
Kick off.
Permainan dimulai.Kali ini Lily bersiap untuk melancarkan serangan dan membobol gawang keduaan Ella dan yogi.
Akan tetapi gerakan lily sangat mudah terbaca.Ella mulai memamsang dinding dinding pertahanan untuk melindungi gawangnya.
Duel sengitpun terjadi,Lily mulai menggocek dan mempermainkan Ella.Kedua kakinya tidak berhenti mengotak ngatik bola.Ketika Ella lengah,lily mulai mengarahkan bola mengambil ancang ancang dan menembak bola ke gawang yogi.Dan Goollllllllll,Lily berhasil mencetak gol pertamanya.
"Yes.. whuh..." Teriak Lily kegirangan.Dia langsung menghampiri penjaga gawangnya dan mengadukan kedua telapak tangannya dengan riang.Sorak sorak bergemuruh untuk pasangan muda mudi ini.
Sementara itu Ella semakin terbakar melihat suaminya menabur kemesraan dengan wanita lain.Begitu juga Yogi tua,hanya bisa memungut bola digawangnya yang telah dicabik cabik sepakan musuh.
"Maaf La.Saya gak fokus." Pak yogi memberikan bolanya pada Ella untuk kembali memulai permainan.
Rupanya yogi gagal fokus saat melihat kedua wanita cantik didepannya beradu skill.Sungguh pemandangan yang indah dan jarang terlihat mata tuanya.
Tidak tinggal diam Ella kembali masuk ke dalam permainan dan berhadapan lagi dengan lawan beratnya,Lily.Permainan kembali dimulai,Ella langsung dihadang oleh Lily dengan begitu eratnya.
El clasico antara Ella dan Lily kembali berlangsung.Apakah si Istri bisa mengalahkan suami dan wanita gelapnya.Ataukah dia sendiri yang harus menelan pahit melihat suaminya bermesraan lagi.ya mari kita saksikan bersama.saudara.. saudara..
Ella mulai memainkan bolanya.Oh dan dia berhasil melewati lily,sepertinya skor akan berubah kali ini.Ella bersiap menembakan bolanya.Namun Lily tidak tinggal diam dia mengayunkan kakinya dan justru mengenai kaki Ella dengan sangat keras.
"Aw.." Teriak Ella kesakitan.Dia gagal menembakan bola dan justru terjatuh karena tendangan lily di kakinya.
Ketika terjatuh dia kemudian melihat kearah Lily dan tergambar tawa jahat diarah sana.Senyum sinis diwajah Lily yang merasa senang,dengan jatuhnya Ella.
"Priiit.." Teriak panjang Nanda.Nanda terus bertukar profesi dari kipper menjadi wasit.
"Ella kamu nggak papa?" Tanya Nanda menghampiri Ella.Nanda kemudian melirik dan sedikit mengusap kaki Ella.
"Nggak papa." Balas Ella ketus.
"Ok." Balas Nanda singkat.Kemudian Nanda berdiri dan menghadap Lily.
"Itu pelanggaran.Kamu nggak boleh kasar sama ella." Ucap Nanda pada Lily,Dengan sorotan mata yang agak menukik.
'Aku bisa mengenali sorot mata itu Nanda.Rupanya kamu mencintai Ella." Batin Lily mengrenyit melihat Nanda.
__ADS_1
"Ayolah,Aku tidak sengaja melakukan semuanya." Balas lily.
"karna jaraknya udah deket.Berarti ini jadi penalty." Saut pak yogi dari arah belakang.
"Iya,bener kata pak yogi.ini jadi penalty" setuju Nanda.
Setelah obrolan yang cukup mencekam itu.Ella kemudian kembali bangun dan bersiap melakukan tendangan penaltynya.Ya meskipun dengan pergelangan kaki yang masih agak nyeri
Nanda juga ikut bersiap untuk menghalangi serangan Dari Ella.Dia melebarkan kedua tangannya untuk menjaga gawang.Sementara itu Lily dan pak yogi menepi sebentar dan menyaksikan duel panas suami istri didepan mereka.
"Menurutmu siapa yang akan berhasil Nanda atau Ella?" Bisik yogi.
"Tidak penting siapa yang menang.Pada dasarnya jika Ella melukai Nanda.Aku tidak akan memaafkannya." Jawab Lily dengan tegas.
"Kamu masih saja tidak berubah.Selalu Nanda dan hanya Nanda saja yang ada dipikiranmu." Ujar Yogi menyeringai.
