Mencintai Sugar Dadyku

Mencintai Sugar Dadyku
SS2-06..Hubungan


__ADS_3

Digedung Artama Corp,


Erick berdiri termenung memikirkan kesalahan fatal yang sudah ia perbuat pada seorang gadis yang tidak bersalah.


Dulu saat masih di Thailand Erick memang sering berganti teman wanita untuk menghangatkan ranjangnya tapi setelah mengenal Kyra,Erick menghentikan kebiasaan buruknya.


Merasa semakin pusing dan butuh teman bicara,Erick memutuskan untuk menemui Kian,diKantor WIN Group.


Dikantor WIN group,Kyra yang kebetulan sedang bersama Kian diruangannya dikejutkan dengan kedatangan Erick.


Kyra mengernyitkan alisnya melihat wajah Erick yang nampak kacau sementara Kian juga merasa ada yang aneh dengan teman itu.


"Kak Erick....."sapa lirih Kyra.


Erick sempat terkejut melihat Kyra juga ada disitu,ia lalu tersenyum canggung.


"Apa aku mengganggu kalian?"Tanya Erick yang masih berdiri.


Kian mendekat dan merangkul Erick untuk duduk disebelah Kyra disofa.


"Tidak Rick...Kami hanya sedang bersantai,Seperti biasa keponakanku yang masih ada diperut itu sedang ingin bersama dengan diriku"ujar Kian sambil menunjuk perut Kyra.


Kyra sudah terseyum lebar"Anakku ingin. bersama pamannya yang tampan ini Kak,"


"Dimana Marvin?"Tanya Erick yang tidak melihat keberadaan mantan rivalnya itu.


"Dia sedang meeting Kak,jadi aku kesini saja"jawab Kyra terseyum manis.


Seyum itu yang dulu membuat hati Erick terpikat.


Erik terseyum melihat kearah Perut Kyra,ia ikut bahagia melihat kehamilan gadis yang masih ada dilubuk hatinya itu Baik baik saja.Tapi Erick sudah berjanji untuk menganggap Kyra sebagai adik atau sahabatnya saja.


"Ada apa... Tumben kesini?"tanya Kian menepuk pelan bahu Erick.


Kian memang sudah menganggap Erick sahabatnya seperti Gio.


Wajah Erick berubah pias lagi,mengingat kesalahannya.


Ada rasa malu jika ada Kyra yang mendengar kan pengakuannya.


"Ayo Kak ceritakan saja jika ada masalah,Apa Kak Erick lupa,pesan MamyJia pada kita,Kita adalah keluarga jadi kita harus saling membantu"ujar Kyra memegang lengan Erick.


Erick menghela nafasnya,mengingat nasehat Tante Jia padanya tempo hari.


"Kalian akan terkejut setelah mendengar nya"ujar Erick ambigu.


Kening Kian mengerut."Katakan saja Rick"


"Aku semalam hampir dijebak,kau tahu Luky Wijaya,dia memasukkan obat perangsang diminumanku,sepertinya dia ingin merusak reputasi ku.Dan karena obat sialan itu aku memperkosa seorang gadis yang masih virgin"


Seketika Kyra menutup mulutnya karena sangat terkejut mendengar pengakuan Erick begitu pula dengan Kian.


"Apa Kakak mengenal gadis itu?"tanya Kyra.


"Aku tidak tahu namanya,Tapi aku tahu dia seorang Bartender diClub itu"


"bartender????Dan masih Virgin?"ucap Kian kaget.


Erick mengangguk"Iya....Aku kira dia gadis bar bar,Tapi ternyata dia gadis polos yang sudah aku rusak masa depannya...Aku sungguh sangat menyesali perbuatanku ,itu semua diluar kendali ku....Aku merasa aku orang yang sangat jahat sekarang"ujar Erick yang kesal pada dirinya sendiri.


Kyra bisa melihat jelas penyesalan diwajah Erick dan mencoba mengusap bahu Erick pelan untuk menenangkan pria itu.


"Tenanglah Kak.....Yang sudah terjadi tidak bisa diulang kembali,Kini saat nya Kakak memperbaiki semuanya,Cari dia, minta lah maaf padanya Kak dan segera nikahi dia!"ujar Kyra lembut.


