
Di kediaman kastil Langit,
Bibi Sellen sedang berdiri di balkon kastil Langit sambil memandang keluar ke arah pelindung terakhir.
Bibi Sellen berkata kepada salah satu penjaga di dalam kastil utama untuk memanggil penjaga luar taman warmer.
Penjaga itu datang dan diarahkan untuk menuju ke ruangan kecil di kastil utama.
"Silahkan.. masuklah,"kata bibi Sellen
"Ada apa, Langit tertinggi memanggilku ?"kata penjaga itu.
"Saya memintamu untuk pergi ke bawah dan temui penjaga kita di sana dan bawa ke sini,"kata bibi Sellen.
Penjaga itu terkejut namun mengiyakan.
****
Kastil langit dan kastil biara dipisahkan oleh jurang yang dalam dan gelap.
Pintu kastil biara ada di bagian paling bawah bukit yaitu di jurang yang dalam dan gelap.
Oleh karena itu, langit mengutus satu penjaga langit di sekitar pintu gerbang.
Kastil biara berada di pelindung ketiga kastil Langit.
Penjaga itu diam - diam pergi menuju ke pelindung ketiga.
Saat menuju ke dalam jurang, penjaga itu berusaha mencari penjaga pintu gerbang kastil biara namun tidak menemukannya.
Penjaga itu sampai berputar - putar mengelilingi biara namun belum menemukannya.
Penjaga itu melihat ada gundukan tanah yang besar dan terlihat berbeda dengan tanah di sekitarnya.
Penjaga itu curiga namun masih belum mempercayainya.
Saat berusaha untuk menggali tanah tersebut, ada yang datang menghampirinya.
Ternyata penghuni kastil biara yang menjaga pintu gerbang juga.
Penghuni itu menggunakan jubah yang menutupi sampai ke kepala dan ada cincin giok berwarna putih di jari manisnya.
"Apa yang kau cari ?" kata penghuni kastil biara
"Temanku. Yang bertugas disini,"kata penjaga itu.
Penghuni itu menunjuk ke arah gundukan tanah.
"Dia berada disitu. Kami memakamkannya,"kata penghuni.
"Apa yang terjadi ?"kata penjaga itu tidak percaya.
"Ada perkelahian di antara pelindung ketiga. Saat kami berusaha menghentikannya namun terlambat,"kata penghuni itu.
"Kami sudah mengatakan kepada nenek dan nenek menyuruh kami mencari keluarganya. Namun saat kami berbicara dengan penjaga pelindung keempat, mereka berkata dia tidak memiliki keluarga dan pembelot,"kata penghuni itu lebih lanjut.
"Tidak punya keluarga,"kata penjaga itu geram.
"Oleh karena itu, kami menguburkannya. Walaupun begitu setiap manusia berhak untuk mendapatkan penguburan yang layak. Bukan Begitu ?"kata penghuni
"Tentu saja. Kapan kejadiannya ?"kata penjaga itu
"Dua tahun yang lalu,"kata penghuni
Penjaga itu pamit untuk pergi. Saat mau pergi, penjaga itu berbalik,"Apakah setelah itu ada yang menjaga daerah ini ?"
"Tidak ada,"kata penghuni itu
"Kalian tidak meminta ?"kata penjaga itu heran.
"Saya sudah menjaga pintu itu cukup lama jadi sudah tau kesulitannya. Kalau ada yang mau menjaga kami yang bisa kami lakukan hanyalah mengucapkan terima kasih,"kata penghuni itu.
Penjaga itu saat naik ke atas lebih bersikap berhati - hati, mengingat sudah dua pelindung yang dijaga oleh sekelompok pengkhianat.
****
Penjaga itu kembali ke kastil utama dan menemui bibi Sellen.
Penjaga itu menceritakan semuanya.
Bibi Sellen tidak menyangka jika penjaga yang paling dekat kastil utama yang berkhianat.
"Siapa yang bisa kita percayai ?"kata bibi Sellen.
"Penjaga yang berada di dalam taman warmer yang berkelahi denganku,"kata penjaga itu pasti.
"Bawa dia menghadapku dan darknist. Berhati - hatilah,"kata bibi Sellen.
