
Ella meluncur ke rumah sakit dengan cepat.Dan kali ini Dia lebih memperhatikan sekitarnya,dia takut kalau nanti ada orang yang membuntutinya lagi.
Bahkan saat sampai dirumah sakit.Ella berjalan seperti orang ketakutan.Dia sangat memperhatikan sekelilingnya.Tengok kanan Tengok kiri takut kalau ada yang mengawasinya.
Sampai akhirnya dia sampai di depan pintu ruangan Nanda.Sejenak Ella bisa menarik Nafas Lega,Karena dia sudah merasa aman.Langsung saja dia membuka pintu dan masuk ke ruangan Nanda.
Hal yang pertama kali dia lihat saat masuk ruangan adalah suaminya yang masih terbaring tak berdaya.Dia mulai mendekati Nanda,Tapi tiba tiba dari balik pintu seseorang menyerang Ella dari belakang.
"Doorr..." Teriaknya keras.
"Hwwa...." Teriak Ella lebih keras karena terkejut.
Lalu terdengar suara cekikikan dari belakang.Ternyata Itu Dr.Anne yang menunggu Ella dari balik pintu.Lalu mengagetkan Ella ketika dia masuk.
Sadar dirinya telah dikerjai Ella merajuk dan mengerang pada Dr.Anne.
"Dokter... kaget...!" Ucap Ella merajuk.
"Hhah... lagian kenapa kamu jalan kaya orang abis liat setan.Tengok kanan tengok kiri.." Ucap Dr.Anne halus seraya mengusap kepala Ella.
"Habisnya Ella takut,Lily mengikuti sampai ke sini." Balas Ella.
"Lily mengikuti kamu?" Ujar Dr.Anne terkejut.
"He'em.. dia tadi ngikutin Ella pas lagi mau pulang ke apartemen.Tapi untunglah Ella bisa lolos dari Lily.Tapi Ella takut kalau Lily bakal ngikutin Lagi.Makanya Ella ssring liat kanan kiri pas jalan ke sini." Ujar Ella pada Dr.Anne.
"Rupanya Lily tidak pernah berubah.Jika tentang Nanda dia pasti selalu akan cepat bertindak.Saya yakin pasti sekarang dia sedang melacak Apartemen kamu." Ucap Dr.Anne sembari tersenyum kecil.
"Benarkah? Tunggu,Bagaimana Dokter bisa tahu?" ujar Ella.
"Ayo kita lanjutkan cerita sambil duduk." Ujar bu dokter.
Ella dan Bu dokter kemudian duduk di sofa kecil yang disediakan didalam ruangan Nanda.Mereka duduk saling berhadapan lalu tanpa pikir panjang Ella langsung melempar pertanyaan kepada Dr.Anne.
"Apa Dr.Anne tahu sesuatu tentang Lily? Siapa Lily? Atau apa hubungan yang dia punya dengan Nanda?" Tanya Ella.
__ADS_1
"Ella.. kamu baru datang loh.Yakin langsung Nanya segitu banyaknya." Ledek Dr.Anne.
"He'em Ella penasaran." Ucap Ella sembari menganggukan kepala.
"Baik,tunggu dulu saya bingung harus mulai dari mana.oh iyah.. Hubungan Nanda antara Lily bisa dibilang mereka berdua itu Benci tapi Rindu." ujar Dr.Anne sambil senyum.
Sementara Ella terlihat merajuk dan membuang muka saat mendengar pernyataan Dr.Anne.Seolah bahwa Lily dan Nanda memang pernah sangat dekat.
'Benci tapi Rindu.Apa apaan kalimat itu?' Pikir Ella.
"Ella kamu baik baik saja." Tanya Dr.Anne.
"Hemm.. ah.. iya bu dokter." Ucap Ella perlahan.
"Sepertinya Saya melihat ada api yang membara di sini." Ledek Dr.Anne.
"Ahm... bagaimana Ella tidak resah jika memikirkan Nanda dengan Lily.Karena sebelumnya Ella bertengkar dengan Nanda gara gara Lily." Ucap Ella Lesu.
"Apa?"
"Itu tidak mungkin La." Ucap Bu dokter tidak percaya.
"Tapi itu kenyataannya,Bahkan Lily pernah bilang kalau dia cinta sama Nanda." ucap ella kembali merajuk.
"Ohh.. hahaha.. haha.." Dr.Anne tertawa setelah mendengar pernyataan dari Ella.
