MENIKAH KARENA HUTANG ADAT

MENIKAH KARENA HUTANG ADAT
Wanita.


__ADS_3

Dekapan bang Bastian benar-benar membuat ku nyaman, di balkon ini dengan pemandangan Danau Toba, terasa detak jantung bang Bastian yang berirama beraturan.


"tubuh ini bisa di miliki oleh Andri karena pernikahan, tapi tidak dengan cintaku, serta hati dan pikiran ini.


malam pertama dengan Andri, untuk menghilangkan rasa sakit. aku hanya membayangkan wajah Tampan mu bang.


Tapi itu hanya bersifat sementara, rasa sakit itu selalu ada. dia hanya memikirkan kepuasan tanpa memikirkan hati Ku yang sakit.


Bersama masa lalu, kepuasan hasrat tidak pernah menjadi milik ku karena aku terpaksa melakukan nya atas nama istri.


Dan bersama Abang, kepuasan itu menjadi milik ku yang membuat ku melayang dan menikmati cinta dari mu."


Aku mengelus-elus tonjolan di balik celana tidur bang Bastian, yang sudah mulai aktif dan terasa agak keras.


Sekilas terdengar desahannya yang pelan dan itu terdengar sangat seksi.


"sayang, kamu harus jujur ya. mana lebih besar punya Abang ketimbang punya masa lalu mu itu."


"jelas ini sayangku, dan ini benar-benar membuat ku mabuk kepayang, yang membuat ku berulang kali mencapai puncak kenikmatan."


"kita ulangi lagi yuk."


Aku hanya mengedipkan mata ke arahnya dan tetap mengelus tonjolan yang berada di balik celana itu.


Tangan bang Bastian yang memegang ku, kini aktif lagi meraba area paha Ku. dan cumbuan demi cumbuan nya semakin liar, geli tapi nikmat.


kini kami sudah tanpa busana, tapi karena di balkon ini terlalu dingin. akhirnya bang Bastian menggendong tubuhku ke arah ranjang.


Perlahan tubuh ku ini direbahkan Nya, dan mulai aktif memainkan puncak kecil di dadaku.


Geli dan nikmat, rasanya sudah tidak tahan. kedua kaki aku renggang kan dan senyuman bang Bastian yang nakal membuat semakin bergairah.


Blasss......


Rudal besar itu masuk lagi dan nikmat, terasa penuh dan itu membuat melayang-layang. nikmat tiada duanya.


Posisi berganti posisi dan akhirnya kami mencapai puncak kenikmatan secara bersamaan dan ini untuk ke-tiga kali nya mencapai kenikmatan di malam hari ini.


Kami berdua berbaring lemas di ranjang ini, dengan pandangan mata yang penuh kenikmatan.

__ADS_1


"sayang, kenapa bisa begitu nikmat?"


Bang Bastian bertanya setelah napasnya sudah terkendali, dan aku paham maksud dari pertanyaan tersebut.


"hanya melakukan perawatan sayang, itu semua karena aku benar-benar mencintai Mu."


"Abang akan bekerja keras, agar kamu bisa perawatan agar selalu tampil cantik dan menawan, Abang paham cinta dan uang harus bersamaan."


Mendengar pernyataan dari bang Bastian, aku hanya mencium bibir Nya yang seksi.


Benar kata bang Bastian, cinta dan uang harus bersamaan.


Wanita butuh perawatan dan tentunya itu membutuhkan uang, dulu bapak menuntut mamak agar selalu terlihat cantik agar tidak membuat nya malu di hadapan umum.


Boro-boro Beli sabun pencuci muka atau setidaknya lipstik, untuk makan aja sudah syukur.


Laki-laki selalu meminta lebih terhadap istrinya, tapi dia tidak sadar akan kemampuan nya dalam hal membuat istrinya terlihat menarik.


Laki-laki selalu membandingkan diri seorang perempuan ketika masih pacaran dengan nya, yang terlihat seksi dan terawat.


Tapi kenapa setelah menikah dan punya anak menjadi berbeda?


Setelah berkeluarga dan punya Anak, tentunya performa tubuh akan berkurang dan butuh perawatan.