Bibi Sellen terlihat menyesal telah menolak tawaran paman Fordd untuk menjaga kastilnya.
Mengingat kastil Fogyer sudah ada lima petapa ditambah dengan paman Fordd.
****
Bibi Sellen menghubungi bibi Ariel.
"Ariel, apakah suami bisa datang ke sini ?"
kata bibi Sellen.
"Tentu saja. Ada apa ?"kata bibi Ariel.
"Penjaga pelindung keempat dan ketiga berkhianat. Hanya dua penjaga yang baru kuketahui tidak berkhianat. Penjaga yang lainnya tidak tau. Aku melibatkan darknist,"kata bibi Sellen.
"Oke. Teeran akan segera ke sana. Berhati - hatilah,"kata bibi Ariel.
Bibi Ariel langsung menghubungi paman Teeran. Paman Teeran langsung menuju ke kastil Langit.
****
Penjaga itu menuju ke pelindung kedua. Keturunan dark forest memilih pelindung kedua sebagai tempat tinggalnya.
Mengingat cuacanya tidak sedingin pelindung ketiga dan keempat.
Paman hampir memasuki pemukiman mereka, saat penjaga pelindung kedua menghampirinya.
Penjaga yang menghampirinya ada dua orang.
"Ada apa gerangan yang membuat penjaga taman warmer datang kesini ?" kata penjaga pertama pelindung kedua.
"Aku hanya ingin menemui darknist,"kata penjaga warmer itu.
"Darknist ada di dalam pemukiman itu,"kata penjaga kedua pelindung kedua.
Saat mau melangkah menuju ke dalam pemukiman. Salah satu penjaga menghalanginya.
"Tunggu dulu. Jika ini tidak salah, setauku penjaga taman warmer hanya ada dua puluh. Sepuluh menjaga bagian dalam dan sepuluh menjaga bagian luar secara bergantian. Jika bukan hal yang sangat penting hampir tidak pernah meninggalkan tamannya,"kata penjaga pertama.
"Bukankah kau adalah orang yang dipengaruhi itu ?"kata penjaga kedua yang mulai bersikap waspada
"Aku hanya ingin menemui darknist,"kata penjaga yang diutus itu mulai putus asa.
__ADS_1
Jika mereka berkelahi sekarang maka pelindung yang lainnya akan tau termasuk sang pengkhianat.
"Jelaskan apa tujuanmu ?"kata penjaga pertama.
"Aku tidak bisa mengucapkannya,"kata penjaga warmer.
"Beda antara tidak bisa atau tidak ingin,"kata penjaga kedua menghalanginya untuk masuk dan mulai mengeluarkan petir di tangannya
"Baiklah... baiklah... tidak bisa. Aku diutus oleh langit tertinggi,"kata penjaga itu putus asa.
"Tidak mungkin,"kata penjaga kedua itu.
"Jika ada masalah ... mungkin saja,"kata penjaga pelindung pertama.
****
Penjaga taman warmer berkomunikasi dengan yang bibi sellen.
"Penjaga pelindung kedua menghalangiku. Apa yang harus kulakukan ?"kata penjaga itu
"Ceritakan yang sebenarnya. Lihat reaksinya. Jika mereka pengkhianat masuk segera ke dalam pemukiman,"kata bibi Sellen.
****
"Skinest sudah tewas oleh temannya sendiri. Penjaga pelindung ketiga dan penjaga pelindung keempat berkhianat. AKU diutus ke bawah dan bertemu penghuni biara yang memiliki cincin giok berwarna putih di jari manisnya. Dia yang menceritakan semuanya. Dan aku harus membawa darknist ke kastil utama sekarang,"kata penjaga warmer dengan nada yang tegas.
Kedua penjaga pelindung saling setatapan, terdiam dan berusaha mendekatinya.
Mereka heran bahwa penjaga taman warmer mengetahui detail tentang penjaga pintu gerbang kastil biara.
Mengingat mereka pernah bertugas menjaga pintu kastil biara.
Penjaga pelindung taman warmer melangkah mundur.
"Minggir....,"teriak penjaga pertama.
