Pasak Bumi

Pasak Bumi
Perjalanan Kembali Ke Titik Nol


__ADS_3

"Masih ada yang mengikuti kita ?"tanya Suyira yang sudah kelelahan berlari


"Tidak ada,"bisik Eldast


"Syukurlah,"jawab Suyira yang memperlambat larinya


****


"Kemana mereka... kenapa belum sampai,"batin Luxi yang mondar mandir di batas pelindung kastil Langit


"Kalau kau cemas.. kenapa tidak kau hubungi mereka ?"tanya Forla


Forla adalah anak perempuan dan satu - satunya dari paman Fordd. Saat kastil mereka diserang, Forla dilarikan terlebih dahulu dengan rombongan Pasak Bumi.


"Aku tidak bisa menghubungi mereka. Jika aku sudah masuk ke kastil ini maka informasi apapun akan diketahui ibuku,"kata Luxi


"Tunggulah .. aku yakin mereka pasti sampai ke sini. Kau tenang saja,"bisik Forla sambil mengamati sekelilingnya


Semenjak datang ke kastil Langit, Forla hanya memiliki dua orang teman yaitu Luxi dan Celli.


Sementara itu, yang seumuran dengannya yang berasal dari kastilnya hanya menganggapnya seperti tuan putri.


Mereka menunggu di atas pohon pilihan. Jenis pohon yang tidak akan dirasakan oleh penghuni kastil Dark Forest.


"Mereka sudah datang,"kata Forla yang merasakan jejak kaki mereka di atas tanah.



"Mana .. tidak.terlihat,"jawab Luxi memandang ke depan.


****


"Suyira naiklah ke pohon pilihan,"kata Forla menggunakan pikirannya


"Kakak... kakak masih hidup,"jawab Suyira senang


*****


"Ayoo cepat,"kata Suyira tiba - tiba


"Bukannya Suyira bilang sudah letih,"batin Eldast


"Ikuti aku,"kata Suyira


****


Suyira memutari batas pelindung kastil Langit dan akhirnya menemukan pohon itu.



Suyira langsung memeluk Forla saat sudah menaiki pohon itu.


"Kau menemukanku,"kata Forla senang bertemu kembali dengan Suyira


"Aku selalu ingat apa yang kakak katakan. Carilah pohon yang jenisnya sama dalam satu kelompok, yang membedakannya hanya satu yaitu tanahnya masih ada humus,"jawab Suyira tersenyum


Eldast lega saat melihat Luxi juga ada di pohon yang mereka panjati.


"Kenapa kalian lama ?"tanya Luxi


"Musuh mengikuti kami tadi. Untung kami mendapatkan banyak pertolongan,"kata Eldast langsung memeluk Luxi


****


Luxi dianggap sebagai sosok kakak yang sebenarnya di mata Eldast. Dia memiliki empat kakak sepupu namun mereka semua bisa dikatakan bukan seperti seorang kakak.

__ADS_1


Kakak tertua haus kekuasaan sampai harus membunuh adik kandung sendiri dan membuat adik bungsunya tidak sadarkan diri sampai sekarang.


Kakak keempat memilih menjauhi dunia fana dan hidup dalam pertapaan.


Hanya tinggal Eltader kakak yang dimilikinya namun Eltader memiliki traumanya sendiri karena dia yang menyaksikan kakak sepupunya meregang nyawa.


****


"Yang penting kalian selamat,"kata Luxi lega


"Iya kami semua selamat tapi kak Tatra terluka,"jawab Eldast


"Bagaimana kondisinya sekarang dan karena apa ?"tanya Luxi


"Dia dibawa oleh kak Eltader. Penjaga yang kami tolong adalah pengkhianat dan dia menusuk pundak Tatra dengan pedang beracun,"jelas Eldast


"Suyira pasti meminta kalian untuk mengajaknya walaupun kalian tau dia pengkhianat,"kata Luxi


"Kakak bisa tau,"tanya Eldast


"Kakak tau jika mengenai kalian berdua.Penilaianmu tentang pikiran orang tidak pernah salah tapi perasaammu padanya mengaburkan segalanya,"jelas Luxi


"Ohh ituu,"kata Eldast tidak bisa menjawab


"Sudahlah. Ayooo Suyira kita harus cepat bergerak. Bukan penjaga yang kutakuti tapi sosok yang lebih besar dari itu,"kata Luxi


Mereka menggunakan ranting pohon - pohon pilihan untuk melangkah dari atas bukan melewati tanah.


Mereka tau jika menyentuh tanah maka penjaga Dark Forest pasti tau keberadaan mereka.


