
Stef kamu tidak sarapan dulu,"Tanya bi Anna sambil sibuk menyiapkan makanan untuk keluarganya.
"Tidak bi,makasih,Stefy berangkat dulu,nanti Stefy sarapan di sekolah saja"jawab Bu Stefy sambil berjalan menuju mobilnya.
dengan kecepatan sedang Bu Stefy mengendarai mobilnya menuju sekolah.
setelah 15 menit berkendara Bu Stefy sampai di gerbang sekolah,tanpa perintah lagi satpam Yang ada di depan langsung membukakan pintu gerbang sekolah,karena tahu kalau yang mau masuk adalah mobil Bu Stefy.
"Selamat pagi Bu,"sapa pak Agus yang merupakan satpam di sekolah SMA Bhakti Bangsa.
"selamat pagi pak,terima kasih sudah membukakan pintu untuk saya,"Jawab Bu Stefy dengan senyum manisnya.
Setelah pintu gerbang sekolah terbuka,Bu Stefypun melajukan mobilnya menuju ke parkiran yang memang di sediakan untuk guru,di sekolah SMA Bhakti Bangsa memang memiliki dua parkiran, yang pertama untuk siswa dan yang kedua untuk para guru baik berupa kendaraan bermotor ataupun sepeda.
setelah selesai memarkirkan mobilnya dengan rapi,Bu Stefy turun dari mobil dan melangkah menuju ruang bk yang berada di depan ujung.Dengan langkah pasti Bu Stefy berjalan sampai ruangannya,setelah beberapa saat Bu Stefypun sampai di ruangannya,ruangannya memang tidak besar tapi nyaman,ruangan Bu Stefy hanya di huni oleh Bu Stefy sendiri.
__ADS_1
"Alhamdulillah saya sudah Sampai di ruang kerja dengan selamat,"Gumam Bu Stefy sambil mendudukkan tubuhnya di kursi kerjanya.
sementara di rumah besar kediaman Dewa....
dengan malas Dewa berjalan menuju depan karena dia akan berangkat sekolah,Dewa seolah enggan bernagkat ke sekolah karena mendapati kedua orang tuanya bertengkar sepanjang malam
"Dewa kamu sudah siap,sini sarapan dulu nak,"sapa mama Ellen yang mencoba ramah dengan Dewa,
tanpa menyahuti Dewa langsung melengos begitu saja menuju depan rumahnya tempat motor kesayangannya di parkiran.
tanpa berlama-lama lagi Dewa menghidupkan motornya menuju sekolah,namun kali ini dia tidak langsung menuju sekolah melainkan menuju tempat tongkrongannya sebentar untuk sekedar melepas kugundahan hatinya kepada orangtuanya.
setelah kurang lebih berkendara 15 menit Dewa sampai di sebuah tempat yang mirip dengan kos,dan memang itu merupakan kosan teman Dewa yakni Amir,teman Dewa yang sangat dewasa pemikirannya meskipun usianya sama.
"Eh Dew tumben loe ke sini,tidak sekolah loe hari ini apa mau bolos,"Sapa Amir yang memang sedang berada diluar kosannya.
__ADS_1
Kosan Amir di pakai basecamp untuk teman-teman yang memang sedang ingin bolos dan lari dari pelajaran yang tidak di sukai,selain Dewa Anjas juga sering kesitu jika lagi suntuk.
"Gue sebentar doang kok mauenennagkan pikiran dulu,baru itu akan berangkat ke sekolah,tidak peduli kalau aku terlambat ke sekolah,palingan nanti kalau telat bakalan di hukum di BK,gitu saja kok repot,yang penting gue mau menenangkan pikiran dulu."Jawab Dewa dengan malas-malasan.
"ya sudah anggap saja rumah sendiri,kalau loe haus ambil sendiri di kulkas yang ada di dalam sana,sambil gue tinggal kerja dulu ya."Jawab Amir sambil membuka laptopnya meneruskan pekerjaannya yang belum selesai.
"hmmmm",hanya deheman yang Dewa sampaikan.
Dewa hanya bersandar di sofa yang ada di depan tempat tidur Amir.
di sekolah SMA Bhakti Bangsa....
kriiiiing, kriiiiing, kriiiiing,bunyi bel masuk,seketika itu pula seluruh siswa yang tadi masih bercengkrama langsung berhamburan masuk ke kelas masing-masing,tak terkecuali teman-teman Dewa satu kelas mereka juga langsung berjalan menuju kelasnya.
tapi tidak dengan Dewa,sedangkan saat ini waktu sudah menunjukkan pukul 7, Bu Stefy yang ada di depan pintu sekolah sedari tadi,tidak melihat Dewa,Bu Stefy memperhatikan setiap siswa yang masuk tapi tetap tidak melihat Dewa.
__ADS_1
"sepertinya Dewa terlambat hari ini,"gumam Bu Stefy seraya meninggalkan depan menuju ruangannya.