Penjaga itu menarik tubuh penjaga warmer supaya tidak terkena dengan sengatan listrik yang dibuat oleh penjaga ketiga dari pelindung kedua.
Saat mereka mau membalas dengan sengatan listrik yang sama. Penjaga warmer menghalanginya.
"Jangan.. dia terhipnotis sama sepertiku dulu. Warna matanya berbeda,"kata penjaga warmer
"Jadi, apa yang harus dilakukan. Kita tidak bisa menghidupkan langit. Nanti mereka tau,"kata penjaga kedua sudah kecapek-an.
"Ikat kedua tangannya... cepat,"kata penjaga warmer.
Kedua tangannya akhirnya terikat dengan aliran listrik panjang yang dibuat.
Penjaga warmer mendekat dan menuangkan minuman yang pernah diberikan Suyira.
Lambat laun tubuhnya melemah dan pingsan di atas tanah.
"Dia hanya kelelahan. Nanti akan sadar,"kata penjaga warmer.
"Cepat, temui darknist. Dia ada di atas pohon yang paling rendah. Cepat... ,"kata penjaga pertama.
Penjaga warmer langsung bergerak cepat dan masuk ke pemukiman yang terlihat sepi.
Tidak ada satupun manusia yang terlihat. Namun penjaga itu tidak peduli dan menemukan pohon itu.
"Darknist... Darknist... Saya penjaga taman warmer diutus oleh langit tertinggi,"kata penjaga warmer.
Penjaga warmer meminum minumannya takut dirinya dipengaruhi lagi akibat putus asa.
Namun tidak terlihat satu pun orang.
Sudah kurang lebih limat menit menunggu.
"Darimana dapat minuman itu,"kata laki - laki itu.
"Dari Suyira,"kata penjaga itu.
"Kenapa kau datang kemari ?"kata laki - laki itu.
"Kau darknist. Kau tangan kanannya. Entah kenapa kau tinggal di pohon yang paling pendek. Tapi bukan itu masalahnya. Langit tertinggi meminta pertolonganmu.
Dia ada di kastil utama,"kata penjaga itu
"Yaa .. aku memang darknist. Pertolongan apa ?" kata darknist.
"Penjaga pelindung ketiga dan keempat berkhianat. Langit masih dalam perjalanan menyelamatkan langit keturunan Fogyer. Mereka mau mengambil kekuatan Luxi,"kata pelindung warmer.
"Apa maksudmu ?" kata penjaga pelindung kedua yang menyusul penjaga warmer.
Penjaga pertama yang membopong penjaga ketiga menyadari maksud perkataan penjaga warmer.
"Mereka mau menangkap Luxi dan Eldester akan menyerap kekuatannya dan kita,"kata penjaga pertama.
"Kalian harus meninggalkanku disini. Aku hanya akan menghambat. Kalian harus bisa mencapai kastil tanpa diketahui siapapun. Kita tidak tau siapa saja yang setia,"kata penjaga yang terhipnotis tadi.
Namun darknist sulit untuk meninggalkan anggota keluarganya. Penjaga yang terhipnotis tadi membuat janji kematian diantara mereka. Bahwa mereka tidak akan berkhianat dan saling menjaga satu sama lain. Hal ini membuat darknist lumayan tenang.
****
Mereka menyusup diam - diam melewati setiap pelindung sampai ke dalam kastil utama.
Saat mereka sudah bertemu dengan bibi Sellen. Bibi Sellen menatap penjaga dan darknist cukup lama.
"Apakah aman ?"kata bibi Sellen.
"Aman. Tidak apa - apa,"kata Darknist.
Bibi Sellen langsung menghampiri darknist.
"Akhirnya kau datang juga, kakak,"kata bibi Sellen sambil memeluk darknist.
"Apakah kau baik - baik saja, adikku ?"kata darknist.
Penjaga hanya diam dan terkejut dengan informasi ini.
"Iya, cuma sedikit cemas,"kata bibi Sellen.
"Bagaimana Luxi ?"kata darknist
"Lagi tidur. Teeran akan menuju ke sini,"kata bibi Sellen.
