
"Tuan ini data data yang Anda minta saya kumpulkan. " Nanda menatap sesaat pada Pria yang duduk dihadapannya. Dia kemudian mengambil sejumlah map yang ada didepannya. Ada sekitar 6 map yang berisikan data data dari beberapa orang.
"Ini luar biasa, sepertinya kamu memang Anak dari Reginold. Interstate, but kayaknya dia tidak menurunkan semua ilmunya kepada kamu. " Ujar Nanda menyilangkan dada di depan Hades.
"Apa Ada yang salah tuan? "
"Semua hasil pekerjaanmu ini baik, bahkan sangat baik. Kamu memiliki daftar dari semua orang yang aku minta carikan. Kamu bahkan dapat mencari tahu aktivitas dan kebiasan mereka dalam beberapa bulan terakhir, Riwayat penyakit, dan kelemahan mereka. Kamu hampir tahu segalanya. Tapi ada 1 hal yang aku rasa kurang. " Nanda menatap serius.
"Apa yang akan aku lakukan? "
"huh.. " Hades terkejut dengan pertanyaan Nanda.
"Apa kamu tidak menyelidiki aku juga? " Tegas Nanda.
"Tuan, saya tidak mengerti apa yang anda maksudkan. Untuk apa saya mencari tahu tentang atasan saya. " Ujar Hades terbata dan bingung tentu saja. Dari sekian banyak pertanyaan kenapa pertanyaan seperti ini yang keluar dari Ananda putra wiratmaja.
"Hades, Bagaimana kamu bisa mengikuti seseorang yang bahkan kamu tidak tahu siapa dia? Sebelum kamu melakukan sebuah tindakan atau mungkin berhubungan dengan seseorang kamu harus tahu dulu dia siapa. Dia berasal dari mana, keluarganya seperti apa, profesinya apa, semua latar belakang yang dia punya dan apa yang ingin dia lakukan kamu harus tahu itu. " Hades nampak menundukan kepala mendengar perkataan dari Nanda. Semantara Nanda menatap serius dengan mendengakan kepala menunjukan kewibawaan yang dia punya.
"Sekarang bagaimana bisa kamu mengatakan, kalau kamu mengikuti perintah seseorang yang bahkan kamu tidak tahu siapa dia. Kamu tidak tahu saya orang yang seperti apa? Bagaimana mungkin kamu bisa mengikuti perintah saya begitu saja. " Tanya Nanda lagi kali ini diselingi dengan senyum manis tapi tetap dengan tegas.
"Saya tahu siapa anda tuan. Saya tau apa yang ingin anda lakukan. " Ujar Hades percaya diri.
"Who am I?"
"Ananda putra wiratmaja, Anda seorang pebisnis hebat dan pemimpin yang kuat.Anda berasal dari keturunan yang terpandang,terpelajar serta panutan bagi saya. Dan tujuan anda adalah untuk membalaskan dendam pada orang orang yang berusaha untuk menyingkirkan Anda. " ujar Hades tegas, terlihat ada air yang hampir menetes dari bola bola matanya yang tajam.
"Kamu hanya tahu hal sekecil itu dariku. Kamu juga salah soal apa yang ingin aku lakukan. Bukan, bukan itu yang aku inginkan itu adalah apa yang kamu inginkan. Balas dendam! " jelas Nanda sambil tertawa.
"Mata kamu tidak bisa berbohong. " Ujar Nanda Tegas. "Balas dendam untuk apa Hades? "
Entah untuk yang keberapa Hades lagi lagi menelan ludahnya. Bagaimana mungkin dia mengetahui keinginanku dengan cepat. Apa aku membuat kesalahan? Bukankah itu juga yang ingin kamu lakukan?
__ADS_1
"Apa ini ada hubungannya dengan Ayahmu? " Tanya Nanda.
"Iyah! "
"Bukannya kamu bilang dia meninggal karena penyakit yang dia derita."
