Pasak Bumi

Pasak Bumi
Awal Mula Pertarungan


__ADS_3

"Kalian datang juga,"kata Flay cemas yang turun dari atas pohon.


"Kami pasti datang,"jawab Rerast


"Sebaiknya cepat sebelum ketahuan dan mereka juga pasti tidak tau bahwa mereka dalam bahaya,"lanjut Flay


****


Flay terus memandangi Suyira dan terlihat cemas.


Flay sudah mendengar cerita tentang Eldast dari Eltader.


Dia datang ke kamar Flay


"Ada apa ?"tanya Flay


"Bisa kita bicara di luar saja?"tanya Eltader sambil menarik lengan Flay


"Kurasa ini bukan permintaan tapi perintah,"batin Flay


Dia kelihatan sangat gusar sehingga Flay hanya diam sambil mendengarkan.


Walaupun Flay sama terkejutnya.


****


Mereka terus melangkah ke selatan menuju ke perbatasan pelindung utama.


Perbatasan antara wilayah sekutu dengan musuh. D daerah ayahnya Suyira menghembuskan nafas terakhirnya.


Mereka terus berlari, melewati setiap pelindung utama.


Saat mereka mau melewati pelindung kedua yang sekarang dijaga oleh teman sekampus Tatra.


Mereka tidak diijinkan untuk melanjutkan perjalanan.

__ADS_1


"Siapa kalian ?"tanya pemimpin penjaga


"Apakah jubah ini tidak menunjukkan sesuatu bagi kalian,"jawab Flay


"Kami tau...tapi penjaga perempuan sebenarnya ada di depan kami,"kata penjaga tertua


Suyira, Rerast dan Flay membuka tudungnya dan menunjukkan wajah.


"Ada perlu apa, mantan penjaga disini ?" tanya pemimpin penjaga sedikit terkejut.


Mereka sudah mengetahui identitas penjaga pertama sebelumnya yaitu rombongan Suyira.


"Kami harus memperingati penjaga pelindung terakhir akan bahaya yang mengancamnya,"kata Flay


"Biarkan kami yang memberitahukan kepada mereka,"kata penjaga tertua


"Kalian tidak bisa meninggalkan pelindung ini apapun yang terjadi kecuali mereka yang meminta bantua kalian," jawab Rerast jadi curiga


"Mengenai aturan itu...,"sahut penjaga tertua


"Itu aturan utama seorang penjaga dan kalian melupakannya,"lanjut Flay menggertak


Mereka terkejut dan akhirnya memberikan jalan bagi mereka.


****


Mereka melanjutkan perjalanan ke pelindung terakhir.


Mereka sengaja terlihat oleh para penjaga.


"Kenapa kalian datang ?"tanya Z


"Untuk membantu kalian walaupun sepertinya kalian enggan untuk dibantu,"jawab Rerast melihat cara pandang mereka akan kehadirannya.


"Kami bisa mengatasinya,"jawab Fang

__ADS_1


"Tidak juga. Mereka pengikut setia Eldester akan menyerang pelindung ini malam ini,"kata Flay


"Bukan malam besok dan di kastil Eldester,"jawab Arthik sadar bahwa dia sudah membuka rahasia


"Ahh.. kau tau. Apakah yang lain juga tau ?"tanya Rerast


Fang dan Z sangat terkejut karena baru mendengar informasi ini.


"Bagaimana informasi mengenai hal ini dapat kau ketahui ? Sudah jelas yang tau adalah hanya para paman dan anaknya. Tidak ada satupun yang tau,"kata Suyira


"Aku tau dari pemimpin penjaga keempat. Dia yang memberitahukan kepadaku,"sahut Arthik


"Siapa namanya ?"tanya Z


"Dedast,"jawab Arthik


"Apa maksudmu ?"tanya Fang terkejut


"Iya. Dedast sudah menjadi penjaga pelindung kedua. Bagaimana bisa kau tidak tau hal ini ?"tanya Z


"Mereka menjawab benar. Kau tau saat kita mengadakan pertemuan penjaga. Setiap orang memiliki cara tertentu agar jati dirinya hanya diketahui oleh para penjaga saja,"ucap Suyira


"Selama ini....,"jawab Fang tidak percaya


"Apa boleh buat... nasi sudah jadi bubur.. kalian benar aku adalah orang dalam kastil Eldester,"kata Arthik


"Tidak. Kau tidak sendirian. Mungkin penjaga kastil kedua sudah menyadarinya sekarang,"sahut Rerast


"Maksud kalian ?"tanya Fang


"Bahwa pengkhianat ada di samping mereka selama ini,"jawab Suyira


Mereka akhirnya berkelahi namun karena kalah jumlah dan kekuatan, Arthik kalah.


"Maaf, kami bahkan tidak menyadari hal itu,"ucap Z

__ADS_1


"Tidak apa-apa. Sebentar lagi musuh datang jadi bersiaplah,"kata Suyira


"Apakah kita tidak membutuhkan bantuan,"bisik Z cemas melihat dari balik pohon jumlah musuh yang terus berdatangan.


__ADS_2