
Bang Bastian masih bersikap kaku, dan perlahan aku membuka seluruh pakaian Ku hingga tidak tersisa. dengan maksud untuk membuat nya tidak bersifat kaku.
Aku adalah seorang janda yang sudah pernah melakukan hubungan suami-istri, sementara bang Bastian belum pernah menyentuh wanita manapun.
Aku membantu bang Bastian untuk melepaskan pakaiannya dan kami berdua sama-sama tidak mengenakan apapun, lalu berlalu ke kamar mandi.
Air hangat dari shower membasahi tubuh kami berdua tanpa helai apapun, dan bang Bastian masih benar-benar bersifat kaku.
Bahkan sampai selesai mandi bang Bastian masih bersikap kaku, dan akhirnya aku beranikan diri untuk mencium bibir nya terlebih dahulu.
Ternyata ciuman bersambut, perlahan ciuman itu bertambah nikmat dan kini sudah menjalar ke area leher Ku.
Pancingan ku berhasil membuat gairah bangkit, kini yang selama ini tersembunyi di balik celana nya sudah mulai bangkit, dan semakin aku mainkan semakin tegak sempurna.
Suami ku berhenti mencumbui leher Ku dan kemudian mengambil handuk dan membalut ke tubuh Ku.
Tubuh ku di gendong Nya hingga pinggir ranjang, dengan posisi duduk. bang Bastian mengeringkan rambut ku yang basah dengan handuk.
Begitu lembut dan penuh dengan cinta, bang Bastian kembali mencium bibirku.
Tubuh ini di giring nya ke ranjang, dan....
Kini tubuhku sudah berbaring di atas ranjang, Kedua gunung kembar milik ku menjadi sasaran nya, geli dan nikmat dan tanpa terasa bagian ku sudah terasa lembab.
Rudal bang Bastian sudah siap tempur dan itu terasa ketika bersentuhan dengan kulit paha Ku.
dan ini lebih jauh besar dari yang sebelumnya yang tidak pernah aku nikmati kepuasan nya.
Kedua kaki aku renggang kan, dan bang Bastian menyambut dengan senyuman nakal, perlahan rudal besar itu masuk ke liang milikku.
Sakit tapi nikmat, berkat ramuan herbal itu yang mampu membuat nya rapat. permainan nya sangat lembut dan membuat benar-benar di atas awan melayang-layang. rasa sakit itu sudah hilang dan berganti dengan rasa nikmat.
Baru beberapa saat permainan kami, aku sudah lemas dan kenikmatan yang tiada tara.
Sebagai seorang wanita yang pernah disentuh dan tidak lama disentuh kembali, hal itu membuat mudah mencapai puncak.
Permainan dan cinta bang Bastian yang membuat ku mencapai puncak untuk yang pertama kali Nya.
Bang Bastian berhenti sejenak, dan mencabut rudal besar itu dari liang ku yang sudah lembab.
__ADS_1
Ciuman demi ciuman nikmat dari bang Bastian membuat semakin bergairah, karena sudah begitu bergairah. aku langsung mengambil posisi dengan duduk diatas paha bang Bastian.
Perlahan-lahan rudal itu masuk ke liang ku, dan bergerak berirama. berangsur semakin aku percepat, terlihat bang Bastian meram melek. seperti bang Bastian menikmati permainan Ku.
Baru beberapa menit aku sudah mencapai puncaknya, dan terduduk lemas diatas rudal milik Suamiku.
Sekarang bang Bastian yang beraksi, tubuh di tuntunannya untuk berbaring di samping nya, dan mulai mencumbui Ku.
Rudal kenikmatan itu masuk lagi dan perlahan semakin kencang dan cairan kenikmatan ku keluar lagi tapi bang Bastian gencar melakukan aksinya.
Ah....a.......
Akhirnya bang Bastian bersuara wajah tampan yang mengeluarkan keringat itu terlihat lemas, setelah mengeluarkan rudalnya dari liang ku, bang Bastian kemudian mencium bibirku dan terakhir keningku.
Kini kami berdua berbaring lemas, dan kedua wajah kami saling bertemu.
