Pasak Bumi

Pasak Bumi
Kisah Keempat Penjaga Kastil Dark Forest


__ADS_3

Paman Gempal menceritakan kisahnya.


Sebuah pintu digedor dari luar.


Langit menemui paman Gempal di rumahnya.


Langit sangat mempercayai paman Gempal karena paman Gempal pernah menolongnya berkali-kali bahkan sebelum bertemu dengan Pasak Bumi demikian sebaliknya.


"Gempal...sebentar lagi akan terjadi pertarungan yang hebat untuk mengambil nyawa putriku. Jangan tanya dari mana aku tentang hal ini tapi bersiaplah.Kesetiaanmu yang akan diuji,"kata Langit berbicara begitu saja di depan pintu rumahnya dengan wajah cemas dan langsung pergi.


Paman Gempal melongo saking bingungnya.


Loncat ke kilasan yang lain


"Malam ini kita akan memindahkannya. Kau harus menyampaikan kepada Roth,"kata Langit


"Apakah kau sudah gila ?"tanya paman Gempal marah


"Tidak. Pastikan dia tau. Kau akan selamat dan menjadi orang kepercayaanya,"lanjut Langit


"Aku menjadi kepercayaan dia... Diaa ... yang memadang rendah kekuatan alam kita dan menganggap kekuatannya diatas segalanya. TIDAK,"jawab paman Gempal jijik


"Kau harus melakukannya. Ini adalah permintaan terakhirku untukmu. Apakah kau tidak bisa melakukannya untukku..untuk Suyira ?"bujuk Langit


"Kalau dia tau rencana kita...bagaimana caramu dan Suyira bisa selamat ? Katakan padaku,"jawab paman Gempal


"Katakan saja kita akan melewati hutan Dark Forest menuju ke kastil Langit..tapi tujuan sebenarnya adalah kastil Bumi,"kata Langit


"Bagaimana jika kita bahkan tidak bisa mencapainya kastil Bumi,"bujuk paman Gempal untuk menghentikan rencana gila Langit.


"Aku akan memastikan bahwa anakku sampai ke kastil itu,"tekad Langit


Paman Gempal tau jika Langit sudah bertekad tidak ada gunanya.


Loncat ke kilasan yang lain

__ADS_1


Di bawah pohon keramat,


"Akhirnya kalian datang,"kata paman Gempal


"Ada apa, sobat ?"tanya paman Kurus


"Bantuan apa ? Kami pasti bersedia membantumu,"jawab paman Jangkung


"Aku meminta sesuatu yang pastinya akan kalian sesali di kemudian hari.Apa kalian akan tetap mau membantuku ?"tanya paman Gempal


"Ada apa ini ?"tanya paman Kekar penasaran


"Apapun yang kukatakan ini adalah rahasia. Kalian harus berjanji di pohon keramat ini. Kalaupun pada akhirnya kalian mengundurkan diri,"kata paman Gempal


Paman Gempal menceritakan apa yang dikatakan Langit padanya. Awalnya mereka semua terkejut dan tidak mengatakan apapun.


"Jika ini untuk kebaikan banyak orang. Kami bersedia,"kata paman Kekar


"Kau tidak mungkin bisa menanggungnya seorang diri, sobat,"kata paman Kurus


"Aku tidak bisa memaksamu, sobat. Itu harus dari dirimu sendiri. Jika kau mau mundur tidak apa-apa,"jawab paman Gempal


"Ini untuk kebaikan semua orang khan. Akhirnya untuk anakku juga. Akan kulakukan, "bisik paman Jangkung.


Mereka membuat perjanjian di pohon keramat. Pohon Keramat itu memancarkan cahaya terang yang akhirnya meredup dengan sendirinya.


Tiba-tiba paman Kurus membakar pohon keramat itu dengan api biru sehingga pohon itu terbakar habis.


"Apa yang kau lakukan ?"tanya paman Gempal heran


"Jika mereka mau ke kastil kita. Anggap saja kita yang terakhir meminta permohonan dengan pohon ini jangan sampai mereka juga,"jawab paman Kurus


****


"Kami mendapatkan ini pada saat kami berada di kastil Eldester,"kata paman Gempal menunjukkan lembaran kertas.

__ADS_1


"Jangan lihat tulisannya. Kami berusaha semaksimal mungkin untuk mengambil buku coklat itu,"kata paman Kurus


Suyira memegang kertas itu.


"Jika paman Kekar tidak sesegera mungkin datang, madam gila itu akan mencekikku,"kata paman Gempal


"Ada apa paman ?"tanya Rerast


"Kami hampir ketahuan jadi untuk mengalihkan perhatiannya aku bilang pelindungnya bermasalah. Madam gilalah yang menjaga keamanan di kastil itu. Untung paman Kekar datang dan menembakkan senjata yang dibuat oleh human sehingga pelindung itu hampir terlihat oleh mata telanjang,"jelas paman Gempal


"Human,"jawab Rerast agak tersinggung


"Maaf..,"sahut paman Gempal


"Tidak apa-apa paman. Lanjutkanlah,"kata Rerast


"Kalimat untuk pelindung terakhir di kastil..,"jawab paman Gempal menatap wajah teman-temannya


Paman kurus mengambil alih dan katanya,"Semua hal yang terkait dengan human dinajiskan di kastil ini."


Rerast mengepalkan tangannya dan hampir mengeluarkan api dari tangannya.


Untungnya, Suyira langsung menepuk pundaknya dan membuat Rerast tersadar.


****


Ketika mereka mau berpisah,


"Paman berjanjilah padaku untuk tetap hidup,"kata Suyira lirih


Keempat pamannya terkejut


"Apalagi kau paman. Bagaimana aku bisa menghadapi anak paman nanti ?"lanjut Suyira menghadap ke arah paman Jangkung


Mereka hanya menganggukkan kepala dan tersenyum padanya.

__ADS_1


__ADS_2