"Apakah itu benar ? Mereka sudah tau tentang hal ini. Soal hanya kekuatan keturunan langsung langit yang bisa diserap kekuatannya"kata darknist.
"Iya. Dia sudah lama tau. Sebelum akhir hidupnya, ibunya flyied melakukan suatu kebaikan besar lainnya. Musuh menceritakan padanya soal pengkhianat yang ada di kastil Fogyer dan Langit. Bibi Fliest mendengarnya dan membawa kenangannya bersama anak - anak meninggalkan kastil Fogyer. Langit sedang turun bukit membawa anak - anak kastil Fogyer dan keponakanku,"kata bibi Sellen.
"Kenapa kau menolak tawaran Fordd ?"kata darknist.
"Maafkan aku, kakak. Aku meremehkan keadaan,"kata bibi Sellen.
"Kau baru bangun seharusnya kau sadar situasinya,"kata darknist marah.
Penjaga pelindung kedua itu terlihat tidak senang melihat langit tertinggi dimarahi seperti itu.
Namun, bukan hal itu yang dicemaskannya.
"Langit tertinggi, bagaimana pelindung kelima ?"kata penjaga pertama pelindung kedua.
__ADS_1
"Mereka berkhianat,"kata bibi Sellen
"Mereka berkhianat,"kata penjaga kedua pelindung kedua tidak percaya
"Musuh terakhir kami lihat. Berada di luar pelindung pertama. Itu artinya pelindung pertama dan ternyata kalian juga tidak berkhianat. Mereka diluar tapi hutan di pelindung kelima sudah berubah struktur tanahnya. Itu artinya pelindung kelima sudah dimasuki oleh kekuatan lain,"kata bibi Sellen
"Struktur tanah,"kata penjaga kedua pelindung kedua yang lainnya heran
"Aku memberikan mantra ke pelindung kelima. Isinya jika ada orang lain yang masuk selain seijinku maka tanahnya akan berlumpur. Suyira dan tamu lainnya datang saat aku sudah sadar,"kata bibi Sellen
"Kalau kau sudah curiga dari awal kenapa kau tidak katakan kepadanya. Kau sekeras batu,"kata darknist tidak percaya.
"Dia hampir kehilangan kepercayaan dirinya dan dia tidak boleh tidak mempercayaiku untuk menjaga tempat ini,"kata bibi Sellen.
"Penjaga taman warmer sepuluh orang tidak berkhianat. Tidak tau sisanya. Kau tau apa yang harus kau lakukan. Pertahankan api birunya," kata bibi Sellen dengan penjaga taman warmer.
Taman Warmer
Penjaga taman warmer undur diri dan menuju ke taman. Penjaga itu datang sebelum pergantian terjadi.
"Jangan berganti. Pertahankan api birunya,"kata penjaga itu
Penjaga itu langsung bergerak menuju ke dalam taman. Bertemu langsung dengan pemimpin penjaga taman warmer.
"Saudaraku, jangan berganti. Pertahankan api birunya,"kata penjaga itu.
Pemimpin itu langsung paham dan mereka semua sudah bersiap - siap.
Saat pergantian tiba, penjaga pertama tidak mau berganti dengan penjaga kedua. Penjaga kedua kebingungan.
"Kenapa kalian tidak mau berganti ?"kata penjaga kedua.
"Pertahankan api birunya,"kata pemimpin penjaga.
Dua penjaga yang kedua memahami perkataan pemimpin penjaga.
"Ini sudah ketentuan. Waktunya berganti,"kata penjaga kedua yang tidak memahami perkataan pemimpin penjaga sambil marah- marah.
"Jika kalian tidak mau berganti. Kami akan melawan,"kata penjaga kedua itu.
Pemimpin penjaga berteriak lantang,"Pertahankan api birunya."
****
Suaranya menggema sampai ke kastil utama dan petir yang dikeluarkan pemimpin penjaga taman warmer dari langit menggema sampai batas pelindung terakhir.
Penjaga pelindung pertama bergerak masuk ke dalam pelindung kedua terus menuju ke pelindung ketiga.
****
Suara pemimpin penjaga warmer terdengar menggema sampai di kastil utama.
