
Di dalam kantor polisi
Dewa yang sudah mencoba menghubungi Bu Stefy dan mendapat jawaban dari telponnya pun duduk mengamati Handponenya dengan gusar
"Semoga Bu Stefy mau membantuku,"batin Dewa seraya menghembuskan nafasnya berat.
"Bu Stefy ini Dewa,Dewa lagi ada masalah,bisakah ibu membantu Dewa,karena Dewa tidak tahu harus minta tolong sama siapa lagi,"Ucap Dewa dengan penuh harap di telpon.
"Kamu lagi ada di mana,"Tanya Bu Stefy penasaran.
padahal Saat ini jam menunjukkan pukul 12 malam.
"Dewa tidak bisa menjelaskan dengan detail di telpon,ibu bisa kan datang ke kantor polisi buat jemput Dewa sekarang,"Jawab Dewa dengan suara seperti sedang memohon.
Bu Stefy berpikir sejenak tanpa mematikan handphonenya.
"Ada apa dengan Dewa kenapa dia di kantor polisi,"batin Bu Stefy.
"Baiklah saya akan bantu kamu,kamu tunggu sebentar saya ambil jaket dan kunci mobil dulu,"Jawab Bu Stefy seraya menutup telponnya.
"ok aku harus bergegas karena hari sudah sangat larut," Gumam Bu Stefy seraya mengendarai mobilnya.
Bu Stefy berkenadara dengan k ecepatan sedang,dia tidak mau tergesa-gesa karena akan sangat bahaya kalau dia antor,padahal di hatinya sudah di lingkup rasa penasaran yang tinggi,tentang apa yang menimpa Dewa,salah satu siswanya.
"Semoga kamu tidak kenapa-kenapa Dew,"batin Bu Stefy.
setelah berkendara 10 menit,Bu Stefypun sampai di kantor polisi,dan dia bergegas masuk.
Bu Stefy langsng menuju ke dalam kantor polisi tanpa melihat sekeliling,karena Bu Stefy tidak menunggu lama-lama,karena dia sudah sangat khawatir dengan Dewa.
"Tok tok tok,"bunyi ketokan pintu.
"Masuklah,"Jawab orang yang ada di dalamnya,yang tidak lain adalah pak Polisi yang telah mengamankan Dewa tadi.
"Maaf pak ganggu,"Ucap Bu Stefy sopan.
__ADS_1
"Ada perlu apa ibu kemari",Jawab pak Andri sopan sambil terus serius memandangi berkas yang ada di depannya.
"Begini pak saya wali dari Dewa yang barusan bapak amankan karena ikut balap liar tadi."Jawab Bu Stefy sedikit gugup.
Bu Stefy memang sudah tahu kalau Dewa diamankan di kantor polisi terdekat karena telibat balapan liar.
"Ibu ada hubungan apa dengan Dewa,"Tanya pak Andi penuh telisik.
"Saya gurunya Dewa,kebetulan orangtuanya Dewa ada di luar kota selama beberapa Minggu ini,"Jawab Bu Stefy sambil memegang ujung kemeja piyama yang ia pakai untuk menutupi kegugupannya.
"Ok kalau begitu saya percaya,saya butuh identitas lengkap ibu,agar Dewa bisa bebas,"Jawab pak Andi seraya menyerahkan berkas yang perlu Bu Stefy tanda tangani untuk membebaskan Dewa.
setelah 1 jam kemudian Bu Stefy keluar dari ruangan tadi tempat dia berbicara dengan pak Andi selaku petugas kepolisian di sana.bu Stefy berjalan menuju pintu keluar untuk menemui Dewa,karena tadi Bu Stefy sekilas melihat bayangan Dewa sedang duduk di kursi tunggu.
"ini berkas buat kamu,besok sore kamu baru bisa ambil motor kamu,"Jawab Bu Stefy seraya menyerahkan berkas yang diperlukan Dewa.
Dewapun mendongakkan kepala ke arah sumber suara,dan dia kaget ternyata yang ada di depan nya adalah orang yang ia mintai bantuan tadi.tanpa berpikir lama Dewa mengambil berkas yang di berikan oleh Bu Stefy padanya.
