
Klik..
Rekaman kedua Aku putar dilaptopku.Gambarnya mulai berjalan,kameranya merekam semua aktivitas setelah acara pernikahan selesai.
Mulai dari makan malam pertama kami sekeluarga besar.sampai Kepulangan pak joko dan keluarganya yang meninggalkan Nanda bersamaku dan ibu.Disaat itu aku baru ingat Nanda diberikan sepucuk surat oleh pak joko.Yang mana itu adalah tulis tangan dari ibunya sebelum beliau wafat.
Nanda terlihat meneteskan air mata di laptopku.Ketika dia memeluk pamannya sembari menggenggam surat itu di telapak tangannya.Aku tidak tahu seberapa penting surat itu baginya.Tapi jelas yang keluar dari mata Nanda bukan hanya air semata.
Video terus berjalan Hingga akhirnya pertengkaranku dengan Nanda dikamar terpampang dilayar laptopku.Kami saling adu pukul menggunakan bantal.Saling menyerang dan bertahan satu sama lain.Lalu akhirnya ibuku datang dan menghentikan tingkah kami.Rasanya aku ingin tertawa melihat moment ini.
Melihat Nanda yang Nampak segar dan sangat bahagia.Tidak sekalipun Nanda menunjukan kecewa dengan pernikahan ini Meski beberapa kali aku berkata keras padanya dan menyuruhnya tidur dilantai dengan keadaan setengah telanjang.
Lalu apakah Rekamannya selesai sampai disitu?Rupanya Tidak! Setelah 36 menit lamanya Nanda kembali terbangun.Sementara aku sudah terlelap tidur dikasurku yang empuk.
Nanda berdiri dan mendekati aku yang terlelap di alam bahwa sadar.Dia melihat ke arah wajahku lalu tersenyum lebar tepat diatas sana.
'Kenapa ketawa sih,ada yang lucu?' Ujar ku dalam hati.Gelagat Nanda sungguh aneh dan tidak bisa aku duga.Kemudian Nanda mengucapkan sebuah kalimat dengan sangat lembut.
"La.. sebenarnya kamu itu cantik.Apalagi kalau kamu lagi senyum.Marahnya jangan kelamaan,aku cuman bercanda aja.Ibu bilang kalau mau bikin rumah tangga ada aturannya jangan seenaknya sendiri.Aku pasti turutin perkataan kamu La.Aku harap kita bahagia dalam pernikahan ini." Ucap Nanda tersenyum.Lalu Nanda menaikan selimutku supaya aku tidak kedinginan.
Rekaman ketiga.
Tanpa pikir panjang aku langsung memytar rekaman yang ketiga.Rekaman itu menampilkan saat ketika Nanda mencoba membangunkan aku.
"La.. bangun la,udah pagi." Nanda menyiroti handycam kearahku yang masih mengantuk.
"Alex" ujarku.
"Hah Alex,Alex siapa La..?" tanya Nanda perlahan.Kemudian aku perlahan membuka mata
"Hi,kamu udah bangun la" sapanya
"Alex,gimana caranya kamu bisa ada disini." Tanyaku saat itu.
"Apa?Sejak tadi aku sudah disini kok.Pasti kamu tidurnya pules banget,sampe lupa ada aku disini." Balas Nanda menyeringai.
"Aku kira kamu udah pergi,Fanny bilang kamu sudah menikah dengan orang lain." balasku lagi.Mataku masih terlihat sayu.Parah... nyawaku belum kumpul.Tapi Nanda sudah merekamku.
__ADS_1
"Pergi? menikah? Aku nggak kemana mana la.Aku tetep disini ko bareng sama kamu!" ujar Nanda mulai keras.
"La.. La.. Ella.." Panggil Nanda.Ketika aku mulai perlahan mendekati kameranya dan Much... aku mencium kamera Nanda.
"La.. ko kameranya di cium." Ujar Nanda sambil tertawa saat melihat bibirku menempel di layar kacanya.
Akupun juga ikut tertawa ketika melihatnya.Bibirku terlihat sangat mungil dan menggemaskan.Memang sedikit berair tapi aku rasa warnanya bagus,merah merekah.
'Kenapa ketawa sih Nanda.Kan bibirku lucu!' Batinku sambil tertawa melihat rekamannya.
Selepasnya aku terbangun dan mulai kejar kejaran bersama Nanda.Kameranya bergerak gerak tidak karuan saat Nanda membawanya sambil berlari.Bahkan saat ketika kami memperebutkannya didalam jaket Nanda.Handycamnya masih menyala dan terus merekam jari kami yang saling bergulat.
Bukan hanya didalam video,tapi moment itu terekam jelas diingatanku.Itu menjadi saat saat yang paling konyol dan menyenangkan saat aku bersama Nanda.Tapi bodohnya aku,aku tidak berani untuk mengakuinya.Semuanya kalah oleh Ego dan kebencianku yang begitu besar.
Rekaman keempat.
Tidak mau menunda waktu lagi,aku langsung memutar rekaman yang keempat.Rekaman itu menunjukan aktifitas kami saat berada dimobil dalam perjalanan ke apartemen.
Lagi lagi aku terus merasa bersalah dan tidak enak hati pada Nanda.Karena untuk kesekian kalinya aku melontarkan kata kata kasar nan keras kepadanya.Lebih parahnya lagi aku justru tertawa begitu senangnya tanpa punya rasa bersalah.
