My Little Hubby

My Little Hubby
Bab 36


__ADS_3

Ella berkendara cukup Lama hingga akhirnya dia tiba disebuah taman.Ella langsung melirik lirik dan melihat ke segala arah mencari keberadaan suaminya.Hasilnya Nihil nanda tidak ada diantara para pengujung taman.


Ella lekas Turun untuk memperluas area pencariannya.Dia berjalan menelusuri seisi taman mencari Nanda.lelah mencari lantas dia langsung bertanya pada seorang bapak tua.


"Permisi pak,Boleh saya bertanya sesuatu?" Ucap Ella sopan.


"Tentu saja!" Jawab si bapak ramah.


"Apa sekiranya bapak melihat seorang pria yang kira kira tingginya 1 jengkal diatas saya.Rambutnya hitam dan memakai jersey timnas berwarna merah.Namanya Nanda!" Ucap Ella.Si bapak itu terkejut seketika saat mendengar Nama pria yang tengah dicari Ella.


"Oh jadi kamu mencari si pembawa sial itu,Tidak dia tidak ada disini." Ucap Si bapak.


"Pembawa sial?" balas Ella terkejut.


"Iyah,dia itu orang dewasa tapi otaknya idiot.Tingkahnya seperti anak kecil bodoh dan sering mengganggu orang lain.Dia selalu membawa pengaruh buruk bagi anak saya.Tadi pagi saja dia membuat anak saya dan 1 temannya bolos dari sekolah.Dia masih bisa hidup karena belas kasih orang lain.Itu rumahnya ada di ujung jalan sana!" Tunjuk bapak itu setelah mengolok ngolok Nanda.


"Seharusnya anda tidak berkata seperti itu,bukan salahnya jika dia berbeda dengan yang lain.Dia hanya ingin mencari seorang teman untuk dia ajak bermain.Dan satu lagi,orang yang kamu jelek jelekan adalah suamiku." Tegas Ella membentak.


Selepasnya dia langsung berbalik dan kembali kedalam mobil.Sementara si bapak itu diam saja ketika dibentak oleh Ella.Sekarang Ella tengah menghela nafas dibalik kemudinya.


Kali ini untuk pertama kalinya dia merasakan penderitaan Nanda.Orang lain yang dihina namun dirinya yang merasakan sakit.Angin bersalah perlahan menerpa hatinya dan semakin membesar kian waktu berjalan.


Selama beberapa hari terakhir dia merasa bahwa dirinya yang paling menderita.Kini ella mulai mengerti ada orang lain yang lebih menderita dari dirinya dan orang itu tidak lain adalah Nanda suaminya sendiri.


Setelah tidak menemukan Nanda di taman,Ella lekas mencarinya di ahong food.Sekelebat dia terbayang wajah Nanda ketika menangis saat dia pukuli.Apa lagi Nanda tidak pernah melakukan perlawanan sama sekali.


Segera Ella masuk dan mencari Nanda kesegala Arah.Lagi dan lagi kedua matanya tidak menemukan keberadaan Nanda.Tanpa pikir panjang Ella langsung menanyai salah seorang pegawai di sana.


"Permisi mbak,Saya ingin mencari seorang pria.Kira kira dia datang kesini nggak yah?" Ucap Ella.


"Memang ibu mau mencari siapa?" Balas Pegaeai tersebut Ramah.

__ADS_1


"Saya tengah mencari Nanda!" jelas Ella.


"Oh.. Nanda.Dia sudah lama tidak datang kesini.Terakhir kali mungkin sekitar seminggu yang lalu.Seminggu lebih lah.Katanyasih sekarang dia sudah menikah" Balas si pegawai.


"Memang mbaknya kenal sama Nanda." Balas Ella.


"Tentu saja,dia sering datang kesini mungkin sekitar 2-3 kali dalam sebulan.Dia selalu memesan banyak makanan ketika dia ada disini.Mie ayam,cap cay,pangsit,fuyung hay." Balas si pegawai.


Ketika mereka tengah serius mengobrol tiba tiba dia dihampiri seorang Pria yang sepertinya adalah orang penting dilihat dari stelan jas yang dia pakai.


"Hey,sepertinya aku mengenalmu!" Ucap Si pria tadi kepada Ella.


"Benarkah,tapi saya tidak mengenal bapak sama sekali." Balas Ella.


