MENIKAH KARENA HUTANG ADAT

MENIKAH KARENA HUTANG ADAT
Cerita Masa Lalu


__ADS_3

"Bapak-ibu kami dari petugas Puskesmas, apa yang terjadi disini? ya Tuhanku.... "


Ujar Susi salah satu petugas medis dari Puskesmas, beliau kaget sampai mengucap nama Tuhan Nya karena melihat wajah nya Andri yang penuh dengan darah.


Susi dan dua rekannya langsung bertindak, setelah selesai membersihkan luka darah dan luka di kepalanya kemudian membalut luka tersebut dengan perban.


"syukurlah darah tidak terlalu banyak keluar, tapi Pasien perlu kita Infus untuk menggantikan cairan yang hilang sekaligus untuk mempercepat pemulihan pasien."


"Dokter, jangan infus disini. tolong bawa ke puskesmas aja." ucap Bapaknya Andri yang tidak menginginkan Andri di rawat di rumah ini.


"baik Bapak, kami akan bawa Pasien ke Puskesmas. tapi bapak ikut kami ya" sanggah dari Dokter Susi.


Bapaknya Andri pergi bersama tim medis dari puskesmas, Beliau hanya menatap bapak dan bapak Simson dan kemudian menunduk, seolah-olah tidak sanggup untuk menahan rasa malunya.


"Uda... apa yang sebenarnya terjadi?" bapak bertanya kepada Oppung doli Sanggap.


"au pe bingung do amang, dang huatusi be Manang na terjadi. namalua do si Andri, nga di pasung Hian ni."


(Bapak pun bingung Nak, tadi itu Andri lepas dari pasungan Nya.)


Bolo Inong na tong do pe suang songoni, dan adong Dope imbar na. Ala na lalap do Hami mappature tu ulaon marsogot, jadi dang boto Hami namalua si Andri Sian pasungan Nai."


(kalau Mamaknya Andri masih sama keadaan Nya, karena kami sibuk mempersiapkan diri dan segala sesuatu yang diperlukan untuk besok dan kami tidak tahu kalau Andri sudah lepas dari pasungan).


Ujar Oppung Sanggap yang membuat kami semakin bingung, terlalu banyak rahasia yang belum kami ketahui.


Akhirnya Oppung Doli Sanggap menjelaskan tentang musibah yang menimpa Mamaknya Andri.


Semuanya berawal Ketika mantan mertua Ku itu kesulitan untuk mendapatkan jodoh, dan Oppung boru kami yaitu Mamaknya atau mamak dari Bapak memintanya untuk menemui Oppung Doli purnama.


Oppung Doli Purnama di kenal dukun yang sakti yang mampu membuka aura seseorang, yang dipercaya bisa mendekatkan jodoh, rejeki dan bahkan keturunan.


Usut punya usut oppung Doli Purnama adalah parbegu ganjang (pemuja makhluk mistis dikalangan masyarakat Batak, atau lebih tepatnya adalah Iblis).


Setelah menemui Oppung Doli Purnama, tidak berapa lama kemudian Mak Iren atau Mamak nya Andri berjodoh dengan Bapaknya Andri.

__ADS_1


Kurang lebih 3 tahun lahir lah putri pertama, tidak berselang lama putri pertama tersebut meninggal dengan cara yang tidak wajar.


Ludah menjulur, leher hitam setengah lingkaran dan Wajahnya membiru, setelah beberapa jam wajah mayat bayi perempuan malang tersebut berubah menjadi hitam.


Setelah meninggal putri pertamanya, baru lahir Iren. setelah kelahiran Iren ekonomi keluarga semakin membaik.


Panen berlimpah serta Ternak yang banyak, dari hasil penjualan hasil panen, baik padi, Kopi dan cabe serta ternak babi dan sapi.


Mak Iren atau mantan mertua Ku terlihat mulai angkuh dan selalu berlawanan dengan ibu mertuanya.


Hingga akhirnya lahir adik-adiknya Iren, yaitu Devi, Sarah, Maria, Gabe dan Uli.


Sudah punya enam Putri yang cantik-cantik, Sehat dan sempurna dalam artian sempurna secara manusiawi.


Menurut tradisi Batak, anak laki-laki adalah penerus marga. berhubung anak-anak Mantan mertuaku ini semuanya Perempuan, dan akhirnya mendapatkan desakan dan tekanan dari keluarga Bapak nya Andri.


