Pasak Bumi

Pasak Bumi
Kemarahan Rory dan Tommy


__ADS_3

Tommy melihat Rory dikejar oleh sekelompok penghuni kastil Bumi dan berusaha menyusulnya.


Saat Tommy sudah berusaha mendekatinya, tiba-tiba ada yang menghalanginya.


Tommy terkurung di dalam kerangkeng yang dibuat dari pohon-pohon besar.


Dia berusaha melepaskan diri dari kerangkeng itu namun gagal.


Para penjaga melihat dia, lalu mendekatinya.


"Siapa kau ?"tanya Rob yang merupakan salah satu penjaga kastil Bumi


"Aku Tommy. Anak dari Roth. Aku mau menyelamatkan temanku Rory tapi tertahan disini. Bisakah kau melepaskanku ?"kata Tommy


Mereka sudah mendengar kisah penyelamatan Tommy di bawah laut.


Rob tersentak dan terkejut melihat anak dari temannya. Rob melepaskannya.


Tommy langsung berlari ke arah Rory meninggalkan penjaga itu.


Eld melihat Rory, rambutnya menunjukkan bahwa dia memang keturunan murni.


Eld heran kenapa dia malah mendekat ke arah batas pelindung dengan sendirinya.


"Apakah dia dipengaruhi juga ?"tanya Eld kepada dua penjaga yang lain.


"Paman, minggir aku harus menyelamatkannya. Dia tidak terpengaruh..coba paman lihat salah satu penghuni mengancamnya akan membunuh diri sendiri,"teriak Tommy berusaha mendahului paman Eld


Rob akhirnya bisa menyusul paman Eld.


"Dia siapa ?"tanya paman Eld


"Tommy. Anak Roth,"jawab Rob tersengal-sengal karena tidak memiliki kekuatan angin tapi berlari sekuat tenaga.


"Iya. Berarti Pasak Bumi. Ada apa dengan kalian ini ?"tanya paman Eld


"Sekarang jadi dua yang harus kuselamatkan,"batin paman Eld


Tommy menyentak pisau yang dipegang penghuni itu dan memukul kepalanya.


Penghuni itu jatuh ke tanah.


"Kakak. Awas,"teriak Rory melihat ada batu-batu yang berterbangan ke arahnya.


Tommy merubah arah batu- batu itu ke arah luar pelindung menuju ke arah pengikut madam gila.


"Kau lagi anak kecil,"kata madam gila

__ADS_1


"Dasar nenek lampir,"teriak Rory sambil menatapnya


"Sangat berbeda dari keturunan sebelumnya,"jawab madam gila


Rory mengeluarkan pancuran air yang dahsyat dan melemparkan seluruh penghuni yang berusaha mendekati.


Salah satunya jatuh tepat di bawah kaki paman Eld dan pingsan.


"Memang sangat berbeda dari Eldard,"batin paman Eld


"Anakku,"teriak bibi Robben


Paman Eld terkejut.


"Aduhh...bagaimana dia bisa lepas dari pandangan kalian,"teriak paman Eld


"Dia licik dan lihai,"jawab penjaga itu


Saat ada pengikut yang berusaha menggunakan senjata human yaitu panah beracun menyerang mereka.


Panah beracun yang buatan human bisa melewati pelindung dengan mudahnya.


Bibi Robben melindungi anaknya dengan memeluknya.


Yang menyerangnya langsung kehilangan nyawanya walaupun panah beracun itu tetap mengarah ke arah mereka.


Dia mengikat tubuhnya dan ibunya jadi satu membuat mereka tergeletak di atas tanah.


Panah itu kehilangan arahnya dan jatuh di luar lingkaran air.


Rory melepaskan ikatan.


"Ibu, baik-baik saja,"tanya Rory cemas


"Iya. Ibu baik-baik saja, sayang,"bujuk bibi Robben


"Nenek lampir itu harus dibalas,"jawab Rory


Rory naik pitam. Begitu pula Tommy.


"Kau akan mendapatkan balasannya sekarang,"kata Tommy


"Kau akan tau berhadapan dengan siapa,"teriak Rory


Mereka mau keluar dari batas pelindung untuk mengejar madam gila namun tidak bisa.


"Kenapa kita tidak bisa keluar ?"tanya Rory kesal

__ADS_1


"Tidak tau,"jawab Tommy heran


"Sudah cukup,"teriak paman Eldard


Tommy dan Rory menoleh dan melihat paman Teeran dan Eldard.


"Tapii ayahh..,"jawab Rory


"Sudah cukup, anakku,"bujuk paman Eldard


****


"Sudahlah Rory,"kata Flay bertelepati dengannya


"Kakak..disini juga,"jawab Rory ceria


"Iya. Kami harus menyadarkan beberapa penghuni yang mau menyerang penghuni yang lain,"kata Flay


"Kami ?"tanya Rory


"Eltader juga ikut,"jawab Flay


"Kakak dimana ?"tanya Rory


"Disini,"teriak Flay


"Rory langsung berlari memeluknya.


****


"Terima kasih, Eld,"teriak paman Teeran sambil menoleh ke arahnya.


Madam gila melihat mereka datang langsung pergi dari persembunyiannya.


****


Kenangan Yang Lalu.


Di batas pelindung kastil Bumi,


"Eld, hakmu selanjutnya untuk membuat lapisan luarnya,"kata Teeran


"Apa kau yakin memberikan hak itu padaku ?"tanya Eld


"Aku selalu percaya padamu. Apapun keputusanmu, aku setujui. Kapanpun kau siap, "jawab Teeran


"Teeran, akhirnya aku membuat lapisan luar untuk pelindung. Apa boleh buat. Anak-anak itu mengingatkanku kepada semangatku yang akhir-akhir ini meredup. Walaupun harus ada yang mengingatkan mereka kapan harus berhenti,"kata Eld

__ADS_1


"Roth.. kekuatan yang kau harapkan selama ini.. ada di anakmu..walaupun aku akan tetap mendukung Tatra untuk menjadi pemimpin kastil ini, sobatku,"jawab Rob


__ADS_2