Pasak Bumi

Pasak Bumi
Kecemburuan Elsist


__ADS_3

Hari Pertama Belajar.


Ruby, Tommy dan Eldast masuk kelas yang sama. Tommy dan Ruby selalu pergi dan pulang bersama - sama selama masa pengenalan sekolah. Ruby berjalan gontai masuk ke mobil Tommy. Tommy memperhatikan hal itu.


"Kenapa kamu ? Sakit ya ?"kata Tommy


"Tidak,"kata Ruby


"Lalu kenapa lesu ?"kata Tommy


"Kamu benci denganku. Kenapa kamu masih harus pergi bareng denganku ?"kata Ruby


"Kamu sudah tau alasannya,"kata Tommy


"Kamu tinggal bilang tante kalau kamu ga mau bareng denganku,"kata Ruby


Tommy hanya diam dan tidak mengacuhkan kata - kata Ruby.


Di dalam kelas,


"Apa kabar Ruby ?"kata Eldast girang


"Baik,"kata Ruby canggung dengan perlakuan Eldast


"Boleh Eldast duduk di samping Ruby,"kata Eldast dengan muka berbinar - binar


"Tidak. Dia akan duduk di sampingku,"kata Tommy memegang tangan Ruby dan mengajaknya untuk duduk di barisan kedua dari depan.


Eldast mengikuti mereka dan duduk di belakang Ruby.


****


Tiba - tiba ada anak perempuan mendekati Eldast.


"Elsist, mau duduk disebelah Eldast,"kata Elsist


"Tidak,"kata Eldast


Elsist kesal dan pergi meninggalkan Eldast.


****


"Kenapa aku harus duduk disamping Tommy. Tommy khan benci dengan Ruby "kata Ruby lesu.


Tommy hanya diam saja


****


"Siapa yang duduk di depan Eldast ?"kata Elsist kesal


"Namanya Ruby dan kelihatannya dekat dengan Tommy,"kata temannya

__ADS_1


"Bagaimana kalau kita kerjain ?"kata Elsist


****


Kemudian guru yang bertindak sebagai wali kelas mereka masuk dan memberikan surat kepada beberapa siswa termasuk Eldast, Ruby dan Elsist. Elsist terkejut melihat nama Ruby juga dipanggil.


"Silahkan diisi dan besok dikumpulkan,"kata wali kelas.


****


Eldast menyentuh pundak Ruby dan Ruby pun menoleh ke arahya.


"Ada apa ?"kata Ruby


"Ini untukmu,"kata Eldast sambil memberikan hadiah berupa peralatan tulis bewarna pink


Ruby kembali ceria kemudian sedih kembali


"Terima kasih. Tapi kata bibi ga boleh nerima barang dari orang asing,"kata Ruby


Eldast kelihatan sedih kemudian menjawab,"Siapa yang bilang Eldast orang asing ? Eldast kenal kok dengan bibi Robben. Ruby tinggal ngomong dari Eldast."


"Benarkah ?"kata Ruby kembali ceria


"Ini ambillah,"kata Eldast


Ruby mengambilnya.


"Terima kasih Eldast. Eldast tau banget warna kesukaan Ruby "kata Ruby senang.


Ruby tidak memperhatikan kata - kata Eldast dan sibuk dengan hadiah yang diberikan.


Sementara Tommy yang mendengarkan pembicaraan mereka dari awal terlihat terkejut.


Saat di gerbang sekolah,


"Ruby pulang dengan Eldast saja,"kata Eldast


"Ayo pulang,"kata Tommy sambil menarik lengan Ruby


"Eldast .. Eldast.. pulang bareng yokk,"kata Elsist


"Pulang sendiri,"kata Eldast


"Eldast, dingin banget beda dengan Ruby,"kata Elsist


"Jangan berpikir berbuat macem - macem dengan Ruby. Nanti Eldast ga akan ngomong lagi dengan Elsist,"kata Eldast


****


Di dalam mobil,

__ADS_1


"Tommy tidak benci dengan Ruby,"kata Tommy


"Benarkah ?"kata Ruby tidak percaya


"Tommy memang suka ganggu Rubby tapi tidak benci,"kata Tommy


Ruby akhirnya tersenyum ke arah Tommy. Tommy salah tingkah dan melihat ke arah luar jendela.


****


Di WC Sekolah,


"Sepertinya Tuan Putri senang mendapatkan perhatian ?" kata Elsist menghalangi jalan Ruby untuk keluar.


"Apa maksudmu ?"kata Ruby


"Jangan berpura - pura. Eldast dan Tommy selalu mengikutimu kemanapun,"kata Elsist


"Itu bukan urusanku. Urusan mereka mengikutiku,"kata Ruby


"Kauu,"kata Elsist marah


"Minggir atau kau ingin dikeluarkan dari sekolah ini,"kata Ruby menerobos maju dari kelompok Elsist


Elsist hanya bisa terdiam.


****


"Tadi kulihat Elsist dan teman - temannya di WC. Mereka mengganggumu ?"kata Eldast


"Iya. Tapi sudah kuatasi,"kata Ruby


"Mereka mengganggumu,"kata Tommy terkejut


"Itu karena kalian selalu mengikutiku. Mereka marah,"kata Ruby gusar


"Karena kami.. mereka memang aneh,"kata Tommy


"Kalau mereka mengganggumu katakan saja padaku,"kata Eldast


****


"Kak... bisa minta bantuanmu,"kata Eldast menggunakan pikirannnya.


"Ada apa, adikku ?"kata Eltader


"Elsist bertingkah lagi. Kali ini yang jadi korbannya Ruby,"kata Eldast


"Ada - ada saja, Elsist,"kata Eltader


"Kalau sampai Ruby dikeluarkan gara - gara aku. Pasti dia tidaka akan mempercayaiku lagi. Aku yang meminta ke sekolah ini ,"kata Eldast

__ADS_1


"Gawat juga. Tenang kakak akan menjaganya,"kata Eltader


"Oke,"kata Eldast terlihat agak tenang


__ADS_2