
Bapaknya Andri mendekat lagi, lalu memegang tangan anaknya. tatapan mata mereka berdua saling beradu.
"bagaimana dengan si Rona itu? wanita yang membawa anak perempuan yang mirip bule."
Andri tersenyum saat mendengar pertanyaan Bapaknya.
"Jujur ya pak, ini adalah salah dari kebodohan Andri.
Dari segi fisik, Tiur lebih dari segalanya. baik dari perilaku maupun sikap nya.
Dulu Rona sering memberikan uang ke mamak, karena itulah mamak berusaha menjodohkan kami.
Andri tahu pah kalau Rona itu bukan perempuan baik-baik, tapi aku tidak bisa melawan perintah mamak.
Semua pegawai di kantor saat itu mengecam ku, dan mengatai Ku laki-laki idiot.
Wajar lah pak, karena mereka semua mendukung Tiur. gimana tidak mendukung Tiur, mereka semua pelanggan Tiur pak.
Bagi rekan-rekan di kantor, di mata mereka Tiur adalah istri yang sempurna.
Selain cantik dari luar dan dalam hatinya, Tiur juga punya skill yang banyak di gunakan orang.
Jahitannya yang tersohor di kantor, bahkan sampai seragam natal yang mewah di buat Tiur.
Mereka tentu nya berinteraksi dengan Tiur dan bisa menilai sikapnya.
Diana Putri pak Camat pernah menamparku, katanya dia sakit hati sebagai semasa perempuan karena Andri memperlakukan Tiur dengan sangat kurang ajar.
Tamparan dari Diana membuat ku tersadar akan ucapannya, tapi begitu berhadapan dengan mamak, kesadaran tadi hilang seketika.
Andri berharap kebersamaan dengan Rona akan segera berakhir, karena itulah Andri mendatangi Tiur dengan membawa Rona, yang saat Tiur bersama Saor, Indah dan Rani.
Andri pura-pura bermesraan dengan Rona dengan berusaha keras mengatai Tiur dengan yang nggak-nggak.
Ternyata itu berhasil dan itu membuat mamak menjadi malu, tapi aku harus menanggung akibatnya.
Andri di pecat dari kantor dan menjadi bahan gunjingan para warga.
Andri tahu kalau Rona sedang hamil saat itu, dia mau memanfaatkan Andri untuk bisa menjadi bapak dari anak yang di kandung nya.
Anak itulah yang dibawa kemari pak, Jujur Andri sangat jijik melihatnya."
"bagaimana kamu bisa menyangkal Elazer? dan bagaimana kamu bisa menuduh Mak Elazer hamil duluan?"
"disini Andri akan terkesan menjelek-jelekkan almarhumah mamak, tapi Andri harus cerita kan pak?"
__ADS_1
"iyalah mang, karena Bapak mu ini juga sakit hati dengan semua tingkah Mu?"
Andri menarik napas dalam-dalam dan kemudian menatap bapak nya.
"semua itu atas perintah mamak, berharap Tiur minta cerai. jika bercerai maka mahar yang akan mamak terima bisa berlipat ganda pak.
Andri memberontak sebenarnya, tapi semuanya akan luluh ketika melihat mamak. Andri tidak berdaya ketika berhadapan dengan mamak pak."
Tiba-tiba suasana hening tapi air matanya masih mengalir.
"terus kenapa kamu selalu mengadu yang berbeda dengan yang sebenarnya?"
Andri kemudian menolehku, karena pertanyaan yang tiba-tiba dariKu.
"seperti yang aku sampai barusan, aku tidak berdaya saat berhadapan dengan mamak.
Berulang kali aku sampaikan untuk tetap tinggal bersama Mu, tapi mamak menolaknya.
Mamak seperti mendikte Ku, dan akhirnya aku mengiyakan perkataan nya.
Bahkan uang yang aku mintak dari mu, itu untuk mamak.
aku sebenarnya ingin selalu bersamamu, tapi aku nya yang tidak berdaya saat berhadapan dengan mamak.
