MENIKAH KARENA HUTANG ADAT

MENIKAH KARENA HUTANG ADAT
Happy Ending.


__ADS_3

Tanpa terasa waktu berjalan dan aku tinggal menunggu kelahiran anakku yang ke-dua, bersama bang Bastian dan kami berada di klinik bidan Yanti.


hanya menunggu 2 jam akhirnya lahir anak kami berjenis kelamin laki-laki sehat dan tanpa kekurangan apapun.


Bang Bastian menangis bersamaan dengan tangisan anak kedua kami. dan kami memberi nama SAUT LINGGOM PARASI.


Nama dengan bait harapan, lelaki yang penuh pengasih dan penyayang.


Kini Elazer punya Adek, dan anak pertama kami ini begitu bahagia saat melihat adiknya.**


Rumah bapak dan mamak sudah ramai dengan anak dan cucunya, anakku bersama bang Bastian sudah dua.


Dari Lisa dan Pangeran juga anak laki-lakinya dan sebentar akan menunggu anak keduanya dan berdasarkan hasil USG anaknya berjenis kelamin perempuan.


Sementara Rifan dan Ningsih sedang menunggu kelahiran anak pertamanya dan hasil USG menyatakan anak pertama Nya adalah laki-laki.


Rada dan Binsar juga demikian sedang menunggu kelahiran anak pertama mereka dan hasil menunjukkan anak pertama mereka adalah laki-laki.


Lengkap sudah kebahagiaan kami bersama, dan tahun ini kami akan melihat Fernando dan Saor bersanding.**


Akhirnya waktu yang kami tunggu datang juga, Fernando dan Saor naik pelaminan.


Indah dan Rani akhirnya mendapatkan jodoh juga yaitu teman-teman atau rekan Fernando.


Memang tiga serangkai sahabat itu sama-sama berjodoh dengan tentara, persahabatan mereka begitu awet. bahkan suami mereka bertiga sama-sama Tentara.


Orang tua ketiga sahabat itu hanya bisa tersenyum bahagia, ketika melihat putri-putri mereka menikah dengan tentara.**


Tiga tahun kemudian aku sudah melahirkan anak perempuan, dan bang Bastian menyuruhku untuk menutup kran alias KB permanen.

__ADS_1


Dengan anak tiga orang, dua laki-laki dan satu perempuan itu sudah merupakan berkat dari Tuhan.


Sebenarnya aku ingin punya anak empat, tapi bang Bastian tidak setuju.


Ketiga anak kami masing-masing mempunyai kakak Asuh dan hal itu adalah saran dari bang Bastian.


"pak, kita buat anak lagi yuk.?"


Pinta Ku kepada bang Bastian ketika anak-anak kami sudah tertidur di kamarnya masing-masing.


"Cukup ya sayang, kita sudah punya tiga anak. sekarang kita harus memberikan cinta dan kasih terhadap ketiga anak kita.


Abang ngak mau mama terlalu capek dengan mengurus banyak anak, kita sebagai orang tua juga perlu waktu bersama.


Ketiga anak kita sudah lebih dari cukup, jika kita berhasil mendidiknya dengan baik dan itulah kebahagiaan kita sebagai orangtua yang benar.


Abang ingin selalu bersamamu sampai maut yang memisahkan kita dan bersama-sama kita membesarkan anak-anak kita sayang."


Abang adalah segalanya bagiKu, cinta dan kasih sayang mu kepada ku dan juga anak-anak membuat ku semakin bahagia dan semangat menjalani hidup."


"sama-sama sayang, inilah hidup yang harus kita jalani dan bersama-sama kita mengukir kebahagiaan keluarga kita."


Bang Bastian kemudian mencium kening Ku dan lanjut ke bibir, walaupun anak kami sudah tiga tapi kemesraan dari bang Bastian yang membuat tetap bergairah seperti dulu.


Setiap waktu berduaan seperti ini bersama bang Bastian, gairah dan hasrat ku selalu memuncak.


Hanya sedikit menggoda bang Bastian lalu kemudian bang Bastian membalasnya yang tidak pernah gagal membuat ku mencapai puncak kenikmatan.


Bang Bastian Suamiku tercinta yang selalu memberikan ku cinta, kasih sayang dan kepuasan hasrat.

__ADS_1


Ketika bang Bastian cemburu karena aku terlalu perhatian kepada anak-anak.


Aku cukup membawa ke dalam kamar, lalu memainkan rudalnya yang selalu membuatku mabuk kepayang.


Cinta, kasih sayang, nafkah dan tentunya kepuasan hasrat sebagai wanita normal. dan semua itu aku dapatkan dari Suamiku bang Bastian tercinta.


Kini suamiku sudah tertidur setelah kami mencapai kepuasan kenikmatan bersama-sama.


Bibir nya menggoda aku cium dan menyelimuti tubuhnya tanpa mengenakan sehelai benang pun.


Bahagia tentunya, setelah melewati drama kehidupan yang amat dramatis.


Sebagai perempuan jangan merasa bisa di remehkan oleh kaum laki-laki atau suami.


Rumah tangga yang bahagia tercipta atas kerja sama kedua belah pihak.


Jangan lemah dan teruslah berjuang sampai mendapatkan kebahagiaan, caci makian, fitnah itu akan berbalik kepada sumber.


Asalkan kita jangan seperti yang fitnahnya, menjalani hidup tanpa menggangu orang lain dan terus berjuang hingga akhirnya.


Bahagia atau tetap sama, itu adalah Akhirnya tapi setidaknya kita sudah berjuang.


wanita tetap lah wanita, yang selalu ingin di tinggikan walaupun hanya setinggi benang.


Wanita tetap membutuhkan kasih sayang dari suami, dan itu bukan berarti wanita makhluk yang lemah.


Wanita jauh lebih kuat dari laki-laki, hanya saja wanita terkadang terlalu rapuh.


Bersyukur, kerja keras, berjuang dan tidak merugikan orang lain, itulah motto hidup Ku.

__ADS_1


Hidup hanya sekali dan teruslah berjuang demi cinta dan kasih sayang yang utuh.


__ADS_2