"Kamu pulang pakai apa ini sudah sangat larut,"Tanya Bu Stefy yang sekarang sudah duduk di samping Dewa.
Dewa yang terdiam,mengamati Bu Stefy dari atas sampai bawah,dia tersenyum tipis melihat Bu Stefy sangat cantik dengan menggunakan setelan piyama bergambar beruang kecil di seluruh bagiannya.
"Hei kalau di tanya jawab dong,kamu pulang pakai apa,"Tanya Bu Stefy lagi.
"saya tidak tahu Bu,motor baru bisa balik besok sore."Jawab Dewa pasrah.
"Gini saja kamu saya antar saja ya,mengingat ini sudah pukul 1 dini hari dan kamu besok harus sekolah,biar cepat sampai juga kan,"Jawab Bu Stefy menawarkan untuk Dewa agar ikut bersama dengannya.
tentu saja kesempatan ini tidak disia-siakan Dewa.
"Baiklah Bu,"Jawab Dewa sambil berjalan mengekori Bu Stefy.
tak lama kemudian merak sampai di depan mobil Bu Stefy,dan tanpa berlama-lama pula Bu Stefy membuka mobilnya dan menyuruh dewa masuk dan Bu Stefy duduk di samping Dewa di belakang kemudi.
Bu Stefy mulai menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang,dia memang tidak suka mengebut,m.
__ADS_1
"kamu tinggal di mana,tanya Bu Stefy,"yang memulai pembicaraan.
"Di kompleks perumahan Gading no 25 blok C Bu,Jawab Dewa penuh ketegasan
"Ok ibu akan antar kamu sampai rumah,dan rumah kita searah kok,"Jawab Bu Stefy sambil fokus ke depan.
"Dew kamu tidak cape apa terus saja buat masalah,"tanya Bu Stefy penasaran.
"kebanyakan mereka yang ganggu dulu Bu,saya hanya melindungi harga diri saja,"Jawab Dewa tegas.
"Terus apa yang kamu dapatkan dengan bikin rusah seperti ini,tanya Bu Stefy lagi sambil tetap fokus di jalan.
"Saya tidak tahu Bu,"Jawab Dewa ragu.
"ah sudahlah,ini sudah mau sampai,jangan lupa kamu tidur dulu saja karena besok masih sekolah,Ucap Bu Stefy sambil membuka pintu mobilnya agar Dewa bisa ke luar.
"Terima kasih banyak Bu atas bantuannya,"Jawab Dewa sambil berjalan menuju rumahnya.
Dewa berjalan dengan langkah cepat menuju rumahnya karena dia sudah capek ingin mandi dan tidur.sampai di depan pintu rumahnya Dewa membuka pintunya perlahan agar penghuni rumah tidak terganggu.
dengan berjalan cepat Dewa menuju yg kamarnya yang berada di lantai dua rumahnya.
"ceklek,bunyi pintu kamar Dewa.
diapun langsung menuju kamar mandi Yang ada di dalam kamarnya.
Dewa mandi di bawah shower untuk merilekskan tubuhnya karena lelah.
setelah 30 menit berada di kamar mandi,Dewa pun keluar untuk bersiap-siap tidur.
Sementara itu di kediaman Bu Stefy.
Bu Stefy yang baru pulang langsung menuju kamarnya yang juga berada di lantai dua rumahnya,dengan berjalan cepat menuju kamarnya karena dia sudah sangat mengantuk.bu Stefypun langsung merebahkan tubuhnya di kasur yang berukuran king size dan langsung mencoba untuk tidur karena ini sudah sangat larut.
setelah beberapa saat kemudian Bu Stefy tertidur dengan damai.
__ADS_1
Sedangkan Dewa masih menatap langit-langit kamarnya membayangkan kejadian tadi,kalo seandainya Bu Stefy tidak mau membantunya mungkin saat ini dia masih berada di kantor polisi dan dia juga membayangkan wajah Bu Stefy yang sangat cantik tanpa make up.ya memang dari awal sepertinya Dewa sudah jatuh hati pada gurunya tersebut
********Sudah dulu ya kawan pasti penasaran kan apa yang di lakukan Dewa dan Bu Stefy********