Mencintai Sugar Dadyku

Mencintai Sugar Dadyku
SS2-53..Menyadari.


__ADS_3

Terimakasih ya untuk semua dukungan kalian....Author merasa terharu dan bangga.Jangan lelah ya untuk terus mendukung author ya.πŸ™πŸ™


🌺🌺🌺


DiRumah sakit.


Perlahan Siska mulai menerima keadaan nya dan mau berdamai dengan hatinya.Itu semua tak lepas dari dukungan Papa Gerald,Gio dan juga Icha.


Bahkan dengan setia dan Sabar,Icha selalu disamping Siska, merawat dan menemani nya.


Siksa benar benar menyesali perbuatannya,Ia tak menyangka gadis yang dari dulu ia rendahkan dan ingin ia celakai justru sekarang meraeatnya sepenuh hati tanpa ada rasa lelah.


Kini Siska menyadari semua kesalahannya dan ingin berubah.Wanita paruh baya itu juga kini menyadari kenapa putranya begitu sangat mencintai dan teguh memilih Icha sebagai pendamping nya.


Terkadang batu permata memang tidak terlihat dari luar itu pepatah yang pantas disematkan pada Icha bagi Mama Siska.


Gio dan Papa Gerald juga terharu dengan kesabaran Icha yang mau merawat Siska Tidak ada gurah kelelahan tapi justru seyum manis yang selalu terukir diwajah Icha.


Mama Siska tak terasa menitikkan air matanya,ia merasa begitu rendah dihadapan Icha.


"Mama kenapa menangis,apa ada yang sakit?"Tanya Icha yang bingung melihat ibu mertuanya menangis.Begitu pula dengan Gio dan papanya.


Siska menggeleng pelan"tidak ada Cha,Mama hanya merasa malu dan sangat menyesal dengan sikap buruk mama selama ini padamu.Juatru kini kamu yang merawat Mama.Harusnya kau tidak perlu repot repot begini dan kamu pantas membenci Mama"


Icha terseyum tipis"Ma,Sudah kewajiban Icha merawat Mama.Apalagi Icha dari kecil adalah yatim piatu Ma,Icha sangat bersyukur karena kini Icha memiliki orang tua seperti Mama dan Papa.Icha juga sudah bilang kan pada Mama,Untuk melupakan semuanya.Dan menurut Icha, kebencian tidak perlu dibalas dengan kebencian Ma,Cukup dengan cinta kasih yang tulus.!"


Perkataan Icha lagi lagi membuat Siska merasa malu dan rendah,Ia beruntung memiliki menantu yang begitu sabar dan baik.Sedangkan Gio merasa bangga dengan istrinya.Ia benar benar tak salah dengan pilihan hatinya.


Sementara dikediaman Wiratama.


Kyra merasa sedih dan prihatin dengan Sita,setelah Dio berbicara padanya.Dio mengungkapkan keinginannya untuk segera kembali kePanti bersama Sita..Dio juga menceritakan hal semalam tentang perkataan Gin pada Sita.Jujur saja Kyra merasa kasihan pada Sita.


Pantas saja wajah Sita terlihat murung dan matanya terlihat bengkak.


"Sit apa kamu yakin ingin kembali ke Panti?"tanya Kyra mendekati Sita didapur.


Ada Mita juga disitu sedang menyiapkan makan Siang.


Sita mengangguk pelan"Iya Kak,waktu libur sekolah kamu sudah hampir usai.Kami harus fokus untuk ujian!"ujar Sita beralasan.

__ADS_1


Dio dan Sita memiliki selisih umur hanya satu tahun,namun mereka sama sama berada dikelas 3 SMA sekarang.


"Kapan ujian kalian?"tanya Mita.


"Ehmm sekitar tiga bulan lagi kak"jawab Sita yang mengira ngira waktu ujiannya.


"Nanti setelah ujian selesai kalian tinggal disini ya,Kalian bisa bekerja diWIN group atau BR grup meski hanya sebagai karyawan biasa.!"pinta Kyra sepenuh hati.


Sita terseyum kecut,Ia rasa akan berat untuknya bertemu lagi dengan Gin jika ia tinggal di rumah itu.


"Sebenarnya Sita ingin bersekolah perawat Kak,Sita sudah menabung untuk biayanya!"ujar Sita jujur.Dari kecil Sita memang bercita cita menjadi seorang perawat.


Kyra merasa sedih dengan keputusan Sita tapi ia juga harus mendukung cita cita Sita ."Yasudah Kakak yang akan membiayai sekolah perawat kamu!"


Sita menggeleng"Tidak perlu Kak,Sita sudah menabung dan Sita akan mencari pekerjaan part time!"


Kyra menghela nafasnya dalam"Kakak harap ini bukan caramu untuk melupakan kak Gin ya Sit.Kakak akan selalu mendukung apapun keputusan mu!"Ujar Kyra lalu memeluk erat tubuh Sita yang sudah seperti adiknya sendiri.


