Mencintai Sugar Dadyku

Mencintai Sugar Dadyku
Berani.


__ADS_3

Sesuai dengan saran Mamy Jia Kini Kyra nampak lebih bersemangat mengejar Cinta Marvin.


Saat jam makan siang,Kyra secepat kilat menuju ruangan Marvin dengan membawa kotak bekal makanan buatannya.


Langkah Kyra begitu pelan sambil menelisik keadaan sekitar ruangan Marvin yang nampak sepi.Setelah memastikan tidak ada Asisten Dika diruangan Marvin.Kyra segera memberanikan diri masuk kedalam ruangan big bos itu.


Marvin nampak terkejut dengan kedatangan Kyra diruangannya.


"Kau sedang apa disini Rubah kecil?"tanya Marvin dengan suara dinginnya.


" Mau ngajak bapak makan siang bareng"ujar Santai Kyra.


Marvin merasa terkejut dengan jawaban Kyra.


"Maaf saya sedang sibuk" Jawab Marvin dingin.


"Cuma makan siang Pak,Habis itu Kyra balik keruangan Kyra lagi"


"Kamu tuh makin berani aja ya,Apa kamu tidak takut saya sebut gadis yang tidak tahu malu?" Ucap Sinis Marvin.


"Terserah bapak mau menilai Kyra seperti apa,Yang jelas sekarang Kyra cuma mau ngajak bapak makan siang"


Marvin masih fokus menatap latar laptopnya tanpa memperdulikan kehadiran Kyra.


Kyra yang tak pantang menyerah segera membuka kotak bekalnya.


Ia lalu berdiri mendekati Marvin dan langsung menarik tangan marvin untuk ikut duduk bersamanya disofa tamu.


Marvin seakan tak bisa menolak atau mencoba berontak saat mata jernih Kyra memandangnya lekat.


Marvin yang masih diam duduk sambil memperhatikan wajah cantik Kyra.


"Buka mulut bapak!" Suruh Kyra sambil menyodorkan sesendok nasi dengan lauknya kemulut Marvin.


Marvin masih terdiam memandang Kyra.


"Bapak boleh bekerja keras tapi jangan abaikan kesehatan bapak.Jaga pola makan bapak.Sekarang buka mulut bapak" Ucap Lembut Kyra yang membuat Marvin tanpa sadar membuka mulutnya.


Marvin perlahan menikmati makanan dari suapan Kyra.


"Enak kan,?" Tanya Kyra dengan seyum indahnya.


Marvin seakan terpaku dengan sorot mata jernih dan seyum indah Kyra dihadapannya.


Marvin segera tersadar.


"Lumayan" Jawab datar Marvin.


Kyra hanya terseyum simpul sambil terus menyuapi Marvin tanpa ada penolakan dari pria itu.


Kyra juga sempat makan disela menyuapi Marvin.


Setekah makanan itu habis,Kyra memberikan segelas air putih untuk Marvin.


Reflek Kyra mengusap lembut sisa air disudut bibir marvin dengan Tisu.

__ADS_1


Deg.....


Pandangan mereka beradu untuk beberapa saat.Ada yang aneh dalam hati Marvin saat menatap Kyra.


Marvin yang tersadar langsung menetralkan mimik wajahnya.


"Ehemmm" Marvin berdehem untuk membuang rasa canggungnya.


"Makanannya sudah habis sekarang kau bisa pergi dari ruanganku" Sarkas Marvin.


Kyra mengerucutkan Bibirnya.


"Bapak ngusir aku,Sebentar lagi ya.Kyra cuma mau disini dulu"


"Terserah....Aku mau melanjutkan lagi pekerjaanku" Ujar Marvin lalu kembali duduk dikursi kebesarannya.


Kyra nampak terdiam terpaku memandangi Marvin yang sedang fokus berkerja.


Marvin yang merasa diperhatikan melirik kearah Kyra yang sudah terseyum manis padanya.


