My Little Hubby

My Little Hubby
Bab 28


__ADS_3

Siang Ini Ella merasa cukup lelah dengan pekerjaannya.Apalagi dengan sikap dingin Lily yang selalu bisa membuat Ella merasa tegang.1 hari bersama Lily seperti sudah hidup bersamanya selama bertahun tahun.


5 menit lagi waktu akan menunjukan jam makan siang.Akhirnya ella bisa mengendorkan otot ototnya dan tersenyum sejenak.


"Ella! Ella!" Terdengar suara dari luar kantor.Suara itu nampak tidak asing ditelinga Ella.


"Nanda!" Ella terkejut saat melihat Suaminya datang ke kantor tempat dia bekerja.


Nanda telah bersiap dengan jersey timnas indonesia berwarna merah terang.Dia juga memakai sepatu bola Nike Total 90s berwarna putih.Bahkan dia sudah membawa bola berwarna putih dengan silhuet merah.


"Kamu ngapain kesini." Ella berdiri dari kursi dan mendekati Nanda.Dia berbicara dengan suara pelan kepada Nanda supaya tidak ada yang mendengar.


"Aku mau main bola disini." Balas Nanda sambil tersenyum dengan polos.


Ella menatap tajam ke arah suaminya.Dia memandangi suaminya dari atas sampai bawah.Yang menarik perhatiannya adalah sepatu yang dipakai Nanda.Dia sadar yang dipakai Nanda adalah sepatu mewah yang harganya sangat mahal.


"Ini kantor,bukan lapangan.Pakai bawa handycam lagi,Pulang sekarang!" Bisik Ella kepada suaminya.Sepelan apapun dia berbicara tetap saja karyawan lain terus memperhatikan mereka.


"Weya.. Nanda mau main bola disini." Seru Faiz,salah satu karyawan pria di PT Bumi Rahayu.


"Iya,Nih tangkap bolanya." Nanda menendang bolanya ke arah Faiz.Tapi bola itu justru melambung jauh kebelakang Faiz.Alhasil bolanya malah mengenai meja karyawan lain.komputer dan vas bunga yang ada disana terjatuh dan pecah.


"Hahaha.. Nambah kerjain lagi nih bi siti." seru arin pegawai wanita disana.Diikuti oleh gelak tawa semua orang pegawai.


"hah.. kamu gimana sih.Jadi rusakankan komputer orang.Aku udah bilang pulang sekarang." Ella kembali berbisik pada Nanda.Kali ini dia juga memberikan cubitan yang cukup keras diperut Nanda.


"Aku mau main disini La.Gak papa kok,Akukan Gak sengaja.Lily nggak akan marah." Balas Nanda berbisik.


"Kenapa komputerku yang kena bola? Kenapa bukan Punya kamu aja Rin." Ujar Bella ketika mendapati bola yang Nanda tendang mengenai komputer dan vasnya sampai rusak.


"Hahah.. gak papa Bel uang lemburnya gede loh." Ledek Arin pada temannya.


"Nggak papa neng bella.Awas dulu meja kerjanya mau bibi bereskan." ujar bi siti.Seorang ob disana.

__ADS_1


"Nda,kok lama banget sih baru mampir lagi.Biasanya seminggu sekali juga main ke sini." Lanjut Arin sambil tersenyum.


"Hahaha iya sekarang aku seringnya main sama Ella dirumah." Balas Nanda terseyum.Sementara itu Ella merasa bingung dengan sikap Teman teman kantornya yang justru sangat terbuka dengan Nanda.


"Percaya yang habis Nikahmah.Pengennya ngerem mulu di Rumah." Ujar Bella menekuk bibirnya.Dia lantas kembali mengangkat dan memeriksa komputernya.


"Aduh maaf yah temen temen.Maaf ya Bell,Kerjaanmu jadi numpuk.Aku nggak tau Nanda mau datang ke sini." Ucap Ella meringis,dia merasa bersalah kepada semua karyawan kantornya terutama Bella.


"Iya La,nggak papa kok.Aku nggak heran kalau Nanda main kesini.Mungkin emang akunya aja yang lagi Apes." Balas Bella sambil tersenyum lugu.


Reaksi Bella sungguh membuat Ella terheran heran.Bahkan mereka tidak marah sama sekali,mereka bersikap santai saja seolah tidak terjadi apa apa.


"Nda,nih ambil bolanya." Bella melempatkan bolanya kearah nanda.Dengan sigap Nanda langsung menakap bola yang melambung ke arahnya.


"Makasih bella.Maaf juga yah,Aku tadi gak sengaja." Setelah meminta maaf kepada bella.Nanda langsung masuk ke ruangan Lily tanpa punya rasa bersalah.