Sita lagi lagi menitikkan air matanya "Terimakasih ya kak untuk semua kebaikan kakak dan keluarga Kakak.Sita beruntung bisa tinggal ditengah tengah keluarga hebat ini"


Kyra terseyum"Sama sama Sayang,Hubungi kakak jika kau perlu sesuatu.Dan ingat kau dan Dio sudah menjadi bagian dari keluarga besar ini."


"Kyra benar,Kalian sudah seperti adik kami jadi jangan sungkan ya!"timpal Mita yang juga menganggap Sita dan Dio seperti adiknya sendiri.


"Kalau begitu sebelum kalian kembali kePanti,temani kakak beli Kue dulu ya!"pinta Kyra.


"Iya Kak!"jawab Sita.


"Kita ajak Leo dan Kiral juga,mereka pasti senang."ujar Kyra yang diangguki Mita.


Tak lama mereka sampai ditoko Kue.


Kyra,Mita,Sita,Dio,Kiral dan Leo begitu menikmati kue ,es krim dan suasana toko yang nyaman.


Hingga kedatangan seseorang membuat Kyra dan Mita terkejut.


"Wow tak kusangka bisa bertemu Nyonya Marvin disini,Apa kabar nyonya Marvin? Kelihatan nya kau sudah sehat!"Ujar Keyla dengan nada sinis yang saat itu sengaja mendatangi Kyra saat kebetulan lewat melihat Kyra didalam toko karena dinding toko yang beruba kaca transparan.


"Anda bisa lihat sendiri nona Keyla,Saya sudah sehat!"ujar Kyra tenang.

__ADS_1


Keyla terseyum miring"Lalu apa kau masih melarang suamimu bertemu denganku?"ujar Keyla yang memancing kekesalan Kyra.


Kening Kyra mengerut"Saya tidak pernah melarang suami saya bertemu dengan anda Nona!"


Keyla tertawa reyah"Benarkah??Aku kira Marvin takut pada mu..Sungguh Marvin terlihat begitu bodoh bisa patuh pada wanita seperti mu"


"Jaga ucapan anda Nona,Anda sudah merendahkan suami saya"ujar Kyra yang mulai kesal.


Mita menyentuh lengan Kyra untuk menenangkan nya"Sebaiknya anda pergi dari sini Nona Keyla sebelum pengawal kami menyeret anda!"ujar Mita tegas.


"Owww,,Nyonya Kian mengusirku ya...Wah kalian ini sama saja ya..Sama sama beruntung mendapatkan pria kaya dan tampan.Bagaimana caranya kalian mendapatkan suami suami hebat seperti itu apa dengan menjual diri!"


"Cukupppp....Anda sudah keterlaluan,Silahkan ada pergi dari sini sebelum saya sendiri yang akan menyeret anda!"Ujar Dio tegas yang sudah berdiri dihadapan Keyla melindungi Kyra yang hampir marah dan Dio tahu itu tidak baik untuk kandungan Kyra.


Keyla terseyum sinis melirik kearah Kyra"Kau beruntung memiliki pengawal yang banyak.Tapi ingat jangajn merasa senang dulu,karena Kebahagiaan mu dan Marvin itu tidak akan bertahan lama.Aku doakan kalian cepat berpisah...!"


Plakkkkkk


Satu tamparan keras dari Mita untuk Keyla,Mita benar benar tidak bisa menahan emosinya mendengar ucapan Keyla yang sudah sangat keterlaluan.Membuatnya semuanya terkejut termasuk Kiral yang baru tahu jika sang Mama Tiri sangat berani dan menakutkan jika sedang marah.


"Kau sudah sangat keterlaluan Nona Keyla,Dan sebaiknya kau cepat pergi dari sini sebelum aku mencakar kulit wajahmu yang halus ini!"ujar Mita yang terlihat menakutkan.


Tentu saja Keyla sangat marah dan tidak terima dengan perlakuan Mita ini.


"Beraninya kau menamparku wanita sialan,aku tidak akan melupakan ini dan aku akan membalas perkataan kalian berdua,Ingat itu!!"ujar Keyla memegang pipinya yang terasa panas lalu pergi berlaku.


"Sedikit saja Tante melukai Mama dan Auntyku,Aku sendiri yang akan menembak Tante dengan tanganku!"Teriak Kiral yang juga ikut kesal.Baginya Kyra dan Mita adalah orang orang yang sangat ia sayangi.


Dan itu membuat Keyla semakin kesal.


"Sudah Ky,Jangan dipikirkan perkataan wanita gila itu.!"ujar Mita mengusap bahu Kyra pelan.


"Kita pulang saja kak!"ajak Sita.


Mereka pun bergegas untuk segera kembali kerumah.


Dio yang merasakan aura kebencian yang begitu besar Dimata Keyla merasa khawatir dengan Keselamatan Kyra. Dan ia segera melapor pada Marvin tentang semua kejadian tadi begitu pula dengan Mita yang mengatakan ancaman Keyla pada sang suami.


Tentu saja ini membuat Marvin dan Kian murka.Dan berniat mencari keberadaan Keyla.

__ADS_1


πŸ€πŸ€πŸ€


Lanjut Kisah Gin dan Sita ya .....


__ADS_2