"Jangan memandangiku terus rubah kecil" Ujar Marvin dengan wajah kesalnya.


"Kenapa,,Kyra kan tidak mengganggu bapak bekerja."


"Tapi Aku merasa terganggu,Apa yang bisa Aku lakukan agar kau tidak menggangguku terus''Ujar Marvin.


Kyra terseyum jahil.


" Kencan sama Kyra"ujar Spontan Kyra.


Marvin segera berdiri,mendekati Kyra dan mendekatkan wajahnya pada wajah Kyra yang seketika merasa gugup.


Kyra nampak berfikir.


"Makan,Nonton atau pergi kepantai" Jawab polos Kyra.


Marvin menggelengkan kepalanya pelan,Ia sudah mengira jika Kyra gadis yang masih polos.


"Tapi Kencan menurutku bukan seperti itu"


"Lalu seperti apa?" tanya Kyra penasaran.


Marvin semakin mendekatkan wajahnya ketengkuk Kyra.


"Tidur Bersama" bisik Marvin ditelinga Kyra.


Sontak Kyra menelan ludahnya kasar dengan mata yang membulat.


Kyra yang sudah tidak bisa berfikir jernih mendekat kearah Marvin yang masih berdiri didepannya.


"Siapa takut...Ayo kita tidur bersama!" Ujar Spontan Kyra yang memang tidak mengetahui arti sebenarnya dari ungkapan tidur bersama.


Marvin nampak terkejut.


"Kamu yakin?"

__ADS_1


"Iya Kyra yakin.Kapan kita bisa melakukannya.Apa bisa nanti malam?"


Marvin masih terdiam.


",Yasudah sampai jumpa nanti malam.pukul 7 didepan kantor ya Pak.Bye...." Ujar Kyra yang tanpa menunggu jawaban Marvin ia sudah langsung keluar ruangan.


Marvin masih terdiam ditempatnya.ia mulai merasa frustasi menghadapi gadis polos seperti Kyra.


Saat pulang kerja Kyra berjalan bersama Mita.Ada hal mengganjal yang ia ingin tanyakan pada Sahabatnya Mita.


"Mit boleh aku bertanya?"


"Apa?"


"Apa yang dimaksud kencan orang Dewasa dengan tidur bersama?" tanya Polos Kyra.


"What.....Kamu gak ngerti maksud dari arti tidur bersama Ky?" Ucap Mita yang merasa terkejut.


"Aku beneran gak tahu Mit"


Mita pun mendekatkan bibirnya ketelinga Kyra.


"Tidur bersama itu sepasang pria dan wanita yang melakukan hubungan intim layaknya suami istri Ky"


Kyra spontan menutup bibirnya yang terbuka.


Kyra tak bisa membayangkan jika harus melakukan itu bersama Marvin.


"Kenapa kamu tanya itu...Hayo kamu mau kencan sama siapa Ky?"


Kyra seketika nampak gugup.


"Ahh enggak kok,Aku hanya penasaran aja"


"Itu sich udah biasa Ky,Jaman sekarang kalau pacaran pasti begituan" ucap santai Mita.


"Kamu udah pernah Mit?" Tanya Kyra penasaran.


Tanpa malu Mita mengangguk cepat.


"Hahhhh Mita.....kamu nglakuin sama siapa?"ujar Mita yang sungguh terkejut.


"Sama pacar aku lah"


"Kamu gak nyesel nglakuin itu sebelum menikah Mit?"


"Enggak lah..."


Kyra nampak diam.


"Ky kapan kapan temani aku ya ketempat pacar aku bekerja"


"iya Mit"


"Kita pisah disini ya, Hati hatinya Ky"

__ADS_1


Keduanya pun mengambil jalan dengan arah yang berbeda.


Sampai rumah Kyra langsung mandi dan berdandan rapi.Meskipun ada keraguan dihatinya,Kyra memantapkan hatinya untuk menemui Marvin malam ini.


__ADS_2