"Benar, tapi disisa sisa hari terakhirnya. Mereka membuat ayah tidak tenang. Setelah insiden yang Anda alami, Ayah dipecat dan disingkirkan dari WI. Ayah selalu merenung setiap harinya dan memikirkan soal Anda. Ayahku telah bekerja dan membangun WI hampir 20 tahun lamanya. Dia tahu seluk beluk dari perusahaan ini. Ayah tidak Rela keluar karena dia sadar WI sedang dalam ancaman besar. Tapi tuan Remi sejak dia kalah dipersidangan dan keputusan hakim yang sangat tidak memuaskan dia menutup dirinya sendiri. Dia menolak percaya kepada siapapun karena dia tidak ingin kehilangan keluarganya yang tersisa, nyonya Wina. Ayah selalu berkata dan yakin kalau kamu masih hidup. Dia juga ingin agar aku menjadi bawahanmu karena dia yakin kamu yang bisa mengembalikan WI kepada masa keemasan nya. " Ujar Hades.
"Jadi kamu dendam karena ayahmu tidak tenang disaat saat terakhirnya. " Tanya Nanda.
"Iyah, setiap hari ayah menangis dia tidak pernah tenang. Tuan saya ingin membalas dendam kepada siapapun yang bertanggung jawab dengan kepedihan yang ayah saya derita. " ujarnya garang.
"Menakutkan sekali, keinginanmu itu sangat menakutkan sekali. " balas Nanda. Hades terdiam.
"Tapi aku suka dengan orang yang memiliki ambisi dan tujuanmu. aku harap setelah semuanya berakhir kamu bisa mengubah pandanganmu. " lanjut Nanda. Hades mengangguk kecil.
"oh iya, ngomong ngomong kamu suka wanita yang seperti apa? " Tanya Nanda.
"hmm.. " Hades nampak terkejut.
"kenapa anda tiba tiba menanyakan hal seperti itu. "
"aku sangat menginginkan seorang wanita yang sangat cantik saat ini. "
"Tunggu dulu tuan, tapi Anda bilang anda sudah beristri. " Lanjut Hades.
"Memang benar, tapi kali ini istriku tidak boleh sampai tahu. " Nanda menatap tajam ke arah Hades.
"Jadi bagaimana? wanita kesukaanmu seperti apa? " Tanya Nanda.
"Anu itu, mungkin gadis yang tinggi dan berkulit putih seperti jenifer Lawrence. " jelas Hades.
__ADS_1
"seleramu bagus juga, tolong carikan 1 untukmu. aku akan menggunakannya nanti. " lanjut Nanda dengan serius.
...****************...
Pada malam hari sekitar jam 10 malam, Ella sudah berada diatas ranjang begitu juga dengan ibunya. sementara Faiz lebih memilih untuk menunggu Nanda pulang sambil menjaga keamanan sekitar. Sambil menonton film mobile komedi, Faiz melihat lihat pistol yang Nanda berikan kepadanya. Kelas, pistol ini buatan luar negeri. salah satu yang terbaik, Nanda mungkin seorang yang glamour di masa lalu.
Tidak lama berselang sebuah bunyi yang cukup keras terdengar dari luar. Brakkk..! sontak Faiz kaget dan menengok ke pintu luar. Begitu juga dengan Ella yang ternyata masih melawan kantuk menunggu Nanda pulang.
"Faiz itu suara apa? " Tanya Ella.
"Tidak tahu! biar aku periksa kamu tenang saja dikamar. " Ujar Faiz pelan.
Tok.. Tok.. Tok..
Suara pintu kemudian berbunyi, ada yang mengetuk pintu dari luar. Faiz secara sigap, memegang pistolnya dan mendekat secara perlahan ke samping pintu. Saat Faiz sudah sangat dekat, pintu kembali berbunyi dan kali ini lebih keras. Faiz menarik nafas panjang lalu secara perlahan membuka pintu. Saat menghadapi sosok yang asing baginya dia langsung menodongkan pistol ke arah wanita tersebut.
"Hah...! " Teriaknya keras saat Faiz menodongkan tangannya.
"Siapa kau?! " Tanya Faiz keras.
"Apa apaan ini? " Ujar fanny mengangkat tangan.
"Aku tanya siapa kau?! " ujar Faiz keras.
"Aku hanya datang berkunjung, namaku Fanny." lanjutnya dengan panik.
"Aku tidak mengenalmu! "
"Aku juga tidak mengenalmu! " Balas Fanny lebih keras.
"Ella, Ella, Ella! " panggil dia dengan sangat keras.
__ADS_1
Tak lama kemudian bu Hasimun kemudian keluar dan mendapati Fanny yang sedang ditodong oleh Faiz.
.