Pasak Bumi

Pasak Bumi
Rencana Flay


__ADS_3

Pada saat Suyira dan Rerast dijemput oleh penjaga paman Firye.


"Tunggguuu Rurii,"teriak Ibu Florist


"Ohh Ibu.. yang tadi yaa bu,"kata Suyira menoleh ke arah Ibu Florist


"Bagaimana ini ? Bukannya Ruri sudah janji dengan Ibu ?"kata Ibu Florist


"Ruri ingat bu.. tapi ayah bilang harus pulang selesai ujian,"kata Suyira memelas


"Ya ampunnn. Jaman sekarang masih ada aturan kolot seperti itu. Ayoo ikut Ibu,"kata Ibu Florist langsung memegang tangan Suyira


Penjaga berusaha menghalangi langkah mereka


"Minggir..,"kata Ibu Florist


Namun, mereka tidak bergeming


"Begini sajaa.. telpon ayahnya Ruri .. saya mau bicara,"kata Ibu Florist gigih


Mereka akhirnya menghubungi paman Firye


"Mereka itu sebenarnya bisa bicara. Ibu kira bisu,"bisik Ibu Florist ke telinga Suyira


Mereka menoleh karena diejek oleh Ibu Florist.


Rerast hanya menahan tawa. Pendengaran mereka jauh lebih tajam karena mereka berasal dari penghuni kastil Fogyer.


"Berikan telpon ini ke dosennya,"kata paman Firye

__ADS_1


Sebelum paman Firye berbicara Ibu Florist bicara duluan.


"Siang ayahnya Ruri. Ruri tadi sudah janji dengan saya mau membantu saya di perpustakaan dan selama ini memang itu tugas Ruri. Ayah ga perlu cemas, Ruri selama ini menjalankan tugasnya dengan baik dan ga pernah melakukan hal yang aneh - aneh kok. Jangan bilang ayah ini.. mau jodohkan Ruri dengan orang lainnya makanya takut dia ketemu dengan pria di kampus. Ini bukan jaman siti nurbaya lagi ayah. La ga cocok anak gadis dipingit... bla... bla.. bla.....,"kata Ibu Florist ngoceh terus.


Paman Firye sampai kesal dan membuat api di sekitar kawah api semakin membesar.


"Iya bu. Silahkan bawa mereka ke perpustakaan. Bisa berikan HPnya ke Su... Ehh Ruri ?"kata paman Firye mengalah


Ibu Florist memberikan HPnya ke Suyira


"Dimana kau temukan dosen se langka itu ?"kata paman Firye


"Hush ayah ini. Dia dosenku dan dia masih single kok ayah,"kata Suyira menyindir


"Ibumu jaaaaauhhh lebih baik. Hati - hati disana,"kata paman Firye


"Oke sip,"kata Suyira


"Kalian sudah disini ?"kata Rerast kecewa karena mereka terakhir yang bisa menyakinkan paman Firye.


"Kami tidak menghubungi Ibu kami dan dibolehkan untuk belajar di perpustakaan. Malah ibu terkejut melihatku rajin sekarang,"kata Rory nyengir


"Nahh.. Celli khan paman dan bibi ga pernah ujian tapi kenapa dibolehkan untuk belajar,"kata Rerast


"Aku bilang mau ketemu denganmu jadi dibolehkan. Dia ingin tau kabarmu, kak,"kata Celli


"Ohh begitu. Bagaimana kabar paman Coeli ?"kata Suyira


"Baik. Emosinya sudah membaik setelah mendengar kabar kakak hidup hanya dia sempat kesal waktu tidak bisa melihatmu pada saat sudah sadar,"kata Celli

__ADS_1


"Jadi, apa rencana kakak ?"kata Aretra


"Sebelum itu, mau nanya dulu.. Suyira lebih suka tinggal di kastil Langit atau kastil Bumi ?"kata Flay


"Suka semuanya,"kata Suyira bingung


"Maksudnya di antara kedua kastil itu.. dimana kemungkinan Suyira bisa lari,"kata Rory blak - blakan


"Kastil Langit kurasa ... di Kastil Bumi.. penjaga dan penghuninya sama semua dengan paman Teeran..,"kata Suyira


"Kakak.. kenapa tidak mengatakannya,"kata Aretra cemberut


"Kenapa ?"kata Suyira bingung


"Dia mencoba melarikan diri. Hampir di pelindung terakhir, paman Teeran datang. Dia sekarang tahanan rumah.. yang awalnya cuma tahanan pelindung luar,"kata Rory menjelaskan


"Semua penghuni kastil Bumi sangat setia dan loyal sama paman Teeran. Mau segalak dan semarah apapun paman Teeran mereka menyanyanginya. Paman Teeran memang pilihan awal mereka untuk memimpin kastil itu walaupun tidak menguasai seluruh kekuatan Bumi,"kata Suyira menjelaskan.


Aretra kagum dengan ayahnya namun sedih karena hanya bisa di dalam kastil utama.


"Memang kastil Langit ... ,"kata Flay bingung


"Bibi Sellen memang dihormati bahkan sebagian takut tapi karena dia lahir bukan di dalam kastil .... dia yang memimpin .. yaa .. kesetiaan itu sedikit berkurang.. karena itu seharusnya yang memimpin di kastil itu seharusnya anak perempuan pemilik kastil tapi kalian sudah tau cerita selanjutnya,"kata Suyira


"Jadi kesempatan lebih besar di kasti Langit. Apa rencana kakak?"kata Rory tidak sabaran


"Kita akan membuat Perdana Mentri mengajak Rerast kembali ke kota Bath. Orang suruhan ayahmu selalu mengikutimu saat kau disini. Kau hanya perlu membuat seolah - oleh kau tidak betah di kastil dan hubungan buruk dengan penjaga kastil,"kata Flay


"Lalu apa hubungannya dengan Suyira ?"kata Rory

__ADS_1


"Dia sendirian di kastil Ligthing. Sekarang tugas Celli adalah memanas - manasi paman Coeli untuk mengajak Suyira ke kastil Langit,"kata Flay


"Oke. Besok kita mulai,"kata Aretra


__ADS_2