Saya seperti patung si gale-gale, yang di gerakan oleh orang. tanpa pendirian dan tanpa akal.
Patung Sigale-gale adalah legenda Batak, biasanya patung Sigale-gale berkostum khas Batak Toba.
Patung Sigale-gale bisa di temukan di tuk-tuk pulau Samosir, kabupaten Samosir, provinsi sumatera Utara.
Bisa juga di temukan di museum Batak TB Silalahi Center, Soposurung Balige, kabupaten Toba, provinsi sumatera Utara.
Saat festival tahunan pesta danau Toba, patung Sigale-gale akan menjadi ikonik yang di tampilkan.)
Seperti kerbau yang di cucuk hidung Nya dan selalu di arahkan kemanapun oleh pemiliknya.
Aku sayang mamak, tapi aku juga sayang dan cinta sama kamu Tiur.
tapi aku tidak bisa berbuat apapun, sehingga terkesan saya lebih mamak."
Gabe kemudian mendekati nya lalu menatap matanya dengan dalam.
"kenapa gadis-gadis di kampung kita menolak mu? apa benar kalau Eda Mak Elazer adalah sebagai pilihan terakhir bagimu?"
"salah itu kak Gabe, Andri yang menolak mereka. Jujur, Andri sangat menyukai Tiur. berbagai macam cara aku lakukan agar mamak tidak menjodohkan Andri dengan gadis-gadis di kampung kita.
__ADS_1
mamak yang mengatakan demikian, tapi Andri tidak."
"terus motor kakak gimana? apa benar itu dari Sinamot (Mahar) Eda Mak Elazer?"
"tidak kak, itu hasil uang pinjaman dari tulang. sinamot Tiur untuk membeli emas perhiasan mamak dan juga untuk membangun tugu oppung. serta untuk memperpanjang SK honorer ku dan pada akhirnya di tolak dan uang nya hangus."
"terus tuduhan terhadap Eda Elazer?"
"semua itu fitnah kak, Tiur adalah wanita terhormat."
haa.....
Gabe menarik napas panjang, terlihat dia begitu lega setelah mendengar penuturan dari Andri.
"apakah denda adat mu sudah lunas? dan apa kamu benar-benar gila?"
Gabe bertanya dengan lantang dan Andri terlihat lemas serta menarik napas panjang Nya.
"sebelum mamak semakin parah penyakit nya, mamak mengajariku demikian. jika sudah terpojok, pura-pura gila adalah jalan terakhir."
"apa tujuan mu menggugat hak Asuh anak dan harta gono-gini? kan sudah jelas semuanya. bahkan....
"iya kak, Andri salah.
Andri tidak berpendirian teguh, dan bersikap sebagai laki-laki pada umumnya.
Pengacara kami memang sudah menjelaskan demikian, dan tidak mungkin menang melawan Tiur.
Andri sudah menyangkal anak ku sendiri, dan tidak pernah memberikan nafkah kepada Tiur. tapi masih nekad menggugat.
Hal itulah yang terpikir sampai kemarin, pengacara pertama sudah menjelaskan dengan sejelas-jelasnya kalau Andri tidak akan pernah menang.
Tapi Andri gegabah dan itu adalah salah karma yang harus Andri terima, semua uang di bawa kabur pengacara gadungan itu."
"berarti Andri tahu kalau mamak sudah meninggal? tapi kenapa Andri seperti...
"iya kak, Andri tahu kok. Andri juga meninggalkan mamak di rumah sakit jiwa yang ada di ibukota kabupaten Karena Andri kesal.
Andri tahu kalau kakak-kakak ku akan merawat mamak, karena Andri sadar kalau kakak-kakak adalah orang-orang yang hebat.
Andri munafik ya kak?
Tapi inilah adik mu kak, laki-laki yang tidak berguna. bahkan untuk membayar denda saja Andri sanggup dan berpura-pura menjadi gila."
Sebenarnya sesak dadaku mendengar penjelasan dari Andri ini, tapi inilah kenyataan nya.
__ADS_1
Demikian juga dengan Gabe, berkali-kali dia menarik napas panjang dan dalam-dalam.