Mencintai Sugar Dadyku

Mencintai Sugar Dadyku
Satu keluarga


__ADS_3

Dua hari berlalu.


Hasil tes DNA Leo dengan Fabian sudah keluar dan Fabian sangat bahagia karena hasilnya,Leo memang 99% adalah putra kandungnya.


Dan ia segera menghubungi Kya.


Kyra yang juga ikut merasa senang mendengan kabar itu langsung bergegas menyiapkan untuk acara makan malam dan Kyra mengundang semuanya untuk berkumpul dikediaman Baskara.


Malam hari tiba,Kyra yang sudah terlihat cantik dengan gaun rumahannya sedang mempersiapkan baju yang akan dipakai sang suami.


Marvin terseyum saat keluar dari kamar mandi Melihat Istrinya yang sudah nampak cantik.


Dengan masih hanya mengenakan handuk putih melilit di pinggangnya Marvin memeluk.Kyra dari belakang.


"Katakan,Ada hal apa yang membuatmu mengundang semuanya untuk datang berkumpul malam ini hmmmmm..."


Marvin mengendus aroma tubuh Kyra lewat ceruk lehernya dan tangannya sudah bergerilya ke area kenyal favoritnya.


Kyra segera membalik tubuhnya menatap lekat mata Marvin."Hentikan tangan nakalmu Sayang.....Cepat pakai bajumu...Nanti kau juga akan tahu kenapa aku mengundang semuanya untuk datang"


Bukannya segera memakai bajunya Marvin justru mencumbui leher putih mulus Kyra yang selalu menggodanya.


Hingga Kyra menggigit bibir bawahnya untuk menahan gairahnya yang seakan sengaja dipancing oleh suaminya.


"Sayang hentikan....Aku sudah rapi,sebentar lagi mereka datang."Ujar Kyra yang ingin melepas dekapan tangan kekar Marvin tapi justru semakin erat.


"Masih ada waktu satu jam....Apa kau tak ingin memanjakan suamimu ini dulu...Aku menginginkan mu sekarang Sayang"bisik Marvin lalu menggigit sedikit cuping Kyra.


Marvin benar benar memancing gairah Kyra.Kyra yang menyadari jika hasrat sang suami begitu tinggi perlahan mengangguk pelan,Seketika Senyum lebar muncul diwajah pria bertatto itu.


Dengan gerak cepat Marvin mengangkat tubuh Kyra keranjang.


Marvin segera memulai aksinya untuk menuntaskan hasrat birahinya yang selalu muncul saat melihat tubuh sang Istri yang seakan menjadi candunya.


Pergumulan panas pun terjadi,Lagi lagi Kyra dibuat tak berdaya dibawah kungkungan Marvin.


Marvin yang ingin meneruskan ronde kedua mendengus kesal saat terdengar suara ketukan pintu kamar nya"Momy.....Dady....Leo udah siap....."Teriak Leo yang membuat Kyra terseyum,Kali ini putranya menyelamatkannya.


"Sayang sudah ya.....Kasihan Leo sudah menunggu kita....."ajar Kyra yang masih dibawah Marvin.


Marvin mendengus kesal"Ahhhh....menyebalkan"Marvin bangkit dan duduk ditepi ranjang.


Kyra segera bangun,Cup......satu kecupan dibibir Marvin.


"Kita bisa melanjutkannya lagi nanti malam sayang"bisik Kyra yang membuat Marvin terseyum.


Kyra segera masuk kekamar mandi untuk membersihkan dirinya kilat sementara Marvin segera memakai handuknya lagi dan membuka pintu membiarkan Leo masuk."Maaf Sayang Dady belum bersiap"ujar Marvin lembut pada Leo lalu menggendongnya dan mendudukkan anak itu kesofa.


30 menit kemudian,Marvin sudah rapi dengan baju santainya dan Kyra cantik dengan gaun simplenya.


Mereka turun bersama dengan Marvin menggendong Leo.


Semua ternyata sudah berkumpul diruang tengah dan melihat kearah tuan rumah yang justru baru muncul.


Kian mendengus kesal"Wah wah wah....Baru kali ini ada tuan rumah yang mengundang tamu datang justru malah paling akhir muncul....Kyra jangan bilang Ini karena ulah Marvin yang mengerjaimu dulu"Sarkas Kian yang langsung dihadiahi sikutan diperut oleh Mita.


Semua terseyum karena jelas tahu apa maksud Ucapan Kian.


Sementara Kyra yang merasa malu melirik tajam kearah Marvin yang hanya terseyum padanya.


