
"Tidakkkk.... tidakkk.. tidaaaakkkkk....aku tidak akan meninggalkanmu..... jangan ....jangan...suruh aku melakukannya,"teriak Ruby
"Kak bangunn kakak.... bangun,"kata Rory cemas
"Rubyy... Ruby..,"kata Rerast sambil memegang lengannya
"Minggirr kalian,"kata Flay
Flay langsung menampar mukanya dan Ruby pun terbangun. Seluruh tubuhnya basah dengan keringat.
"Ada apa dengannya ?"kata Flay
"Kak... kakak mimpi buruk lagi,"kata Rory langsung memeluknya
Ruby merasa tubuhnya sangat berat sehingga sulit untuk bangun dari tidurnya. Rerast menyadari hal itu dan mengangkatnya.
"Apakah kau baik - baik saja ?"kata Rerast
"Tidak. Tidak baik. Bisakah aku mandi di pemandian umum, ketua kelas ?"kata Ruby
"Baiklah. Tapi tidak sendirian,"kata Flay canggung
"Aku akan mengajak Rerast. Tolong jaga adik sebentar saja,"kata Ruby
"Baiklah,"kata Flay
"Tidurlah. Kakak mau keluar sebentar seperti biasa,"kata Ruby
"Ookee. Hati - hati,"kata Rory
Ruby hanya mengelus kepala Rory dan pergi sama Rerast.
"Apakah kau sering seperti ini ?"kata Rerast
"Setiap malam. Akhh ... akhirnya kau tau juga,"kata Ruby merasa tidak enak.
"Kenapa kau tidak pernah cerita ? Bukankah kita teman atau kau tidak menganggapku teman ?"kata Rerast merasa kesal
"Bukan begitu. Cuma... aku sendiri tidak tau... kenapa aku seperti itu. Jadi kalau aku bermimpi buruk hanya ada dua hal yang buat aku tenang ... pantai dan berendam di air,"kata Ruby sambil berusaha berpikir keras
"Jangan terlalu dipikirkan... hal yang rumit - rumit... Ituu .. tempat pemandiannya,"kata Rerast
"Wow .... tempatnya besar dan ada baju salinan juga. Ayokk kita sama - sama mandi,"kata Ruby
"Okee.. lagipula rasanya badanku masih lengket gara - gara perjalanan kita tadi,"kata Rerast
*****
"Selamat pagi anak - anak. Hari ini kita berkumpul, pagi - pagi seperti ini untuk meregangkan otot kita dulu setelah perjalanan yang melelahkan kemarin. Kita akan lari pagi,"kata Ibu guru
"Lariiii...,"teriak beberapa anak yang protes karena dibangunkan pagi hari untuk lari.
"Ayooo kita larii atau kita langsung pulang sekarang,"teriak Flay
"Okee. Baiklah. Kita lari,"jawab anak - anak yang protes tadi kompak
__ADS_1
"Okee. Anak - anak ikutin bapak,"jawab bapak guru yang mengajar olahraga.
****
"Tadi kudengar katanya kau mimpi buruk lagi,"kata Tommy
"Tidak. Kata siapa ?"kata Ruby melihat ke arah Rerast
"Rory,"jawab Tommy
Ruby langsung matanya menjelit ke arah Rory dan Rory hanya menundukkan kepala.
****
"Lihat ... Tuan putri seperti biasa dikelilingi oleh pengawalnya,"kata temannya Elsist
"Lihat saja nanti,"kata Elsist tersenyum sinis
****
"Rory ceepaattt ....di kamar mandi. Nanti kita telat dan tidak dapat jatah sarapan,"kata Ruby menggedor gedor pintu kamar mandi
"Iyaa kak,"kata Rory langsung keluar dari kamar mandi
"Kak Flay enak mandi di ruangan lain,"kata Rerast
"Ga apa - apa kak, kami ga akan ninggalin kakak kok,"kata Rory tersenyum
"Kau memang adik yang baik,"kata Rerast
"Rory... sabunnya mana,"teriak Ruby
Rerast hanya tersenyum masam ke arahnya.
"Akhirnya kita semua tepat waktu,"kata Ruby sambil berjalan menuju ke balai pertemuan tempat untuk mengambil sarapan.
"Sarapan..sarapan..Rory sudah lapar,"kata Rory senang
"Kita sebenarnya camping atau masuk ke asrama tentara sihh.. olahraga, mandi dan sarapan ada waktunya,"kata Rerast lesu
"Karena kalau kita saja yang camping ga masalah karena ini banyak orang dan memang kita cuma punya waktu 2 hari semalam .. ya mau gimana lagi,"kata Ruby
"Lihat itu Susi lagi nempel sama Tommy,"kata Rerast
"Mana ... mana,"kata Rory mencari - cari
"Ituuuu...,"jawab Rerast sambil menunjuk dengan telunjuknya
Muka Rory jadi masam
"Ruby .. Ruby.. sini .. duduk disini,"kata Eldast
"Ada makanan,"kata Ruby melihat di mejanya sudah ada makanan
"Iya. Kami mengambilnya untuk kalian,"kata Tommy
__ADS_1
"Kak Tommy tidak mengambil makanan untukku juga ,"jawab Susi sedih
"Kenapa aku harus mengambilnya untukmu. Kau bukan siapa - siapaku,"kata Tommy
"Lalu mereka ?"kata Susi
"Mereka temanku,"kata Tommy
Susi langsung pergi dengan lesu
****
Game diadakan selesai sarapan namun Susi tidak ikut. Game dibagi menjadi dua kelompok untuk kelompo cowok dan kelompok cewek.
"Ehh.. dimana Susi ?"kata Ruby
"Tanya lagi. Katanya sakit. Kurasa sakit hati. Kayaknya belum cukup diperhatikan satu cowok. Kayak cewek kurang perhatian,"kata Elsist menyindir
"Sebaiknya mulutmu kau jaga,"kata Rerast
"Mulut mulutku suka - sukaku,"kata Elsist
"Ehhh ... jangan bertengkar,"kata Ruby
"Jangan sok baik. Aku benci melihat sifatmu yang seperti itu,"jawab Elsist sinis
Flay melihat keadaan itu langsung mendekat
"Jaga sikap kalian atau kalian selama disini hanya dikamar saja,"kata Flay
Rombongan Eltader memperhatikan hal tersebut. Saat itu mata Rerast bertemu dengan mata Tarast kemudian Tarast memalingkan wajahnya.
*****
Waktu mau beranjak setelah selesai game, Ruby memegang lengan Elsist
"Aku bukannya sok baik padamu. Sama sepertimu aku pun tidak suka padamu,"kata Ruby langsung menyentakkan tangannya dan pergi berlalu.
****
Dikamarnya Susi hanya terbaring di tempat tidur,
"Susi, bagaimana kondisimu ?"kata Elsist
"Baik,"jawab Susi dengan mata sembab
"Kau sudah berusaha untuk bisa ke sini. Namun, rencanamu gagal gara - gara dia hanya pedulibpada Ruby saja,"kata Elsist
"Kak Tommy memang tidak suka denganku,"kata Susi
"Siapa bilang ? Kalau Ruby jauh darinya, dia pasti memperhatikanmu"kata Elsist
"Benarkah ?"kata Susi
"Iya. Tentu saja,"kata Elsist menyakinkannya
__ADS_1
Susi kembali ceria
"Aku punya rencana. Kau mau ikut ?"kata Elsist