Pasak Bumi

Pasak Bumi
Kesetiaan Paman Lyod


__ADS_3

Paman Coeli dan Celli menuju ke kastil Langit.


"Bagaimana jika kita mengadakan pertemuan tertutup ?"kata petapa kelima


"Kita menguji kesetiaan mereka ?"kata paman Flyied agak ragu


"Kita tidak berniat ke sana untuk hal itu. Hanya kita harus menentukan siapa yang penjaga pelindung,"kata petapa keempat penuh arti.


"Baiklah,"kata paman Flyied


Paman Flyied memberitahukan soal pertemuan itu kepada para penjaga.


Hari ditentukan tiba.


Mentari bersinar cerah di kastil Fogyer.


Seperti biasa mereka mengadakan pertemuan di padang rumput yang terletak pelindung pertama kastil Fogyer.


Hanya ada batu lonjong pipih tegak yang terletak di tepi jurang dan batu persegi yang menegakkan batu lonjong pipih tersebut.


Ditengah - tengah batu lonjong pipih ada lubang berbentuk bulat yang berukuran sekepalan tangan orang dewasa.


"Apakah semuanya ada di sini? kata paman Flyied


Semua saling menatap satu sama lain dan menganggukkan kepala.


"Baiklah kalau begitu. Petapa apakah kita bisa memulainya ?"kata paman Flyied


"Silahkan,"kata petapa pertama


"Hari ini kita ada di sini untuk babak baru dalam kehidupan kita. Setiap orang di sini hampir memiliki pengalaman menyakitkan yang sama. Namun hari ini, kita memilih bukan untuk diam melainkan bertindak. Bukan untuk kenangan yang lama melainkan awal yang baru. Hari ini sekali lagi bunga tumbuh di kastil ini dan tugaskan kita untuk melindunginya agar bunga itu berkembang. Oleh karena itu, saya akan memperbaharui perjanjian yang dibuat oleh leluhur kita. Saya harap kalian memahami hal ini,"kata paman Flyied.


Satu persatu dari calon penjaga mendekati batu tersebut dan memasukkan tangannya ke lubang batu tersebut.


Saat calon penjaga pertama mengeluarkan tangannya dari lubang tersebut ternyata tangannya menangkap kabut berwarna kehitaman. Itu artinya dia akan menjaga pelindung keempat.


Kemudian calon penjaga kedua melakukan hal yang sama, tangannya menangkap kabut berwarna abu - abu. Itu artinya dia akan menjaga pelindung ketiga.


Semakin putih kabut yang didapatkan maka penjaga itu akan menjaga pelindung yang paling luar dan yang tidak menangkap kabut itu artinya dia tidak akan menjaga pelindung kastil Fogyer.


Dilakukan satu persatu oleh calon penjaga. Yang mendapatkan kesempatan menjaga langsung pergi ke posnya masing - masing.


Sampailah kepada calon penjaga yang terakhir yaitu penjaga senior yang dikatakan pengkhianat.


Saat tangannya dimasukkan dan dikeluarkan. Tangannya menangkap kabut berwarna putih cerah. Hal ini tentu saja membuat paman Flyied terkejut.


"Siapakah kamu ?"kata petapa pertama

__ADS_1


"Apa maksudmu petapa ?"kata penjaga senior


"Ada penglihatan masa lalu jika memang kau orang yang dimaksud maka seharusnya kau tidak layak untuk menjaga pelindung,"kata petapa kedua.


"Kau berkhianat,"kata paman Flyied tidak sabaran


"Apa maksudnya, Flyied ?"kata penjaga senior bingung.


"Jangan berpura - pura bingung. Yang memberitahukan kapan saatnya bisa menyerang kastil ini ... dan membuat musuh bisa masukk... hanyalah orang dalam,"kata paman Flyied kesal


"Sabar, anakku. Semuanya pasti ada penjelasannya,"kata petapa pertama


"Kami mengubah perjanjian. Hanya yang memiliki kesetiaaan dari awal hidupnya sampai ajal menjelang terhadap kastil ini yang bisa menjadi penjaga,"kata petapa kelima


"Jadi, ternyata kalian sudah tau,"kata penjaga senior


"Jadi kau benar berkhianat,"kata paman Flyied mengeluarkan kabut hitam ditangannya.


"Hentikan Flyied ,"kata petapa pertama mengeluarkan suara yang cukup besar.


Paman Flyied terkejut. Petapa pertama adalah petapa yang paling tenang. Ternyata bisa juga memerintah dengan nada seperti itu.


"Dia belum menjelaskan apapun. Jangan sampai ada penyesalan di kemudian hari,"kata petapa kedua.


"Namaku Lyod bukan Lyied. Kalian seharusnya tau jika ibuku melahirkan anak kembar. Aku dan adikku dibesarkan di kastil ini,"kata paman Lyod menatap lima petapa.