"Sial,"kutuk Forla


"Ada apa, kak ?"tanya Suyira


"Di pelindung ketiga di bawah daerah kastil Biara tidak ada pohon pilihan,"jelas Forla


"Iya,"jawab Forla


"Kita harus ambil resiko ini,"kata Luxi


"Tolong lindungi aku sampai masuk ke dalam kastil,"jawab Suyira merasa tidak enak.


"Kami pasti bisa membuatmu masuk ke dalam,"jawab Eldast.


"Kak, aku minta maaf,"kata Suyira menggunakan pikirannya


"Lakukan sesukamu. Tapi ingat jangan pernah berpikir untuk tidak menerima bantuan dariku,"jawab Luxi.


Luxi sudah menyadari tujuan sebenarnya dari Suyira memasuki kembali kastil Biara. Namun, dia menyimpan semua dalam hatinya.


Mereka menginjak tanah dan sudah sampai ke bawah.


Kemudian, dua penjaga kastil Langit yang berasal dari penghuni Dark Forest menghampiri mereka.


"Apa kabar paman ?"tanya Forla


"Baik Forla. Siapa yang kau ajak bersamamu ?"tanya pama penjaga


"Ohh ini.. Luxi dan temannya...,"jelas Forla


"Apa kabar paman ?"tanya Luxi membuka jubah kepalanya


"Kalian mau kemana ?"tanya penjaga ketiga kastil Langit


"Mau mengantarkan temanku paman ke kastil Biara,"jawab Luxi

__ADS_1


"Iya, bagi yang perempuan. Yang satunya lagi,"tanya paman penjaga


"Mau bertamu ke rumahku,"jawab Luxi


"Baiklah. Kami akan menunggu kalian disini sampai kalian menuju ke pintu kastil Biara,"kata paman penjaga


Mereka berjalan menuju ke pintu kastil Biara.


"Tunggu dulu,"teriak paman Fordd


"Larilah Suyira kami akan menghalanginya,"bisik Forla


"Ayah,"kata Forla mencoba menghentikan ayahnya.


"Itu siapa ?"tanya paman Fordd


"Temanku. Mau masuk ke rumahnya secepatnya jika tidak dia akan dihukum oleh penjaga pintu kastil Biara,"jawab Forla


"Terus kenapa Luxi dan siapa ini...,"tanya paman Fordd


"Ohh ini temanku, paman,"kata Luxi


Paman Fordd curiga.


"Buka tudung kepalanya,"perintah paman Fordd


"Tidak ada pilihan lain. Cepatlah lari Suyira,"batin Eldast


Eldast membuka tudungnya.


"Apa kabar paman ? Lama tidak berjumpa. Saya anak dari paman Edsel dan bibi Ruuyist.Nama saya Eldast,"jelas Eldast


Paman Fordd langsung berlari mengejar Suyira.


Namun, Suyira sudah masuk ke wilayah kastil Biara.


"Suyiraa kembali ke sini,"teriak paman Fordd


Penjaga pintu kastil Biara menghalangi paman Fordd


"Dia kembali atas keputusan sendiri dan dia masih penghuni di kastil ini. Mengertilah Fordd,"kata salah satu penjaga pintu kastil Biara


"Oke. Baiklah. Bisakah aku bertanya dari tempat ini saja kepadanya ?"tanya paman Fordd


"Baiklah,"jawab penjaga pintu kastil Biara


"Apakah kau baik - baik saja, anakku ?"tanya paman Fordd


"Aku baik - baik saja, paman. Maaf, aku harus melakukan ini padamu. Tapi aku harus masuk ke dalam,"kata Suyira sambil membuka tudungnya


"Baiklah. Yang penting kau baik - baik saja,"jawab paman Fordd


****


Paman Fordd menghampiri Forla, Luxi dan Eldast.


"Kau ikut ayah sekarang,"teriak paman Fordd kepada Forla


"Maafkanlah kami, paman,"sesal Eldast


"Paman, dia tidak bersalah. Aku yang mengajaknya. Jika aku tidak membujuknya dia tidak akan ikut,"jelas Luxi


"KAU..belum jadi..penjaga bawa mereka berdua ke dalam kastil utama dan jangan sampai mereka menghilang satu langkah pun dari pandanganmu,"kata paman Fordd tegas.


****

__ADS_1


"Akhirnya aku kembali ke rumah yang tidak kuinginkan untuk harapan yang aku acuhkan. Aku kembali ke titik nol,"batin Suyira


__ADS_2