Karena tidak kuat Nya akan desakan tersebut, Mamaknya Andri mendatangi kembali oppung Doli Purnama agar bisa mempunyai anak laki-laki.


Beberapa bulan kemudian, ibu mertua Nya Mak Iren meninggal dengan cara tragis. sama halnya dengan kematian Putri pertama mereka.


Disusul kematian Adik laki-laki kandung bapak atau bapak Uda kami yang paling Kecil, kematian sama tragisnya.


Namun ada syarat yang harus dipenuhi, yakni untuk membuat harta kekayaan tetap awet.


Andri harus menikah dengan pariban kandungan Nya (anak perempuan dari saudara laki-lakinya, atau disebut juga sebagai Sepupu).


Saat itu hanya pariban Andri yang lahir hanya saya saja. dengan segala kekuatan dan uang yang dimilikinya yang bisa menekan siapa saja.


Akhirnya dibuatlah perjanjian adat untuk menjodohkan aku dengan Andri.


Oppung Boru atau Mamaknya Bapak mendesak bapak untuk melakukan perjanjian adat tersebut, Mamak yang tidak berdaya hanya bisa menangis karena tekanan dari keluarga Bapak.


Akhirnya terjadilah pernjanjian Adat tersebut, dan harta kekayaan dari mantan mertua ku ini semakin banyak dan melimpah.


Akan tetapi Hanya Andri yang mendapatkan tempat dan kasih sayang dari Mamaknya serta Bapaknya.

__ADS_1


Gabe yang sedikit merasakan kasih sayang dari orangtuanya menjadi pendamping Mamaknya, tapi tidak dengan putrinya yang lain.


Anak perempuan hanya pelengkap dalam keluarga, Begitu di keluarga Andri.


Apapun keinginan Andri harus terpenuhi dan kakak-kakak harus melayani semua apa yang di inginkan oleh Andri.


Oppung Boru atau Mamak kandungan dari bapak mengajarkan hal tersebut ke Bapak, Boru atau anak perempuan hanya pelengkap dalam keluarga.


Perempuan akan di ambil oleh suaminya kelak nanti untuk meneruskan marga Suaminya.


Perempuan tidak perlu berpendidikan tinggi, cukup tahu membaca dan menulis itu sudah lebih dari cukup.


Yang terpenting adalah Sinamot nya atau maharnya besar, perempuan itu cukup berdandan yang cantik supaya Sinamot besar.


Hal tersebut bertentangan dengan Mamak, Mamak ingin kedua Boru Nya yaitu Aku dan Lisa bisa menempuh pendidikan yang layak.


Laki-laki dan perempuan itu setara, perempuan harus pintar dan bijak. karena perempuan akan jadi ibu dari anak-anaknya yang menjadi guru pertama untuk anak-anak Nya.


Prinsip Bapak sama seperti prinsip keluarga Nya yaitu, Mamaknya dan Kakak Nya yaitu Mak Andri.


Hanya anak laki-laki yang perlu sekolah, tapi apa?


Jika memang prinsip itu dipegang oleh bapak, seharusnya Rifan dan Fernando disekolahkan setinggi-tingginya oleh bapak.


Hadeh.......


Jika di ingat-ingat ini hanya membuka luka yang sudah sembuh berkat Cinta kasih dari Tuhan, kasih sayang dan dukungan Mamak serta perjuangan tanpa mengenal lelah.


Mamak bekerja di ladang orang, malam Nya Payet kebaya dan memelihara ternak orang dengan bagi hasil demi menyekolahkan kami anak-anaknya.


Setelah selesai SMK Tata busana di ibukota kabupaten, saya langsung Merantau dan Puji Tuhan langsung dapat pekerjaan yang layak.


Sehingga aku bisa membantu Mamak untuk membiayai pendidikan adek-adek hingga tamat SMA.


Prinsip Bapak yang hanya menyekolahkan anak laki-laki ternyata itu hanya omong kosong, jika seandainya bapak fokus untuk Rifan dan Fernando, hal itu akan meringankan beban Mamak yang hanya memikirkan Aku dan Lisa.

__ADS_1


Tapi nyata semua menjadi beban Mamak, siang malam kerja tanpa kenal lelah. itulah Mamak dan semuanya itu demi kami anak-anaknya.


Karena prinsip Mamak, semua anak-anak Nya Harus sekolah setinggi-tingginya.


__ADS_2