"Yah,Saya Mengenal anda lewat rekan saya di hasanata group.Bukankah Anda adalah Wanita murahan yang sempat dilamar Oleh Alex.Tapi anda malah ketahuan seranjang bersama laki laki lain." Ucapnya sembari tertawa.


"Hey jaga ucapanmu! Aku bukan wanita murahan.Hal itu hanya sebuah kecelakaan yang tidak disengaja." Ucap Ella marah.


"Sudahlah jangan mengelak! Saya perhatikan rupanya anda juga sangat cantik.Berapa tarifnya untuk semalaman penuh.Saya akan membayar anda 3 kali lipatnya jika anda memuaskan saya." ucapnya diiringi gelak tawa.


Ella memberikan tamparan keras kepada pria tersebut.Ella sangat marah ketika mendengar perkataan pria tersebut.Hal ini juga sontak mengundang perhatian pelanggan yang lain.


"Dasar kurang ajar! Sialan." Tegas Ella.Dia juga langsung menampar beberapa kali lagi ke arah pria tersebut.


"Bu,sudah bu!" ucap si pegawai.


"Saya juga mendengar,kamu menikah dengan orang cacat iyakan.Pasti dia tidak bisa memuaskanmu! Ayo sayang aku akan memuaskan kamu malam ini." ujarnya sambil tertawa.


"Kurang ajar! Kemarilah akan ku potong lehermu itu.Dasar manusia terkutuk,menjijikan.Sialan." Teriak Ella keras.


"Hey tolong jaga sikapmu itu pak." ucap seorang pegawai pria yang menegur laki laki bermulut kotor tersebut.

__ADS_1


"Kalian mengganggu pelanggan yang lain.Sebaiknya pergi dari sini sekarang." lanjut si pegawai pria.


Melihat si pria tadi memberontak para pegawai langsung mendorong pelanggan tersebut keluar restoran.Sementara Ella yang dibuat naik pitam karena tingkah pria barusan.Dia juga hendak pergi karena memang semua mata menuju kearahnya saat ini.


Ketika dia ingin melangkahkan kakinya keluar dari restoran.Pegawai wanita tadi menarik dan menahan tangan Ella.


"Tunggu,Apakah Nanda adalah suami ibu?" Tanya Pegawai wanita tersebut.


Ella kemudian hanya menggangguk untuk menjawab pertanyaan si pegawai.Selepasnya Ella kemudian pergi dan kembali kedalam mobil.Saat berkendara Ella berteriak keras untuk meredakan kemarahannya.


Tapi kemarahan tersebut telah menjalar ke seluruh tubuh.Dan dia kembali mengingat penyebab dari semua masalah ini,Nanda.Akhirnya Ella membanting setir ke arah Apartemen.Dia melupakan tujuan awalnya untuk mencari keberadaan Nanda.


Saat sampai di apartemen Ella melampiaskan kemarahannya pada perabotan di sana.Bahkan barang barang yang tidak bersalahpun menjadi korban dari kemarahan Ella.Emosi Ella sangat tidak terkendali.


Air matanya perlahan mengalir turun ke wajahnya yang perlahan menjadi merah.Dia sangat kesal dengan semua masalah yang datang menghampirinya.Seolah masalah dan tanda tanya selalu menghantui setiap saat.


Ella tengah bimbang,perang besar yang bergejolak didalam hati dan pikiramnya tidak dapat terelakan lagi.Dia sudah tidak tahu apalagi yang mesti dia lakukan.Apakah dia harus mencari Nanda? Atau Apakah dia biarkan saja Nanda mati diluaran sana?


Ditengah kebingungan yang semakin melanda.Panggilan untuknya beribadah telah tiba.Ella sejenak berhenti menangis dan menenangkan hatinya.Lalu dia melirik ke arah jam yang menunjukan pukul 17:56 Sudah waktunya untuk mendirikan solat.


Ella sangat berharap dia segera menemukan jalan keluar untuk setiap masalahnya.Dengan berserah diri,menjaga hati dan berdoa pada yang maha kuasa.Ella ingin menemukan kenyataan sebenarnya.


Siapa yang bersalah? siapa yang telah menjadi korban? Ella ataukah Nanda?


.


.


.


.

__ADS_1


.Like comment vote


Hi readers,menurut kalian apa nih jawaban dari ketiga pertanyaan diatas.Comment yah!


__ADS_2