
"Bagaimana keadaanmu, anakku ?"tanya bibi Ariel
"Apakah semuanya baik-baik saja ?"tanya Tatra
"Semuanya selamat. Sepertinya ratusan orang akan menemanimu,"jawab bibi Ariel meringis.
Tatra tersenyum lega.
****
"Akhirnya kau membuat pelindungmu sendiri,"kata paman Teeran
"Sepertinya,"jawab paman Eld tersenyum
"Ngomong-ngomong apa yang kau ucapkan. Kenapa dua orang anak itu tidak bisa keluar ? Itu hanya berlaku bagi mereka khan,"kata paman Teeran
"Tentu saja tidak,"jawab paman Eld tertawa
Paman Teeran jadi cemas. Paman Eld melihat mukanya.
"Aku cuma bilang.. niat, perilaku, pemikiran dan tindakan jahat tidak diijinkan masuk..semua orang bisa keluar yang memiliki hati, pikiran, perilaku dan tindakan yang baik...,"kata paman Eld
"Ohh karena ituu mereka tidak bisa keluar,"sela paman Teeran
"Niat mereka baik kok. Tidak ada keinginan untuk membunuh..hanya ingin menyelesaikan urusan supaya tidak mengganggu lagi,"kata paman Eld
"Jadi..,"tanya paman Teeran tidak sabaran
"Kecuali Rory, Tommy, Tatra, Aretra, Arel, Suyira, Celli, Luxi, Rerast, Flay, Eltader, Ruyi dan Tarast harus seijinku keluar dari kastil ini,"jawab paman Eld
Paman Teeran tertawa keras.
"Kau benar-benar berubah,"kata paman Eldard yang baru masuk ke ruangan mereka
"Apakah kau sadar ? Bahwa mereka itu sangat keras kepala. Bahkan kau sendiri tidak bisa mengatur mereka,"jawab paman Eld
"Kalau itu aku sangat menyadarinya. Kau lihat tadi kata-kataku tidak didengarkan tapi kata-kata kakaknya didengarkannya,"kata paman Eldard
"Mereka itu sedang berencana. Tapi tidak ingin melibatkan kita. Mereka bermaksud melindungi kita,"jawab paman Eld.
****
Tarast dan Ruyi masuk ke dalam kastil Bumi dengan muka yang muram. Mereka langsung menuju ke taman belakang, dimana ada Rory, Tommy, Eltader dan Flay yang sedang duduk.
__ADS_1
"Ada apa ?"tanya Eltader
"Kami terkurung,"jawab Ruyi
"Kami ingin pulang tapi tidak bisa. Pelindung terakhir.. kami tidak bisa menembusnya,"kata Tarast
"Bagaimana mungkin..kalian khan tidak punya emosi..kenapa tidak bisa keluar,"kata Rory
"Rory,"jawab Ruyi
"Iya dehh kak.. aku sendiri tidak tau...aku dan kak Tommy saja tidak bisa keluar tadi,"jelas Rory
"Coba tanya dengan paman Teeran,"usul Tarast
"Nanti kutanya,"jawab Rory
Ruyi menjelit ke arah Rory. Rory yang tadinya ingin malas-malasan dengan enggan masuk ke ruangan paman Teeran.
*****
"Paman, boleh Rory masuk ?"tanya Rory
"Iya, ada apa anakku ?"tanya Eldard
"Ruyi dan Tarast mau keluar tapi tidak bisa. Kenapa ya paman ?"tanya Rory
Mereka bertiga tertawa kencang. Rory bingung.
****
Paman Eld mengajak Rory keluar dan menuju ke arah taman belakang.
"Kalian ingin keluar ?"tanya paman Eld
"Iya paman,"jawab Ruyi
"Tapi tugas kalian belum selesai,"kata paman Eld
"Tugas ?"tanya Tarast bingung
"Di ruang pengobatan dan perawatan masih banyak orang yang pikiranya masih belum jernih benar. Kalian khan yang memiliki dua kekuatan yang spesial. Apakah tidak mau membantu kastil ini ?"tanya paman Eld
Tarast dan Ruyi jadi tidak enak.
__ADS_1
"Baiklah, paman,"jawab Tarast dan Ruyi kompak.
Saat paman Eld mau pergi,
"Tunggu paman. Paman, tidak sedang mengerjai kami khan,"tanya Eltader
"Tidak. Jika kalian sudah selesai membantu, paman akan buat pelindungnya bisa kalian lewati,"jawab paman Eld
"Paman..,"teriak Flay
"Anak manis...jangan sering membaca pikiran orang nanti sial,"jawab paman Eld sambil berlalu
****
"Ada apa ?"tanya Eltader
"Dia membuat kita terkurung. Kalau kita sudah masuk, kita hanya bisa keluar dengan ijinnya,"jelas Flay
"Siapa saja ?"tanya Tommy
"Semuanya,"kata Flay
"Paman ituu khan baru ketemu kalian hari ini,"kata Rory
"Tidak. Memangnya kami hanya kali ini berurusan dengan penjaga kastil Bumi.. ingat tidak waktu Suyira dikurung di kerangkeng..paman itu ikut,"jawab Tarast
"Paman itu juga kenal dengan ibuku,"jawab Ruyi
"Ya sudah pergi sana... ke ruang perawatan,"kata Eltader
"Kau tidak ikut,"tanya Tarast
"Aku akan menyusul. Aku juga ingin melihat Tatra,"jawab Eltader
****
"Bagaimana kabar kakak ?"tanya Rory
"Dia lagi menuju ke kastil Dark Forest bersama Rerast,"bisik Flay
Tommy hanya terdiam dan menatap Eltader.
"Dia mengikutinya khan,"tanya Tommy menggunakan telepatinya ke Eltader
__ADS_1
"Iya,"jawab Eltader