Ella telah bersiap untuk melakukan yrndangan penalty.Dia mulai melirik ke arah suaminya.Dan menatap marah penuh dendam kepada Nanda.
'Sialan,Karnamu aku tidak bisa menikah dengan alex.Aku tidak mengerti apa maumu.Selalu saja kau bisa membuatku terluka dan merasa malu.sekarang saja kau malah bermesraan dengan wanita lain didepanku.Sepertinya aku memang tidak berharga dimatamu.Kamu akan mendapatkan balasanya' Tatapan mata dan otot otot ella semakin mengejang keras.
Tendangan ella yang sangat kuat berhasil dihentikan oleh Nanda.Hanya saja bola liar itu tidak mendarat di tangannya.Tetapi tepat kearah wajah Nanda.Hal ini sontak membuat Lily merasa kaget dan terkejut.
"Nanda.." Teriak lily keras.Dia langsung menghampiri Nanda yang tengah mengusap wajah dan matanya.
Tanpa ragu dia memeluk dan mengusap wajah Nanda dengan kedua tangan mulusnya.Lily sangat khawatir jika Sampai Nanda terluka.
"Ehmm.. lily aku tidak terluka.Cuman kelilipan aja." Tegas Nanda.
"Itukan menurutmu saja.Bagaimana kalau kepalamu terluka lagi.Bukannya luka dikepalamu baru saja sembuh." Ucap Lily cemas.
"Hey sudahlah.Itu hanya tendangan biasa.Nanda tidak akan terluka hanya karena wajahnya terkena bola." Ella sudah tidak bisa lagi membendung kemarahannya.Dia menghampiri Lily dan menarik paksa tangan lily dari suaminya.
"Diam,kamu tidak tahu apa apa mengenai Nanda.Aku lebih mengetahui Nanda dari pada kamu ella." Balas lily berteriak.
"Tunggu,kenapa kalian malah berantem." Ucap Nanda lugu.
"Diam!" Teriak lily dan Ella bersamaan.
__ADS_1
'Hahaha.. Ella hanya belum mengetahui siapa wanita yang dia lawan.Kalau dia tahu pasti ella akan lebih bersahabat dengan Lily.' Batin Yogi.Yogi hanya tersenyum geli melihat pemandangan didepannya.
Tok tok tok
Ditengah ketegangan yang sedang terjadi seseorang tiba tiba datang dan mengetuk pintu ruangan.Ternyata itu adalah Bi siti yang membawa pesanan Lily dan Nanda.
"Aduh.. maaf Bi siti ganggu.Lagi asik main bola yah.Ini bi siti bawain pesanannya bu lily." Ucap bi siti dengan nada khas jawanya.
"Taro saja pesannya di meja bi." Ucap yogi.Dia lantas menggeserkan meja dan kursi supaya Nanda bisa menikmati pesanannya.
Bi siti memgangguk dan langsung mengikuti perintah yogi.selepasnya dia langsung pergi keluar dari kantor lily.
"Kita akhiri saja permainan hari ini.Ayo kita makan pizza saja." Ajak Lily sambil mengusap bahu Nanda.
'Apa wanita ini tidak mengerti juga bahwa aku melarangnya untuk menyentuh suamiku.' Batin Ella sembari mendengus.Lagi dan lagi Ella mengibaskan tangan lily dari suaminya.
"Berhenti menyentuh Nanda seperti itu." Ucap Ella keras kepada lily.
"Hey apakah kamu mau ikut makan bersama kami.Aku sudah pesankan semuanya.Ini semua kesukaanya Nanda.Pasti kamu tidak tahu hal itu kan." Ajak Lily.
"Iya bener La.Rasanya enak banget,ikut makan bareng aja.Pak yogi juga ikut yah." jelas Nanda.Tidak lupa dia juga mengajak pak yogi untuk ikut makan bersama mereka.
"Tidak,saya masih ada urusan yang lain.Kalian saja yang makan.dah.." Pak yogi kemudian kembali memakai jasnya dan meninggalkan ketiga anak muda itu.
"Nanda ayo kita Makan." Lily langsung menarik tangan Nanda menuju meja kantornya dan makan bersama.Ella juga mengikuti mereka berdua.
.
.
.
.Like comment vote.
Terima kasih sudah membaca novel My little hubby saya ini.pantengin terus keseruan Nanda dan Ella.
Jangan lupa juga commentnya.dadah..
__ADS_1