"Kalau begitu tandanya kamu sudah jatuh ke perangkap Lily.Sepertinya dia sudah tahu kalau kamu tidak mencintai Nanda.Makanya dia sengaja membuat kamu cemburu.Supaya kamu mulai perhatian pada Nanda karena takut Nanda akan lebih memilih Lily.Dan lama lama kamu akan mencintai Nanda.Seperti sekarang ini,Kamu mulai mencintai Nandakan." Ujar Dr.Anne.
Ella terperangah saat mendengar Dr.Anne.Bagaimana bisa seorang wanita tua bisa mengetahui bayak hal seperti ini.Dr.Anne seperti Bank Data,yang memuat banyak hal dan data data penting mengenai Nanda dalam dirinya.
"Ella belum bisa memastikan.Apakah Ella mencintai Nanda atau tidak? Tapi rasanya Ella takut kalau Nanda dekat dengan Lily." Ujar Ella serius.Tapi Dr.Anne lagi lagi membalas Ella dengan tawanya.
"Hahah... Apa kamu tahu La.Dulu Nanda memanggil Lily dengan sebutan Penyihir." ujar Dr.Anne mulai serius.
"Heh.. benarkah?" Ucap Ella terkejut.
__ADS_1
"Lily adalah seorang wanita yang sangat perfeksionis.Dia selalu teliti dalam segala hal,mulai dari hal besar sampai yang terkecil sekalipun.Dia sangat cermat,pintar dan pastinya jauh lebih unggul dari siapupun.Tapi yang paling menakutkan dari Lily adalah kecepatan berfikirnya.Dalam hitungan detik dia bisa mengetahui kelemahan musuhnya.Lalu menyiapkan staratergi dan menerapkannya tanpa disadari oleh siapapun.Lalu Lily bisa mengalahkan semua musuhnya hanya dengan kalimat saja dan tanpa menyentuh lawannya sama sekali.Karena itulah Nanda memanggilnya Penyihir." Ucap Dr.Anne.
Tanpa Dr.Anne sadari Ella bergidik dan gemetar saat mendengar penjelasannya mengenai Lily.Tentu saja karena Ella sudah beberapa kali melihat dan menghadapi langsung keganasan Lily.
'Ashm.. apa aku bisa terus bekerja bersama Lily.Belum sepekan aku bekerja dengannya Tapi aku sudah terkena magic dari penyihir itu beberapa kali.' Mbatin Ella cemas.
"Tapi kalau itu benar.Berarti Lily juga ambil bagian dari pertengkaran kalian dan menyebabkan Nanda kecelakaan.Kalau begitu saya akan memarahinya habis habisan nanti." Ujar Dr.Anne marah.
'Yeiy.. yeiy.. my hero.' Pikir Ella senang๐
Lalu tanpa berlama lama Ella langsung meminta Supaya Dr.Anne.Menceritakan lebih jauh lagi tentang Lily.Karena dia merasa belum puas dengan statemen statemen Dr.Anne sebelumnya.
"Dokter,Apa ada hal lain lagi mengenai Lily dan juga Nanda.Ella yakin Dokter masih punya segudang sejarah kehidupan Nanda yang belum Ella ketahui." Ujar Ella sambil tersnyum dan mengangkat sebelah alisnya.
"Heheheh.. Rupanya kamu semakin penasaran tentang Nanda." Ujar Dr. Anne.
"eh.. iya tolong ceritakan lagi Masa lalu Nanda pada Ella.Lalu ceritakan juga ssmua bagian kehidupan Nanda dengan Lily." Ucap Ella memohon.
"Ehmm... scene pertemuan antara Nanda dan Lily ya.Dengar yah.. Lily adalah salah seorang tokoh penting dalam kehidupan Nanda.Lily adalah sahabat Nanda yang sangat berharga.Meski mereka sering mengejek bahkan bertengkar satu sama lain.Tapi mereka tetap menjadi mitra yang sangat baik.Dan juga saling mengandalkan satu sama lain." ujar dr. Anne.
'Berarti mereka memang pernah sangat dekat.' pikir Ella dihatinya.
.
.
.
.
.Like comment vote.
***Hi readers terima kasih selalu datang berkunjung Ke Novel my little hubby.Jangan lelah lelah untuk datang ya.Karena sekarang author lagi mengusahakan update setial hari.
Karena itulah readers yang budiman,yang tampan dan cantik.Mohon bantuannya ya dengan meng Like,comment dan vote juga novel author.Oh oya share juga yah ketemen temen yang lain.Lope you readers...๐๐***
__ADS_1