimu yang tampan ini lalu temani aku tidur siang sebentar..."
"Okey....tapi ingat ya hanya tidur siang...."
Marvin terkekeh"Aku tidak janji.....Kau tau bukan kesenanganku...."
Kyra berdecak"Dasar maniak...."
Tawa Marvin terdengar memenuhi isi ruangan itu...meski kesal Kyra dengan sabar masih terus menyuapi Marvin.
"Kau juga harus makan Sayang...agar kau bisa menandingiku"Goda Marvin yang membuat bibir Kyra mengerucut.
__ADS_1
Kyra benar benar heran dengan sang Suami yang tak pernah memiliki rasa lelah jika mengenai urusan ranjang,padahal hampir setiap malam mereka melakukannya.