
"Kita hanya mendapatkan ampasnya saja," kata salah satu pengikut madam gila
"Jangan,"bisik Flay sambil memegang tangan salah satu penjaganya
"Yaaa ampas busuk.. Memang tidak pantas untuk jadi pengikut kita,"jawab madam gila terkekeh - kekeh.
Penjaga yang berdiri di samping Flay mengepalkan tangannya.
Semua musuh tertawa
Penjaga itu tiba - tiba langsung maju dan berusaha menyerang madam gila
Madam gila berhasil menghindar dan membalas dengan melemparkan panah beracun ke arahnya
Penjaga itu menghentakkan kakinya dan membuat perisai dari tanah sehingga panah hanya menancap di perisai itu.
"Jangan pernah mengejek ayahku,"jawab penjaga itu membuka penutup tudung kepalanya.
Paman Teeran terkejut melihat keponakannya.
Madam gila mengamuk dan membuat gelombang air ke arah mereka.
Sebagian penjaga tubuhnya terhempas.
"Lindungi jalan kita,"teriak Flay
Madam gila berusaha menyerang penjaga yang membelah air.
Penjaga lainnya membangun tembok air sehingga gelombang air mereda
Tommy melemparkan batu karang ke arah madam gila dan pengikutnya
Salah satu pengikut kesakitan dan tubuhnya kepanasan.
Batu karang itu sangat panas seolah - olah ada api di dalam batu karang.
Madam gila terkejut.
"Kau bilang hanya ada dua pasak bumi,"kata madam gila
"Dia bisa menyembunyikan kekuatannya agar tidak terlihat dan benar.. dia juga pasak bumi,"jawab salah satu pengikut yang bisa mengetahui kekuatan musuh
"Ingat tujuan kita,"sela salah satu pengikut
Pengikut madam gila berusaha menyerang Flay dan memisahkannya dari paman Flyied
Saat salah satu pengikut berusaha mencambuk Flay dan Flay dengan kecepatannya berhasil menghindar.
Ibunya melihat hal itu.
Ibunya menggunakan kekuatan pikirannya membuat pengikut madam gila saling menyerang satu dengan yang lain.
Madam gila melihat itu dan berusaha mendekati ibunya Flay namun dihalangi Tommy
Tommy membuat getaran dan gelombang yang sangat kuat ke arah madam gila.
__ADS_1
"Kau tau .. itu bedanya kau denganku ... aku diberkati sedangkan kau hanya pengemis yang mengais ngais sampah,"ejek Tommy
"Kau..Kau.. akan menyesal memilih berurusan denganku,"teriak madam gila
Madam gila hanya fokus menyerang Tommy
Madam gila mengeluarkan panah beracun sekaligus gelombang air.
Tommy berhasil menghindar dari panah beracun tapi tidak gelombang air. Tubuhnya terhempas.
Tommy membuat tanah di atas madam gila mencuat dan mengurungnya.
Madam gila menghancurkan tanah itu
Tommy membuat cambuk es yang cukup panjang dan menyerang madam gila
Bahu madam gila terkena cambuk itu
Madam gila jadi sangat marah
"Buat jalanku agar masuk ke dalam jalan kering mereka,"kata madam gila kepada pengikutnya
"Baiklah,"jawab pengikutnya
Madam gila berhasil masuk dan berusaha menyerang Tommy dengan menyemburkan api
Tommy membuat perisai dari es
"Kau tidak berhak atas api,"kata Tommy membuat panah api ke arahnya
Madam gila berhasil menghindar
Namun gagal
Madam gila tambah marah dan menggunakan kekuatan pikiran sehingga setiap orang yang disekitarnya mengalami sakit kepala yang hebat.
Tommy berusaha mengatasi rasa sakit di kepala
Madam gila berusaha mendekat
Tommy menghentakkan angin sehingga tubuhnya terlempar jauh dari madam gila
Tommy meminum air penyembuh
Tommy memberikan air penyembuh kepada semua penjaga, Flay, ibunya dan paman Flyied.
Saat mau menuju ke paman Teeran dan bibi Ariel, madam gila menghalangi dengan menyerang Tommy
Tommy berhasil menghindari cambuk air yang dibuat madam gila
Madam gila berganti arah jadi menyerang paman Teeran.
Saat tubuh paman Teeran sudah diikat dengan cambuk air, Tommy memutuskannya dengan membuat pedang api.
Saat Tommy memberikan air penyembuh ke bibi Ariel, madam gila membalas dengan membuat cambuk api dan terkena ke bahu Tommy.
__ADS_1
Tommy bangkit berdiri dan berhadapan dengan madam gila.
Bibi Ariel menyembuhkan paman Teeran
"Minggir. Dia adalah urusanku,"teriak paman Teeran
"Aku tidak pernah melihatmu marah. Ahh saat adikmu berhasil kupengaruhi .. kau tidak marah.. saat adikmu dan kakek tua itu mati.. kau tidak marah.. hanya karena aku menyentuh keponakanmu .. kau marah PADAKU,"teriak madam gila
"KAUU TIDAK BERHAK MENYAKITI SELURUH ORANG YANG KUSAYANGI,"teriak paman Teeran
Madam gila terlihat sangat emosional
Dia menyerang membabi buta
Paman Teeran menyentakkan kakinya sehingga membuat seluruh tanah di sekitar musuh terbelah dua.
Didalam terdapat api yang menyala - nyala.
Suara teriakan kesakitan pengikut yang terseret gelombang air sehingga masuk ke dalam api terdengar sangat keras.
"Kita harus pergi. Kita hanya ditugaskan menemukan Suyira dan anak perempuan itu bukan dia,"bujuk salah satu pengikut
"Iya. Aku sudah mendekatinya dan dia bukan Suyira,"kata salah satu pengikut yang lainnya
"Baiklah. Kita mundur,"kata madam gila
Sebagian pengikut yang selamat berusaha naik ke atas air menghindari api tersebut.
****
Paman Aretra yang sedang dalam pelarian mengetahui kondisi lautnya.
"Adik ipar. Apakah terjadi sesuatu dengan adikku ?"tanya paman Aretra menggunakan pikirannya
"Ariel baik - baik saja,"jawab paman Teeran
"Kalau begitu bisa redam amarahmu. Kehidupan di air bisa mati,"kata paman Aretra
"Maaf kak. Akan kulakukan,"jawab paman Teeran
****
Paman Teeran menutup tanah yang terbelah dua tadi.
Bibi Ariel berusaha menyembuhkan bahu Tommy
"Apakah kita bisa melanjutkan perjalanan ?"tanya paman Teeran terhadap penjaga
"Bisa,"jawab penjaga yang terlihat masih syok melihat kekuatan paman Teeran
"Paman. Maaf, aku ikut ke sini. Aku hanya ingin melihat pernikahan adikku,"kata Tommy
"Aku tau. Bukan salahmu. Kau bisa datang kapanpun kau mau,"kata paman Teeran
__ADS_1
Tommy terlihat senang
"Maafkan aku, adikku. Ayah kita membuat anakmu terasing. Padahal dia jauh lebih baik darimu. Jauh lebih kuat,"batin paman Teeran