"Iya. Tugas itu sebenarnya diberikan kepada adikku namun pada saat harinya. Adikku tiba - tiba sakit sehingga aku yang menggantikannya.. Aku bahkan tidak tau jika dia berbohong dan memutarbalikkan fakta,"kata paman Lyod


"Kapan kau kembali dari bukit tertinggi ?"kata petapa keempat


"Hampir minggu keempat. Menuju ke sana sudah sulit ditambah harus menaiki pohon kering yang perlu disirami air,"kata paman Lyod


Paman Flyied yang pernah ke sana sangat terkejut bahwa paman Lyod mengetahui informasi sedetail itu.


"Saat kembali, aku bertemu dengan Langit yang lagi menjaga pelindung pertama seperti biasa. Langit terkejut melihatku dan aku menceritakan semuanya. Langit mempercayaiku dan menceritakan versi adikku. Aku marah dan ingin menemuinya namun Langit menghalangiku ,"kata paman Lyod.


Paman Lyod menunjukkan kilasan masa lalu.


"Kau mau kemana ?"kata paman Lyod


"Jangan tidak ada gunanya. Kata - katamu lawan kata - katanya. Awalnya pasti kata - katanya didengarkan namun pasti akhirnya ketika pengalamanmu diceritakan kata - katamulah yang akan dipercaya,"kata Langit


"Lalu apa masalahnya ?"kata paman Lyod bingung


"Ibumu lagi sakit dan ada masanya jika dia mengetahui bahwa kau selamat dia pasti bahagia. Hanya saat tau bahwa adikmu membohonginya dia pasti lebih terluka,"kata Langit.


"Jadi ini bukan tempatku lagi,"kata paman Lyod sambil menggemgam tangannya dengan keras.

__ADS_1


"Temuilah yang memberikanmu tugas ini. Katakanlah bahwa kau sudah menemukan bukit itu. Sesudah itu apapun yang terjadi adalah keputusanmu,"kata Langit


Paman Lyod berpikir keras dan akhirnya pergi menemui ibunya Flyied yang lagi duduk di taman sambil memandang pohon yang ada di depannya.


"Kakak,"kata paman Lyod


Bibi menoleh, terkejut kemudian tersenyum dan memeluknya.


"Kau selamat dan berhasil pulang,"kata ibunya Flyied


"Iya, kak. Kak, bukan adikku yang pergi ke bukit itu tapi aku yang berhasil ke sana,"kata paman Lyod


"Benarkah ?"kata ibunya Flyied


"Iya. Aku sudah menemukan bukit itu. Bukit terjal, gelap, dingin bersalju dan ada pohon kering menuju ke atasnya,"kata paman Lyod menjelaskan.


"Berarti memang kau yang ke situ. Untuk apa adikmu berbohong ?"kata ibunya Flyied mengerti


"Aku juga tidak mengerti. Dia yang memintaku pergi karena katanya dia sakit,"kata paman Lyod


"Lalu bagaimana sekarang ?"kata ibunya Flyied.


"Ijinkan aku untuk masuk ke kastil ini. Walaupun aku tidak akan menunjukkan wajahku ke penghuni di sini,"kata paman Lyod


"Apakah kau tidak apa - apa dengan kondisi ini?"kata ibunya Flyied


Paman Lyod hanya menganggukkan kepala.


****


"Jadi selama ini paman tinggal disini ?"kata paman Flyied


"Iya. Di pelindung pertama. Sampai akhirnya aku melihat pengkhianatannya. Ibuku juga. Malam itu aku melihat dia meninggalkan pelindung ketiga menuju ke perbatasan. Kukira hanya aku yang mengikutinya ternyata ibuku juga. Dan dia bertemu dengan ORANG itu. Aku tidak tau apa yang direncanakannya. Mereka tidak benar - benar berbicara. Ibuku pulang,"kata paman Lyod


Paman Lyod bercerita lagi


"Aku memberitahukan ke ibumu,"kata paman Lyod menatap paman Flyied.


"Ternyata dialah yang membuat musuh masuk ke dalam kastil pada saat kalian bertapa. Aku melihatnya bertengkar hebat dengan ibuku. Pada saat aku berusaha menghampiri mereka semuanya sudah terlambat. Ibuku diserang oleh musuh yang lain dan terkapar. Dia dan musuh itu pergi begitu saja,"kata paman Lyod mengeluarkan air matanya.


"Aku mengikuti. Dia terkejut. Saat aku meminta penjelasan. Dia hanya tertawa keji. Kecemburuannya membuatnya menjadi sangat keji,"kata paman Lyod.


"Jadi, apa yang kau lakukan ?"kata paman Flyied


"Aku mengakhiri hidupnya begitu pula temannya. Aku menceritakan hal ini kepada ibumu dan menyuruhku untuk menyingkirkanmu dari kastil ini,"kata paman Lyod memandang ke arah paman Flyied.


Paman Flyied tidak sanggup mengatakan apapun.

__ADS_1


"Silahkan menuju ke pos pelindungmu,"kata petapa kelima.


__ADS_2