Erick tertegun"Aku memang berniat untuk bertanggung jawab padanya Ky,tapi untuk menikahi nya,aku tidak memiliki perasaan apapun pada gadis itu Ky,,meski aku akui aku kagum pada keberaniannya"

__ADS_1


Kyra terseyum"Aku mengerti perasaan Kakak,Tapi mungkin ini jalan takdir Kak Erick,,,Kyra yakin seiring jalannya waktu dan kebersamaan kalian,cinta akan tumbuh dihati diantara kalian Kak.....Apalagi jika sampai dia hamil anak kakak,kakak pasti ingin melihat tumbuh kembang nya kan?"


Deg,........


Seketika Erick terdiam memikirkan kata Hamil yang diucapkan Kyra.


Benar... bagaimana jika gadis itu benar benar hamil anaknya.....


Erick akui Gadis itu tak kalah Cantik dari Kyra,Gadis itu juga sangat berani dan apa adanya.Erick suka dengan sikapnya yang tidak genit didepan Pria dan bersikap bar bar.


"Sudah....Nikahi saja.....kau kan juga sudah tua....hahaha"Ledek Kian.


"Sialan kau Ki......aku belum tua"Sarkas Erick.


Kyra merasa senang melihat tingkah keduanya.


"Tapi aku yakin gadis itu sekarang sangat membenciku,ini akan sulit untukku menyakinkan nya"ujar lesu Erick.


"Jelaskan semua padanya dengan pelan kak,kakak harus lembut padanya,harus sabar dan tunjukkan penyesalan dan keseriusan Kakak,Kyra yakin cepat atau lambat dia akan luluh Kak"


"Ayo Bro....semangat kejar gadis itu"ujar Kian menyemangati.


Erick menghela nafasnya pelan"Aku tidak menyangka jalan hidupku akan seperti ini"


"Mungkin dengan kehadiran nya dihidup kakak,,bisa mengobati luka dihati kakak karena aku.....Jadi semangat ya Kak"Ujar Kyra ikut sedih mengingat kisahnya dulu.


"Kakak sudah berjanji pada diri kakak untuk menganggap kau sebagai adik kakak,Ki....jadi tidak perlu merasa tidak enak lagi....Terima kasih untuk saranmu ya...doakan kakak,agar kakak bisa bahagia seperti kalian."


"Pasti Kak,Kyra selalu berdoa yang terbaik untuk kakak."


"Kau juga harus bahagia Rick...dan menurutku ini saatnya,Semua sudah digariskan,jadi aku pikir mungkin ini jalan menuju kebahagiaan mu.....Semangat"ujar Kian mengepalkan tangannya keatas.


Erick terseyum senang"Terima kasih ya..kalian kakak beradik yang selalu menyamangatiku"


"Sudah sudah sana pergi.... temui dan minta maaf padanya"ujar Kian.


Kyra dan Kian terseyum melihat Erick berlalu.


"Aku jadi penasaran seperti apa gadis itu!"ujar Kian.


"Semoga gadis itu membawa kebahagian untuk Kak Erick ya Kak"timpal Kyra yang diangguki Kian.


Erick yang sudah mendapat laporan email diponselnya dari Roy tentang semua data mengenai Cleo segera melajukan mobilnya menuju kesebuah tempat.


☘️☘️☘️


Sementara diBR Group,Marvin yang baru selesai meeting diluar dikejutkan dengan kedatangan Fabian dan Gio.


"Ada apa kalian kesini?"sarkas Marvin yang melihat kedua sahabatnya itu datang.


"Kami datang untuk membahas proyek kita..."Ujar Fabian.


"Iya sekalian aku juga mau menemui kekasihku"


Kening Marvin mengerut"Icha maksudmu?"


"Siapa lagi...."ujar Gio kesal.


"Kau serius dengannya?"Tanya Marvin yang membuat Gio kesal.


"Tentu...apa kau meragukan itu!"


"Tunggu....tapi aku baru saja bertemu Klienku.....Dia adalah Tuan Andrey Wijaya,dia bilang padaku,jika putrinya akan menikah denganmu!"ujar Marvin yang membuat Fabian melongo.