"Tutup mulut mu Kian,Jika kau sudah menikah nanti kau juga akan merasakannya"Ujar Spontan Marvin yang membuat semuanya terseyum berbeda dengan Clara yang menatap jengah pada sikap Marvin yang selalu arogan baginya.

__ADS_1


"Apa kalian akan berdebat terus.....Aku sudah lapar...."Ujar Gio.


"Eh tunggu dulu,Ada tamu yang akan datang...."ujar Kyra cepat.


Semuanya menatap heran termasuk Mamy Jia"Siapa Kyra?"


"Ada kejutan tante malam ini"Ujar Icha yang membuat semua menatapnya.


Tak lama suara bel berbunyi.,Kyra terseyum lega melihat kemunculan Fabian.


Sontak semua terperangah,apalagi saat Leo langsung berlari mendekat"Papa......"


Fabian memeluk erat sang putra lalu menggendongnya.


Deg,.........Mata Clara membulat sempurna,Jantungnya berdetak cepat dan kakinya seakan lemas.


"Bian...."Lirih Clara yang terperanga.


Mereka begitu menyadari banyak nya kemiripan Leo dengan pria yang baru saja muncul itu.


Fabian melemparkan senyumnya pada semua orang Dan tatapannya terpaku pada Clara yang mematung.


Marvin mendekat pada sang Istri"Dia.....?"ucapnya menggantung.


Kyra terseyum"Perkenalkan dia Tuan Fabian Garindra,Pengacara hebat yang bernaung diFirma hukum Pak Daniel dan merupakan Pengacara BR group yang baru.Tentu kalian sudah bisa menebak siapa dia..apalagi Kak Clara pasti sudah tahu siapa dia kan?"ujar Kyra lalu menatap Clara lekat.


"Selamat Malam semuanya,Saya Fabian,Saya datang atas undangan Nona Kyra dan saya datang untuk meluruskan semuanya...dan ini adalah bukti yang saya miliki"Ujar Fabian sopan sambil memberi sepucuk amplop putih pada Marvin.


Marvin membulatkan matanya setelah membaca nya,Kian yang penasaran segera menyambar Kertas itu,Pria tampan itu juga tak kalah terkejutnya.


Kini semua menatap kearah Clara yang masih mematung.


Ada pancaran rindu dan perasaan yang tak bisa diungkapkan Clara saat ini saat melihat pria yang dulu begitu mencintai dan mengejar ngejarnya itu.


"Selamat datang di keluarga saya Tuan Fabian dan Maaf saya baru mengetahui jika Pak Daniel menyerahkan semua urusan hukum perusahaan saya pada anda"Sapa ramah Marvin sambil mengulurkan tangannya.


Fabian terseyum dan menyambut uluran tangan Marvin"Suatu kehormatan bisa berada ditengah keluarga anda tuan Marvin.Saya juga ingin mengucapkan terima kasih pada anda karena sudah menganggap Leo seperti putra kandung anda sendiri"


"Tidak perlu sungkan,mulai sekarang kita keluarga"Ujar Marvin sambil menepuk bahu Fabian pelan.


Fabian lalu menoleh kearah Kian"Selamat malam tuan Kian,senang bisa berjumpa dengan anda"


"Malam Tuan Fabian,Tidak perlu sungkan.Aku ikut lega dan bahagia Leo bisa bertemu dengan ayah kandungnya....."


"Terima kasih Tuan Kian"Jawab Fabian lalu menyerahkan Leo pada Marvin dan ia segera melangkah mendekati Clara yang cepat cepat menghapus air matanya dan berdiri.


"Hai Clara.... bagaimana kabarmu....Kemana saja kau?Aku mencari mu"sapa Fabian yang merasa sangat bahagia bisa bertemu lagi dengan wanita yang ia cintai sejak dulu.


Baginya Clara tidak pernah berubah,masih terlihat cantik dan anggun seperti dulu.


Sementara Clara dibuat kagum dengan penampilan Fabian yang terlihat matang dan dewasa apalagi mendengar dari Kyra tadi jika Sekarang Fabian adalah Seorang pengacara hebat.


"Ka..barku ba ...ik Bian.....Maaf jika aku menghilang begitu saja"ujar Clara gugup.


Fabian langsung memeluk erat tubuh Clara.Fabian seakan menyalurkan semua rasa rindunya yang sudah menumpuk.


"Kau tidak perlu menjelaskan apa apa Clara,Aku sudah tahu semuanya.....Dan aku berjanji untuk melindungi mu dan Putra kita....Aku akan menikahimu Clara"Ujar Fabian mantab,Ya...apapun yang akan terjadi kedepannya,Fabian sudah bertekad kuat untuk tetap menikahi Clara.


