
Tanpa di sadari Bu Stefy Dewa sudah ada di hadapan Bu Stefy,karena Bu Stefy belum mempersilahkan Dewa masuk,di saat Dewa sudah ada di hadapan Bu Stefy,Bu Stefy hanya terdiam mematung sambil melamun
"Bu, lho kok diam,Bu,saya sudah ada di depan ibu,"ucap Dewa sambil menepuk pundak Bu Stefy.
Sontak saja hal itu membuat Bu Stefy terperanjat dari lamunannya.
hari ini Bu Stefy memang terlihat cantik dengan rok di bawah lutut dengan blouse hijau toska di padukan Dengan rambut yang di kuncir ekor kuda serta riasan tipis sehingga terpancar kecantikannya.
"Bu Stefy, biar saya tangani Dewa karena hampir setiap hari dia bikin Maslah di sekolah ini,"teriak pak Farhan yang juga merupakan guru BK sambil berlari menuju halaman sekolah tempat Bu Stefy dan Dewa berada.
Mendengar ucapan pak Farhan Dewa langsung memasang wajah muram,dia sebenarnya ingin di tangani Bu Stefy daripada pak Farhan.
"Eh pak Farhan,tidak usah repot-repot saya bisa kok menangani Dewa sendiri,"Jawab Bu Stefy dengan senyuman manisnya membuat yang melihat meleleh hatinya.
"beneran tidak butuh bantuan saya,"Jawab pak Farhan sedikit memaksa.
__ADS_1
Sebenarnya pak Farhan punya rasa pada Bu Stefy tapi takut buat mengatakannya,jadi dia hanya bisa menerima kalau sebagai teman saja.
"Tidak usah pak,biar saya saja,"Jawab Bu Stefy lagi dengan lembut.
mendengar hal itu membuat hati Dewa berbunga-bunga
"Ya udah deh kalau begitu saya permisi dulu,"Jawab pak Farhan seraya meninggalkan halaman sekolah.
"Baiklah Dewa kamu ikut ibu ke ruang BK,"pinta Bu Stefy yang berada di samping Dewa.
merekapun berjalan beriringan,di sepanjang perjalanan Dewa menjadi pusat perhatian karena ketampanannya.
selang beberapa menit kemudian....
Ceklek bunyi pintu ruang BK tempat Bu Stefy telah terbuka,tentu yang membuka adalah Bu Stefy.
__ADS_1
Bu Stefy masuk lebih dulu dan di ikuti Dewa dari belakang.
"kamu duduk di sini,"ucap Bu Stefy sambil menunjuk kursi yang ada di depannya,sedangkan Bu Stefy berada di depan Dewa,
Bu Stefypun mengambil buku kasus yang ada di lemari belakangnya.Setelah di dapatkan buku tersebut di buka dan di catatlah masalah yang di alami oleh Dewa hari ini
"Dew,lihat buku kasus kamu sudah penuh,kamu tidak kapok juga bikin ulah,tanya Bu Stefy sambil menunjukkan rekam jejak masalah yang di timbulkan Dewa di sekolah.
"Apa tidak ingin mengurangi jumlah kasus yang kamu buat,Tanya Bu Stefy lagi sambil membuka buku kasusnya satu per satu.
bukannya menjawab tapi Dewa hanya tersenyum penuh arti.karena beberapa saat tidak mendapat jawaban,maka Bu Stefy menggoyang goyangkan tangannya ke arah wajah Dewa,sontak Dewa terkejut dan refleks memegang tangan Bu Stefy dengan lembut,hal itu membuat jantung Bu Stefy berdebar tak menentu.
"saya suka kok Bu dihukum apalagi ibu yang menghukum,karena saya menyayangi dan mencintai ibu,"Jawab Dewa dengan tatapan yang serius.
tentu saja hal itu membuat Bu Stefy kaget,ini baru pertama kalinya ada siswa yang terang-terangan menyatakan cinta padanya.
__ADS_1