Deg.......Gio tak kalah terkejutnya.

__ADS_1


"Katakan Gi.... sebenarnya apa yang terjadi,jangan bilang kau......?"ujar Fabian ambigu.


Gio menutup matanya sekilas,mungkin ini saatnya ia menceritakan rahasia nya.


"Iya kau benar Fab,Aku sudah dijodohkan oleh mamaku,bahkan sedari kecil dengan putri Andi Wijaya.Tapi aku tidak mencintai gadis itu, dan aku mencoba menyembunyikan fakta ini dari Icha...aku belum sanggup mengatakan nya...."


Marvin dan Fabian sungguh terkejut mendengarnya , mereka juga ikut merasa prihatin dengan posisi Gio yang sulit.


Seketika Marvin ingat sesuatu"Bukankah Keluarga Wijaya masih memiliki hubungan keluarga dengan istriku Fab,!"


"Apa maksudmu Marvin?"Fabian bingung.


"Ayah mertuamu,Calvin Sanjaya itu masih saudara sepupu dengan Andrey Wijaya...coba kau tanyakan istrimu Fab,pasti itu benar.Dan siapa tahu,Clara bisa membantu Gio menyelesaikan masalah ini"


Fabian mengangguk kini ia paham semuanya.


Marvin menepuk pelan bahu Gio"Tenanglah,kamu akan membantumu...tapi sebaik kau harus secepatnya jujur pada Icha..akan lebih menyakitkan jika ia mendengar dari orang lain"


"Benar Gi....kau harus jujur dan menyakinkan Icha agar kuat menjalani dan menghadapi rintangan ini...Kau tahu kan Icha gadis yang masih polos dan sangat lembut,Kasihan jika ia mendengar dari orang lain"timpal Fabian.


Gio menghela nafasnya,ia memang sangat pusing memikirkan kisah cintanya yang rumit.


Gio lalu berdiri,"Kita bahas Proyek kita dengan Kian Dan Erick besok,sekarang Kutemui Icha dulu"


"Okey,,aku juga harus pergi keFirma hukum Pak Daniel"


"Oh ya bagaimana kabar Nadine?"tanya Marvin.


"Kudengar dia perlahan membaik diAurtralia..."jawab Fabian yang membuat Marvin dan Gio sedikit lega.


"Jangan lupa antarkan Leo kerumah,aku dan Kyra sudah merindukan nya"protes Marvin yang kesal pada Fabian karena sekarang Leo lebih sering bersama sang Kakek Calvin Sanjaya.


Fabian terkekeh"Okey okey,nanti aku bilang Clara"


"Kita pergi dulu"pamit Fabian lalu pergi bersama Gio keluar ruangan Marvin diikuti asisten pribadi mereka,Tama dan Beny dibelakang mereka.


Marvin menghela nafasnya berat,ia merasa Kyra istrinya akan terkejut mendengar masalah yang dihadapi Icha dan Gio ini.Karena setahu Marvin,Kyra sangat menyanyangi Icha dan menghormati nya sebagai seorang kakak perempuan mengingat dulu mereka tumbuh bersama dipanti dan Icha dari dulu selalu menjaga Kyra dari kecil.


🌹🌹🌹


**Jangan bingung ya Gaes karena banyak tokoh disini,karena balik lagi disini Ada 5 pasangan ya yang author tulis.....


Biar gak bingung.


Para asisten tangan kanan 5 CEO ini.


Marvin ~Dika


Kiano~Gin


Gio~Tama


Erick~Roy


Fabian~Beny


Sementara Calvin Sanjaya


(Ayah Clara,istri dari Fabian)itu kakak sepupu Andrey Wijaya yang merupakan ayah Luky Wijaya(musuh Erick)


Sedangkan Raka adalah pria yang sudah lama menyukai Cleo dan akan menjadi saingan Erick untuk mendapat kan Cleo.


Lupa ya Siapa Nadine,itu lho gadis spikopat putra pak Danil,dia mantan tunangan Fabian yang dulu hampir membunuh Kyra dan Leo...


Kalo masih bingung...tanya author ya...

__ADS_1


Jangan lupaa Like dan Komen nya ya.....


Hamsahamida ..🌹🌹


__ADS_2