My Little Hubby

My Little Hubby
Demam


__ADS_3

Beberapa saat kemudian.......


Setelah Dewa selesai berganti baju dengan baju yang bersih,Bu Stefy menghampiri Dewa untuk mengobati luka-luka yang ada di tubuh Dewa.


"Sini biar saya obatin luka-luka kamu,"Ucap Bu Stefy sambil memegang kotak P3K.


Dewa hanya mengangguk menandakan menyetujui permintaan Bu Stefy.


Dengan lembut Bu Stefy memberikan obat pada luka yang ada di wajah Dewa.


iiissssshhh,Dewa meringis menahan perih pada saat di obati.


"kamu itu diobatin begini saja meringis kesakitan,tadi pas main pukul pukulan tidak kenapa-kenapa,"Ucap Bu Stefy sambil terus mengobati luka Dewa.


Dewa memandang wajah gurunya tersebut tanpa berkedip.


Bu Stefy yang menyadari itupun memalingkan wajahnya karena entah merasa risih atau malu.


"kamu benar-benar cantik sekali dan pengertian,"batin Dewa yang masih menatap Bu Stefy.


1 jam kemudian......


"Kamu istirahat dulu saja,saya ambilkan makanan dan minuman,"Ucap Bu Stefy menuju luar kamar Dewa.


Bu Stefy berjalan menuju dapur menghampiri bi Inah yang merupakan asisten rumah tangga Dewa yang ada di rumah itu.


pada saat berada di dapur.


"Bi masak apa hari ini,"tanya Bu Stefy sambil membuka tudung saji.


"eh ini non, ada sayur asem sama daging empal dan sambal terasi,"Jawab bi Inah sambil menyelesaikan pekerjaannya bersih bersih piring kotor.


Tanpa menunggu lama-lama Bu Stefy mengambil piring dan mengisinya dengan nasi,lauk pauk dan sayur serta sambal sebagai pelengkapnya.


"Eh iya bi siapkan juga teh anget dan anterin ke kamar Dewa,"pinta Bu Stefy sambil membawa makanan ke kamar Dewa.


"iya Non,ini sudah siap teh anget ya,"Jawab bi Inah seraya memberikan teh angetnya kepada Bu Stefy.


"ya udah Bi saya anter ke kamar tamu dulu,tempat Dewa sekarang istirahat,"Jawabnya sambil membawa nampan berisi segelas teh anget.


tanpa terasa hari sudah menunjukkan waktu ashar,tak lupa Bu Stefy ambil wudhu dan melaksanakan sholat dulu di samping tempat tidur Dewa,setelah Bu Stefy melaksanakan sholat diapun membaca Alquran,sekalian mendoakan agar Dewa baik-baik saja.

__ADS_1


sebenarnya setelah Dewa meminum teh anget dari Bu Stefy Dewa tertidur dengan pulas.


Bu Stefypun mendekatkan dirinya untuk mengecek keadaan Dewa.


Di rabanya dahi Dewa,dan menunjukkan suhu yang tinggi,menandakan Dewa sedang Demam.


"Ih kok panas banget ya badan Dewa," ucap Bu Stefy dalam batin.


"Apa karena luka-luka dalam ini ya yang bikin dia demam,"gumamm Bu Stefy lagi,sambil mengecek keadaan Dewa.


karena takut terjadi apa-apa pada Dewa Bu Stefypun langsung keluar untuk mengambil handuk dan air anget untuk mengompres Dewa.


"Bi Inah apa di sini ada handuk kecil dan tolong siapkan air anget,ucap Bu Stefy sambil keluar kamar dengan sedikit berlari menuju dapur tempat Bu Inah berada.


"Iya Non,sebentar bibi siapkan,emangnya ada apa non,kok non minta handuk dan air anget."Jawab Bu Stefy khawatir


"cepetan bi Dewa sedang Demam,"Jawab Bu Stefy yang pas bersamaan sudah berada di dapur.


"Lho kok bisa,tadi kan tidak apa ya den Dewanya,"Jawab bi Inah yang masih di selimuti kekhawatiran.


"Ini non handuk kecil dan air anget ya,"Jawab Bi Inah saraya menyodorkan baskom yang berisi air anget dan handuk kecil.


