Pasak Bumi

Pasak Bumi
Ketenangan Arel Diusik


__ADS_3

Mereka memandang dari kejauhan rombongan empat laki - laki tampan yang sedang duduk di pojok kantin.


Hampir rata - rata wanita yang datang ke sana bukan berniat untuk makan hanya suka menatap mereka.


Mereka sudah tau tidak ada gunanya mendekati mereka karena karakter mereka yang terkesan dingin.


Mereka hanya sekedar duduk dan tidak berbicara satu kata pun.


Lalu di sudut lain,


"Aretra ... jangan ikut campur,"kata Rerast


"Aku hanya ingin membalasnya,"kata Aretra


"Baiklah. Tapi kau tau dia memiliki kekuatan yang hampir sama denganmu,"kata Rerast


"Oke,"kata Aretra


****


Lalu muncullah rombongan wanita cantik dengan pakaiannya sedikit terbuka. Dia menggunakan pakaian seperti kemben dan rok mini.


"Arell sayang,"teriak salah satu wanita yang ber make up tebal.


Arel hanya mendongak dan membaca bukunya lagi.


Wanita langsung mendekat dan duduk di sampingnya.


"Arel katanya kau hadirnya di acaraku.Kau tau aku sungguh senang mendengarnya sayang,"kata wanita itu sambil merangkul lengannya dan menyenderkan kepalanya ke bahu Arel.


"Siapa yang bilang,"kata Arel


"Ini coba lihat isi WAmu sayang,"kata wanita itu


Arel terkejut melihat isi WA itu langsung mengecek HPnya. Wanita itu tidak bohong.


"Oke kalo gitu sayang. Kutunggunya kedatanganmu. By the way honey teman - temanmu juga kuundang lohh,"kata wanita itu pergi bersama teman - temannya.


****


"Arel, apa maksudnya ini ?"kata Eltader menggunakan pikirannya.


"Aku pun tidak tau tentang hal ini. Kenapa bisa aku mengirim balasannya,"kata Arel


"Coba kulihat,"kata Ruyi

__ADS_1


Arel memberikan HPnya .


"Sepertinya HPmu dihack,"kata Ruyi


"Jadi, bagaimana ?"kata Arel


"Nanti kucek. Tapi mungkin butuh waktu lama. Cara tercepat kau datang ke sana dan cari tau orang yang mengerjaimu,"kata Ruyi.


****


Rombongan wanita itu merupakan keluarga kalangan sosialita di kota Bath.


Mereka sangat hobby berpesta bahkan untuk acara kelahiran anak anjing mereka.


"Ehh.. si tampan itu datang ga,"kata teman wanita itu


"Pasti dong. Siapa sihh yang bisa menolak pesonaku,"kata wanita itu mulai cemas karena acara sudah dimulai namun rombongan Arel belum datang juga.


"Ehh coba lihat disitu,"kata teman wanita itu menepuk bahu wanita itu terlihat kegirangan


Rombongan Arel turun dari anak tangga. Mereka hanya tampil casual namun terlihat tampan.


"Apa kubilang ... benar khan..pangeranku pasti datang,"kata wanita itu bangga langsung menuju ke arah Arel


"Hai tampan akhirnya kau datang juga,"kata wanita itu


Wanita itu mengajaknya berkeliling sambil merangkul lengannya seperti sebuah piala kemenangan.


Sementara itu, Arel mengamati orang - orang di sekeliling mereka.


"Akhirnya datang juga,"kata wanita itu kegirangan


Tiba - tiba kepala koki mendorong troli makanan ke arah mereka.


"Menu utama untuk orang yang spesial,"kata wanita itu


Saat tudung saji dibuka, Arel sangat terkejut dan mukanya sangat pias. Dia melepaskan rangkulan tangan wanita dan pergi. Dia pergi ke sudut taman dan muntah.


****


"Ada apa ?"kata teman wanita itu


"Tidak tau.. tiba - tiba dia pergi,"kata wanita merengut


"Ya sudah acara party harus tetap berlangsung,"kata teman wanita itu memberikan semangat

__ADS_1


"Yups. Benar juga,"kata wanita mengambil mic dan menyuruh dj untuk menyalakan music lebih keras.


****


Rombongan Eltader mengikuti Arel ke sudut taman dan melihatnya lagi menyeka mulutnya.


"Ada apa denganmu ?"kata Eltader


"Ada yang tau jika aku berteman dengan gurita,"kata Arel kesal


"Maksudmu ?"kata Rinto


"Aku di kastilku punya teman seekor gurita dan dia menghidangkan gurita utuh,"kata Arel


"Berarti orang terdekat denganmu atau yang tinggal di kastilmu,"kata Ruyi


"Kami pun baru tau sekarang. Yang kamu tau tentangmu kalau kau vegetarian,"kata Rinto


"Sebaiknya Ruyi secepatnya kau cari tau tentang ini. Kita tidak ingin ada persoalan baru muncul,"kata Tarast


****


Sementara itu, asisten koki tertawa cekikikan melihat muka Arel pias saat melihat menu utama.


"Pembalasan itu memang manis kata orang,"kata Aretra menggunakan pakaian asisten koki


"Sekarang kau sudah puas khan. Bisa fokus sekarang,"kata Rerast


"Baiklah. Apa misinya ?"kata Aretra


"Cari tau kenapa dia bisa masuk ke kelompok itu. Melihat latar belakang Eltader berdarah pengkhianat dan Arel berasal dari kastil yang tidak tau berpihak kepada siapa,"kata Rerast


"Maksudnya ada kemungkinan dia pengkhianat ?"kata Aretra tidak percaya


"Yaa itulah yang harus kita cari tau,"kata Rerast


****


"Kak ada apa ? Kenapa kita mau mengadakan pertemuan ?"kata Eldast menggunakan telepatinya


"Ada yang mencoba mengusik Arel,"kata Eltader


"Dia tau masa lalu Arel,"kata Eltader


"Oke. Di tempat biasa,"kata Eldast

__ADS_1


__ADS_2