Pasak Bumi

Pasak Bumi
Permintaan Celli


__ADS_3

"Jangan jauh - jauh"kata Luxi cemas sambil memandang sekeliling


"Di sini kak.. Ada di sini,"kata Celli kegirangan


"Sssshtt ... cepatlah,"kata Luxi


Celli mulai mengorek tanah dan memasukkan tanaman ke dalamnya.


"Sudah ... dimasukkan..,"kata Luxi tidak sabaran


Celli tidak menjawab dan terus menumpuk tanahnya.


"Sudahhh.. ayooo...,"kata Celli tersenyum ke arahnya


"Ayooo.. lekas sebelum ketahuan paman penjaga,"kata Luxi


Semenjak kejadian itu, pengawalan terhadap Luxi dan Celli ditingkatkan.


Mereka hanya diijinkan bermain di halaman depan kastil utama.


Mereka berjalan keluar dari hutan dan menuju ke kastil utama.


"Kak..katanya kita punya saudari yang lain.. benarkah ?"kata Celli penasaran


"Iya.. namanya Suyira,"kata Luxi


"Dimana kak Suyira ?"kata Celli


"Ada di kastil bumi,"kata Luxi


"Bisakah kita bertemu dengannya ?"kata Celli membujuk


"Entahlah .. kalau sekarang..,"kata Luxi ragu.


"Baiklah ..akan kutanya paman,"kata Celli langsung berlari ke kastil


Saat berlari Celli menubruk seseorang yang tubuhnya besar dan kekar.

__ADS_1


"Ahhh.. paman.. kepalaku sakit,"kata Celli


"Tuan putri ... main kemana,"kata paman itu


"Main ke hutan.. mau menanam tanaman dari kastil Fogyer..,"kata Celli sambil menundukkan kepala


"Pasti bersama Luxi,"kata paman itu melihat Luxi ke arah mereka


Celli menganggukkan kepala


"Paman.. jangan salahkan Luxi. Celli yang mengajaknya,"kata Celli merasa bersalah


"Baiklah, paman tidak memberitahukan siapa - siapa. Tapi Tuan Putri.. kukumu itu harus dibersihkan,"kata paman sambil tersenyum


"Baiklah,"kata Celli terlihat lega.


Celli dan Luxi diam - diam pergi ke kamar dan membasuh tangan dan kaki mereka di kamar mandi.


"Untung hanya ketemu dengan paman Fordd,"kata Luxi


"Apalagi.. paman Darknist,"kata Luxi.


Celli hanya tertawa terkikik - kikik.


Semenjak kejadian itu, paman Darknist lebih sering berkunjung untuk melihat Celli dan Luxi.


Paman Darknist menjaga Luxi dan Celli sangat ketat. Namun, kadang - kadang bisa juga dibujuk oleh Celli.


****


Sistem penjagaan pun berubah dan itu atas keputusan para penjaga itu sendiri.


Bibi Sellen sebenarnya tidak mau merubah apapun mengenai penjaga pelindung kastil Langit. Tetap terdiri atas tiga orang.


Namun, para penjaga kastil Langit merasa bersalah mengenai kejadian itu.


Jadi, hanya ada dua orang yang menjaga kastil Langit untuk pelindung keempat dan kedua. Pelindung ketiga ada empat orang. Pelindung pertama dan kelima ada tiga orang.

__ADS_1


Penjaga pelindung pertama tetap bertugas sebagai pelindung pertama.


Yang awalnya menjaga pelindung kedua sekarang bertugas menjaga pelindung kelima.


Bibi Sellen memilih pelindung sisanya. Khusus pelindung kedua, bibi Sellen memilih penghuni dari kastil Dark Forest.


Mengenai pelindung ketiga, bibi Sellen berkonsultasi dengan penjaga pintu biara untuk membantu memilih penjaganya.


Sedangkan untuk penjaga nyala api biru. Pemimpinnya akhirnya memutuskan untuk memberhentikan dua penjaga yang sempat berkhianat.


Mereka tetap menjadi penghuni kastil Langit saja.


Penjaga berkurang sebanyak tiga orang membuat penjagaan menjadi empat orang di bagian dalam dan empat orang di bagian luar bergantian dengan yang bertugas di malam hari.


Mereka memiliki kesempatan untuk libur satu hari karena kelebihan sisa satu orang.


Mengingat selama ini, mereka sangat jarang meninggalkan api nyala biru.


Kejadian yang terjadi menimbulkan dampak yang cukup besar bagi kastil Langit.


****


"Paman .. ,"kata Celli sambil berlari ke arah paman Coeli


Paman Coeli berbalik dan tersenyum


"Ya,"kata paman Coeli


"Paman ... Celli ingin bertemu dengan kak Suyira...,"kata Celli dengan nada memohon


"Mengenai hal ituu.. paman tidak bisa menjanjikan, sayang,"kata paman Coeli


"Ayolahh.. paman,"kata Celli hampir merengek.


"Oke. Tapi tidak dalam waktu dekat ini. Paman masih sibuk,"kata paman Coeli tegas.


"Okee...,"kata Celli kegirangan.

__ADS_1


__ADS_2