"Kau pengkhianat .....," kata pemimpin penjaga taman warmer.
Hal ini tentu saja membuat penjaga pelindung kelima menyadari bahwa mereka sudah ketahuan.
Mereka bergerak langsung ke dalam kastil utama.
Namun, dihalangi oleh penjaga pelindung kedua.
****
Anak - anak dan orangtua yang sudah jompo sudah meninggalkan pelindung keempat.
Ditarik ke atas oleh sulur - sulur yang dibuat oleh penghuni darkforest.
Jadi aman.
Mantra Pelindung
Bibi Sellen menggunakan mantra yang dibuatnya di setiap pelindung mengatakan,"Wahai hatiku yang setia pada nyala api biru, jika suara ini menggema di langit Pertahankan Api Birunya. Aku meminta kesetiaanmu pada kastil Langit."
Pelindung Ketiga
"Ada apa ini, saudaraku ?" kata penjaga pelindung ketiga.
"Kami ingin menuju ke kastil utama,"kata penjaga pelindung pertama
"Kau tidak bisa masuk sesukamu,"kata penjaga pelindung ketiga.
"Aneh .... sungguh anehh.. tidakkah kalian mendengar panggilannya,"kata penjaga pelindung pertama.
"Panggilan.. apa yang kalian katakan,"kata penjaga pelindung ketiga bingung melihat ke arah temannya.
"Mana temanmu yang satunya lagi,"kata penjaga pelindung pertama.
"Mereka sudah tau. Jadi tidak perlu basa -basi bukan,"kata penjaga pelindung ketiga kepada temannya.
"Kami membunuhnya di bawah sana. Dia tau kami berkhianat dan mau memberitahu penghuni biara.Namun terlambat baginya,"kata penjaga pelindung ketiga.
Penjaga pelindung pertama mengalirkan listrik dari bawah kakinya dan mengalirkannya ke tanah.
Penjaga pelindung ketiga yang satunya bisa menghindar sedangkan yang satunya tidak. Penjaga pelindung pertama memyiramkan air keras ketubuhnya menyebabkan tubuhnya kejang - kejang dan meninggal.
"Cihh .. menggunakan kekuatan lain untuk melawan kaumnya sendiri,"kata penjaga pelindung ketiga.
"Jangan angkuhhh... kau membunuh saudaramu sendiri. Menyerahkan kesetiaanmu kepada orang yang merampas kekuatan orang lain. Kauu.. lebih rendah,"kata penjaga pelindung pertama.
Penjaga pelindung ketiga menggunakan petir di langit untuk menyerang mereka namun mereka bisa menghindar.
Mereka membalas dengan cara mengikat salah satu tangannya dengan aliran listrik dan membanting tubuhnya ke kanan dan kiri.
Penjaga pelindung ketiga menembakkan listrik ke tangan penjaga yang membuatnya terikat sehingga ikatannya terlepas.
Namun terlambat, penjaga pelindung pertama menghunuskan pedang beraliran listrik ke arah jantungnya dan meninggal.
****
Mereka meneruskan masuk ke dalam pelindung ketiga menuju ke pelindung keempat.
"Benar - benar tidak kupercaya. Bagaimana kita begitu buta,"kata penjaga pelindung pertama terhadap teman - temannya.
Mereka melihat penjaga pelindung keempat tidak memberikan mereka jalan.
Mereka berhadapan satu lawan dua.
Namun, mereka juga sudah lumayan kewalahan.
Saat petir hampir menyambar ke jantungnya, tiba - tiba ada yang menariknya dengan kekuatan cepat.
Paman Teeran sudah datang.
Paman Teeran membelit tubuh salah satu penjaga pelindung keempat dengan akar - akar pohon dengan keras.
Namun bisa dipotong dengan kekuatan petir di tangan.
Saat musuh kembali menyerang dengan menggunakan petir, paman Teeran menghindar.
Paman menembakkan panah - panah es ke arah musuh dan mengenai bahu dan punggungnya.
Kemudian penjaga pelindung pertama menembakkan petir ke arahnya dan tewas.
__ADS_1
Sementara itu, penjaga pelindung keempat lainnya mengalami hal yang serupa dengan temannya.