"terimakasih sayang, kamu sangat luar biasa. begitu nikmat dan benar-benar membuat Ku sangat puas."
Aku hanya tersenyum menanggapi nya, lalu bang Bastian mencium lagi dan menutupi tubuh Ku dengan bad cover yang tebal itu.**
Paginya wajah tampan bang Bastian tepat di hadapan lalu mencium Ku, ciuman itu menjalar ke area leher dan benar-benar menggairahkan di pagi yang dingin ini.
Ternyata bang Bastian menginginkan lagi, sekarang suami ku sudah lihai mengontrol permainan.
Permainan demi permainan kami lakonin dan kami kembali mencapai puncak masing-masing.
Setelah agak tenang, kami berdua mandi sama. dan lagi-lagi kami melakukan nya hingga kami berdua mencapai kepuasan masing-masing.
Kimono hotel yang khas tenunan Batak membuat kami seragam dan kompak, ternyata sudah jam 8 pagi.
Kami meminta room servis untuk membawa sarapan ke kamar ini.
Kami sarapan menghadap arah danau Toba, bersama bang Bastian. kemesraan membuat kami hanyut dalam cinta.
Selesai sarapan rencana nya kami akan jalan-jalan, tapi gerimis yang mengharuskan kami harus tetap berada di kamar hotel ini.
Alam yang indah dan berada di pelukan suami ku tercinta.
Lagu cinta dari Dewa 19 menyahut kan kami dalam kemesraan ini.
__ADS_1
Bukan berniat untuk membandingkan, kali ini aku merasakan puncak kepuasan gairah, sebagai wanita yang mempunyai hasrat tentunya.
Permainan Bang Bastian yang lembut dan romantis mampu menyahut kan dalam kenikmatan kegairahan cinta.
Dulu aku melakukan atas nama istri yang harus melayani suami, sekarang kami melakukan atas dasar cinta dalam ikatan pernikahan suci.
"apakah Abang kecewa terhadap Ku?"
Mendengar perkataan Ku, bang Bastian mencium kepala Ku karena aku berada dalam pelukannya yang hangat.
"Abang bahagia, secara pria Abang terpuaskan dengan cara Mu."
"tapi kan aku ngak perawan lagi bang."
Lagi-lagi bang Bastian mencium kepala Ku dan kemudian memegang perut dengan erat yang menambah kehangatan.
"nikmat kok sayang, terasa lebih natural dan membuat Abang melayang-layang dalam kepuasan cinta.
kamu mampu membuat ku melayang menikmati cinta yang sebenarnya dan itu sangat membuatku semakin bergairah.
Cintamu mampu membuat ku seperti pria yang hebat, kamu adalah wanita yang aku cintai."
Ucapan itu membuat merasa tenang, ketidak sempurna nya diriku yang di terima suami dengan ikhlas.
Mungkin karena kami berdua berpelukan di ranjang ini, di tambah lagi dingin nya cuaca. terasa rudal milik bang Bastian seperti bergerak.
Tangan bang Bastian kini sudah aktif di perut dan akhirnya menyingkirkan kimono yang aku kenakan.
Ciuman yang berbeda dari bang Bastian membuat hanyut dalam cinta Nya.
Bang Bastian merebahkan tubuhku dengan pelan dan lembut, lalu mencumbui dadaku lanjut ke leher.
Kedua puncak kecil manjadi sasaran nya, geli tapi nikmat.
tanpa aku sadari rudal yang tegak sempurna itu masuk ke dalam lubang ku yang sudah lembab.
Bunyi demi bunyi berbarengan dengan suara kenikmatan dari Ku, menambah kesan gairah yang tidak bisa ku uraikan dengan kata-kata yang tepat.
Posisi ke-dua dengan permainan di pinggir ranjang, terlihat dada bidangnya mengeluarkan keringat yang menambah keseksian tubuhnya.
__ADS_1
berganti posisi yang ketiga dan kami sama-sama mencapai puncak kepuasan yang tiada tara.
empat ronde kami bergelut dengan cinta dan gairah, kenikmatan demi kenikmatan kami tuai dalam pelukan kisah cinta kami berdua.