Clara tercekat dengan ucapan Fabian,Air matanya luluh begitu deras nya,Ia tak bisa berkata lagi,Pria yang sedari dulu ia tolak ternyata masih sangat mencintainya.


Fabian mengurai pelukannya menatap lekat mata Clara.

__ADS_1


"Apa kau masih menolak ku meskipun sudah ada Leo diantara kita?"Tanya Fabian yang merasa khawatir Clara menolaknya karena wanita itu hanya terdiam.


"Aku tahu kau mencintai siapa.....Tapi aku akan berusaha membuatmu jatuh cinta padaku Clara dan aku akan menjadi ayah yang baik untuk Leo,Kau mau kan menikah dengan ku?"tanya Fabian penuh harap yang membuat Kian merasa Lega.


Fabian jelas tahu jika Kian lah yang dari dulu Clara cintai dan kejar kejar.


Melihat ketulusan Dimata Fabian membuat hati Clara menghangat,perlahan dia mengangguk membuat Fabian terseyum lega dan semuanya ikut bahagia.


Fabian memeluk Clara lagi sangat erat.


"Aku masih begitu mencintaimu Clara.....Aku akan membahagiakanmu dan putra kita"


"Terimakasih kasih Bian kau masih mau menerimaku"Lirih Clara.


"Tentu karena kau ibu dari putraku dan kau satu satunya wanita yang mengisi hatiku"


Clara semakin bahagia mendengar ucapan Fabian.


Leo yang merasa bingung melihat Clara menangis bertanya pada sang Dady.


"Dady kenapa Aunty Clara menangis?"


"Aunty Clara menangis bahagia sayang"Jawab Marvin.


"Sayang mulai sekarang panggil Mama Clara ya.....sama seperti Leo memanggil Papa Fabian"Ujar Kyra lembut membuat Marvin menatap sang istri lekat,Marvin merasa Kyra memiliki hati yang begitu baik karena Kyra terlihat seperti sudah bisa perlahan merelakan Leo pada Orang tua kandungnya.


"Okey Momy..."


Mendengar celotehan Leo,Fabian dan Clara menoleh"Kemarilah boy"panggil Fabian.


Marvin spontan menurunkan tubuh Leo membiarkan Anak tampan itu berlari kearah orang tua kandungnya.


Fabian segera mengangkat tubuh Leo,Menciuminya dan mendekatkannya pada Clara.


"Mama Clara jangan nangis lagi ya"Ujar Leo dengan senyum nya sambil mengulurkan tangannya mengusap air mata Di pipi Clara.


Clara semakin terisak mendengar Leo memanggilnya Mama membuat Fabian memeluknya lagi,Keluarga kecil itu nampak saling berpelukan.Tangan mungil Leo terlihat mengusap lembut Pipi Clara dan Fabian bergantian.


Semua ikut terharu melihat nya, Apalagi Kyra yang sudah terisak,Ia begitu bahagia melihat bayi yang dulu ia rawat sekarang sudah berkumpul dengan orang tua kandungnya.


Marvin segera mendekap tubuh sang Istri yang bergetar karena terisak.


"Kau harus bisa melepasnya....Lihatlah dia sudah bahagia Sayang"Lirih Marvin.


Kian yang juga mengetahui perasaan Adik tersayangnya segera mengusap bahu Kyra."Sudah jangan menangis Kyra....Leo akan tetap menganggapmu sebagai Momynya"


Icha dan Mita juga ikut merasakan apa yang dirasakan Kyra.


Mamy Jia yang juga ikut terharu segera mendekati Kyra"Mamy doakan kalian juga akan segera memiliki momongan"Ujar Mamy Jia sambil mengusap punggung Kyra lembut.


Marvin mengamini doa sang Mama,Agar Istrinya tak terlalu bersedih kehilangan Leo.Marvin juga sudah tidak sabar melihat buah cintanya bersama Sang Istri.


"Ayo..Jangan bersedih lagi ..... sekarang kita makan....Tante yakin kalian sudah lapar kan?"Ujar Mamy Jia mencairkan suasana.


"Iya Tante,Gio udah lapar banget"Ujar Gio spontan.


Kian memukul.bahu Gio pelan"Dasar tukang makan"


Semua pun menuju.ruang makan yang sudah disiapkan.


Terlihat Leo begitu bahagia berada ditengah Fabian dan Clara.

__ADS_1


__ADS_2