Akibat perbuatanku itu wajah Nanda terlihat lesu dan tidak bersemangat.Bahkan aku tidak menyadari apa yang hendak dia katakan kepadaku.Pedahal hal itu terucap jelas di bibirnya.
"Jadi polisi" Balasku sambil tersenyum.
"Kenapa pengin jadi polisi?" Lanjut Nanda menghadap ella.
"Biar aku punya pistol,terus aku tembak kepala kamu sampe pecah.Hahaha.." Balasku ketus.
Itu hanya Sepenggal percakapan kami yang membuat Nanda menderita.Entah berapa kali aku berkata kasar kepada suamiku.Nanda.. tolong maafkan aku.
"Kalau cita citaku pengin punya ayah sama ibu." Kalimat inilah yang tengah aku soroti didepan layar Laptopku.karena ketika mengatakannya wajah Nanda seolah bersinar.Yang berarti Nanda sungguh berharapan dia bisa memiliki kelengkapan keluarga.
Tentu saja! Bukankah kedua orang tua Nanda sudah meninggal.Dan dia hanya dirawat oleh Pamannya seorang.Meski masih keluarga mestilah ada perbedaan antara seorang ayah dan paman.
Dari ketiga rekaman yang aku tonton aku menemukan beberapa hal:
Hal yang pertama adalah Nanda sangat mendambakan kebahagian bersama keluarga,Apalagi bersama orang tuanya.Itu juga dapat berarti Nanda kurang mendapat perhatian dari pamannya.
__ADS_1
Hal yang kedua adalah Ada sebuah amanat yang sepertinya diberikan oleh ibunya dan aku sangat meyakini itu merujuk kepada Surat yang ditulis ibunya sebelum meninggal.
Lalu jika aku menyambungkan penemuanku dengan cerita singkat dari Rima.Ditambah penjelasan dari bapak tua ditaman dan pelayan Ah hing food.Maka aku bisa menemukan hal lain tentang suamiku.
Sebelumnya Aku mengira bahwa Nanda cacat dari lahir.Tapi rupanya dia cacat karena mengalami kecelakaan 2 tahun yang lalu.Dan setelahnya Nanda tinggal bersama pak joko.
Dan diluar daipada itu teori konspirasi yang tidak dikatakan Lily didepan Rima masih mengganjal pikiranku.Tapi dia sempat kebablasan dan mengatakan bahwa semua orang yang dekat dengan Nanda dibantai.
Ibunya Nanda meninggal setelah dia melahirkan Nanda.Lalu ayahnya? Aku mulai mengerti sekarang.Berarti Setelah ibunya meninggal Nanda diurus oleh Ayahnya.Lalu singkatnya saat Ayahnya meninggal yang mungkin karena dibantai.Nanda dirawat oleh pak joko.
Sebenarnya pada tanggal berapa Nanda Mengalami kecelakaan.Lalu siapa ayah dan ibunya? Rima juga mengatakan bahwa Nanda mengganti Namanya setelah kecelakaan.Jadi siapa Nama ibu dan ayah Nanda? Dan siapa Nama Nanda yang sebenarnya?
'Aduh... bisa mati berdiri aku kalau begini caranya.Ternyata ada banyak Hal yang tidak aku ketahui dari Nanda.Huft.. tarik nafas La,kamu harus semangat untuk cari Nanda' ujarku dalam hati.
Semisalkan aku menelusuri semua hal yang aku ketahui dari Nanda.Maka harusnya ada sejumlah tempat yang mungkin dia datangi.Dan 3 diantaranya Nanda tidak berada disana.
Yang pertama jelas adalah kediamannya pak joko dan Nanda tidak berada disana.
Yang kedua adalah ditaman saat aku bertemu dengan pria tua disana.Dia mengatakan bahwa Nanda tidak datang ketaman.Meskipun dengan sedikit ujaran kebenciannya pada suamiku.
Yang ketiga di Ah hong food,Si pelayan juga mengatakan Nanda sudah lama tidak kesana.Dan disana juga ada si Breng*ek yang ingin melecehkan aku.hmm..
Tapi juga ada sejumlah tempat yang mungkin didatangi Nanda.Dan aku belum sempat mencari Nanda kesana.
Yang pertama adalah RS Tanjung Harapan tempat dimana dr.Anne bekerja.Jika Nanda melakukan cek-up 2-3 kali dalam sebulan.Bisa sajakan kali ini Nanda pergi kesana.
Yang kedua adalah Tempatnya Lily,PT bumi rahayu.Melihat kedekatan Nanda dan Lily,bisa jadikan Nanda pergi kesana.Ah.. ketika aku mengingat Lily rasanya aku semakin kesal kepadanya.Apalagi tingkahnya tadi siang bersama suamiku.Lagipula aku tidak mungkin pergi kesana,setelah menarik Nanda pulanh dengan Paksa.
Yang ketiga adalah Rumah ibuku.Apa jangan jangan dia pergi kesana? Soalnha dia sedih saat kami pergi meninggalkan rumah ibu dan tinggal di Apartemen.
Lalu yang Keempat sepertinya paling tidak mungkin.Jika Nanda sangat merindukan orang tuanya.Apa mungkin dia pergi ke pemakaman umum? ke makam ayah dan ibunya.
.
.
.
__ADS_1
.Like,comment,vote