Ella berusaha menghentikan suaminya tapi sia sia saja.Nanda masuk begitu saja ke ruangan Lily.Namun Ella masih berusaha menahannya,Dia terus menarik tangan Nanda dari arah belakang.


"Hallo Lily,Apa kabar?" Sapa Nanda dengan Riang.


Lily langsung melangkah ke arah Nanda.Ketika dia bisa mencapai Nanda,Lily langsung memeluk Nanda dengan begitu eratnya.Dia memeluk seorang lelaki yang telah beristri didepan istri sahnya tanpa malu.


Ella yang melihat suaminya sendiri dipeluk wanita lain tepat didepan matanya hanya bisa bungkam.Dia hanya bisa diam saat melihat wajah Lily yang begitu berseri seri saat bertemu Nanda.


'Apa? Apa mereka lupa ada aku disini? Stop Nanda.What are you doing?' Ella semakin geram saat melihat Nanda malah balik memeluk Lily dengan lembut.


Setelah beberapa Lama Lily akhirnya melepaskan pelukannya.Tapi lily tetap tidak menjauh dia terus mendekap Nanda dengan sangat dekat.


"Kenapa kamu nggak bilang kalau mau main kesini?" Tanya Lily bersemangat.Tangan lily masih saja terus menempel diatas pundak Nanda.


Ella semakin risih dengan pemandangan didepannya.Bahkan ella sendiri belum pernah sedekat itu dengan suaminya.Sepertinya Lily telah jauh mendahului Ella.sekarang saja jarak wajah lily dengan Nanda mungkin hanya sekitar 30 cm.


'Stop Nanda,Stop! Lepasin tangan kamu dari pinggang lily.cepetan!' Gerutu Ella dihatinya.Ella seperti terbakar oleh api yang tak kasat mata.Suasana hati ella sangat tidak enak dan sangat panas.

__ADS_1


"Aku lupa kalau mau bilang.Oh iya tadi hmm.. aku gak sengaja ngerusakin komputer di mejanya bella.Aku kira faiz bakal nangkap bolanya.Gak papa kan Lily!" Ujar Nanda cengengesan.


"Iya nggak papa,yang penting kamu seneng.Kalau komputer bisa diganti sama yang baru kok.Tenang aja." Lily berbicara begitu lembut didepan wajah Nanda.Bibirnya perlahan mulai mengikis jarak dan mendekati wajah Nanda.Tapi Tiba tiba Nanda membalikan wajahnya dari Lily dan menghadap ke arah Ella.


"Tuhkan La.Lily gak akan marah.Lily kan orang baik." Nanda berkata pada istrinya sambil tertawa lebar.Dia belum mengetahui saja kondisi istrinya yang tengah terpanggang api cemburu.


"Iya aku tahu kok.Tapi kayaknya kalian kelewatan deh.Lily,sekarang Nanda udah punya isrti loh.Aku istrinya!" Ucap Ella tersenyum dan menunjuk ke arah Lily dan Nanda yang masih mendekap Mesra.


"Ooppss.. aku lupa." Lily lantas segera melepaskan tangannya dan menjauh beberapa langkah dari Nanda.


"Lily kita main bola lagi yuk." Ajak Nanda.


"Boleh!" Jawab Lily. lalu dia melirik ke arah sekertarisnya.


"Ella tolong kamu batalin semua jadwal saya hari ini." Tegas Lily kepada Ella.


"Tapi bu,hari ini kita ada meeting sama 4 klien.Rasanya tidak baik kalau membatalkan pertemuan yang sudah dibuat hanya untuk urusan yang tidak penting." Protes Ella.Sebenarnya Ella hanya tidak ingin Nanda berada lebih lama disana.


"Jangan kamu coba untuk melawan saya.ingat saya adalah atasan kamu.Yang perlu kamu lakukan,hanya tinggal mengikuti perintah saya." Bentak Lily dengan suara keras.


"Baik bu" Jawab Ella.Kemudian ella pergi keluar dan kembali ke mejanya untuk mengubungi klien.Sempat Dia melirik kearah ruangan bosnya dan melihat lily hendak kembali mendekap suaminya.


'Apasih wanita itu? Gak ada malunya banget deketin suami orang langsung didepan istrinya.' Gerutu Ella.Ella bahkan tidak berhenti mengepalkan kedua tangannya karena emosi.Dia sendiri tidak sadar bahwa dia tengah cemburu kepada suaminya.


.


.


.


.


.Like comment Vote.

__ADS_1


Terima kasih sudah membaca novel My little hubby saya ini.pantengin terus keseruan Nanda dan Ella.


Jangan lupa juga commentnya.dadah..


__ADS_2