Pasak Bumi

Pasak Bumi
Pengejaran Yang Salah Orang : Rory


__ADS_3

"Eldard... eldard...,"kata bibi Robben sambil menggamit siku paman Eldard


"Ada apa, sayangku ?"tanya paman Eldard


"Mereka ke arah kita,"jawab bibi Robben dengan wajah yang terlihat sangat cemas


"Gunakan tudungmu sekarang,"kata paman Eldard


****


"Semoga ini tidak salah lagi,"kata salah satu musuh yang menggunakan jubah biru tua.


Jubah yang menunjukkan kekuatannya dan dari kastil mana dia berasal.


"Apa maksudmu ? Kau menyindirku,"teriak madam gila


Madam gila membuatnya kepala pria yang menggunakan jubah biru itu menjadi kesakitan.


"Ampun.. ampun madam,"jawab pria itu


"Sebaiknya kau jaga mulutmu,"teriak madam gila


"Tunggguu.. ada yang menggunakan jubah putih polos,"jawab pria itu memicingkan matanya


"Majuu,"teriak madam gila


"Kau memang sudah gila.. Kau tidak lihat jubah ituu.. menyentuhnya saja nyawa kita sudah melayang,"protes salah satu pengikut madam gila


"Aku tau dan .. kau tauu ... aku tidak peduli. Pilihanmu hanya dua .. mati olehnya atau olehku,"kata madam gila sambil mencekik lehernya


"Baaaa ikkk laahh,"jawab pengikutnya sambil memegang lehernya yang kesakitan


****


"Bersiaplah ... mereka akan tetap maju,"bisik bibi Robben


Rombongan paman Eldard dan paman Edsel langsung mempercepat langkahnya.


Namun, mereka berhasil disusul oleh musuhnya.


"Kalian mau kemana terburu - buru,"sindir madam gila

__ADS_1


"Apa kabar Reya ?"tanya paman Eldard


"Baik. Malah sangat baik. Tentu saja berbeda denganmu.. menggantungkan hidupmu dengan orang lain,"jawab madam gila sambil tertawa


"Kau.. jangan pernah menghina suamiku,"kata bibi Robben geram


"Memang kenyataannya...karena takut mencicipi buah terlarang.. memang tidak punya nyali sama seperti ayahmu,"ejek madam gila


Perkelahian tidak terelakkan lagi.


Saat salah satu musuh berusaha menarik Rory ke dalam air, Rory membuat gulungan air kepadanya membuatnya terlempar jauh.


Mereka melemparkan panah beracun dalam jumlah besar.


"Merunduk,"teriak Rory yang membuat dinding air yang cukup tinggi


Panah itu hampir saja mengenai bibi Robben.


"Ibu,"teriak Rory menarik tubuh ibunya dengan cambuk air ke arahnya


Suara panggilan Rory membuat musuh mengetahui jika yang dikejarnya bukan Suyira.


Rory marah dia membuat getaran di dalam air dalam radius beberapa kilometer.



"Brengsekk keturunan murni sudah lahir,"kata madam gila yang ingin membalasnya


"Kita harus fokus,"jawab salah satu pengikutnya menghalangi


Mereka akhirnya pergi.


****


"Apa yang terjadi ?"tanya paman Flyied


"Rory marah. Sepertinya terjadi sesuatu dengan mereka,"kata paman Teeran yang berada di belakang mereka


"Eldard, apakah kalian baik - baik saja ?"tanya paman Teeran menggunakan pikiran


"Kami baik. Hanya saja Rory sempat marah karena ibunya diserang. Mereka sudah tau jati diri Rory,"sesal paman Eldard

__ADS_1


"Mereka menuju ke sini khan,"kata paman Teeran


"Iya. Berhati - hatilah,"jawab paman Eldard


"Musuh mendekat,"bisik paman Flyied


"Jaga Flay. Jangan biarkan dia sampai ditarik ke dalam air,"kata paman Teeran


"Reya,"teriak paman Teeran


"Teeran,"jawab madam gila


"Tidak kusangka kita bertemu dalam kondisi seperti ini,"kata paman Teeran


"Aku berbeda dari terakhir kita bertemu. Aku jauh lebih kuat. Ini berkat Tuanku,"jawab madam gila


"Kau mengikuti orang yang salah,"kata paman Teeran


"Tidak. Dia memberiku kekuatan.. sekarang tidak ada satupun yang tidak bisa kukalahkan,"jawab madam gila tertawa lantang


"Kurasa dia memang sudah gila,"kata paman Flyied


"Apa kau bilang,"teriak madam gila marah sambil menyerang paman Flyied menggunakan panah beracun.


Namun, paman Flyied cukup cepat untuk menghindar


Musuh menyerang dari berbagai arah dengan membuat gelombang air.


Namun, dihalangi oleh bibi Ariel dengan memutar kembali gelombang tersebut.


Paman Teeran melemparkan batu - batu karang ke arah mereka dengan sangat cepat.


Salah satu musuh terkena dan terlempar sangat jauh.


"Sial. Satu pasak bumi saja sudah cukup menyusahkan. Ini banyak pasak bumi,"jawab salah satu musuh yang memiliki kekuatan mendeteksi kekuatan musuh


"Apa maksudmu ?"tanya madam gila heran


"Anak perempuannya. Dia juga,"jawab pengikut madam gila sambil berusaha menghindari panah es


"Menarik sekali. Kakek tua sialan itu sudah tau pasti bahwa ada dua anaknya yang mewarisi kekuatannya,"ejek madam gila

__ADS_1


"Diam,"teriak paman Flyied geram


"Kendalikan emosimu temanku. Dia sedang memancing kita,"bisik paman Teeran


__ADS_2