"makasih bi,"Jawab Bu Stefy yang langsung mengambil baskom tersebut.


"tidak usah Bu biar saya saja yang merawat Dewa,"Jawab Bu Stefy yang sudah meninggalkan dapur menuju kamar tamu tempat Dewa berada.


Dengan berjalan agak cepat Bu Stefy akhirnya sampai di kamar dmDewa berada.


dilihatnya wajah Dewa yang memerah karena demam dan dia sedang tertidur.


dengan sangat hati-hati Bu Stefy merawat Dewa dan menempelkan handuk kecil yang sudah di peras menggunakan air hangat ke dahi Dewa.


tok tok tok....


tiba-tiba bunyi ketukan pintu tempat Dewa dan Bu Stefy berada di ketuk.


"maaf non ini bi Inah,bibi bawa makanan dan obat buat den Dewa nona kan belum makan dari tadi siang,"Ucap Bi Inah menunggu pintu di bukakan.


ceklek....


"iya bi,sini biar saya saj ayang bawa,o ya Bu nama saya Stefy,panggil Stefy saja toh usia bibi mungkin sama dengan bibi saya,Jawab Bu Stefy sambil membawa nampan dan obat buat Dewa.

__ADS_1


"ya udah non saya permisi dulu,Jawab Bi Inah sambil berjalan menuju kamarnya.


"kasihan sekali kamu Dewa,"Ucap Bu Stefy dalam hati.


karena memang lapar dan dari siang belum makan maka Bu Stefy makan dengan lahap nasi yang disajikan oleh Bu Inah kepadanya.


...****************...


Sementara itu di kediaman bibi Anna yang merupakan bibi dari Bu Stefy.


"Lily apa Stefy telpon kamu kok sampai sekarang belum pulang ya bukankah selesai ngajar itu jam 3 sore ya,sampai pukul 5 kok belum pulang juga dan handphone nya tidak dapat dihubungi."Tanya bibi Anna dengan khawatir.


"Tidak ma,dari tadi Stefy belum telpon Lily,Lily juga khawatir,"Jawab Lily sambil menyuapi anaknya Bryan.


Tidak seberapa lama kemudian muncullah Adam yang merupakan suami dari Lily,dia berjalan menuju kedua perempuan beda generasi tersebut.


"Sore semua,"Sapa Adam sambil mengecup punggung tangan bi Anna,dan kening Lily.


"Eh Adam sudah pulang,dam kamu tadi di hubungi Stefy tidak kok sampai sekarang dia belum pulang dan handphone nya tidak dapat dihubungi,bikin khawatir saja tuh anak,Ucap Bu Stefy yang masih mengkhawatirkan keponakannya tersebut.


"Tidak ma,malah tadi Adam sibuk banget sampai handphone saja Adam tinggal di ruangan Adam."Jawab Adam dengan tegas.


"Anak ini ya tidak bisa dikhawatirkan oleh orang tua,"Jawab bi Anna yang masih khawatir.


" Begini saja mam,tunggu dia saja yang menghubungi kita ,siapa tahu dia ada urusan sampai sekarang belum balik."Jawab Adam menenangkan mertuanya.


...****************...


sementara itu di rumah Dewa....


Bu Stefy melihat jam yang melingkar dipergelangan tangannya. dan dia teringat kalau belum menghubungi keluarganya.Namun ketika Bu Stefy mengambil handphonenya yang ada di dalam tas kerjanya,dia kaget karena handphone nya mati kehabisan baterai.


"ih kok pake mati sih nih handphone,"gerutu Bu Stefy.


"aku lupa bawa charger lagi,"gerutunya lagi.


Bu Stefypun keluar rumah hendak ke tempat bi Inah,untuk pinjam telpon rumah buat menghubungi keluarga nya


"bi apa di sini ada telpon rumah,saya mau telpon keluarga saya,Tanya Bu Stefy.


"eh nona ada non,di sana letak telponnya."jawab bi Inah sambil menunjuk tempat telpon berada.

__ADS_1


"eh iya bi terima kasih,"Jawab Bu Stefy sambil berjalan menuju tempat telpon.


__ADS_2