Perawatan tubuh butuh uang, lain lagi dengan urusan dapur yang selalu kita jaga agar tetap mengepul.


Ada mulut yang harus di beri makan, biaya sekolah anak dan keperluan lainnya. sementara bapak memberikan penghasilan kepada Mamaknya serta kakaknya yaitu mamak nya Andri.


Mamak harus bekerja siang dan malam untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah.


Kurang istirahat dan kurang asupan gizi yang membuat tubuh mamak ku tidak terlihat menawan lagi.


itulah yang menjadi bahan olok-olokan dan bullying bagi bapak dan Mamaknya.


Tapi mamak cuek aja, kalau mau di sentuh silahkan dan sebagai istri mamak melayani Bapak, jika komplain mamak menyudahi Nya.


Bapak dulu seringkali uring-uringan karena mamak tidak memenuhi kewajibannya sebagai istri, yang tentunya yang penuh dengan tuntutan dari bapak.


Karena bapak selalu memberikan penghasilan nya kepada Mamaknya, maka dari itu mamak meminta kepada bapak agar memuaskan hasratnya ke mamak nya aja.

__ADS_1


Sama seperti permintaan ku terhadap Andri, ketika dia meminta hubungan suami-istri. Aku bentak dan menyuruhnya berhubungan badan dengan mamak nya.


Terkesan kurang ajar, tapi itu aku lakukan untuk memberontak terhadap nya. seorang istri yang tidak pernah dinafkahi dan dia hanya meminta di nafkahi urusan bawah nya, itu menurut Ku tidak adil.


Andri selalu mengatakan atas nama agama dan adat untuk meminta kepuasan hasratnya terhadap Ku.


Tapi kedua alasan itu bagi ku, adalah menghindari tanggung jawabnya sebagai suami.


Istri durhaka dan istri pembangkang. itulah yang selalu di ucapkan nya terhadap Ku, dengan dalil agama dan adat.


Persetan dengan ucapannya, toh juga dia melanggar sumpah nya di hadapan pemuka agama dan pemuka Adat, dia melalaikan kewajiban sebagai suami.


Wanita bukanlah makhluk yang lemah seperti yang ada dalam pikiran Andri dan Mamaknya serta dalam pikiran Bapak.


Wanita juga bisa berjaya, jika ada laki-laki yang hanya bergantung kepada istrinya itu disebut mokondo (modal Kon**l doang) laki-laki seperti itu pantas di buang.


"terimakasih sayang, i love you."


Ujar bang Bastian di sela-sela hayal ku yang tiba-tiba mengingat masa lalu.


Bang Bastian terlihat sudah tidur, dan aku hanya bisa mencium bibir dan keningnya.


Bukan bermaksud untuk membandingkan bang Bastian suami ku ini dengan Andri pria dari masa lalu itu.


Sebab aku tidak tahu kedepannya bagaimana, tapi setidaknya bang Bastian ini adalah suami ku yang aku pilih dan bukan berdasarkan perjodohan seperti aku dan Andri.


Tidak akan alasan lagi untuk membuat cerita penyesalan, karena aku membiarkan bang Bastian masuk kedalam hatiku dan hidup ku saat ini. dengan sadar dan tanpa paksaan, aku menikah dan berjanji untuk menjadi istri yang baik untuk bang Bastian.


Tapi ini hanya teringat karena ucapan bang Bastian yang mengatakan kalau cinta dan uang harus bersamaan.


Saling berkerjasama dan kerja keras untuk mewujudkan rumah tangga yang bahagia, jika hanya satu pihak yang bekerja tentunya akan timpang.


Istri tidak harus melulu di dapur tapi bisa berpartisipasi dalam mencari nafkah.


Jika mengingat masa lalu, itu hanya membuat ku sakit. tapi itulah masa lalu, dan tanpa masa lalu. aku tidak bisa berada di tempat indah ini bersama suamiku ini.


Cara Tuhan berbeda memberikan aku kebahagiaan, melalui serangkaian derita dan pengalaman hidup yang pahit dan kini aku meraih kebahagiaan itu


Inilah hidup Ku yang sekarang memeluk laki-laki yang aku cintai yang sudah menjadi suamiku.

__ADS_1


__ADS_2